Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN MIT APP INVENTOR PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI DAN FUNGSI INVERS KELAS X IIS SMA PGRI 3 PADANG Nalsri, Sherly Yulia; Rahmi, Rahmi; Jufri, Lucky Heriyanti
INSPIRAMATIKA Vol 9 No 2 (2023): Inspiramatika: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, December 20
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/inspiramatika.v9i2.5270

Abstract

The development of technology in the world of education uses media in mathematics learning, teachers strive to make learning media and teaching materials for the smooth effective learning process. In the learning process, an IT-based learning media is needed that can attract the attention of students during the learning process, especially in the material Composition Function and Inverse Function. This study aims to develop android-based learning media using MIT App Inventor on valid and practical material for Composition Function and Inverse Function class X IIS SMA PGRI 3 Padang. This research uses R&D (Research and Development) research using Plomp development which consists of three stages, namely preliminary phase, prototyping phase and assessment phase. This research was only carried out until the prototyping phase stage. The results of the validity test showed that android-based learning media using MIT App Inventor on the material Composition Function and Inverse Function obtained a percentage of 91.64% with very valid criteria, the results of the practicality test with class X IIS SMA PGRI 3 Padang obtained a percentage of 85.64% with very practical criteria.
Pengembangan media pembelajaran berbasis Android pada materi matriks dan SPLTV bagi siswa SMA/SMK di kota Padang Rahmi; Hamdunah; Lucky Heriyanti Jufri; Alger Manaufals; Linda Destri Ayu
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 5 Nomor 1 February 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2023.51.43-56

Abstract

Ketertarikan siswa dalam memahami pembelajaran matematika sangat kurang. Salah satunya di sebabkan kurangnya media pembelajaran terutama media berbasis android yang dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android menggunakan Mit App Inventor pada materi matriks dan sistem persamaan linier tiga variabel (SPLTV) yang valid dan praktis untuk siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan di Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan Plomp. Subjek penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling, ditetapkan 6 siswa kelas X SMA PGRI 2 Padang dan 6 siswa kelas X UPW SMKN 6 Padang tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen Pedoman wawancara, lembar validasi, dan lembar praktikalitas. Data yang diperoleh dari metode wawancara, ditelaah secara deskriptif kualitatif. Data dari angket, ditelaah secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis android menggunakan MIT App Inventor pada materi matriks dan SPLTV sangat valid dengan persentase penilaian 81,88%. Kepraktisan penggunaan dari guru dengan persentase 78,33% dengan kriteria praktis dan sangat praktis dengan persentase 90,73% dari siswa. Sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis android menggunakan MIT App Inventor pada materi Matriks dan SPLTV mudah dan praktis digunakan karena terdapat uraian materi, contoh soal, serta latihan sehingga siswa dapat belajar dengan aktif dan mandiri. Media pembelajaran berbasis android menggunakan MIT App Inventor pada materi Matriks dan SPLTV juga sangat mudah untuk diakses dan digunakan bagi siswa SMA/SMK di kota Padang.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Strategi Pembelajaran Make A Match dan Index Card Match pada Siswa Kelas VIII SMPN 1 Koto XI Tarusan Tahun Pelajaran 2016/2017 Anggraini, Villia; Jufri, Lucky Heriyanti; Juliati, Wella
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2017): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i2.441

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan minat siswa untuk mengulang pelajaran yang telah dipelajarinya. Mengatasi masalah tersebut penulis melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan strategi pembelajaran Make A Match dan Index Card Match. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Make A Match dan Index Card Match. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen, dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Koto XI Tarusan dan yang terpilih sebagai kelas sampel adalah kelas VIII.2 dan kelas VIII.3. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest dan posttest. Bentuk tes yang digunakan adalah tes uraian. Hasil analisis butir soal diperoleh soal tes reliabel dengan reliabilitas tes adalah Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji t satu arah diperoleh thitung = dan ttabel = karena thitung> ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar matematika siswa menerapkan strategi pembelajaran Make A Match lebih baik dari peningkatan hasil belajar matematika siswa menerapkan strategi pembelajaran Index Card Match pada siswa kelas VIII SMPN 1 Koto XI Tarusan Tahun Pelajaran 2016/2017. The background of the research is caused by student learning outcomes and interest in learning to review the lesson that is still low. To solve these problems, the researcher doing learn by applying strategies for learning Make A Match and index Card Match. This research aims to know the improvement mathematics student learning outcomes by applying strategies for learning Make A Match and index Card Match. The type of this research is A quasi-experiment with Nonequivalent Control Group Design. The population of this research is whole students in class VIII SMPN 1 Koto XI Tarusan, the sample is class VIII.2 and class VIII.3. The instrument used is pretest and posttest. The test form that used is essay with reliability r11 = 0,8421 based on the hypothesis test which applying test one side, it obtained tcount = 3,17 and ttable = 1,676 for then rejected H0 and accepted H1. Therefore, it can be concluded the improvement mathematics student learning outcomes by applying strategies for learning Make A Match better than improvement mathematics student learning outcomes by applying strategies for learning Index Card Match in class VIII SMPN 1 Koto XI Tarusan in school year 2016/2017.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Putri, Rini Sri; Suryani, Mulia; Jufri, Lucky Heriyanti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2019): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i2.566

