Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Emotional Disturbances and Resilience in Late Teens With a Broken Home Background in The Indonesian Community Emergency Broken Home (IDBH) Anastasia Christanti; Stefanus Andang Ides; Jesika Pasaribu
Healthy-Mu Journal Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v7i1.574

Abstract

Emotional disturbances are disorders that are often characterized by irritable, anxious, and fearful behaviors. This study aims to determine the picture of emotional disorders and resilience in late adolescents with broken homes in the Indonesian Emergency Broken Home (IDBH) community. This research is of qualitative type with a descriptive qualitative method involving 8 informants. The data collection method uses a questionnaire and interview process using interview guidelines. The data analysis method carried out in this study is the colaizzi method with steps including understanding and inferring the meaning of each question item, as well as re-analyzing and making the final description results. The results obtained are that late childhood experiences changes in irritable behavior, decreased self-confidence and. The act of self-harm, there are varied ways that adolescents have in increasing resilience by doing positive things such as hobby development, self-acceptance and emotional control
Strategi Koping Dan Kualitas Hidup Penderita Skizofrenia Christina Dewi; Jesika Pasaribu
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i1.99

Abstract

Skizofrenia memiliki dampak kronis dengan periode berulang antaraperiode sembuh dan periode kambuh sehingga membutuhkan perawatan dan tindak lanjut. Kekambuhan penyakit bisa dipengaruhi oleh mekanisme koping penderita. Kondisi ini dapat saling memengaruhi kualitas hidup penderita Skizofrenia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan strategi koping dan kualitas hidup pada penderita Skizofrenia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 97 penderita skizofrenia yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian yakni penderita Skizofrenia yang berobat jalan. Penggumpulan data melalui kuisioner Brief Cope untuk mengukur strategi koping dan SQL untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data variabel menggunakan uji Chisquare. Hasil penelitian: ada hubungan antara umur (0.010), jenis pendidikan (0,017) dan Strategi Koping (0,000) dengan kualitas hidup. Namun tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (0.799), jenis Skizofrenia (0.357), lama menderita (0.149) dengan kualitas hidup. Diharapkan petugas kesehatan untuk tetap memberikan dukungan dan motivasi kepada pasien skizofrenia untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien skizofrenia
PROSES PENCARIAN MAKNA PADA PERAWAT PENYINTAS COVID-19: STUDI KUALITATIF Jesika Pasaribu; Budi Anna Keliat; Novy Helena Chatarina Daulima; Yunita Astriani Hardayati
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 5 No 02 (2023): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v5i02.5096

Abstract

Latar Belakang: Perawat memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19 sebagai dampak dari pekerjaan merawat pasien. Perawat yang terpapar Covid-19 dan akhirnya mengalami kesembuhan memiliki makna kehidupan dibalik peristiwa yang kurang menyenangkan sebagai petugas garda depan sekaligus sebagai penyintas Covid-19. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mendapatkan pengalaman perawat penyintas Covid-19 dalam upaya pencarian makna saat mengalami Covid-19. Metode: Desain penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan penelitian ini adalah sejumlah 8 orang perawat penyintas Covid-19. Hasil: Data didapatkan dengan teknik wawancara mendalam dilengkapi catatan lapangan. Wawancara direkam selanjutnya dibuat transkrip wawancara. Selanjutnya hasil wawancara dianalisa menggunakan teknik analisa data Collaizi. Hasil penelitian menemukan 2 tema yang berhubungan dengan proses pencarian makna yakni pendalaman nilai kehidupan dan sumber-sumber kebermaknaan hidup. Kesimpulan: Perawat sebagai individu dan sebagai sebuah profesi perlu menyadari peristiwa-peristiwa dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki penghayatan atas pencarian makna dibalik peristiwa tersebut.
DAMPAK STIGMA YANG DIALAMI PETUGAS KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19: REVIEW LITERATUR [THE IMPACT OF STIGMA EXPERIENCED BY HEALTH WORKERS DURING THE COVID-19 PANDEMIC: LITERATURE REVIEW] Pasaribu, Jesika; Keliat, Budi Anna; Daulima, Novy Helena Chatarina; Hastono, Sutanto Priyo
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v11i2.7557

