Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

TRAINING IN CASSAVA PROCESSING TECHNOLOGY INTO VARIOUS FUNCTIONAL FOODS Asmawati; Dina Soes Putri; Syirril Ihromi; Arman Maulana; Siti Nurazizah; Meli Apriana; Hana Nita Isnaini
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i3.3677

Abstract

Cassava is a local commodity that can be processed into functional food. Functional food is defined as a food or drink that provides nutrients for the body while simultaneously maintaining a healthy body. Although there has been a long tradition of processing cassava into traditional snacks, the decreasing interest of consumers, especially young people, in traditional snacks makes it necessary to innovate products. For instance, the processing of cassava into contemporary products such as nuggets, sponge cake, and tapai drinks. The objective of this community service activity is to educate partners regarding the necessity of consuming functional food, particularly from local commodities such as cassava, and to instruct partners on the processing of cassava, which is abundant in their area, into various functional food products with commercial value. The partners of this activity were members of the West Lombok 'Aisyiyyah Regional Leadership (PDA), a total of 16 women. The service activity is divided into three sessions: functional food counselling, cassava processing practice, and practice using sealers to package products. Prior to and following the activity, participants were administered a test to assess the impact of the service activity on their knowledge and skills in processing functional food and packaging products. The results of the pre- and post-test data processing indicate that there have been significant changes (32.5% improvement) in the participants' knowledge. Furthermore, the results of the observations of the participants' practical activities demonstrate that all participants have been able to process cassava into a variety of contemporary functional food products with a selling value and have become proficient in using cup and hand sealers.
CEGAH STUNTING DAN GIZI BURUK PADA BALITA DENGAN EDUKASI GIZI BAGI TUMBUH KEMBANG ANAK DI DESA BANYUMULEK KABUPATEN LOMBOK BARAT Asmawati, Asmawati; Sari, Desy Ambar; Ihromi, Syirril; Nurhayati, Nurhayati; Pacitra, Silda; Lutfiah, Tasya Danela; Rizal, Hairul
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.736 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.5989

Abstract

Ibu merupakan pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya dalam sebuah keluarga. Oleh karena itu, seorang ibu perlu dibekali dengan ilmu pengetahuan yang cukup untuk mendampingi tumbuh kembang anaknya. Salah satu ilmu yang harus dimiliki adalah ilmu tentang manfaat makanan dan zat gizi bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan tambahan pengetahuan kepada ibu-ibu peserta tentang tumbuh kembang anak dan upaya mencegah stunting. Pengabdiam ini dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan yang disertai dengan diskusi dan tanya jawab sekitar tumbuh kembang anak, stunting, gizi buruk dan makanan bergizi. Sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan dilakukan pre dan post test untuk mengukur dan mengetahui tingkat pengetahuan peserta dan daya serapnya terhadap materi yang yang disampaikan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu peserta sebesar 60,8%, dari skor nilai awal (sebelum penyampaian materi) hanya sebesar 35,4% meningkat menjadi 96,2% (setelah penyampaian materi). Hasil penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan tambahan bagi ibu-ibu peserta dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan mencegah kejadian stunting. Mothers are the primary and first educators for their children in a family. Therefore, a mother needs to be equipped with sufficient knowledge to accompany her child's growth and development. One of the sciences that must know is the knowledge of the benefits of food and nutrients for health. This service activity aims to provide education and additional knowledge about child growth and development and prevent stunting to participants. This activity is conducted in counseling accompanied by discussions and questions and answers about child growth and development, stunting, malnutrition, and nutritious food. Before and after the counseling, pre and post-tests were carried out to measure and determine participants' level of knowledge and their absorption of the material presented. The results of the counseling showed that there was an increase in the knowledge of the participants' mothers by 60.8%. Before the material delivery by 35.4% increased to 96.2% after the delivery of the material. The results of this counseling are expected to provide additional knowledge for participating mothers in assisting children's growth and development and preventing stunting.
IbM INOVASI TEKNOLOGI OLAHAN BERBASIS PISANG UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI WANITA TANI DI SEKITAR HUTAN LINDUNG SESAOT DESA PAKUAN KECAMATAN NARMADA Ihromi, Syirril; Marianah, Marianah; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2132.045 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i1.2784

