Andin Vita Amalia, Andin Vita
Unknown Affiliation

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Proceeding Seminar Nasional IPA

Analisis Perubahan Tutupan Lahan Terbangun Di Sub-DAS Kripik Putri, Sindi Yuliana; Trihadianta, Mohammad Rifki; Kinasih, Lutfiah Rahma Sekar; Mauliya, Durrotul Jahroo; Fariz, Trida Ridho; Amalia, Andin Vita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sub-DAS adalah bagian dari suatu Daerah Aliran Sungai yang berukuran lebih kecil dan dibatasi oleh aliran sungai utama dan anak sungai utamanya. Sub-DAS Kripik merupakan bagian dari DAS Garang yang memiliki peran cukup penting sebagai penerima air hujan lalu mengalirkan dari anak sungai ke sungai utama. Terjadinya perubahan lahan di daerah Sub-DAS Kripik dari tahun 2015 ke 2021 sehingga diperlukannya analisis perubahan tutupan lahan yang terjadi di daerah sekitar Sub-DAS. Lokasi pengamatan yaitu Sub-DAS Kripik yang berlokasi di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui kajian literatur, peta wilayah studi dan observasi lapangan secara tidak langsung melalui Google Maps dan Street View. Teknik analisis data dengan interpretasi citra dan analisis deskriptif menunjukkan terjadinya perubahan tutupan lahan di Sub-DAS Kripik terhadap adanya perubahan luas lahan terbangun antara tahun 2015 dan 2021. Perubahan terjadi secara merata hampir di seluruh daerah Sub-DAS Kripik yang meliputi beberapa kelurahan. Perubahan tutupan lahan yang terjadi di Sub-DAS Kripik mengalami perubahan yang cukup signifikan antara tahun 2015 dan 2021. Sub-DAS Kripik mempunyai berbagai peranan dalam sistem ekologi dan hidrologi sehingga terjadinya perubahan tutupan lahan di daerah Sub-DAS memiliki dampak terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DI TERMINAL MANGKANG DAN TERMINAL SISEMUT Putri, Adinda Rizqita; Mustikawati, Lenny Helmalia; Rahmasari, Shalwa Nurhaliza; Luthfiah, Nurul; Amalia, Andin Vita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas di terminal berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan salah satunya yaitu kebisingan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat kebisingan di kawasan Terminal Sisemut dan Terminal Mangkang serta membandingkan hasil pengukuran dengan baku mutu tingkat kebisingan sesuai peraturan yang berlaku. Metode pengambilan data primer menggunakan Sound Level Meter untuk pengukuran dengan 3 waktu yang berbeda yaitu 07.00-09.00 diwakili oleh pukul 07.00, 09.00-14.00 diwakili oleh pukul 10.00, dan 14.00-17.00 diwakili oleh pukul 15.00. Selain itu data juga ditunjang dengan literatur review yang diperoleh dari jurnal dan artikel ilmiah. Berdasarkan baku tingkat kebisingan sesuai peraturan dari Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep.48/MENLH/11/1996 pada kawasan perdagangan dan jasa yaitu sebesar 70 dBA. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa tingkat kebisingan rata-rata di Terminal Mangkang sebesar 71,71 dBA pada L3 dimana pada waktu tersebut total banyaknya kendaraan berjumlah 25.398 dan pada Terminal Sisemut sebesar 73,32 pada L3 dimana pada waktu tersebut total banyaknya kendaraan berjumlah 8.276. Peningkatan jumlah kendaraan memiliki keterkaitan terhadap tingginya tingkat kebisingan.
ESTIMASI TUTUPAN KANOPI MANGROVE DENGAN METODE HEMISPHERICAL PHOTOGRAPHY DI DESA TAMBAKREJO, KOTA SEMARANG Sutikno, Muhammad Abbi Fahrezy; Julpa, Ira Sopiana; Rahmadani, Annisa Nurul Lailatul; Pamungkas, Uswatun Rina; Fariz, Trida Ridho; Amalia, Andin Vita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem yang tumbuh pada daerah dengan salinitas yang cukup tinggi dan dapat beradaptasi pada daerah intertidal. Keberadaan hutan bakau menjadi sumber makanan bagi rajungan di kawasan tambakrejo. Salah satu sumber nutrisi bagi mangrove berasal dari limbah mangrove. jumlah serasah mangrove dipengaruhi oleh kerapatan dan tutupan mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persentase tutupan tajuk mangrove di desa Tambakrejo. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan akses. Untuk penelitian ditentukan oleh sampling berbasis akses purposive. Hemispherical Photography digunakan untuk menentukan tutupan kanopi mangrove. Metode hemispherical photography merupakan metode yang menghitung tutupan kanopi dengan menggunakan kamera di bawah tajuk pohon. Dalam penelitian kali ini, pengambilan data tutupan kanopi mangrove menggunakan kamera depan Smartphone. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2023 dengan total stasiun berjumlah 4 stasiun. Hasil penelitian ini ditemukan 4 spesies mangrove dan 1 spesies komponen asosiasi, diantaranya terdapat di dalam plot pengambilan data. Spesies mangrove yang ditemukan di dalam plot yaitu Rhizophora mucronata, Rhizophora mangle, Rhizopora Apiculata, Avicennia marina dan Terminalia catappa atau tanaman Ketapang.Nilai kerapatan mangrove di setiap stasiun didapatkan data berkisar antara 53,98-63, 68%. Persentase kerapatan kanopi mangrove ini masih termasuk ke dalam kriteria sedang.
