This Author published in this journals
All Journal JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Jurnal Karya Pendidikan Matematika Khazanah Pendidikan Jurnal Daya Matematis JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Inventa Jurnal Riset Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika FONDATIA EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Musamus Journal of Primary Education Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Konseling JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education) Journal of Elementary School (JOES) Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Journal for Lesson and Learning Studies Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Multidisplin EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MELALUI MODEL PEMBELARAN DISCOVERY LEARNING PADA TEMA INDAHNYA KEBERAGAMANDI NEGERIKU Toni Hidayat; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 7 No 1 (2019): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.179 KB)

Abstract

Untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan dalam pembelajaran tematik, kompetensi yang harus dimiliki siswa salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa supaya lebih efektif. Dari hasil observasi kemampuan berpikir kritis dari 21 siswa terdapat 19,1% siswa yang termasuk dalam kategori berpikir kritis tinggi, 23,8% siswa yang termasuk kategori berpikir kritis sedang dan 33,3% siswa yang termasuk kategori berpikir kritis rendah dan 23,8 siswa yang termasuk kategori berpikir kritis sangat rendah. Sedangkan dari data ketuntasan hasil belajar siswa dengan Kriterian Ketuntasan Minimal (KKM) 70 dari 21 siswa terdapat 7(33,3%) siswa mencapai KKM, dan 14 (66,4%) siswa yang belum mencapai KKM. Bersarkan permasalahan dan hasil observasi tersebut dilakukan upaya memperbaiki proses pembelajaran agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa melalui penelitian tindakan. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas 4 SD Negeri Dukuh 05 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan evaluasi. Instrumen pengumpulan data kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan angket dan hasil belajar siswa menggunakan soal tes yang telah memenuhi persyaratan tingkat reliabilitas, validitas, daya pembeda, dan tingkat kesukarannya serta lembar observasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas 4 SD Negeri Dukuh 05 Salatiga. Temuan ini didasarkan pada data bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Tematik siswa kelas 4 SD Negeri Dukuh  05 Salatiga. Hal ini terbukti berdasarkan data hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam kategori berpikir kritis tinggi setelah diberikan tindakan pada siklus I sebanyak 15 siswa (72,2%) dan pada siklus II sebanyak 17 siswa (81,7%). Dan terjadi peningkatan hasil belajar  pada siklus I sebanyak 15 siswa (71,4%) dan pada siklus II sebanyak 18 siswa (85,7%).
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Reza Yuafian; Suhandi Astuti
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 3, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.037 KB) | DOI: 10.26618/jrpd.v3i1.3216

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa SD Negeri 5 Depok. Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar siswa adalah kurangnya daya tarik siswa saat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua siklus. Hasil penelitian tindakan kelas pada pra siklus siswa yang tuntas sebanyak 6 siswa dari 22 anak atau 27% dari 100%, dengan nilai rata-rata 63. Pada siklus I sebanyak 12 siswa dari 22 anak atau 54% dari 100%, dengan nilai rata-rata 67. Selanjutnya pada siklus II sebanyak 19 siswa dari 22 anak atau 81% dari 100%, dengan nilai rata-rata 78. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran dengan menerapkan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 5 Depok Tahun Pelajaran 2019/2020.
Pengembangan media pembelajaran “ORMAS” (Organ tubuh manusia) Berbasis Aplikasi Microsoft Power Point di Sekolah Dasar Antonius Ferrian Dwi Prasetyo; Suhandi Astuti
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.865

