p-Index From 2021 - 2026
8.147
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Jurnal Karya Pendidikan Matematika Khazanah Pendidikan Jurnal Daya Matematis JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Inventa Jurnal Riset Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Efektor MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika FONDATIA EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Musamus Journal of Primary Education Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Konseling JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education) Journal of Elementary School (JOES) Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Cokroaminoto Journal of Primary Education Journal for Lesson and Learning Studies Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Multidisplin EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Open Access DRIVERset Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SUBTEMA MANFAAT ENERGI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH Ivan Subandriyo; Suhandi Astuti
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 2 No. 3: October 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.555 KB) | DOI: 10.23887/ijerr.v2i3.22309

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah Pembelajaran yang dilakukan guru sebelumnya kurang efektif terhadap hasil belajar siswa. Penyampaian materi yang diberikan guru masih kurang menarik perhatian siswa sehingga berdampak pada hasil pencapaian belajar. Untuk dapat meningkatkan hasil belajar, siswa memerlukan modal pembelajaran untuk memahami materi pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar subtema manfaat energi menggunakan model pembelajaran make a match pada siswa kelas 4 SDN Campuranom Kabupaten Temanggung Semester 1 Tahun Pelajaran 2018 / 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Campuranom Kabupaten Temanggung yang terdiri dari 29 siswa. Metode penelitian mengacu pada pengembangan siklus Kemmis dan Tagart. Hasil penelitian pembelajaran IPA dengan model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SDN Campuranom semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal tersebut didasarkan pada rerata nilai  prasiklus sebesar 65,17 dengan ketuntasan belajar 37,93% meningkat menjadi 68,1 dengan persentase ketuntasan 62,07% pada siklus 1; selanjutnya setelah dilakukan perbaikan pada siklus 2 rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 77,07 dengan persentase ketuntasan mencapai 82,76%.  
PENINGKATAN CRITICAL THINKING DAN COLLABORATIVE SKILL MATEMATIKA MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MAGIC BALL Keke Citra Wahyu Avisca; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2018): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.206 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v2i2.204

Abstract

Abstract The problem in the mathematics learning process at SD Negeri Panjang 03 Ambarawa is that Critical Thinking and Collaborative skills are still low and have an impact on the students' learning outcomes that have not been satisfactory. Based on these problems it is necessary to conduct classroom action research conducted in two cycles, each cycle consists of five stages: planning, action implementation, observation, evaluation, and reflection. The purpose of this research is to improve Critical Thinking and Collaborative skill through application of Group Investigation model assisted Magic Ball media. The data collection instrument used questionnaires to measure Critical Thinking and Collaborative and observation sheets to obtain data on learning activities. Data analysis techniques using quantitative and comparative descriptive techniques. The results showed that the improvement of Critical Thinking and Collaborative skills was evident from the increase in total score of learners per cycle. Percentage improvement of Critical Thinking skill by 35% in cycle I. After improved the learning design in cycle II succeeded to increase by 64%. The increase also occurred in Collaborative skill, which is 29% in cycle I and 68% in cycle II. Based on the above description it can be concluded that the application of Group Investigation model assisted Magic Ball media is effective in improving Critical Thinking and Collaborative skills. Keyword: Group Investigation; Magic Ball; Critical Thinking; Collaborative Abstrak Permasalahan dalam proses pembelajaran matematika di SD Negeri Panjang 03 Ambarawa adalah bahwa keterampilan Critical Thinking dan Collaborative masih rendah dan berdampak pada hasil belajar siswa yang belum memuaskan. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu dilakukan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari lima tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative melalui penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner untuk mengukur Critical Thinking dan Collaborative dan lembar observasi untuk memperoleh data tentang aktivitas pembelajaran. Tehnik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative terlihat dari peningkatan total skor peserta didik setiap siklus. Persentase peningkatan keterampilan Critical Thinking sebesar 35% pada siklus I. Setelah diperbaiki rancangan pembelajarannya pada siklus II berhasil meningkat sebesar 64%. Peningkatan juga terjadi pada keterampilan Collaborative, yaitu sebesar 29% pada siklus I dan sebesar 68% pada siklus II. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball efektif dalam meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative. Kata Kunci: Group Investigation; Magic Ball; Critical Thinking; Collaborative
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning dan Model Pembelajaran Inquiry Learning terhadap Hasil Belajar Tematik Kelas IV Sekolah Dasar Agus Robiyanto; Suhandi Astuti
FONDATIA Vol 6 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.725 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v6i3.2071