Abstract

The COVID-19 pandemic has affected the mental health of health workers. The pandemic situation has affected health workers physically and mentally. Inadequate knowledge about COVID-19 and fear of new diseases have the potential to cause stigma. Health workers exposed to COVID-19 while carrying out their duties are also stigmatized. This article aims to identify the stigma experienced by health workers due to COVID-19. EBSCO and ProQuest electronic database searches used search terms and found 10 articles that met the inclusion criteria. Two themes were found: the causes of stigma and the impact of stigma on health workers. The results of the review found that the stigma experienced had an impact on the mental health condition of health workers and affected the quality of professional work. It is imperative to undertake initiatives aimed at mitigating the stigma experienced by healthcare professionals in order to uphold their mental well-being and ensure their sustained professional performance. BAHASA INDONESIA Pandemi COVID-19 telah memengaruhi kesehatan mental tenaga kesehatan. Situasi pandemi telah memengaruhi kondisi petugas kesehatan secara fisik dan mental. Pengetahuan tentang COVID-19 yang belum memadai dan ketakutan terhadap penyakit baru berpotensi menimbulkan stigma. Petugas kesehatan yang terpapar COVID-19 dalam menjalankan tugas turut mendapatkan stigma. Tujuan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana stigma yang dialami petugas kesehatan akibat COVID-19. Pencarian database elektronik EBSCO dan ProQuest dilakukan dengan menggunakan istilah pencarian dan di temukan 10 artikel yang sesuaidengankriterianinklusi. Ditemukan dua tema dalamyaknipenyebab stigma dan dampak stigma padapetugaskesehatan. Hasil telaah menemukan stigma yang dialami berdampak pada penurunan kondisi kesehatan mental petugas kesehatan dan memengaruhi kualitas kerja profesional. Upaya menurunkan stigma padapetugas kesehatan perlu dilakukan agar kesehatan mental petugas kesehatan tetap terjaga dan tetap dapat bekerja secara profesional. 
HUBUNGAN POLA ASUH PERMISIF DENGAN RISIKO PERILAKU CYBERBULLYING PADA REMAJA DI SALAH SATU SEKOLAH MENENGAH ATAS DI BALI [THE RELATIONSHIP BETWEEN PERMISSIVE PARENTING PATTERNS AND THE RISK OF CYBERBULLYING BEHAVIOR IN ADOLESCENTS AT ONE SENIOR HIGH SCHOOL IN BALI] Suandewi, Ni Putu Putri; Pasaribu, Jesika; Simbolon, Anna Rejeki
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol 12, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v12i1.8157

