Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Model Integratif Literasi Asesmen Guru melalui Participatory Action Research di Madrasah Ibtidaiyah Muhamad Amin; Febriarsita Eka Sasmita
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 3 No. 3 (2023): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v3i3.11314

Abstract

This study aims to reconstruct teacher assessment literacy in Islamic Elementary Schools (Madrasah Ibtidaiyah) through a Participatory Action Research (PAR) approach by developing an integrative and contextual capacity-building model. The research locus was conducted at MI Toriqussalam and MI NU Kureksari, involving teachers as subjects and collaborative partners in three action cycles, including planning, implementation, observation, and reflection. The research findings show a significant transformation in the implementation of teacher assessment, characterized by increased ability to develop operational indicators, the development of authentic assessments, the use of learning outcome data as a basis for learning decision-making, and the integration of Islamic values ​​in assessment instruments. The reflective and collaborative process in PAR has been shown to shift the assessment paradigm from merely administrative to diagnostic and transformative. Furthermore, this study produces an integrative literacy model for teacher assessment that combines the dimensions of authentic assessment, data literacy, and the internalization of Islamic values ​​as a conceptual contribution to the development of learning evaluation practices in Islamic elementary education.
Pengembangan Kompetensi Profesional Guru MI Toriqussalam Melalui Integrasi 4c Dalam Perencanaan Pembelajaran M. Amin; Febriarsita Eka Sasmita; Hanik Yuni Alfiyah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 1 No 03 (2023): regenerate of islamic education
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pendampingan ini bertujuan untuk mentransformasi kapasitas profesional guru melalui integrasi kompetensi abad 21 atau 4C (critical thinking, creativity, collaboration, communication) dalam perencanaan pembelajaran di MI Toriqussalam Spande, Sidoarjo. Dengan melibatkan 33 guru, program ini dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk mengubah pola pembelajaran konvensional menjadi model yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan bakat siswa. Metode evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test melalui analisis rubrik perangkat pembelajaran, didukung dengan pendampingan berbasis komunitas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata total skor kompetensi perencanaan guru dari 56,2 menjadi 87,5. Selain itu, 94% guru berhasil mengadopsi model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) sebagai basis operasionalisasi elemen 4C. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pemberian otonomi instruksional yang dibarengi dengan pendampingan sistematis mampu meningkatkan efikasi kolektif guru secara substansial.
Pendampingan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Merancang Pembelajaran Diferensiasi pada Implementasi Kurikulum Merdeka di MINU Ngingas Sidoarjo M. Amin; Budi Purwanti; Febriarsita Eka Sasmita
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 1 No 01 (2024): Sinergi Ilmu dan Nilai: Pengembangan Komprehensif untuk Masyarakat Berdaya
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki kompetensi dalam merancang pembelajaran diferensiasi yang mampu mengakomodasi keragaman kebutuhan peserta didik. Namun, kemampuan guru dalam melakukan analisis kebutuhan belajar, menyusun strategi diferensiasi, dan merancang asesmen pembelajaran masih memerlukan penguatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran diferensiasi melalui pendampingan berkelanjutan di MINU Ngingas Sidoarjo. Metode pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu workshop, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru pada seluruh dimensi yang diukur. Dimensi assessment readiness meningkat dari 46 menjadi 85 (84,78%), differentiated planning dari 52 menjadi 86 (65,38%), instructional strategy dari 65 menjadi 88 (35,38%), dan assessment and follow-up dari 60 menjadi 76 (26,67%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendampingan berkelanjutan efektif meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran diferensiasi serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah.
Penguatan Iklim Madrasah Unggulan melalui Pendampingan Implementasi Strategi Disiplin Positif M. Amin; Hanun Asrohah; Febriarsita Eka Sasmita
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 1 No 01 (2024): Sinergi Ilmu dan Nilai: Pengembangan Komprehensif untuk Masyarakat Berdaya
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iklim madrasah merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan madrasah unggulan melalui penguatan budaya organisasi dan pembentukan karakter peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat iklim madrasah unggulan melalui implementasi strategi disiplin positif di MI Ma'arif NU Bebekan Sidoarjo. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) yang meliputi identifikasi kebutuhan, penguatan kapasitas, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan meningkatkan pemahaman peserta mengenai strategi disiplin positif serta menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai pedoman implementasi program. Implementasi RTL mendorong terbentuknya berbagai pembiasaan positif, seperti penyambutan peserta didik, komunikasi positif, penguatan budaya religius, layanan konseling, pelibatan orang tua, dan pengembangan program karakter. Program tersebut berkontribusi terhadap penguatan budaya positif, peningkatan kolaborasi warga madrasah, dan terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif. Dengan demikian, strategi disiplin positif dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam memperkuat iklim madrasah unggulan melalui keterlibatan aktif seluruh warga madrasah dan pelaksanaan program yang berkelanjutan.
Pendampingan Implementasi Program Transformasi Digital untuk Mewujudkan Madrasah Unggul di MA Unggulan KH. Abd. Wahab Hasbulloh Jombang M. Amin; Hanun Asrohah; Febriarsita Eka Sasmita
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 1 No 02 (2024): Transformasi Pendidikan Keagamaan di Era Society 5.0
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital merupakan agenda strategis bagi madrasah untuk meningkatkan daya saing dan kualitas layanan pendidikan di era disrupsi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendampingan program transformasi digital untuk mewujudkan madrasah unggul di MA Unggulan KH. Abd. Wahab Hasbulloh Jombang. Menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL), kegiatan ini melibatkan kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dalam serangkaian proses mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan peta jalan (roadmap) strategis, hingga implementasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan berhasil mengintegrasikan berbagai inovasi digital, seperti digitalisasi pembelajaran, penguatan tata kelola administrasi berbasis data, optimalisasi digital branding melalui media sosial, serta peningkatan kompetensi digital guru dan peserta didik. Pendekatan pendampingan yang partisipatif terbukti efektif mendorong perubahan budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Model ini memberikan kontribusi praktis sebagai strategi implementasi transformasi digital yang sistematis bagi madrasah lain, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi kelembagaan bergantung pada sinergi antara kepemimpinan visioner, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan ekosistem digital yang terpadu.
The Effectiveness of Pair Programming in Enhancing Elementary School Students’ Creative Thinking Skills in Coding Lessons Febriarsita Eka Sasmita; Ummu Khairiyah; Pance Mariati
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 12 No. 1 (2026): Vol. 12 No.1 Februari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v12n1.p18-31