Abstract

Proses pembelajaran saat ini belum bisa dilakukan secara langsung melalui tatap muka karena dampak dari Covid-19. Sehingga proses pembelajaran hanya bisa dilakukan dengan sistem daring (dalam jaringan) atau bisa disebut pembelajaran online. Melihat situasi dan kondisi saat ini pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran sangat di perlukan, untuk itu diperlukan media yang dapat dimanfaatkan siswa secara mandiri. Penelitian media ORMAS berbasis Power Point pada mata pelajaran IPA kelas V sekolah dasar ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian pengembangan atau R&D. Menggunakan model ASSURE meliputi 6 tahapan sebagai berikut, Analyse Learner, State Objektives, Select Method, Media or Materials, Utilize Media and Materials, Require Learner Participation (tidak dilakukan), dan Evaluate. Penelitian ini digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk. Hasil validasi pakar materi mendapatkan presentase 80% sehingga dapat dikategorikan “Tinggi” (Valid). Hasil validasi oleh pakar media mendapatkan presentase 75.5% sehingga dapat dikategorikan “Tinggi” (Valid). Sedangkan hasil validasi oleh pakar rancangan pembelajaran mendapatkan presentase 74% sehingga dapat dikategorikan “Tinggi” (Valid). Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, dapat disimpulkan bahwa media ORMAS berbasis Power Point pada mata pelajaran IPA kelas V sekolah dasar layak digunakan dalam pembelajaran
Meta Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Septiyan Halel Wijaya; Suhandi Astuti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat efektifitas model pembelajaran Problem Solving dibanding model Problem Based Learning kemampuan dalam memecahkan masalah matematika pada siswa kelas IV SD dengan metode meta analisis dari 20 hasil penelitian terdahulu yang terpublikasi pada Google Cendekia. Meta analisis yang dilakukan dengan beberapa langkah diantaranya, (1) Mengumpulkan informasi serta berikan kode tiap postingan,( 2) memilahkan nilai pretest serta posttest dari tiap postingan, ( 3) menguji tingkatan efektifitas,( 4) Menarik kesimpulan. Dari analisis 20 postingan, Bersumber pada jumlah rata- rata skor posttest model PBL sebesar 77, 1630 lebih kecil dibanding jumlah rata- rata skor posttest model PS yakni sebesar 81, 1460. Selai itu dari uji ancova diperoleh f hitung > ftabel yakni 1, 117 > 3,287 serta besar signifikansinya 0,305 >0,05 yang meyatakan jika H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga bisa disimpulkan jika model model Problem Solving lebih efektif dibandingkan Problem Based Learning dengan dalam keahlian pemecahan kasus matematika kelas IV SD. Dari perhitungan Effect Size diperoleh nilai Partial Eta Squared sebesar 0,218 dengan Sig. sebesar 0, 124. Perihal ini menampilkan kalau perbandingan tingkatan efektifitas antara model pendidikan Problem Based Learning serta Problem Solving terhadap keahlian pemecahan permasalahan matematika kelas IV SD pada kategori sedang.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas 4 Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Dewi Pamungkas; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i2.17774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas 4 SDN Tingkir Tengah 02 dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian yang dilakukan berjenis penelitian tindakan kelas model Jhon Elliot dengan empat tahapan yaitu perencanaan , pelaksanaan, observasi dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan. Perolehan data diperoleh dari instrumen berupa rubrik penilaian keterampilan berpikir kritis dan tes untuk hasil belajar Matematika. Subjek penelitian ini adalah kelas 4 SDN Tingkir Tengah 02 sebanyak 35 siswa. Teknis analisis data menggunakan teknik deskriptif komperatif anatar siklus. Hasil penelitian menujukkan temuan: (1) terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari kondisi awal, siklus 1, dan siklus 2. Pada kondisi awal tingkat keterampilan berpikir kritis pada kategori kritis hanya 43%, pada siklus 1 76%, dan pada siklus 2 meningkat menjadi 97%; (2) hasil belajar Matematika siswa juga mengalami peningkatan. Pada kondisi awal hanya 42% siswa yang mengalami ketuntasan, pada siklus 1 meningkat menjadi 51% siswa yang tuntas, dan pada siklus 2 meningkat menjadi 68%.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning dan PBL terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Tri Julia Sari Aritonang; Suhandi Astuti
Musamus Journal of Primary Education Vol 3 No 2 (2020): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v3i2.3502

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the learning model Discovery Learning and Problem Based Learning in terms of the critical thinking skills of grade V elementary school students. This type of research is a meta analyst. The data analysis technique used is the Effect size analysis technique. The effect size formula is the effect formula with the eta squared (ή2) formula. The instrument used in this study was a coding sheet. The variables used to obtain coding information on the effect size of the meta-analysis study. The results showed that the Discovery Learning learning model was more effective than the Problem Based Learning learning model for improving students' critical thinking skills. Ancova test results show f count> f table of 0.009 and F count obtained is 6.12, namely 6.12> 0.65 and a significance of 0.001 <0.05 which indicates that there is an effectiveness of Discovery Learning and Problem Based Learning learning models in improving critical thinking skills of class students V SD.
IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TO IMPROVE CRITICAL THINKING ABILITY AND MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES Tekad Pramono; Suhandi Astuti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v4i2.7979

