Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Aspal Wearing Course terhadap Pengaruh Rendaman Air Pasang (ROB) dengan Bahan Tambah Polyethylene dan Fine Agregat Slag Andry, Juny; Pratikso, P; Mudiyono, Rachmat
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rob atau air pasang adalah banjir air laut atau naiknya permukaan air laut yang diakibatkan oleh air laut pasang yang menggenangi daratan. Lalu lintas yang padat dan rendaman air pasang di jalan utama mengakibatkan deformasi permanen yang membutuhkan aspal berkualitas yang tahan terhadap rendaman pasang surut dan beban lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi modifikasi job mix formula terbaik yang dapat digunakan untuk asphalt concrete wearing course. Penggunaan kombinasi LDPE dan aggregat slag menjadi pembaharuan yang belum ada sebelumnya. Limbah plastik Polyethylene (PE) memberi ketahanan terhadap air sehingga kombinasi tersebut dapat menjadi Job Mix Formula baru yang mampu tahan terhadap rendaman air pasang (rob) sehingga dapat digunakan dalam konstruksi struktur jalan (Flexibel Pavement) Asphalt concrete wearing course modifikasi direndam dalam air standar laboratorium, air rob, dan air dengan kandungan klorida (Cl- ) yang berbeda-beda. Durasi perendaman 7 hari, 14 hari dan 21 hari serta metode perendaman terdiri dari perendaman dengan pola menerus (continuous) dan perendaman dengan pola berkala/ siklik (intermittent). Komposisi terbaik untuk Asphalt Concrete Wearing Course yang didapat dalam perendaman menerus adalah agregat Slag 50% dan LDPE 6% sedangkan untuk perendaman berkala adalah agregat Slag 0% dan 50% dengan LDPE 6% dan 8%.
Studi Pengaruh Pembangunan Kota Pelabuhan Bakahueni Terhadap Kinerja Terutama Jalan Utama Pelabuhan Sutrisno, Joko; Mudiyono, Rachmat; Soedarsono, Soedarsono
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i1.1575

Abstract

Pada tahun 2021, Bakauheni Harbour City (BHC) ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional, kondisi kawasan berupa pemukiman jarang, ruang hijau, area wisata Siger, dan terjadi kemacetan pada hari puncak. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pembangunan BHC terhadap kinerja Jalan Utama Pelabuhan Bakauheni (JUT), Jalan tol trans Sumatera (JTT), Jalan lintas tengah (JLE), Jalan lintas timur (JLT), Jalan lingkungan permukiman (JLP), dan Jalan kawasan pelabuhan (JKP). Metode penelitian dengan pemodelan bangkitan tarikan BHC dan kinerja jalan JUT, JLT, JLE, JTT, JLP, JKP pada kondisi arus normal dan puncak, ditentukan pada sebelum pembangunan BHC (2021), persiapan (2022), semasa (2023), selesai (2043), fungsional (2047), ultimate/puncak (2073). Berdasarkan analisa diperoleh bangkitan tarikan BHC 17.470 smp/hari. Dengan variabel terikat Y (JUT) dan variabel bebas X1(JBHC), X2 (JTT), X3 (JLT), X4 (JLE), X5 (JKP), X6 (JLP), dengan metode analisa regresi, didapatkan korelasi dampak pembangunan BHC terhadap kinerja jalan sangat kuat (nilai pearson correlation = 0,954). Model regresi menghasilkan persamaan Y= 0,007 + 0,172X1 + 0,378X2 + 1,273X3 + 0,378X4 - 2,821X5 + 0,979X6 (kondisi arus normal), dan Y= 4,007+0,377X10,989X2+4,975X3+1,307X4-0,649X5-10,060X6 (kondisi arus puncak). Dapat disimpulkan bahwa pembangunan BHC berkonstribusi signifikan terhadap kinerja JUT sebesar 0,172 (normal) dan 0,377 (puncak) satuan ratio, sehingga meningkatkan tundaan dan kemacetan.
Pengaruh Lamanya Perendaman Terhadap Absorpsi, Ketahanan Aus, dan Kuat Tekan Paving Block Wajdi*, Bina Arumbinang; Mudiyono, Rachmat; Soedarsono, Soedarsono
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.27082