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Palembayan berdasarkan tingkat Kemampuan Awal Matematis (KAM) siswa. Dimana siswa dibagi menjadi 3 kategori yaitu KAM Tinggi, KAM Sedang dan KAM rendah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen, dengan rancangan penelitian one shot case study. Subjek pada penelitian ini siswa kelas VII.3 yang dipilih secara secara acak. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes akhir. Tes yang digunakan adalah berbentuk essay. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deksriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data secara keseluruhan, model PBL dapat membuat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa lebih baik. Terlebih lagi untuk siswa yang termasuk ke dalam kategori KAM tinggi. Ini terlihat dari ukuran pemusatan dimana rata-rata untuk siswa pada kategori sedang 52,86 dengan simpangan baku 11,31 sehingga disimpulkan bahwa model ini dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Berdasarkan Kemampuan Awal Matematika Suryani, Mulia; Jufri, Lucky Heriyanti; Putri, Tika Artia
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i1.597

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menyebabkan siswa kurang mampu menyelesaikan soal yang bersifat non rutin dan siswa masih kurang mengembangkan ide dan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model Problem Based Learning berdasarkan Kemampuan Awal Matematika (KAM) siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model Problem Based Learning menjadi lebih baik. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 12 Padang yang terdiri dari 32 orang. Siswa yang awalnya berkemampuan rendah meningkat menjadi siswa berkemampuan sedang dengan peningkatan sebesar 75 %. Siswa yang awalnya tergolong berkemampuan sedang meningkat menjadi siswa berkemampuan tinggi sebesar 26 %. Siswa sudah mampu 1) memahami masalah, 2) menyusun rencana penyelesaian, 3) melaksanakan penyelesaian, dan 4) mengecek kembali jawaban. The lack of students' mathematical problem-solving skills causes students to be less able to solve problems that are non-routine and students are still lacking in developing their ideas and abilities. This study aims to determine students 'mathematical problem-solving abilities through the Problem Based Learning model based on students' Early Mathematical Ability (KAM). The research method used is qualitative. The results of this study indicate that students' mathematical problem-solving abilities through the Problem Based Learning model are better. The sample in this study were students of class VIII-7 Middle School 12 Padang consisting of 32 people. Students who were initially low-skilled increased to moderate-capable students with an increase of 75%. Students who were initially classified as capable were increasing to high-ability students by 26%. Students can 1) understand the problem, 2) draw up a settlement plan, 3) carry out the solution, and 4) re-check the answers.
Validity of Flip PDF Based E-Modules as Learning Media on Cube and Cuboid Materials Jufri, Lucky Heriyanti; Suryadi, Didi; Kusnandi, Kusnandi; Turmudi, Turmudi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 4 (2024): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i4.965

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas e-modul Berbasis Flip PDF sebagai Media Pembelajaran Untuk Melatih Kemampuan Literasi Matematis Siswa Pada Materi Kubus dan Balok dilihat dari validitas sistem operasi, validitas isi, validitas bahasa dan desain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan Plomp yang terdiri atas 3 (tiga) tahapan, yaitu tahap preliminary research (fase investigasi awal), tahap prototyping phase (pembuatan dan pengembangan prototipe) dan tahap assesment phase (fase penilaian). Namun artikel ini hanya membahas sampai tahapan prototyping phase. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, angket dan wawancara. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan bahwa E-modul Interaktif yang dikembangkan memperoleh persentase rata-rata 87,5% untuk validitas sistem operasi termasuk kategori sangat valid, 80% untuk validitas isi termasuk kategori sangat valid, 90% untuk validitas bahasa termasuk kategori sangat valid dan 85,9 % untuk validitas desain termasuk kategori sangat valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk melatih kemampuan literasi matematis siswa. Abstract This research aims to determine the validity of the Flip PDF-based e-module as a learning medium for training students' mathematical literacy skills in cube and block material in terms of operating system validity, content validity, language validity and design. This research uses the Research and Development (R&D) type of research which refers to the Plomp development model which consists of 3 (three) stages, namely the preliminary research stage (initial investigation phase), the prototyping phase (prototype creation and development) and the assessment phase (assessment phase). However, this article only discusses the prototyping phase. The instruments used were validation sheets, questionnaires and interviews. Based on the validation results, it shows that the Interactive E-module developed obtained an average percentage of 87.5% for operating system validity including the very valid category, 80% for content validity including the very valid category, 90% for language validity including the very valid category and 85 .9% for design validity is in the very valid category for use as a learning medium to train students' mathematical literacy skills.
Evaluasi Implementasi Algoritma Machine Learning K-Nearest Neighbors (KNN) Dengan Menggunakan Rapid Miner Pada Data Hasil Belajar Siswa SMP Jufri, Lucky Heriyanti; Dasari, Dadan
Jurnal Gantang Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jg.v8i2.6590