Abstract

Desa Pakuan merupakan desa baru pemekaran yang terletak di dekat Hutan Lindung Sesaot. Dari data jumlah pendidikan dan pekerjaan penduduk Desa Pakuan, menunjukkan bahwa tingkat pendidikan di Desa pakuan sangat rendah, sedangkan dari data pekerjaan sebanyak 1263 orang merupakan buruh tani yang didominasi sekitar 60% adalah wanita. Keadaan masyarakat dengan pendidikan dan pendapatan yang sangat rendah menjadi permasalahan utama di desa baru tersebut. Mayoritas masyarakat di desa tersebut menggali rejekinya dari penjualan hasil hutan seperti kayu bakar, buah seperti, nangka, pepaya, rambutan, durian dan pisang. Pisang merupakan hasil hutan yang keberadaanya setiap hari dalam jumlah yang melimpah, akan tetapi jumlah tersebut tidak diikuti dengan harga jual yang tinggi karna  tidak jarang masyarakat menjualnya dalam keadaan masih muda dan segar tanpa adanya olahan lebih lanjut. Oleh karena itu dilakukan kegiatan penyuluhan tentang  penerapan IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) dengan PRA (Participatory Rural Appraisal ) yaitu melibatkan masyarakat dalam kegiatan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi, pendampingan serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan efisien. Partisipasi mitra ini ditunjukkan melalui proses pelaksanaan kegiatan yang berjalan lancer dengan peserta sepuluh wanita tani yang dibagi dalam dua kelompok yang bekerja secara bersama-sama dalam hal produksi aneka olahan pisang baik daging maupun limbah kulit pisang, analisis kelayakan usaha dan manajemen usaha sampai proses pemasaran.
SOSIALISASI PENGOLAHAN KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI BIOGAS DI DESA RANJOK KABUPATEN LOMBOK BARAT Ronia, Ronia; Sahbudin, Muhammad; Kuswari, Zeta; Pacitra, Silda; Febriana, Dina; Kurniawati, Kurniawati; Anggriani, Nining; Fernanda, Muhammad; Apriandi, Doni; Samad, Abdul; Nurnaningsih, Ratna; Muanah, Muanah; Ihromi, Syirril
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.837 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.6247

Abstract

Cow dung is one of the wastes that can disturb the environment. The volume that continues to increase without handling can cause disease, especially during the rainy season. So seeing these conditions, socialization was carried out to increase the knowledge and skills of the community in processing cow dung waste into biogas. The method or activity steps are the preparation, socialization, and evaluation stages. The results of the activity showed that the socialization activity with the theme of utilizing cow manure into biogas received a good response from all circles of society, especially members who were members of the human-informed cattle group and from the village of Ranjok itself. The socialization activity was attended by 23 people who enthusiastically participated in the activity until the end. The results of the evaluation by conducting interviews that the community is ready to be involved in biogas production training activities by applying biodigester technology. In addition, with the knowledge and skills that the community has independently, they can process cattle waste into biogas so that the volume of waste can be reduced and biogas can be utilized.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI KAKAO SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI DI DESA PERSIAPAN PANSOR KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Muliatiningsih, Muliatiningsih; Ihromi, Syirril; Romansyah, Erni
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.873 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i1.2785

Abstract

Desa Persiapan Pansor yang terletak di Kecamatan Kayangan merupakan salah satu desa penghasil kakao yang potensial di Kabupaten Lombok Utara dimana sebagian besar sumber pendapatan masyarakatnya berasal dari hasil perkebunan. Akan tetapi produktivitas tanaman kakao sangat rendah yang dipengaruhi berbagai faktor, antara lain aspek sosial ekonomi, pengusahaan budidaya kakao masih bersifat konvensional dan belum mengikuti standar GAP (Good Agriculture Practise) serta adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman kakao yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas produk kakao yang pada akhirnya akan berdampak pada penurunan pendapatan petani. Untuk itu penyuluhan tentang pengelolaan kebun sesuai GAP (Good Agriculture Practise) yaitu PsPSP (Panen sering, Pemangkasan, Sanitasi dan Pemupukan) dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas kakao dan meningkatkan pemahaman petani tentang budidaya kakao sesuai dengan panduan budidaya kakao yang baik (Good Agriculture Practise).
PENYULUHAN DAN PELATIHAN POLA ASUPAN GIZI MASYARAKAT DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN BAHAN BAKU PERTANIAN BAGI KORBAN GEMPA LOMBOK DUSUN KEMBANG KUNING KECAMATAN NARMADA LOMBOK BARAT Ihromi, Syirril; Asmawati, Asmawati; Marianah, Marianah
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.679 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i2.3348