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the learning model of Discovery Learning and Inquiry Learning on thematic learning outcomes of fourth grade elementary school students. This research is a quasi-experimental research using a research design that is Noneguivalent Control Group Design. The population in this study were fourth grade elementary school students in the Merbabu cluster. Determination of the sample by using a non-probability sampling technique purposive sampling type. The research sample used was the fourth grade students of SD Negeri Kopeng 03 with a total of 21 people, class IV students of SD Negeri Batur 03 with a total of 21 people, and class IV students of SD Negeri Batur 01 with a total of 17 people. So the total number of samples used in the study were 59 students. The method used is observation and test. All elementary schools used as research were experimental group 1 and experimental group 2 by dividing into two groups. The treatment using the Discovery Learning learning model was used in the experimental group 1 while the Inquiry Learning learning model was used in the experimental group 2. Based on the research results, the average value of the learning outcomes for the experimental class 1 was 72.18 and in the experimental class 2 was 64.25. The results of the t-test obtained that the t-count value is 2.837 with sig. (2-tailed) 0.006 and sig. (1 – tailed) 0.003 and df of 57. Probability value <0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that the application of the Discovery Learning model is significantly more effective than the Inquiry Learning model on thematic learning outcomes for fourth grade elementary school students.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Contextual Teaching and Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Pelajaran Matematika pada Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Riska Alfianita; Suhandi Astuti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.69 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3735

Abstract

AbstrakTujuan dalam melakukan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengunaan dari model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran Contextual Teachig and Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Eksperimental dengan desain The Static-Group Comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang ada di Gugus Gajah Mada Kecamatan Bringin sejumlah 111 siswa, namun sampel yang digunakan dalam penelitian ini di SD Negeri Bringin 01, SD Negeri Bringin 02, dan SD Negeri Pakis dengan jumlah 65 siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berdasarkan dari perolehan hasil uji T kemampuan pemecahan masalah pada kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 yang menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,004 ˂ 0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, artinya penerapan model Problem Based Learning lebih unggul dan efektif secara signifikan dibandingkan model Contextual Teachig and Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika materi geometri bangun datar pada siswa kelas IV sekolah dasar.Kata Kunci: Problem Based Learning, Contextual Teachig and Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika AbstractThe purpose of conducting this research is to determine the effectiveness of the use of the Problem Based Learning learning model and the Contextual Teachig and Learning learning model on math problem solving abilities in grade IV elementary schools. This study uses a Quasi Experimental type with The Static-Group Comparison design. The population in this study was the fourth grade elementary school students in Gugus Gajah Mada, Bringin District, with a total of 111 students, but the samples used in this study were Bringin 01 Elementary School, Bringin 02 State Elementary School, and Pakis State Elementary School with a total of 65 students. The results obtained in this study were based on the results of the T-test of problem-solving abilities in the experimental group 1 and experimental group 2 which showed a Sig. (2-tailed) value of 0.004˂0.05, so it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the application The Problem Based Learning model is significantly superior and effective compared to the Contextual Teaching and Learning model on the ability to solve mathematical problems in geometrical geometry in fourth grade elementary school students.Keywords: Problem Based Learning, Contextual Teachig and Learning, Math Problem Solving Ability
Evaluasi Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar Galih Aditya Wardani; Suhandi Astuti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4096