Abstract

Based on the results of the TIMSS-R study (2015), students' critical thinking skills in Indonesia are still low. This is due to the lack of variation in the learning model used. Therefore, the research conducted aims to improve students' critical thinking skills and mathematics learning outcomes through the Problem Based Learning (PBL) model. The subject of this research was grade 5 SDN Pledokan District Semarang with the total of 16 students (8 male students and 8 female students). This research was a classroom action research with 2 learning cycles. Data collection was carried out using questionnaire critical thinking instruments and test questions for student learning outcomes in mathematics subjects. The technique of analyzing data used was comparative descriptive analysis pre-cycle, cycle I and cycle II. The results of this study were an increase in the ability of students from pre cycle, cycle I and cycle II. In the pre-cycle conditions of critical thinking skills of students in the high category 18.75%, 37.5% in the moderate category, and 43.75% in the low category, in the first cycle there was an increase in the high category 31.25%, the moderate category 56.25% and in the low category 18.75%, in the second cycle again increased to the high category 43.75%, the medium category 50% and the low category 6.25%. Completeness of student learning outcomes in mathematics in pre-cycle reaches KKM only 37%, then in the first cycle increased to 43.75% and in the second cycle again increased to 75%. Based on these data, there is an increase in critical thinking skills in each category and an increase in student outcomes by 38%.
Meta Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tematik Kelas V SD Dian Tri Wahyuni; Suhandi Astuti
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): May - August
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.2.2021.1309

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian meta analisis, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dan model pembelajaran Inquiry ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Effect size. Instrument yang digunakan yaitu instrument pemberian koding (coding data). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa hasil dari model pembelajaran Discovery Learning lebih efektif dibandingkan dengan Inquiry terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Hasil ini dapat ditinjau berdasarkan pada pengujian Ancova untuk nilai rata-rata dari eksperimen 2 yaitu model pembelajaran Discovery Learning sebesar 49,46 yaitu lebih tinggi diperbandingkan pada model pembelajaran Inquiry yang memiliki nilai sebesar 22,44. Hal ini dapat disimpulan bahwa kedua model pembelajaran tersebut memiliki perbedaan yang jauh. Mengacu dari hasil perhitungan Effect Size ini didapatkan hasil dari Partical Eta Squared, yakni senilai 0,000 dengan nilai signifikansi tersebut ialah senilai 0,03 yang menunjukkan terdapat efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar.
META ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TGT DAN TSTS TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR Ika Nuari Fitriani; Suhandi Astuti
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian meta analisis, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keefektifan yang signifikan pada model pembelajaran TGT dan TSTS dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi pada kelas IV. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis effect size. Rumus effect size yang digunakan adalah formula pengaruh dengan rumus eta kuadrat  (ή2). Instrumen0yang dipakai di penelitian ini0adalah lembaran pemberian kode (coding data). Variabel-variabel yang digunakan untuk pemberian kode dalam memperoleh informasi mengenai0besar pengaruh (effect size) pada penelitian0meta-analisis. Hasil penelitian menunjukan model0pembelajaran0Team Games Tournament--lebih efektif jika dibandingkan dengan model0pembelajaran0Two Stay Two Stray0terhadap0peningkatan kemampuan kolaborasi0siswa. Dapat dilihat dari uji Ancova dari nilai rata-rata skor eksperimen 2 model pembelajaran TGT sebesar 85,3675 lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran TSTS 71,3350. Dapat disimpulkan bahwa perhitungan hipotesis dengan menggunakan uji Ancova menggunakan Univariate yang menunjukkan bahwa nilai signifikasi sebesar 0,002 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,002 < 0,05). Dari uji Ancova menunjukkan f hitung > f tabel sebesar 0,002 dan F hitung yang diperoleh adalah 25,370, yaitu 25,370 > 5,79 dan signifikasinya 0,002 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran TGT dan TSTS dalam peningkatan kolaborasi siswa.Kata Kunci : Meta Analisis, Team Games Tournament, Two Stay Two Stray, Kolaborasi.
PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA KELAS VSDN SIDOREJO LOR V SALATIGA Monika Vera; Mawardi Mawardi; Suhandi Astuti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2019): MAJU: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar melalui model pembelajaranProblem Based Learning(PBL) pada kelas V SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 35 siswa kelas V SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi, mengajar dan dokumentasi. Penerapan model pembelajaran PBL dilakukan dalam siklus I dan siklus II yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil kreativitas pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata kelas V sebesar 76.0, setelah itu dilakukan tindakan siklus I untuk meningkatkan kreativitas dengan nilai rata-rata sebesar 71.4 dan dilakukan lagi penelitian pada siklus II untuk lebih meningkatkan kreativitas dengan nilai rata-rata sebesar 74.2. Hasil belajar pada penelitian pra siklus menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 53,7, setelah itu dilakukan lagi siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 71.4 dan dilakukan lagi siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 82.9. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kreativitas dan hasil belajar pada kelas V dengan menggunakan model pembelajaran PBL. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa kelas V.