Abstract

Cyberbullying behavior among teenagers can have physical, psychological, and emotional impacts on the victim. Cyberbullying behavior can be influenced by several factors, one of which is parental parenting. Parents with a permissive parenting style are a parenting style that liberates children. This research aims to determine the relationship between parents' permissive parenting patterns and the risk of cyberbullying behavior among teenagers in public high schools in Bali. This research used a cross-sectional design with purposive sampling of 95 respondents from a total population of 1,744 students. The sample criteria in this study were students from one of the State High Schools in Bali who had violated school rules and regulations. The measuring tools used were a permissive parenting style questionnaire with nine statements and a risk questionnaire for cyberbullying behavior with 36 statements. Univariate analysis of permissive parenting patterns showed that parents with permissive parenting patterns raised 84.2% of respondents. Univariate analysis of the risk of cyberbullying behavior showed that 64.2% of respondents have a high risk of cyberbullying behavior. Bivariate Chi-Square analysis indicated that there was a relationship between parents' permissive parenting style and the risk of cyberbullying behavior (p-value = 0.001). One might take steps to mitigate the risk of cyberbullying by gaining a thorough comprehension of the perils associated with such activity. In addition, parents can mitigate lax parenting tendencies by assuming control over their children's social media activity and imparting knowledge about cyberbullying. BAHASA INDONESIA Perilaku cyberbullying di kalangan remaja dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan emosional korban. Perilaku cyberbullying dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya yaitu pola asuh orang tua. Orang tua dengan pola asuh permisif merupakan pola asuh yang membebaskan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh permisif orang tua dengan risiko perilaku cyberbullying pada remaja di SMA Negeri di Bali. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 95 responden dari total populasi 1.744 siswa. Kriteria sampel dalam penelitian ini yaitu siswa – siswi salah satu SMA Negeri di Bali yang pernah melanggar tata tertib sekolah. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner pola asuh permisif orang tua sebanyak 9 pernyataan dan  kuesioner risiko perilaku cyberbullying sebanyak 36 pernyataan. Analisis univariat pola asuh permisif menunjukkan bahwa 84.2% responden diasuh orang tua dengan pola asuh permisif. Analisis univariat risiko perilaku cyberbullying menunjukkan bahwa 64.2% responden memiliki risiko perilaku cyberbullying yang tinggi. Analisis bivariat Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh permisif orang tua dengan risiko perilaku cyberbullying (p-value = 0.001). Upaya pencegahan risiko perilaku cyberbullying dapat dilakukan oleh diri sendiri yaitu memahami bahaya cyberbullying. Selain itu, orang tua dapat mengurangi pola asuh permisif dan mulai mengontrol kegiatan anak di sosial media dan memberikan edukasi terkait cyberbullying. 
PENGARUH MODEL DUKUNGAN KESEHATAN JIWA TERHADAP ANSIETAS DAN RESILIENSI PENYINTAS COVID-19: ANALISIS STATEMEN Pasaribu, Jesika; Keliat, Budi Anna; Daulima, Novy Helena Chatarina; Hastono, Sutanto Priyo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.22172

Abstract

COVID-19 telah menjadi penyebab utama masalah kesehatan mental baik pada pasien, penyintas dan populasi umum. Ansietas sebagai masalah yang paling banyak ditemukan pada penyintas COVID-19. Penyintas COVID-19 diharapkan dapat menjaga kesehatan mental dengan mengatasi ansietas dan meningkatkan ketahanan (resiliensi). Tujuan penulisan yakni untuk mengklasifikasi statemen dan menguji hubungan antar konsep model intervensi kesehatan jiwa terhadap ansietas dan resiliensi pada penyintas COVID-19. Tahapan analisis statemen yakni memilih pernyataan, menyederhanakan pernyataan, mengklasifikasi pernyataan, menguji konsep, menentukan hubungan antara konsep, menguji logika, dan menentukan kemampuan uji. Hubungan model intervensi kesehatan jiwa dengan ansietas adalah tipe causal, arah hubungan negatif dan asimetri. Hubungan model intervensi kesehatan jiwa dengan resiliensi adalah tipe causal, arah hubungan positif dan asimetri. Hubungan ansietas dengan resiliensi adalah tipe causal, arah hubungan positif dan simetri. Model intervensi kesehatan jiwa dapat menurunkan ansietas dan meningkatkan resiliensi.
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA Nn.N DENGAN BIPOLAR AFFECTIVE DISORDER YANG BERFOKUS PADA MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI RS X Anggraeni Nababan, Devi; Pasaribu, Jesika
Journal Healthcare Education Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 No. 1 2024
Publisher : Yayasan Healing and Healthcare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bipolar is a mental disorder with two contradictory moods, namely depression and manic. Patients with bipolar disorder during the manic phase are often associated with increased violent behavior, because during the manic phase the patient will experience excessive euphoria, impulsiveness, and lack of self-control, causing aggressive behavior. Patients who lose control of themselves will be controlled by their anger so that the patient can harm themselves, other people and the environment, such as killing other people or themselves. The purpose of this case study is to determine the success of providing strategies for implementing violent behavior. The method used is a case study carried out by nursing care including assessment, data analysis, nursing diagnosis, planning interventions, implementation, evaluation and observation. Case studies are carried out during 1 to 4 days of monitoring. The intervention provided in this case study used direct demonstration. The results of the intervention given to patients were a reduction in signs of violent behavior in patients.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Merokok pada Remaja di Nanga Bulik Lina Dewi Anggraeni; Elpasa, Gopie; Pasaribu, Jesika
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 2 No 1 (2021): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v2i1.111