Abstract

The focus of the PISA 2022 assessment is on the subjects of Mathematics, Language and Science. Therefore, these subjects are compulsory subjects at every level of education. Because learning activities are the most important activities, the success of a learning activity is measured by the learning outcomes that have reached completeness or failed. Prediction of completeness or failure can be done by classifying data using the K-Nearest Neighbors (KNN) algorithm using the RapidMiner application. The KNN algorithm is one of the classification methods for a set of data based on learning data that has been classified before. The data used are student learning outcomes in Mathematics, Indonesian Language and Science subjects at the junior high school education level in Padang city. This research aims to predict student learning outcomes in Mathematics, Indonesian and Science subjects based on student score completeness by comparing various k values to obtain the best performance of this algorithm. The results obtained after analyzing the KNN algorithm are Classification using the KNN algorithm is most accurate when the value of k = 5 and k = 7. Where by using the value of k, the accuracy of the KNN algorithm reaches the maximum result of 94.12%. Thus, this algorithm can help teachers to predict or find out how appropriate student completeness.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Bagi Guru SMA Melisa; Mulia Suryani; Lucky Heriyanti Jufri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i2.94

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas Pendidikan pada era 5.0 ini dalam kompetensi profesional seorang guru adalah kemampuan untuk berinovasi dalam membuat media pembelajaran serta mengembangkannya. Pengembangan media pembelajaran berupa video pembelajaran sangat penting agar dapat meningkatkan minat belajar, proses belajar dan hasil belajar serta tidak melenceng dari kompetensi yang ingin dicapai. Perkembangan teknologi masa kini yang semakin canggih mengakibatkan berubahnya paradigma cara belajar mengajar, dimana guru dituntut untuk terus berinovasi mengembangkan media pembelajaran. Salah satunya berupa video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi. Oleh karena itu, diadakan pelatihan pembuatan Video Pembelajaran untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Bagi Guru SMA PGRI 4 Padang. Adapun metode yang dilakukan adalah berupa tiga tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap evaluasi dinilai video yag telah dibuat oleh guru dan pengisian angket kepuasan terhadap kegiatan pengabdian yang dilakukan. Diharapkan dengan pelatihan ini, guru dapat lebih termotivasi dalam pembuatan media pembelajaran berupa video pembelajaran yangkreatif dan inovatif sehingga sesuai dengan karakteristik siswa di sekolah tersebut dan membuat siswa lebih tertarik dan paham terhadap materi pembelajaran yang diberikan.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas XI Kecantikan 2 SMKN 6 Padang Susilawati, Rizka; Yusri, Radhya; Jufri, Lucky Heriyanti
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i1.4014

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas XI Kecantikan 2 SMKN 6 Padang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI Kecantikan 2 SMKN 6 Padang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Analisis data kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dideskripsikan berdasarkan hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan analisis wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada indikator memahami masalah diperoleh sebesar 46%, pada indikator menyusun rencana penyelesaian diperoleh sebesar 47%, pada indikator menyelesaikan rencana penyelesaikan sebesar 46% dan pada indikator memeriksa kembali jawaban diperoleh sebesar 28%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di kelas XI kecantikan 2 memiliki kategori rendah.
Kesalahan Peserta Didik Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Matriks Berdasarkan Kriteria Watson Mulia Suryani; Lucky Heriyanti Jufri; Firdaus
Jurnal Inovasi Matematika Vol 3 No 2 (2021): Inovasi Matematika (Inomatika)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.696 KB) | DOI: 10.35438/inomatika.v3i2.253

Abstract

This study aimed to describe the errors made by students in working on math story problems on the subject of the matrix based on Watson's error criteria. This type of research was descriptive research with quantitative methods. This study's data collection techniques used the method of tests, interviews, and documentation, while the subjects in this study were 35 people. The test was carried out only once with many questions of 4 story questions. Then the data obtained were analyzed by data triangulation techniques. This study indicated that most errors made by students were incorrect data errors (inappropriate data / ID) with an error percentage of 20.39%. In comparison, the minor errors made by students were omitted data (OD) errors with an error percentage of 2.63%. For the omitted conclusion (OC) error, response level conflict (RLC), indirect manipulation (UM), skill hierarchy problem (SHP), and in addition to the seven errors (others/ O) with an error percentage range of 10%≤ P<25% and for inappropriate procedure errors (IP) with an error percentage range of P <10%. The causes of errors were lack of accuracy in reading and solving problems, errors in performing calculations, errors in using formulas, and lack of understanding of the material.