Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Menggunakan MIP App Inventor pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika Kelas X SMKN 1 Kinali Aisyah Aulia; Rahmi Rahmi; Lucky Heriyanti Jufri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1329

Abstract

Tujuan Penelitian menghasilkan media pembelajaran berbasis android menggunakan MIT App Inventor pada materi barisan dan deret aritmatika kelas X SMK Negeri 1 Kinali yang valid, praktis dan efektif ditinjau dari kemandirian penggunaan oleh siswa. Penelitian ini menggunakan model Plomp yang terdiri dari 3 fase yaitu preliminary research, prototyping phase dan assessment phase. Instrument penelitian adalah angket validasi, angktet uji praktikalitas dan angket kemandirian belajar siswa menggunakan media pembelajaran. Berdasarkan hasil penilaian validator yaitu ahli media dan materi diperoleh persentase penilaian akhir kevalidan 91,04% dengan kategori sangat valid. Nilai akhir kepraktisan dengan guru dan siswa diperoleh persentase 80,28% dengan kategori sangat prakis, hasil uji kemandirian belajar penggunaan media oleh siswa diperoleh nilai rata-rata 83,56% kategori Mandiri. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis android menggunakan MIT App Inventor pada materi barisan dan deret aritmatika sudah layak digunakan.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Hamdunah Hamdunah; Lucky Heriyanti Jufri; Siskha Handayani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v1i2.115

Abstract

Guru profesional dituntut dengan sejumlah persyaratan, seperti memiliki kualifikasi pendidikan profesi yang memadai, memiliki kompetensi keilmuan sesuai dengan bidang yang ditekuninya, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan anak didiknya, mempunyai jiwa kreatif dan produktif. Salah satu kemampuan yang dituntut dalam kompetensi profesional seorang guru adalah kemampuan dalam menguasai materi ajar serta mengembangkannya. Pengembangan bahan ajar penting agar pembelajaran lebih efektif, efesien, dan tidak melenceng dari kompetensi yang ingin dicapai. Guru umumnya menyediakan bahan ajar yang monoton, yang sudah tersedia dan tinggal pakai. Guru kurang mengembangkan kreativitas untuk merencanakan, menyiapkan dan membuat bahan ajar secara matang yang kaya inovasi sehingga menarik bagi siswa. Agar bahan ajar lebih bermakna, inovatif, variatif, dan dapat membimbing siswa dalam memahami materi, maka bahan ajar dapat memuat suatu basis, yaitu pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran ini menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah. Siswa tidak hanya sekedar mencatat dan menghapal materi, namun mahasiswa aktif berpikir dalam menyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah dan akhirnya dapat membuat kesimpulan. Oleh karena itu, akan diadakan pelatihan pengembangan bahan ajar berbasis masalah bagi guru Matematika MTsN 1 Kota Padang. Hasil pelatihan ini, guru lebih termotivasi dalam pengembangan bahan ajar yang kreatif dan inovatif sehingga siswa lebih tertarik dan paham terhadap materi pembelajaran serta dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Keywords: Guru, bahan ajar, berbasis masalah, berpikir kritis, pemecahan masalah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMPN 1 KECAMATAN SULIKI Putri Adela; Sefna Rismen; Lucky heriyanti Jufri
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.19145

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IX SMPN 1 Kecamatan Suliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajar Quantum Teaching terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMPN 1 Kecamatan Suliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapam model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan design penelitian adalah post-test only control grup. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 1 Kecamatan Suliki. Sampel yang digunakan adalah kelas IX-1 dengan teknik random sampling. Instrument penelitian adalah tes hasil belajar berbentuk essay. Berdasarkan teknik analisis dan uji t didapat t_hitung  = 2,07 dan t_tabel = 1,69 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar.
Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Realistic Mathematics Education pada Materi Teorema Pythagoras Juraima Fitri; Dewi Yuliana Fitri; Lucky Heriyanti Jufri
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i3.2176

