Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Pertiwi 2 Padang Windi Maiendra; Hafizah Delyana; Lucky Heriyanti Jufri
Horizon Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.548 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v1i4.5186

Abstract

The background of this research is that srudents’ mathematics learning outcomes are still low, students participate less and have not maximized their role in group learning. The purpose of the study was to determine  the improvement of students’ mathematics learning outcomes by applying the pair checks type cooperative learning model to the VIII grade students of SMP Pertiwi 2. This type of researchis pre-experimental design research with research design one shoot case study. The population in this study were students class VIII SMP Pertiwi 2 Padang which consists of 2 classes retrieval technique. The sample was taken using purposive sampling, so that class VIII.1 was chosen SMP Pertiwi 2 Padang as a sample. The research instrument is the final test in the form of essays and reliability of questions  = 0,86 with reliable criteria. Based on the calculation results, it was obtained that the percentage of learning outcomes obtained by students while using the pair checks type of cooperative learning model obtained t count = -2,5 = 2,5 (absolute value) and t table = 1,79 with the degree of truth (dk) = n-1, n = 12 then (dk) = 11 and a significant rate of 5% = 0,05. So  is rejected because t count > t table. So it can be concluded that there is an increase in student learning outcomes by applying the pair checks cooperative learning model to class VIII students SMP Pertiwi 2 Padang.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATIONS (RME) BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA BUDAYA JAMBI Fatthia Muhani; Villia Anggraini; Lucky Heriyanti Jufri
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan modul pembelajaran matematika berbasis etnomatematika menggunakan pendekatan Realistic Mathematic Educations (RME), serta untuk mengetahui valid dan praktisnya modul pembelajaran dengan pendekatan RME berbasis etnomatematika pada budaya Jambi. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan pengembngan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa modul yang dirancang diperoleh persentase 96,38%, dengan kriteria sangat valid. Hasil uji praktikalitas perorangan dengan salah seorangan gru matematika diperoleh persentase 97,50%, dengan kategori sangat praktis dan hasil uji coba kelompok kecil oleh 9 orang siswa diperoleh persentase 93,89%, dengan kategori sangat praktis. Nilai akhir uji praktikalitas diperoleh persentase 94,25%, dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil uji validitas dan praktikalitas yang dilakukan, diperoleh bahwa modul dikategorikan sangat valid karena berada pada interval dan modul dikatakan sangat praktis karena seluruh aspek terlaksana sepenuhnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran dengan pendekatan RealisticMathematic Educations berbasis etnomatematika pada budaya Jambi pada materi bangun datar segi empat kelas VII SMPN 6 Batanghari dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan.
Pelatihan Pengembangan LKPD Berbasis Masalah Bagi Guru Matematika SMA Pertiwi 1 Padang Hamdunah Nasution; Lucky Heriyanti Jufri; Alfi Yunita
JNANADHARMA Vol. 1 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Sains Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jafst.v1i2.4322

Abstract

Pentingnya kemampuan pemecahan masalah untuk menyelesaikan soal-soal dalam pembelarajan matematika merupakan salah satu latar belakang dalam pelatihan pengembangan bahan ajar LKPD berbasis masalah bagi guru di SMA Pertiwi 1 Padang. Tujuan dari pelatihan ini agar setiap guru mempunyai satu bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa tersebut. Pelatihan pengembangan LKPD berbasis masalah ini dikhususkan kepada guru matematika di SMA Pertiwi 1 Padang. LKPD ini juga nanti dapat bermanfaat agar siswa dapat belajar mandiri dikarenakan waktu yang dibatasi dalam pembelajaran luring di Sekolah setelah melewati masa pandemi. Pelatihan ini memberikan penjelasan tahapan dari pengembangan bahan ajar dengan model Plomp, dan dilanjutkan dengan langkah pengembangan bahan ajar berupa LKPD berbasis masalah (PBL). Hasil dari pelatihan ini, terlihat bahwa guru matematika SMA Pertiwi 1 Padang lebih termotivasi dalam pengembangan bahan ajar yang kreatif dan inovatif bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, khususnya dalam pembelajaran matematika.
Analisis Pemahaman Konsep Matematis pada Materi Persamaan Garis Lurus Siswa Kelas VIII SMP Negeri 23 Padang Irwanto, Agus; Jufri, Lucky Heriyanti; Yunita, Alfi
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i1.4343