Abstract

Latar Belakang : Merokok merupakan salah satu perilaku yang merugikan kesehatan baik bagi diri sendiri dan orang lain, akan tetapi masih banyak orang yang merokok bahkan usia merokok paling banyak didapati pada usia remaja. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja di Nanga Bulik. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2020Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling sebanyak 82 responden. Analisis statistik yang digunakan uji Kendall’s Tau B. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 75.6% remaja memiliki pengetahuan yang baik, 72% sikap yang positif, 64.6% adanya pengaruh dari orang tua, 86.6% adanya pengaruh teman sebaya, dan 53.7% memilki perilaku merokok yang baik. Dalam uji hubungan menunjukkan bahwa adanya hubungan, variabel yang berhubungan yaitu pengaruh orang tua (p value = 0.008) dan pengaruh teman sebaya (p value = 0.000). Simpulan : Terdapat hubungan pengaruh orang tua dan teman sebaya dengan perilaku merokok. Remaja diharapkan mendapatkan informasi dan mengikuti sosialisasi mengenai bahaya merokok agar terhindar dari bahaya yang mengancam kesehatan dan pentingnya pengawasan dari orang tua dalam pergaulan anaknya. Kata kunci : perilaku merokok, remaja, teman sebaya
Electronic Health Record Dalam Pelaksanaan Handover Keperawatan Di Rumah Sakit Jakarta Wulandari, Cicilia Ika; Ardianti, Sumiati Devi; Pasaribu, Jesika
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 3 No 2 (2022): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v3i2.215

Abstract

ABSTRACT Background: Electronic health record is an electronic record of health-related information that includes patient information such as biodata, medical history, allergy history, test results, and all important care information used in the implementation of Nursing Handover. Objective: This study aims to find out more about the experience of nurses in applying electronic health records during handovers in hospitals. Design: This study uses a qualitative method with a phenomenological approach using the colaizzi method. Sampling using purposive sampling with the number of participants 8 people. Data collection by means of focus group discussions. Results: This study resulted in four main themes: (1) Nurses' understanding of handovers using an electronic format, (2) Advantages of using electronic health records, namely convenience, clarity, security and minimizing errors, (3) Negative and positive experiences of using electronic health records ( 4) Electronic health record constraints in handover. Conclusion: The use of electronic health record applications at the time of handover can minimize communication errors and can improve patient safety in hospitals. Keywords: Electronic Health Records; Handovers; Nurse; Qualitative
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KEPATUHAN KEMOTERAPI PASIEN KANKER PAYUDARA Afriyanti, Angel; Setiyowati, Yovita Dwi; Pasaribu, Jesika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34081

Abstract

Kemoterapi merupakan terapi sistemik dengan memberikan obat sitostatika dengan tujuan untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi yang diberikan dapat berupa obat tunggal maupun gabungan beberapa kombinasi obat kemoterapi lainnya. Kepatuhan pasien kanker payudara dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu efek samping yang ditimbulkan, dukungan keluarga, biaya transportasi, pengetahuan, kondisi psikologis (mekanisme koping) ataupun pengobatan lain yang dijalani. setiap pasien yang akan direncanakan kemoterapi pertama akan diberikan edukasi mengenai kemoterapi dan didampingi oleh keluarga. Individu yang sudah terbiasa menjalani kemoterapi akan memberikan respon yang kuat dan adaptif. Hal tersebut dikarenakan sudah banyak terpapar oleh kejadian yang pernah dialami dimasa lalu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mekanisme koping dengan kepatuhan kemoterapi pasien kanker payudara di RS X. Penelitian ini dilakukan di RS X Jakarta pada tanggal 8 Mei – 23 Mei 2023. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 72 orang. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui gform. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan mekanisme koping dengan kepatuhan kemoterapi pasien kanker payudara dengan p value sebesar 0,010. Saran bagi perawat atau tenaga kesehatan lainnya untuk melakukan pendekatan psikologis dengan pasien agar mengetahui bagaimana penerapan mekanisme koping yang efektif.