PERUBAHAN LAHAN TERBANGUN DI SUB DAS BERINGIN KOTA SEMARANG Al Fath’qi, Rheza Rizky; Saputra, Arrofi Agung Dwi; Widyandini, Arifa Marsanda; Az-Zahra, Sheeny; Fariz, Trida Ridho; Amalia, Andin Vita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang yang berada di tengah pulau Jawa menjadikannya sebagai pusat perdagangan. Seiring dengan majunya perdagangan sejalan pula dengan bertambahnya penduduk. Perubahan tutupan lahan terutama hutan dan kebun campuran ada hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) dapat menimbulkan dampak lingkungan seperti erosi, lahan kritis, degradasi lahan, dan banjir pada daerah hilir. Kajian ini dilakukan di sub-DAS Beringin. Secara administratif sub DAS Beringin berada di Kecamatan Mijen, Kecamatan Ngaliyan, dan Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Hasil analisis menunjukan bahwa terjadi perubahan guna lahan pada wilayah hulu yang berada di Kecamatan Mijen dan wilayah tengah di Kecamatan Ngaliyan menjadi kawasan industri dan pemukiman. Keberadaan industri menyebabkan penduduk di wilayah tersebut meningkat, dimana pada tahun 2021 penduduk di Kecamatan Mijen meningkat menjadi 78.468 jiwa. Meningkatnya jumlah penduduk juga akan meningkatkan kebutuhan lahan pemukiman, sehingga perubahan lahan terbangun akan semakin luas. Lahan terbangun di wilayah sub DAS Beringin pada tahun 2021 adalah seluas 1.161 Ha. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan lahan terbuka menjadi lahan tertutup seperti, industri, pemukiman, dan bangunan non pemukiman lainnya.
DAMPAK BANJIR PASANG SURUT (ROB) TERHADAP MASYARAKAT PESISIR DI KOTA SEMARANG Kusumaningsih, Febriana Restu; Umar, Moh. Jafar; Hanum, Fadilla; Arum, Astri; Fariz, Trida Ridho; Amalia, Andin Vita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Tambak Mulyo berada di kawasan pesisir bagian utara Kota Semarang yang sudah mengalami banjir rob sejak tahun 1990-an. Banjir pasang surut di Kota Semarang disebabkan oleh kombinasi dari kenaikan muka air laut dan penurunan tanah, sehingga penduduk harus dapat beradaptasi dengan banjir pasang surut. Dalam penelitian ini dikumpulkan informasi mengenai banjir pasang surut dan dampaknya terhadap kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat Jalan Tambak Mulyo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis kualitatif tanpa triangulasi melalui wawancara dengan responden kunci. Responden kunci yang dimintai keterangan merupakan pengurus aktif dalam “Kelompok Usaha Bersama Nelayan Mitra Bahari Tanjung Mas” di wilayah pesisir Kota Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa banjir pasang surut berdampak positif maupun negatif pada kondisi lingkungan, sosial dan ekonomi penduduk kawasan pesisir kota Semarang. Banjir pasang surut menyebabkan kerugian lingkungan dan ekonomi secara materi, namun juga memperkuat hubungan sosial masyarakat untuk bergotong royong mengurangi dampak negatifnya.
Analisis Kebisingan Lalu Lintas (Studi Kasus Pengukuran Jalan Raya Semarang-Surakarta dan Jalan Raya Ungaran-Bandungan Amalia, Andin Vita; Amidi, Amidi; Prasetyo, Budi; Pambudi, Mariyoto Danang; Tasya, Dessy Fitriana
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan adalah salah satu sarana utama pengangkutan, perpindahan atau pergerakan namun dalam pengoperasiannya menimbulkan seperti suara mesin yang keluar melalui knalpot maupun klakson menjadi sumber kebisingan. Kebisingan lalu lintas menjadi salah satu dampak negatif yang ditimbulkan dari pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Tujuan dilakukanpenelitian untuk mengetahui tingkatan kebisingan lalu lintas di Desa Bergas Kidul. Metode pengukuran dilakukan secara langsung dilapangan menggunakan alat sound level meter dengan mengikuti lampiran II KEP No.48/MENLH/11/1996 tentang baku mutu tingkat kebisingan hingga didapat nilai kebisingan siang hari. Penelitian dilakukan di dua titik pengukuran yaituJl. Raya Semarang-Surakarta dan Jl. Raya Ungaran-Bandungan pada hari kerja dan weekend. Hasil pengukuran menunjukkan titik pengamatan 1 yang bertempat di Jl. Semarang-Surakarta memiliki tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada sore hari pada pukul 16:00 WIB 79.8 dB sedangkan titik 2 di Jl. Ungaran-Bandungan menunjukkan hasil pengukuran tertinggi pada sore hari yaitu pukul 16:00 WIB sebesar 78.5 dB. Pada weekend titik 1 tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada pukul 09:00 WIB sebesar 83.9 dB sedangkan titik 2 menunjukkan tingkat kebisingan tertinggi justru terjadi saat malam hari pada pukul 20:00 WIB sebesar 78.1 dB.Kebisingan lalu lintas berasal dari suara yang dihasilkan dari kendaraan bermotor, terutama dari mesin kendaraan, knalpot, serta akibat interaksi antara roda dengan jalan. Kebisingan lalu lintas dapat menyebabkan dampak kesehatan dan psikologis. Dampak kesehatan cenderung muncul akibat pajanan senyawa-senyawa kimia dalam jumlah besar ke tubuh manusia.