Abstract

Paving block memiliki kelebihan dibanding perkerasan jalan lainnya, namun pada kenyataannya kondisi lapangan tidak selalu kering, dan sering terjadi pemasangan perkerasan paving block tanpa menghiraukan umur rencananya. Hal tersebut bisa saja mempengaruhi kualitas dari paving block. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dan umur paving block yang ditinjau dari besar absorpsi, ketahanan aus, dan kuat tekan. Paving block yang digunakan adalah model batu bata (holland) manual yang didapat dari Banyubiru dan mekanis yang didapat dari Semarang. Variasi lama perendamannya adalah 0, 12, 24, 36, 48 (jam), dengan umur paving block 7, 14, 21, 28 (hari) dan hasil analisa data menggunakan uji T. Hasil pengujian absorpsi paving block manual maupun mekanis menunjukkan bahwa semakin lama perendaman semakin meningkat nilai absorbsinya. Hasil ketahanan aus paving block manual maupun mekanis menunjukkan bahwa benda uji tanpa perlakuan memiliki nilai aus yang lebih kecil dan semua hasil uji memenuhi syarat SNI 03-0361-1996 mutu A. Kuat tekan maksimal paving block manual terjadi pada umur 28 hari tanpa perlakuan sebesar 13,334 MPa. Kuat tekan paving block mekanis maksimal adalah 25,297 MPa terjadi pada paving tanpa perendaman.
Perbandingan Tebal Perkerasan Lentur, Rigid, dan Paving Blok pada Pembangunan Jalan Baru di Kawasan Industri Kendal (KIK) Rohmattun A, Siti; Mudiyono, Rachmat; Niam, M. Faiqun
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8666

Abstract

Kawasan Industri Kendal (KIK) adalah Kawasan yang sangat luas dan strategis karena banyak penanam modal asing yang bergabung. Saat ini Kawasan tersebut sedang memperluas wilayah dengan melakukan pengurugan dan pembuatan jalan-jalan baru guna memperlancar jalannya perindustrian di dalamnya. Pelaksanaan riset ini bertujuan menganalisis rasio ketebalan perkerasan lentur, rigid dan paving blok. Metode yang digunakan untuk perkerasan paving blok dan rigid berupa Direktorat Jenderal Bina Marga 1988 lalu metode analisa komponen untuk tipe perkerasan lentur. Menurut analisis yang telah dilakukan didapatkan beberapa hasil, pertama tingkat ketebalan perkerasan lentur untuk lapisan pondasi bagian bawah, atas, dan lapisan permukaan masing-masing setebal 10 cm; 20cm; dan 5 cm. Kedua, pada jenis perkerasan rigid untuk jarak 60 cm dengan panjang 84 cm membutuhkan tie bar senilai Ө20 mm. Lalu jarak 30 cm dengan panjang 50 cm membutuhkan dowel sebesar Ө44 mm dan pelat yang tebalnya 25 cm. Ketiga, jenis perkerasan paving blok membutuhkan pondasi bawah, atas, dan lapisan permukaan dengan ketebalan masing-masing 10cm, 20 cm, dan 8 cm dengan bedding sand senilai 5 cm.
Implementasi Kebijakan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) di Kabupaten Brebes Putra, Ikhsan Fauzi Gunawan; Mudiyono, Rachmat; Wahyudi, Imam
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v7i1.4984