Abstract

Dusun Kembang Kuning merupakan daerah perbatasan antara Kabupaten Lombok Barat dengan Kota Mataram, mayoritas masyarakat menggali rejekinya dari buruh tani, bangunan yang kadangkala penghasilannya tidak tentu setiap harinya. Saat ini dusun tersebut merupakan dusun korban gempa Lombok sehingga masih banyak masyarakat yang tinggal di tenda dan mengandalkan para donator untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, yang menyebabkan pola makan menjadi tidak teratur dan kecukupan gizi tidak tercukupi terlebih musim penghujan sudah datang, dikhawatirkan kesehatan masyarakat menjadi terganggu. Sehingga perlu dilakukan penyuluhan tentang pemenuhan gizi untuk kesehatan. Disamping itu berbagai hasil pertanian yang keberadaanya setiap hari dalam jumlah yang cukup banyak, akan tetapi jumlah tersebut tidak diikuti dengan harga jual yang tinggi karna tidak jarang masyarakat menjualnya dalam keadaan masih muda dan segar. Jika masyarakat mampu mengolah bahan tersebut maka akan memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta menjadi prospek bisnis. Masyarakat perlu diperkenalkan berbagai paket teknologi dan status gizi untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kesehatan melalui penyuluhan Gizi, pola makan sehat dan berbagai metode pengolahan sederhana terhadap bahan baku yang tersedia. Metode dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan dan memberikan beberapa contoh paket teknologi produk pertanian. Metoda yang ditawarkan untuk mendukung realisasi program  adalah : (1) Penyuluhan pola makan sehat dan status gizi. (2) Penyuluhan Teknologi pengolahan bahan baku produk pertanian, sehingga mitra mempunyai gambaran lengkap terhadap usaha peningkatan add value bahan baku yang nantinya akan dipasarkan di beberapa lokasi strategis. Hasil pengabdian menunjukkan keberhasilan dengan lancar dan efektinya waktu yang digunakan. Tanggapan dari peserta sangat merespon positif kegiatan ini karna banyaknya pengetahuan dan aplikasi teknologi pengolahan yang diperoleh.  Para peserta mengetahui tentang pemenuhan gizi keluarga, bahan-bahan pertanian yang mempunyai kandungan gizi tinggi dan teknologi pengolahan berbagai produk yang murah dan mudah membuat antusias masyarakat untuk selalu membuat varian menu makanan sehari-hari menjadi lebih banyak.
PELATIHAN PENGOLAHAN SIRUP, SELAI, DAN ABON BERBASIS NANAS Nurhayati, Nurhayati; Ihromi, Syirril; Sari, Desy Ambar
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.224 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i1.4535

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang proses pengolahan aneka produk pangan berbasis nanas. Metode pelaksanaan kkegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya : (1) Penyampaian materi (2) demonstrasi dan pembuatan aneka produk berbahan dasar nanas (3) pengujian sensoris berbagai produk yang telah diolah (4) evaluasi keberhasilan program kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal kelak untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus membangun rintisan usaha.This activity aims to increase knowledge and skills regarding the processing of various pineapple-based food products. The method of implementing the activity is carried out in several stages, including (1) delivery of material about the nutrition and benefits of pineapples, (2) demonstration and manufacture of various pineapple-based products, (3) sensory testing of various processed products (4) evaluation of the success of the activity program. The results showed that there was an increase in partners' knowledge and skills. It is hoped that the knowledge and skills acquired will become provisions to meet the family's nutritional needs and build business startups.
PELATIHAN PENGUATAN KELOMPOK BANJAR SEBAGAI PENUNJANG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN KEMBANG KUNING DESA GERIMAK INDAH KECAMATAN NARMADA LOMBOK BARAT Ihromi, Syirril; Nurhayati, Nurhayati; Asmawati, Asmawati; Putri, Dina Soes; Dewi, Earlyna Sinthia
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.932 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.6146