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII.3 SMP Negeri  23 Padang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII 3 SMP Negeri 23 Padang dengan jumlah 29 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan wawancara. Analisis data kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dideskripsikan berdasarkan hasil tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan analisis wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berada pada kriteria tinggi sebanyak  1 siswa, kriteria sedang 22 siswa, dan kriteria rendah 6 siswa. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kriteria sedang tingkat kemampuan pemahaman konsepnya. Persentase indikator menyatakan ulang sebuah konsep 78,1%, mengklasifikasi  objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya 44,7%, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika 33,33%, mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah 50,5%.
Analisis Kesalahan Berdasarkan Tahapan Kastolan Dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 3 VII Koto Sungai Sarik Afma, Yumi Saputri; Melisa, Melisa; Jufri, Lucky Heriyanti
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i2.4785

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika pada materi Teorema Pythagoras berdasarkan  Tahapan Kastolan pada siswa kelas VIII.1 SMPN 3 VII Koto Sungai Sarik Kabupaten Padang Pariaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, sampel yang dianalisis sebanyak 26 orang siswa kelas VIII.1. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa tes. Hasil tes dianalisis berdasarkan indikator yang ada pada jenis kesalahan Tahapan Kastolan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan analisis kesalahan Tahapan Kastolan terdiri dari 3 jenis kesalahan, yaitu jenis kesalahan konseptual, jenis kesalahan prosedural dan jenis kesalahan teknik. Pada jenis kesalahan konseptual siswa paling banyak melakukan kesalahan pada indikator (a) Siswa tidak dapat memilih rumus matematika yang harus digunakan untuk menyelesaikan soal dengan benar yaitu sebesar 40% dengan kategori cukup tinggi, pada jenis kesalahan prosedural siswa paling banyak melakukan kesalahan pada indikator (a) Siswa tidak bisa menuliskan langkah penyelesaian soal sesuai perintah soal yaitu sebesar 23% dengan kategori rendah, dan pada jenis kesalahan teknik siswa paling banyak melakukan kesalahan pada indikator (b) Siswa melakukan kesalahan dalam memindahkan angka atau operasi hitung dari langkah satu ke langkah berikutnya yaitu sebesar 28% dengan kategori cukup tinggi.
Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Realistic Mathematics Education pada Materi Teorema Pythagoras Fitri, Juraima; Fitri, Dewi Yuliana; Jufri, Lucky Heriyanti
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 3 (2022): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i3.1115

Abstract

Bahan ajar yang tersedia belum mampu membuat siswa untuk berpikir aktif, terutama pada materi Teorema Pythagoras. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan LKPD berbasis Realistic Mathematic Education (RME) yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development dengan mengacu pada model pengembangan Plomp. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, lembar angket praktikalitas, dan pedoman wawancara. Uji kepraktisan melibatkan 6 orang siswa kelas VIII di salah satu SMP di Padang. Berdasarkan hasil penilaian validator diperoleh persentase penilaian akhir kevalidan 85% (sangat valid). Nilai akhir uji coba kepraktisan dengan guru dan siswa diperoleh persentase 88,1% (sangat praktis). Disimpulkan bahwa LKPD berbasis Realistic Mathematics Education pada materi Teorema Pythagoras sudah layak digunakan. The available teaching materials have not been able to make students think actively, especially in the Pythagorean Theorem material. The research aims to produce a valid and practical Realistic Mathematics Education (RME)-based LKPD. The type of research used is Research and Development research concerning the Plomp development model. The instruments used were validation sheets, practicality questionnaires, and interview guidelines. The practical test involved 6 grade VIII students of one of the SMP in Padang. Based on the results of the validator's assessment, the percentage of the final validity assessment was 85% (very valid). The final value of practicality trials with teachers and students obtained a percentage of 88.1% (very practical). It was concluded that the LKPD based on Realistic Mathematics Education on the Pythagorean Theorem material was appropriate to use.
Adversity Quotient in Mathematics Learning Putra, R Andika; Nurjanah; Juandi, Dadang; Jufri, Lucky Heriyanti
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 3 (2023): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v3i3.1503