Abstract

Pembangunan perumahan yang pesat pada Kabupaten Brebes menjadi latar belakang dalam diperlukannya studi Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) untuk mengetahui besaran dampak lalu lintas yang ditimbulkan oleh pembangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Implementasi Kebijakan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku khususnya untuk perumahan di Kabupaten Brebes; Menilai hambatan apa sajakah yang dihadapi pada implementasi kebijakan; dan Memberikan solusi strategis yang diprioritaskan dalam menghadapai hambatan utama. Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed methods yang menggunakan desain tipe explanatory yang termasuk dalam model sequential (urutan). Penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Brebes sudah melaksanakan tiap butir komponen peraturan dalam Implementasi Kebijakan ANDALALIN untuk perumahan namun terdapat beberapa kekurangan yang bersifat administratif dan dibutuhkan tindak lanjut. Tujuh aspek yang digunakan dalam mengevaluasi hambatan dalam implementasi kebijakan ini adalah Aspek Sosialisaai atau Forum, Aspek Standar Operasional Prosedur (SOP), Aspek Kewenangan Status Jalan, Aspek Website Andalalin, Aspek Sumber Daya Manusia (SDM), Aspek Monitoring dan Evaluasi, dan Aspek Sanksi. Dari hasil analisis yang dilakukan, hambatan dengan nilai prioritas tertinggi ada pada aspek Standar Operasional Prosedur (SOP) yaitu tingkat keterlibatan pihak terkait dalam menjalankan kebijakan ANDALALIN dimana solusi strategis yang diperlukan adalah penyelenggaraan pelatihan dan sosialisasi mengenai SOP secara teratur guna memastikan pemahaman dan penerapan yang konsisten.
Wirosari Bus Terminal Performance Analysis Based on Facility Availability and Optimization Through Internet of Things (IoT) Technology Irawan, Arie; Mudiyono, Rachmat; Pratikso, Pratikso
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 5 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestm.v5i2.316

Abstract

Wirosari Bus Terminal, a Type-C terminal located in Grobogan Regency, plays a crucial role in supporting rural mobility. However, underutilization and non-compliance with Indonesia's Minimum Service Standards (SPM) have significantly hampered its performance. This study evaluates the availability and quality of terminal facilities and proposes a technological optimization model based on the Internet of Things (IoT). Using a quantitative research design, 92 respondents including users, operators, and terminal staff were surveyed. The data were analyzed through multiple linear regression to determine the influence of facility availability (X₁) and technology perception (X₂) on terminal performance (Y). Results indicate that perceived facility availability is low (mean = 2.70), while technology acceptance is high (mean = 4.68). The regression model reveals that both variables significantly affect terminal performance (R² = 0.284, p < 0.05). This study concludes that enhancing physical infrastructure combined with IoT-based digital innovations such as real-time scheduling displays, electronic queuing, and sensor-based monitoring can significantly improve terminal functionality, user satisfaction, and operational transparency, especially in rural contexts.
Penggunaan Nanosilika Pada Campuran Aspal Berpori Dalam Meningkatkan Kinerja Campuran Muhammad Gunawan Perdana; Pratikso; Mudiyono, Rachmat
Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil (MoDuluS) Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v7i1.6307

Abstract

The use of nanosilica in porous asphalt mixtures has become a major concern in research to improve the performance of asphalt mixtures. Nanosilica has the potential to improve the mechanical and rheological properties of mixtures, increase resistance to permanent death, and improve permeability and structural stability. This study was carried out using a literature reflection method (literature review) of relevant previous research to understand the impact of nanosilica on porous asphalt mixtures. This research aims to determine the effectiveness of nanosilica in increasing mechanical resistance, damage, and resistance to extreme environmental conditions. The results of the literature review show that the addition of nanosilica at levels of 2% to 6% can increase resistance to decay and permanent freezing. In addition, nanosilica also contributes to increasing the complex shear modulus, reducing Cantabro loss, and improving the connectivity of air voids in porous asphalt mixtures. Thus, nanosilica can be a promising additive in porous asphalt mixtures to improve structural durability and long-term performance. Further studies are needed to determine the optimal formulation to achieve a balance between stability, interference, and permeability. Keywords: nanosilica, porous asphalt, mixture performance, mechanical resistance, permeability.
Transit Oriented Development Concept for Responsive Pedestrian on Pandanaran Street, Semarang City Karmilah, Mila; Mudiyono, Rachmat; S, Safira
JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering) Vol 8, No 2 (2025): October
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jacee.8.2.45-54

Abstract

The concept of Transit Oriented Development (TOD) entails city planning for sustainable urban development, through a system, that aims to reduce the use of private vehicles and increase the interest in walking and transit areas utilization. Jalan Pandanaran is one of the supporting roads located in Simpang Lima area, which is crowded with offices, trade, and service centers. This area has the potential of becoming a regional center or Central Business District (CBD), which implies that it is capable of having a sustainable transportation system through the TOD concept depending on the Regional Center it is being applied to. Therefore, this study aims to identify, analyze and determine the concept of planning the Transit Oriented Development (TOD) system in the Pedestrian Path of Jalan Pandanaran. The method used was rationalistic quantitative with scoring analysis techniques and pedestrian analysis. The result showed a feasibility assessment on the pedestrian path on Pandanaran Street, through the application of the concept of TOD system planning based on the responsiveness of pedestrian users on the path. 
Performance Evaluation of Bus Rapid Transit (BRT) Trans Medan and Service Analysis Using the Customer Satisfaction Index (CSI) Method P Sinaga, Agusniko; Mudiyono, Rachmat; Wibowo, Kartono
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i12.2135