Abstract

Gerimak Indah Village is a border village located between West Lombok district and Mataram City, which has the potential of abundant natural resources, but the lack of community knowledge in post-harvest techniques of agricultural products, processing agricultural products causes the economy in the village, one of which is the yellow flower hamlet. not yet prosperous, so this activity aims to improve the knowledge and skills of partners about the processing of food products based on rice waste (bran). The implementation method goes through the following stages: (1) Submission of materials (2) demonstration and manufacture of product cookies made from bran and mung bean (3) sensory testing of various processed products (4) evaluation of the success of program activities. The results of the activity showed that there was an increase in partner knowledge and skills smoothly and effectively the time used and responded positively to this activity. It is hoped that the knowledge and skills obtained will be a provision to be able to meet the nutritional needs of the family as well as to build a pioneering business.
Konsentrasi Penambahan Gula Merah Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik Dendeng Ikan Lemuru (Sardinelle longiceps) Suwati, Suwati; Ihromi, Syirril; Asmawati, Asmawati
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.1.112-119

Abstract

Pada pembuatan dendeng, penambahan gula memberikan rasa manis yang dapat menambah kelezatan dan juga dapat menurunkan kadar air produk serta dapat menambah daya tahan bahan terhadap kerusakan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh penambahan gula merah terhadap sifat kimia dan Organoleptik dendeng ikan lemuru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Rncangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan perlakuan satu faktor yaitu penambahan gula merah. Masing-Masing perlakuan membutuhkan berat sampel (ikan lemuru) sebanyak 250 gram. Data hasil pengamatan dianalisis dengan  analisis keragaman(Analysis of variance) pada taraf nyata 5 % dan diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan gula merah berpengaruh secara nyata terhadap semua parameter sifat kimia yang diamati yaitu kadar air, kadar protein, dan kadar gula reduksi dan sifat argonoleptik parameter warna, dan aroma, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tekstur dan rasa dendeng ikan lemuru yang diamati. Semakin tinggi penambahan gula merah yang digunakan maka kadar air, kadar kadar proteinnya dan kadar gula reduksi semakin tinggi. Semakin tinggi penambahan gula merah yang digunakan maka skor nilai warna, aroma, rasa dan tekstur cenderung semakin meningkat namun disukai oleh panelis. Perlakuan yang paling disukai oleh panelis yaitu pada perlakuan kelima dengan penambahan gula merah 10%.
Formulation of dragon fruit (Hylocereus polirhizus) and rambutan fruit (Nephleum lappaceum) in jelly candy Baihaqi, Muhammad Imam; Sari, Desy Ambar; Ihromi, Syirril
Journal of Agritechnology and Food Processing Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jafp.v3i1.16315

Abstract

Jelly candy is a soft-textured confectionary processed with the addition of hydrocolloid components such as agar, gum, pectin, starch, carrageenan, gelatin, or others used to produce a chewy product. This study aims to determine the formulation of dragon fruit pulp and rambutan fruit on the chemical and organoleptic properties of jelly candy that the panelists like. The method used in this study was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with two factors, namely the formulation of dragon fruit pulp and rambutan fruit in the manufacture of jelly candy which consisted of 5 treatments: T1 = 80% dragon fruit pulp + 20% fruit pulp rambutan, T2 = 70% dragon fruit pulp + 30% rambutan fruit pulp, T3 = 50% dragon fruit pulp + 50% rambutan fruit pulp, T4 = 30% dragon fruit pulp + 70% rambutan fruit pulp, T5 = 20% fruit pulp dragon + 80% rambutan pulp. The research data were analyzed using the Analysis of Variance of Diversity Analysis at the 5% significance level. Further tests were carried out with the Honest Significant Difference test at the 5% level. In conclusion, the best treatment was T2 (70% dragon fruit pulp + 30% rambutan pulp) with a moisture content of 44.515%, ash content of 0.385%, antioxidant content of 3.61%, reducing sugar content of 3.24%, aroma value score of 4, 13 with liking criteria, a color score of 4.13 with liking criteria, a very purplish red score, a texture score of 4.20 with supple criteria, and a taste score of 3.27 with rather like criteria.