Abstract

Bahan ajar yang tersedia belum mampu membuat siswa untuk berpikir aktif, terutama pada materi Teorema Pythagoras. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan LKPD berbasis Realistic Mathematic Education (RME) yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development dengan mengacu pada model pengembangan Plomp. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, lembar angket praktikalitas, dan pedoman wawancara. Uji kepraktisan melibatkan 6 orang siswa kelas VIII di salah satu SMP di Padang. Berdasarkan hasil penilaian validator diperoleh persentase penilaian akhir kevalidan 85% (sangat valid). Nilai akhir uji coba kepraktisan dengan guru dan siswa diperoleh persentase 88,1% (sangat praktis). Disimpulkan bahwa LKPD berbasis Realistic Mathematics Education pada materi Teorema Pythagoras sudah layak digunakan. The available teaching materials have not been able to make students think actively, especially in the Pythagorean Theorem material. The research aims to produce a valid and practical Realistic Mathematics Education (RME)-based LKPD. The type of research used is Research and Development research concerning the Plomp development model. The instruments used were validation sheets, practicality questionnaires, and interview guidelines. The practical test involved 6 grade VIII students of one of the SMP in Padang. Based on the results of the validator's assessment, the percentage of the final validity assessment was 85% (very valid). The final value of practicality trials with teachers and students obtained a percentage of 88.1% (very practical). It was concluded that the LKPD based on Realistic Mathematics Education on the Pythagorean Theorem material was appropriate to use.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal AKM pada Materi Statistika Anna Refcha Afrilina; Yulia Haryono; Lucky Heriyanti Jufri
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 8, No 1 (2022): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jkpm.v8i1.14843

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana level literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal AKM pada materi statistika kelas X.E2 di SMAN 3 Padang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.E2 dengan total 35 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes AKM dan wawancara. Tes digunakan untuk melihat indikator dari kemampuan literasi matematis dari siswa dan wawancara untuk mengetahui lebih lanjut indikator dari kemampuan literasi yang tidak tampak pada hasil tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa telah mencapai level 4 sebanyak 8,57% untuk literasi matematis. Tetapi, mayoritas siswa masih berada pada level 2 dan 3. Dimana persentase untuk level 2 dan 3 yaitu 40% dan 37,17%. Dan masih ada beberapa siswa yang berada pada level terendah yaitu level 1 dengan persentase 14,28%. Literasi matematis siswa masih dikatakan berskala rendah dan menengah, karena lebih dominan siswa berada pada level 2 dan 3.
Development of Student Work Sheet Based Realistic Mathematics Education (RME) on Polyhedron Topic Fella Megri Oktavani; Dewi Yuliana Fitri; Lucky Heriyanti Jufri
Rangkiang Mathematics Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Rangkiang Mathematics Journal
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Padang (UNP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rmj.v2i1.19

Abstract

The background of this research is that the teaching materials in Sijunjung 7 Public Middle School have not been able to make students become active and accustom students to independent learning in solving problems given by the teacher. This study aims to develop Student Worksheets (LKPD) based on Realistic Mathematics Education (RME) in class VIII SMP Negeri 7 Sijunjung that are valid and practical. The development procedure used is the plomp development model which consists of 3 stages, namely preliminary research, prototyping phase, and assessment phase. Teaching materials expected by students are teaching materials that make students active in the learning process and are able to guide students to learn independently. The instruments used are validity questionnaires and practicality questionnaires. Based on the data analysis it was concluded that the LKPD developed was in very valid criteria with an average of 85.7%. The results of the practicality questionnaire analysis based on small group evaluations of 6 students obtained an average of 87.79% with very practical criteria. The conclusion of this research is to produce worksheets based on Realistic Mathematics Education that are valid and practical on flat sided geometric material in class VIII SMP Negeri 7 Sijunjung.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS XI KECANTKAN 2 SMKN 6 PADANG Rizka Susilawati; Radhya Yusri; Lucky Heriyanti Jufri
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.10.1.2023.34-43