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of pair programming in coding lessons on enhancing elementary school students’ creative thinking skills. The research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design involving 44 elementary school students participating in a coding learning program. The subjects were divided into two groups: an experimental group learning through pair programming and a control group learning using the conventional direct instruction method. The research instrument used the Torrance Tests of Creative Thinking (TTCT) Figural A to measure three indicators of creative thinking: fluency, originality, and elaboration. Data analysis was conducted using paired sample t-tests and the Wilcoxon signed-rank test. The results showed a significant improvement in creative thinking skills in the experimental group compared to the control group, particularly in the fluency and originality indicators. However, the improvement in the elaboration indicator was not significant. These findings indicate that pair programming is an effective learning strategy to stimulate creative thinking in coding lessons at the elementary school level, especially in terms of idea fluency and originali.ty.
OPTIMIZING SCRAP FABRIC UTILIZATION INTO MASKS AND DOORMATS FOR ECONOMIC EMPOWERMENT OF THE PKK WOMEN’S GROUP IN KLETEK VILLAGE, TAMAN DISTRICT, SIDOARJO Budi Purwantiningsih; A’ilatul Zahroh; Febriarsita Eka Sasmita; Hanik Yuni Alfiyah; M. Amin
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v5i01.8992

Abstract

This study aims to provide training in making masks and doormats from scrap fabric to the PKK group in Kletek Taman Sidoarjo Village. The training was conducted in three main phases: 1) Socialization and FGD, 2) Demonstration and Practice, 3) Packaging and Marketing The first phase was conducted with community leaders, village heads, and the PKK team from Unsuri Surabaya to identify community potential and plan activities. The second phase focused on training skills in mask and doormat production, where participants were taught innovative designs and patterns for masks, as well as techniques for creating attractive doormats with new motifs and color combinations. The third phase included product packaging and branding to enhance competitiveness. Additionally, participants were trained in digital marketing using social media and websites to expand market reach. The goal is for participants to apply new skills in product creation and improve marketing through digital platforms.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Interaktif Matematika SD Berbantuan Generative AI (Chatgpt & Canva) Bagi Guru MI Babusalam Febriarsita Eka Sasmita; She Fira Azka Arifin; Pance Mariati; Ummu Khairiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 04 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i04.2735

Abstract

This community service program aimed to enhance the competence of teachers at MI Babusalam Krian in developing elementary mathematics learning materials using Artificial Intelligence (AI). The program included two days of face-to-face training followed by one month of online mentoring through lectures, demonstrations, practical exercises, and group assistance. A total of 18 teachers participated. The results demonstrated a significant improvement in teachers’ competence, with the average pretest score increasing from 52.8 to 78.4 (48.5%). All participants successfully produced complete learning material packages, including lesson plans, student worksheets, instructional media, and assessment instruments, with an average quality score of 82.4. Furthermore, 88.9% of participants implemented the developed materials in their classrooms. Participant satisfaction was very high, with an average score of 4.6 out of 5. Overall, the program effectively strengthened teachers’ competencies and improved the quality of elementary mathematics learning at MI Babusalam Krian.