Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja dan Perceived Firm Unfairness Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Henny Catering Dimoderasi Oleh Burnout Rafly Rivandy; Irwan Cahyadi; Febria Nurmelia Marlina; Makiah Makiah; Ika Yuliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8460

Abstract

Tingginya turnover intention merupakan masalah penting dalam manajemen sumber daya manusia yang dipengaruhi oleh beban kerja, persepsi keadilan perusahaan, dan burnout. Kondisi ini berdampak negatif terhadap kinerja Perusahaan Henny Catering, seperti menurunnya produktivitas, meningkatnya ketidakhadiran, serta terganggunya stabilitas operasional. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengidentifikasi serta mengevaluasi faktor-faktor yang menjadi penyebab munculnya kondisi tersebut agar dapat merancang kebijakan retensi karyawan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan perceived firm unfairness terhadap turnover intention dengan burnout sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan yang berjumlah 45 orang. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan perceived firm unfairness berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Burnout juga terbukti mampu memoderasi serta memperkuat pengaruh kedua variabel tersebut. Nilai R-Square sebesar 0,696 menunjukkan model mampu menjelaskan 69,6% variasi turnover intention, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan dan menekan tingkat turnover serta mendukung pengambilan keputusan strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, sehat, dan produktif bagi keberlangsungan organisasi jangka panjang.
Pelatihan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Penjualan Sabun Berbahan Minyak Kelapa: Training Program on Digital Marketing to Increase the Sales of Coconut Oil-Based Soap Ika Yuliana; Baiq Yulia Hasni Pratiwi; Kartika Gemma Pravitri; Aryan Agus Pratama
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9955

Abstract

Sentra Industri Pengolahan Kelapa di kecamatan Pemenang menghadapi permasalahan rendahnya penjualan produk sabun akibat terbatasnya strategi pemasaran dan belum optimalnya pemanfaatan media digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan produksi dan pemasaran sabun berbasis minyak kelapa melalui penerapan teknologi dan penguatan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan secara aktif mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi pelatihan formulasi sabun, penggunaan alat produksi berbasis teknologi tepat guna, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan platform perdagangan daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam produksi sabun yang lebih efisien dan berkualitas, peningkatan pemahaman penggunaan teknologi produksi, serta kemampuan dalam memanfaatkan media digital untuk memperluas pasar. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan kapasitas mitra dalam produksi dan pemasaran sehingga mendukung daya saing dan keberlanjutan usaha Sentra Industri Pengolahan Kelapa.
Meningkatkan Minat Pembelian Konsumen Motor Honda: Efektivitas Content Marketing, Product Knowledge, dan Celebrity Endorsement Ahmad Junaidi; Stevany Hanalyna Dethan; Ika Yuliana; Baiq Dinna Widyasti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i1.11610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh pemasaran konten, pengetahuan produk, dan dukungan selebriti terhadap minat beli sepeda motor Honda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran konten, pengetahuan produk, dan dukungan selebriti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Sementara itu, dukungan selebriti tidak berpengaruh signifikan. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi strategi pemasaran, khususnya di industri otomotif seperti sepeda motor Honda.
Self-Efficacy dan Entrepreneurial Orientation terhadap Kinerja Pemasaran UMKM Perempuan: Peran Moderasi Dukungan Sosial Ika Yuliana; Baiq Nadia Nirwana
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh entrepreneurial orientation dan self-efficacy terhadap kinerja pemasaran UMKM perempuan pada sektor makanan dan minuman di Lombok, serta menguji peran dukungan sosial sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 120 pemilik UMKM perempuan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Seluruh variabel diukur menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial orientation dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran UMKM perempuan. Sebaliknya, dukungan sosial tidak terbukti memoderasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja pemasaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pemasaran lebih dipengaruhi oleh faktor internal pelaku usaha, terutama orientasi kewirausahaan dan keyakinan terhadap kemampuan diri, dibandingkan dengan dukungan sosial sebagai faktor eksternal. Oleh karena itu, penguatan kapasitas internal pelaku UMKM perempuan perlu menjadi fokus dalam upaya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan kinerja pemasaran.
Peran Budaya Organisasi dalam Memoderasi Pengaruh Motivasi Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior Lusiana Amri; Irwan Cahyadi; Ika Yuliana; Baiq Dinna Widiyasti; Febria Nurmelia Marlina
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 2 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i2.1415