Abstract

This research is motivated by the low ability of students to solve mathematical problems. The purpose of this study was to find out how the ability to solve mathematical problems of class XI Beauty 2 students at SMKN 6 Padang. This type of research is descriptive research with a quantitative approach. The sampling technique used purposive sampling. The subjects of this study were students of Class XI Beauty 2 SMKN 6 Padang. The research instrument used was a test of ability to solve mathematical problems and interviews. Data analysis of students' mathematical problem solving ability was described based on the results of the mathematical problem solving ability test and interview analysis. The results of this study indicate that the indicator for understanding the problem is obtained by 46% in the low category, the indicator for compiling a settlement plan is obtained by 47% in the low category, the indicator for completing the settlement plan is 46% in the low category and for the indicator of re-choosing the answer obtained is 28% in the low category. So it can be concluded that there are no students who have the ability to solve mathematical problems which are included in the high criteria.
Analisis Kesalahan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau dari Gaya Belajar Anisa Yofita; Rahmi Rahmi; Lucky Heriyanti Jufri
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.473 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v6i1.4979

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika dalam bentuk soal cerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita ditinjau dari gaya belajar siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Lubuk Basung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling yaitu adalah kelas XI MIPA 2 SMAN 2 Lubuk Basung. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes soal cerita, wawancara dan dokumentasi. Data jenis kesalahan diperoleh berdasarkan indikator kesalahan Newman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Siswa yang memiliki gaya belajar visual cenderung melakukan kesalahan transformasi (transformation error). Siswa dengan gaya belajar auditorial cenderung melakukan kesalahan transformasi (transformation error) dan keterampilan proses (process skill error). Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik cenderung melakukan kesalahan transformasi (transformation error), keterampilan proses (process skill error), dan penulisan jawaban (encoding error).Kata Kunci: Jenis Kesalahan, Soal Cerita, Gaya Belajar.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas XI IIS SMA PGRI 3 Padang Ibnu S Ibnu S; Radhya Yusri; Lucky Heriyanti Jufri
Horizon Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.153 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v1i4.5184

Abstract

This research is motivated by the low ability of students to understand mathematical concepts in learning mathematics.The purpose of this study was to determine how thw mathematical ability of class XI IIS students at SMA PGRI 3 Padang. The subjects of this study were students of class XI IIS SMA PGRI 3 Padang, totalling 19 students. The research method used is descriptive method using a qualitative approach. The instrument used in this study was a test of the ability to understand concepts in the form of 4 questions in the form of descriptions and interview. The test results were analysed based on indicators of concept understanding. The results of this study indicate hat the results of data analysis on the ability to understand mathematical concepts of the 19 students tested obtained the total qualification score of 50% in the medium category. The qualifications for the total score of students mathematical concept understanding abilities based on the analysis of eachindicator on concept undestandig are as follow: on the indicator of restating a concept, 54% is in the medium category, classifying objects according to certain properties (according to the concept) is 82% are in the high category, providing examples and non-examples of the concept are 30 in the less category, presenting the concept in the form of a mathematical representation is 35% in the less category, developing necessary or sufficient requirements of a conceptis 73% in the medium category, and applying the concept or problem-solving algorithm is 24% in the lo category.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Kelas X MIPA 6 SMA Negeri 12 Padang Sandiko Emrizal; Zulfitri Aima; Lucky Heriyanti Jufri
Horizon Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.799 KB)

Abstract

Salah satu tujuan pembelajaran matematika di sekolah adalah agar siswa mampu memahami konsep matematika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah kemampuan matematis siswa kelas X MIPA 6 SMA Negeri 12 Padang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 6 SMA Negeri 12 Padang yang berjumlah 36 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman konsep berupa 6 soal berbentuk essay dan wawancara. Hasil tes dianalisis berdasarkan indikator pemahaman konsep. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil analisis data kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dari 36 siswa yang diujikan diperoleh kualifikasi total skor keseluruhannya adalah 45% berada pada kategori kurang. Kualifikasi total skor kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan analisis setiap indikator pada pemahaman konsep adalah sebagai berikut: pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep adalah 82% berada pada kategori tinggi, mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya) adalah 50% berada pada kategori sedang, memberikan contoh dan non contoh dari konsep adalah 56% berada pada kategori sedang, menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis adalah 33% berada pada kategori kurang, mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep adalah 66% berada pada kategori sedang, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah adalah 30% berada pada kategori kurang.