Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceedings Series on Physical

Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Asam Giberelat (Ga3) dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Desa Datar Kecamatan Sumbang pada Musim Hujan Ignatius Drajat Krisna Jati; Rostaman Rostaman; Eny Rokhminarsi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.482

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect and the best concentration of GA3 growth regulator on the growth and yield of shallots. The research was carried out in the rice fields of Datar Village, Sumbang District, Banyumas Regency, from February to April 2022. This study was a non-factorial field experiment using a randomized block design with 5 treatments and 5 replications. The treatment was the concentration of GA3 with 5 levells, namely 0 ppm, 250 ppm, 500 ppm, 750 ppm and 1000 ppm. The conclusion of this study is the application of GA3growth regulator affected increasing the number of tillers leaf area, bulb number/clump, fresh bulb weight/clump, dry bulb with dry leaves weight/clump, absolute dry bulb weight/clump, yield/plots and yield/hectare. Application of 500 ppm GA3growth regulator showed the best growth and yield of shallot. It was indicated by the number of tillers, leaf area and yield/hectare of 11.54 plants, 1162.18 cm2 and 16.54 ton, respectively
Ketahanan 10 Genotipe Jagung Manis Introduksi terhadap Serangan Penyakit Bulai Indriani, Resti Dwi; Pribadi, Teguh; Shofiyani, Anis; Budi, Gayuh Prasetyo; Rostaman; Syaukany, Rizza Faris
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1470

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) adalah produk hortikultura yang potensial dikembangkan di Indonesia. Selam ini kebutuhan jagung manis Indonesia dipenuhi melalui aktivitas impor. Tantangan utama pengembangan jagung manis adalah varietas dan serangan penyakit. Penyakit Bulai merupakan penyakit utama pada tanaman jagung manis. Upaya mengatasi serangan penyakit bulai salah satunya adalah penanaman varietas jagung manis unggul. Saat ini hampir tidak ada varietas jagung manis yang tahan terhadap serangan penyakit bulai. Oleh karena itu introduksi varietas unggul menjadi salah satu solusi sebagai sumber perakitan varietas jagung manis yang tahan serangan bulai. Namun, informasi varietas introduksi yang resinten terhadap serangan penyakit bulai belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketahanan sepuluh varietas introduksi terhadap serangan penyakit bulai. Sepuluh genotipe jagung manis introduksi dan dua varietas pembanding (Varietas Bonanza dan Eksotik) ditanam pada agro ekosistem endemik penyakit bulai di Banyumas. Masing-masing petak percobaan yang terdiri dari 52 tanaman jagung diambil 6 tanaman secara acak dan di ukur insidensi penyakit dan keparahan penyakit. Pengamatan dilakukan setiap dua pekan sekali sampai 56 hari setelah tanam (HST). Penelitian ini menunjukan pada genotipe introduksi lebih rendah dibandingkan dengan varietas pembanding. Genotipe PACS211, 71, dan menunjukan insidensi penyakit paling rendah dibandingkan dengan genotipe atau varietas yang lain. Di samping itu varietas SVSN0425, PACS212, dan PACS211 menunjukan ketahanan terhadap serangan penyakit bulai, dimana varietas ini memiliki keparahan penyakit yang paling rendah. Genotipe PACS 211 dapat dikembangkan sebagai varietas baru di Indonesia yang tahan terhadap serangan penyakit bulai.