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) represents voluntary employee behavior that exceeds formal job requirements and plays an essential role in supporting organizational effectiveness, particularly in educational institutions. However, limited extra-role behavior among educators indicates that OCB is not always optimally developed. This study aims to examine the effect of work motivation and organizational commitment on OCB, with organizational culture as a moderating variable. The research was conducted at the Nurul Islam Islamic Boarding School Foundation, involving all 43 educators as respondents using a saturated sampling technique. A quantitative approach was employed, and data were collected through structured questionnaires measured on a five-point Likert scale. The analysis was performed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) through SmartPLS 3.0. The results reveal that work motivation and organizational commitment have a positive and significant effect on OCB. Furthermore, organizational culture significantly strengthens the influence of both work motivation and organizational commitment on OCB. These findings indicate that a supportive organizational culture enhances the effectiveness of individual motivation and commitment in fostering extra-role behavior among educators. This study provides empirical evidence on the strategic role of organizational culture in strengthening OCB within educational organizations.
Pengaruh Job Insecurity terhadap Turnover Intention melalui Stres Kerja sebagai Variabel Intervening pada Karyawan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Alfamart) Zailani Hamzah; Ika Yuliana
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 2 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i2.1428

Abstract

High employee turnover has become a critical issue in the retail industry, particularly due to increasing employment uncertainty and work-related pressure. Job insecurity experienced by employees may lead to psychological stress, which in turn encourages the intention to leave the organization. This study aims to examine the effect of job insecurity on turnover intention, with work stress acting as an intervening variable among employees of PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Alfamart). A quantitative approach was employed using a survey method. Data were collected from 100 employees selected through purposive sampling, consisting of permanent and contract workers with a minimum of one year of service. The data were analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3.0. The results indicate that job insecurity has a positive and significant effect on turnover intention. In addition, job insecurity significantly increases work stress, which also has a significant positive effect on turnover intention. The mediation analysis confirms that work stress partially mediates the relationship between job insecurity and turnover intention. These findings suggest that employment uncertainty contributes to psychological strain, which strengthens employees’ intentions to leave the organization. The study highlights the importance of managing job security perceptions and work stress to reduce turnover intention in the retail sector.
Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik, Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan Dimoderasi Kompensasi Finansial Ludwina Irene Putri Xavier; Makiah Makiah; Ika Yuliana; Rini Anggriani; Irwan Cahyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Produktivitas Karyawan, serta peran Kompensasi Finansial sebagai variabel moderasi pada karyawan bagian Blaster Painter PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Seluruh populasi berjumlah 35 karyawan dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, dan analisis data menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Lingkungan Kerja Fisik berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Produktivitas Karyawan (original sample = −0,024; t-statistic = 0,224; p = 0,411); (2) K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Karyawan (original sample = 0,221; t-statistic = 2,240; p = 0,013); (3) Kompensasi Finansial tidak mampu memoderasi pengaruh Lingkungan Kerja Fisik terhadap Produktivitas Karyawan (original sample = −0,091; p = 0,219); dan (4) Kompensasi Finansial mampu memoderasi (memperkuat) pengaruh K3 terhadap Produktivitas Karyawan (original sample = 0,260; t-statistic = 2,433; p = 0,008). Nilai R-square sebesar 0,773 menunjukkan model termasuk kategori kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan produktivitas lebih efektif dilakukan melalui penguatan penerapan K3 yang didukung kompensasi finansial yang adil dan sesuai.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja dengan Lingkungan Kerja Fisik sebagai Variabel Moderasi pada Karyawan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB Lia Febriani; Ika Yuliana; Febria Nurmelia Marlina; Irwan Cahyadi; Baiq Dinna Widiyasti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13136

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja, dengan Lingkungan Kerja Fisik sebagai variabel moderasi, pada karyawan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTB. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja bagi produktivitas karyawan serta hasil penelitian terdahulu yang belum konsisten mengenai pengaruh kedua variabel tersebut, dengan Social Exchange Theory sebagai landasan teoritis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif terhadap 35 karyawan (sampel jenuh) yang diukur menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja (original sample 0,716; t-statistic 3,762; p 0,000), sedangkan Work-Life Balance berpengaruh positif namun tidak signifikan (t-statistic 1,140; p 0,254). Lingkungan Kerja Fisik tidak terbukti memoderasi baik pengaruh Kepemimpinan Transformasional (t 1,243; p 0,214) maupun Work-Life Balance (t 1,394; p 0,163) terhadap Kepuasan Kerja. Nilai R-Square sebesar 0,903 menunjukkan ketiga variabel eksogen mampu menjelaskan 90,3% variasi Kepuasan Kerja. Perusahaan disarankan mempertahankan dan memperkuat praktik kepemimpinan transformasional serta menjaga kenyamanan lingkungan kerja fisik untuk mendukung kepuasan kerja karyawan.