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini menganalisis 11 artikel terpilih (2017-2021) dari 78 artikel yang disaring menggunakan Covidence, dengan tujuan untuk mengungkap peran penting Adversity Quotient (AQ) dalam pembelajaran matematika, terutama dalam pemecahan masalah, penalaran, berpikir fleksibel, minat, dan kreativitas siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa dengan AQ tinggi menunjukkan kemampuan unggul dalam memahami, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi solusi masalah, serta memiliki kemampuan penalaran semiotik yang kuat. Model pembelajaran inovatif seperti BBL, PBL dan pembelajaran realistik terbukti efektif meningkatkan AQ dan hasil belajar matematika. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara minat belajar, AQ, dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Meskipun penelitian ini memberikan kontribusi berharga, keterbatasannya (ukuran sampel kecil, dominasi desain kuasi-eksperimental) perlu diatasi dengan penelitian lebih lanjut menggunakan desain eksperimen yang lebih kuat, sampel yang lebih besar dan beragam, serta menggali lebih dalam interaksi AQ dengan faktor lain dalam pembelajaran matematika. This systematic literature review analyzed 11 articles (2017-2021) selected from 78 screened using Covidence, aiming to uncover the crucial role of Adversity Quotient (AQ) in mathematics learning, particularly in problem-solving, reasoning, flexible thinking, interest, and creativity. Findings reveal that high-AQ students demonstrate superior abilities in understanding, planning, executing, and evaluating problem solutions, along with strong semiotic reasoning. Innovative learning models like BBL, PBL, and realistic learning effectively enhance AQ and math achievement. Additionally, a significant relationship exists between learning interest, AQ, and students' mathematical creative thinking abilities. Despite valuable contributions, limitations (small sample sizes, predominance of quasi-experimental designs) necessitate further research using stronger experimental designs, larger and more diverse samples, and deeper exploration of AQ's interaction with other factors in mathematics learning.
Metacognitive Analysis of Students in Solving Mathematics Problem Defi, Sri Adi; Haryono, Yulia; Jufri, Lucky Heriyanti
Al-Khawarizmi Vol 6, No 2 (2022): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v6i2.15420

Abstract

This research is motivated by the lack of students' understanding of their thinking skills and students cannot determine the right strategy to overcome the problems encountered in solving mathematical problems. The purpose of this study was to find out how the metacognitive level of students in solving math problem solving problems in class IX.1 students of SMPN 26 Padang. This type of research is descriptive quantitative. The subject of this research is class IX.1 SMP Negeri 26 Padang. The instruments used are tests and interviews. The test is used to determine the metacognitive level of students in solving problem solving problems. Interviews were used to find out more about the metacognitive level in terms of students' understanding. The results showed that as many as 35.71% of students were at the metacognitive level of Tacit Use, as many as 35.71% of students had the metacognitive level of Aware Use, and as many as 28.58% of students had the metacognitive level of Strategic use. Students who have a high group metacognitive ability score in the classroom are at the Strategic Use metacognitive level. Students who have a moderate group metacognitive ability score in the class are at the Aware Use metacognitive level. and students who have a low group metacognitive ability score in the class are at the metacognitive level of Tacit Use.
Effect of The Application of The Problem Based Learning Model to The Mathematical Problem Solving Ability Ermayeni, Siska; Jufri, Lucky Heriyanti; Melisa, Melisa
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v9i1.5660

Abstract

This research is motivated by the low mathematics learning outcomes in terms of the results of daily mathematics tests of students of class XI MIPA SMAN 1 Sungai Limau. The results of these tests are influenced by the low ability of students to solve mathematical problems and the inability of students to solve non-routine problems. This study aims to determine whether there is an influence of the application of the Problem Based Learning (PBL) model to the mathematical problem-solving ability of students of class XI MIPA 1 of SMAN 1 Sungai Limau. Data collection techniques used are by giving a description test in the form of pre-test and post-test. Analysis of test data containing indicators of the ability to solve mathematical problems using the t-test. The calculation results obtained t-value = 5,57 with N = 30 and α = 0,05. While  = 1.70,  then reject H0. So, it can be concluded that there is an effect of the application of the Problem Based Learning (PBL) model to the mathematical problem-solving ability of students of class XI MIPA 1 of SMAN 1 Sungai Limau
Analisis Kemampuan Literasi Siswa dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Materi Statistika di SMAN 1 X Koto Kabupaten Tanah datar Annisa Syafitri; Villia Anggraini; Lucky Heriyanti Jufri
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v2i4.2055

Abstract

This research was motivated by the low numeracy literacy abilities of students in solving AKM questions on statistics material at SMAN 1 X Koto, Tanah Datar Regency. The aim of this research is to find out how students' numeracy literacy skills are in solving AKM questions on statistics material at SMAN 1 X Koto, Tanah Datar Regency. This type of research is qualitative descriptive research. The research subjects were 26 students in class XE1. The data collection methods used were tests and interviews. Tests are used to see indicators of numeracy literacy abilities while interviews are used to strengthen the results of the tests carried out. The results of this research show that the numeracy literacy skills of students at SMAN 1 40. In the medium category with an average score of 69. However, there are still those who have high literacy skills, namely with an average score of 85.