Abstract

Medan City as a metropolitan city has a high level of urbanization, a significant growth rate and a continuously increasing volume of vehicles every year. This causes traffic congestion, increased travel time and energy waste. Due to these problems, the Medan city government uses Bus Rapid Transit (BRT) to reduce the congestion that occurs. The operational performance and quality of BRT services are the main keys to attracting people to switch from private vehicles to public transportation. This research was conducted on the Trans Medan BRT Corridor K2 J-City – Merdeka Square. Data collection was carried out by field surveys and distributing questionnaires to Trans Medan BRT users and four experts. This study uses the provisions of the Decree of the Director General of Land Transportation No. 687 of 2002, Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia No. 10 of 2012, Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia No. 98 of 2013 and The BRT Standard 2016 for operational performance evaluation and uses the customer satisfaction index approach and analytical hierarchy process for service analysis. The results of the study showed an average load factor of 21%, an average travel time of 15.35 minutes, an average waiting time of 7.4 minutes, an average circulation time of 1.2 hours, an average speed of 25.5 km/h and a total score based on The BRT Standard 2016 of 38, which means this corridor has not met the minimum requirements for the bronze-standard BRT category. CSI analysis showed that 85.18% of Trans Medan BRT users felt very satisfied with the quality of service. Furthermore, AHP analysis identified the main factors that influence the priority of Trans Medan BRT service performance, including the ability to provide the best service to passengers, the availability of insurance or safety guarantees, comfort, responsive and appropriate service, and officers ready on site when needed.
Co-Authors Abdul Rochim Abied Rizky Putra Muttaqien Affendi, Achmad Sholikin Andry, Juny Antonius Antonius Ashari, Mochamad Hisam Ayun, Qurrota Azizah, Nisa Ul Bimantoro, Leo Candra Irawan Debi, Yoga Tegar Ardi Ekapraja, Huda Eko Sujarwanto Fachry Abda El Rahman Fatah, Muhamad Nadhorudin Ferennita, Aldila Fani Ginola, Navy Ananda Hakiim, Chevy Helmi Hapsari, Indri Barianti Hapsoro, Tunggul Henny Pratiwi Adi Hermin Poedjiastoeti Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Iman, Choirul Irawan, Arie Joko Sutrisno Kartono Wibowo Kartono Wibowo, Kartono Kholifataya, Elsya Lisa Fitriyana, Lisa Mahardika, Vera Mila Karmilah Mohammad Agung Ridlo, Mohammad Agung Muhammad Gunawan Perdana Muhammad Najib Muktiarso, Raffi Athani Munandar, Adnan Arif Niam, M. Faiqun Niam, Moh Faiqun Niam, Mohammad Faiqun nugroho, suko Nuryaman, Asep Nusadhani, Prananing P Sinaga, Agusniko Perdana, Haris Athiya Perdana, Muhammad Gunawan Perwiranegara, Alamsyah Fatih Prabowo Setiyawan, Prabowo Pradhana, Agung Pratikso Pratikso Pratikso Pratikso, P Prihatno, Teguh Purwasih, Dian Ratih Puspitasari, Nikmatul Rochmy Putra, Ikhsan Fauzi Gunawan Raharjo, Oky Fauzi Raharjo, Slamet Putro RATNA SETYANINGSIH Ricardo, Carlen Rama Riska Rohmattun A, Siti Rosantika, Arga S, Safira Santosa, Zaky Dinu Saputra, Zoggy Ardi Eka Selvia Agustina Sihombing, Alexander Tuahta Soedarsono Soedarsono Sulistyo, Juny Andri Sulistyo, Juny Andry Susanto, Totti Aditya Umar, Muh Alwi Wajdi*, Bina Arumbinang Wajdi, Bina Arumbinang Wibowo, Arief Eko Wibowo, Titus Tonny Wibowo, Titus Tony