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah di SDN Sumogawe 03 Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode CIPP (Context, Input, Process, Product). Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi deskriptif dimana data dikumpulkan terutama melalui survei, yaitu wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner kepada subjek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa, evaluasi guru dari aspek Context mendapatkan presentase 68,75%, sedangkan evaluasi Context berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 62,02%. Pada evaluasi Input yang ditinjau dari guru mendapatkan presentase 81,25%, sedangkan evaluasi Input berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 65,68%. Pada evaluasi Process yang ditinjau dari guru mendapatkan presentase 100%, sedangkan evaluasi Process berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 68,39%. Pada evaluasi Product yang ditinjau dari guru mendapatkan presentase 87,5%, sedangkan evaluasi Process berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan presentase 71,46%. Hasil dari pelaksanaan program tersebut adalah terbentuknya karakter siswa, meningkatnya minat baca siswa dan prestasi siswa meningkat.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Niken Dwi Saraswati; Suhandi Astuti
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/autentik.v6i2.259

Abstract

Tujuan melakukan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan pengunaan model problem based learning dan model problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis matematika di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Eksperimental dengan desain The Static-Group Comparison. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang ada di Gugus Gajah Mungkur Kecamatan Getasan sejumlah 140 siswa, namun sampel yang digunakan dalam penelitian ini di SD Negeri Getasan, SD Negeri Manggihan dan SD Negeri Wates 02 sejumlah 65 siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan pada perolehan hasil uji t kemampuan berpikir kritis pada kelompok model Problem Based Learning dan kelompok Problem Solving yang menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 ˂ 0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima artinya penerapan model problem based learning lebih unggul secara signifikan dibandingkan model problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas V sekolah dasar.Kata Kunci : Problem Based Learning, Problem Solving, Berpikir KritisAbstractThe purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of problem based learning models and problem solving models on mathematical critical thinking skills in fifth grade elementary school. This study uses a Quasi Experimental type with The Static-Group Comparison design. The population in this study was the fifth grade elementary school students in the Gajah Mungkur Getasan Dictrict Cluster with a total of 140 students, but the samples used in this study were 65 students at Getasan Elementary School, Manggihan Elementary School and Wates 02 Elementary School. The results obtained from this study are based on the results of the t-test of critical thinking skills in experimental group 1 and experimental group 2 which show a Sig. (2-tailed) value of 0.000 ˂ 0.05, so it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the application of the model problem based learning is significantly superior to the problem solving model on the mathematical critical thinking skills of fifth grade elementary school students.
Pengembangan Media Komtrik (Komik Elektronik) Untuk Meningkatakan Minat Membaca Siswa Kelas V SD Niken Pratiwi; Suhandi Astuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Komtrik (Komik elektronik) untuk meningkatkan minat membaca siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) yang mengacu pada model desain pengembangan ASSURE yang terdiri dari 6 tahapan, yaitu: analyz learner, state objectivitas, select method & media or materials, utilize media and materials, require learner participation, dan evaluate and revise. Penelitian ini hanya sampai pada tahap validasi ahli, instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data kevalidan media antara lain: lembar validasi materi, lembar validasi media, dan lembar validasi desain pembelajaran. Berdasarkan uji validasi ahli materi diperoleh skor 74 dengan presentase sebesar 78% dengan kriteria baik, validasi ahli media memperoleh skor 33 dengan presentase sebesar 83% dengan kriteria sangat baik, dan validasi ahli desain pembelajaran skor 72 dengan presentase sebesar 90% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Komtrik layak digunakan untuk meningkatkan minat membaca siswa kelas V SD.
Meta Analisis Efektivas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Problem Solving Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Tematik Afrista Vimpy S; Suhandi Astuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penerapan pendekatan Problem Based Learning dan Problem Solving pada pembelajaran tematik sekolah dasar ditinjau dari keterampilan berpikir kritis. Sampel pada penelitian ini yaitu artikel dari google scholar. Teknik meta analisis, mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata mulai dari yang terendah 1% sampai yang tertinggi 32,1% dengan rata-rata sebesar 11,18 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan Problem Based Learning mampu meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN DL DAN PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS 5 SEKOLAH DASAR Putri Puji Astuti; Suhandi Astuti
JUSEDA Vol 7 No 1 (2023): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v7i1.5744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dalam penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik kelas 5 di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 5 Sekolah Dasar di gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Pabelan sejumlah 66 peserta didik, namun sampel yang digunakan dalam penelitian ini di SD Negeri Ujung-Ujung 01, SD Negeri Sumberejo 01 dan SD Negeri Sumberejo 02 dengan sejumlah 44 peserta didik. hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan uji t kemampuan berpikir kritis peserta didik pada model Discovery Learning dan Problem Based Learning menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Oleh karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut membuktikan bahwa kemampuan berpikir kritis dalam penerapan model Discovery Learning lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran Matematika peserta didik kelas 5 di Sekolah Dasar Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Pabelan Tahun Pelajaran 2022/2023.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi Membaca dan Hasil Belajar Siswa Trivonia Rani; Suhandi Astuti
Journal of Elementary School (JOES) Vol 6 No 2 (2023): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v6i2.6599

