Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Analisis Gender dan Agama

HARAPAN DAN TANTANGAN TERHADAP PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KDRT Elimartati Elimartati
AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama Vol 1, No 1 (2017): AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama
Publisher : State Institute of Islamic Studies Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.025 KB) | DOI: 10.31958/agenda.v1i1.941

Abstract

Keutuhan dan kerukunan rumah tangga merupakan dambaan setiap keluarga, tetapi realitas pada masyakarat saat ini banyak terjadi KDRT,pelecehan ,terjadinya peningkatan angka perceraian dari tahun ketahun pada  2016 di Pengadilan Agama Batusangkar berjumlah 563.Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT yang  dipertanyakan Penerapan dan eksistensinya dalam  masyarakat, apakah  masyarakat mengerti dan paham tentang UU No.23/2004 diatas. Hasil penelitian menunjukan bahwa kasus KDRT banyak terjadi di masyarakat, tetapi sedikit yang sampai diproses dipengadilan sebagai kasus pidana. Kasus KDRT sering dijadikan sebagai alasan untuk minta cerai yang disidang di Pengadilan Agama. Masyarakat kabupaten Tanah Datar umumnya berpendapat bahwa undang-undang efektif mengurangi terjadinya KDRT, hanya saja masyarakat masih dipengaruhi oleh budaya malu untuk mengungkapkan kejadian dalam rumah tangganya. Sebagian besar pelaku tindak KDRT dilakukan oleh orang yang miskin dan berpendidikan rendah.
REASON OF INCREASING CASES OF MARRIAGE DISPENSATION AGAINST WOMEN'S RIGHTS Nailur Rahmi; Elimartati Elimartati
AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama Vol 3, No 1 (2021): AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama
Publisher : State Institute of Islamic Studies Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.966 KB) | DOI: 10.31958/agenda.v3i1.2600

Abstract

The purposes of this study are to find out and to analyze causes of the increasing cases of marital dispensation on women’s right. Field research with normative juridical research are used. It was done by examining several decisions on marital dispensation cases at Batusangkar Religious Court. Data source are derived from the ones who conducted marital dispensation during interview session, and secondary data are from various literature review such as related books and journals. The results reflect causes of the increasing cases of marital dispensation is promiscuity, adultery, already having children, economic factors and poverty. The causes of the increasing cases of marital dispensation has an impact on the rights of women in the reproductive sector, because they are married at a young age. Therefore, the marriage dispensation regulation needs to be reviewed because it has not caused a deterrent effect by imposing sanctions on the person who conducted marital dispensation.