Abstract

The purpose of this study was to find out how to improve Reading Literacy skills and student learning outcomes by using the Cooperative Integrated Reading and Composition (CRIC) Learning Model, as well as to find out the application of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CRIC) Learning Model to improve reading literacy skills and learning outcomes class II students at SDN Kutowinangun 08 Salatiga. This type of research uses Classroom Action Research (PTK) while the type of data used in this research is Quantitative and Qualitative data. The results of the study show that in improving reading literacy skills and learning outcomes of second grade elementary school students by applying the Cooperative Integrated Reading and Composition (CRIC) learning model. This model requires students to improve reading literacy skills both from indicators of pronunciation, intonation, fluency, and clarity of voice when reading. This research can be said to be successful because the increase in reading skills in the action cycle I was 82.5 and in the action research cycle II it reached an average percentage of 87.87 and the learning outcomes of students reached 87.87 completeness from a predetermined performance indicator of 80. This study proves that the application of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CRIC) learning model can improve reading literacy skills and learning outcomes of second grade elementary school students. ­ Keywords: CIRC Learning Model, Reading Literacy Skills, Student Learning Outcomes
Co-Authors Afrista Vimpy S Agus Robiyanto Alfira Novita Candrayani Amanda Lukistasari, Cyrenia Anik Hidayati Annisa Urbaningrum Antonius Ferrian Dwi Prasetyo Anwar, Retno Arindra Ikhwan Nur Huda Bella Anandya Yovita Oktaviani Cynthia Anggraeni Cyrenia Amanda Lukistasari Damayanti, Eunike Dewi Pamungkas Diah Edwin Gustia Dian Ndaru Anjarwati, Indriyana Dian Tri Wahyuni Dini Widyastuti Dwi Putri Sulistyowati Ezra Eliezer Lasta Fitria Intan Pramudi Wardani Gabriela Dorkas Galih Aditya Wardani Galih Mairefa Framanta Huda, Irkham Abdaul Ika Nuari Fitriani Intan Karlina Sari Ivan Subandriyo Keke Citra Wahyu Avisca Kinda Makdalena Eliasar Krisda Amelia Kristianti, Yuni Leonardus Nardi Maria Alfa Adventine Praditia Mawardi Mawardi Mawardi , Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Melati Putri, Melania Laura Monika Vera Muhammad Abdul Aziz Nadya Putri Permatasari Niken Dwi Saraswati Niken Pratiwi Nilasari, Yemima Dilla Sofy Nuvita Sari, Ela Octavianto, Albert Ferdy Prasetyo, Antonius Ferrian Dwi Purnomo, David Eko Purwitasari, Sekar Arum Purwoko, Agus Putri Puji Astuti Rahmawati, Mely Ratana Subha Tusitadevi Ratih Dwi Yulianti Rahayu Renata Octaviani, Agnes Reza Yuafian Rima Yusi Christian Riska Agusta Ariefyani Riska Alfianita Samarinda Paembonan Sari Aritonang, Tri Julia Septiyan Halel Wijaya Siti Hanifa Ari Utami Slameto Slameto Sri Giarti Tekad Pramono Tekad Pramono Tirza Talita Revina Tisia Selvy Fynata Toni Hidayat Tri Julia Sari Aritonang Trivonia Rani Wardani, Galih Aditya Widiastui, Agnesia Maya Kurnia Wijaya, Septiyan Halel Yari Dwikurnaningsih Yayi Suryo Prabandari Yohana Setiawan Zebua, Intan Wulan Septiyani