Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

TIPOLOGI, DINAMIKA, DAN POTENSI BENCANA ALAM DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN TULUNGAGUNG Anggoro Putranto
EKOLOGIA Vol 20, No 1 (2020): EKOLOGIA : JURNAL ILMIAH ILMU DASAR DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.601 KB) | DOI: 10.33751/ekologia.v20i1.1979

Abstract

This study aims to determine the typology, dynamics and potential of natural disasters in the coastal area of Tulungagung Regency, East Java Province. The results of this study indicate that the typology in the coastal area of Tuluagung Regency consists of structurally shaped coast, wave erosion coast, marine deposition coast, land erosion coast, sub aerial deposition coast and several forms of typology impact from human activities utilizing coastal resources. The form of dynamics that develop in the coastal area of Tulungagung Regency is generally influenced by environmental conditions, factors of sea water waves and human activities in meeting the needs of life as well as for meeting the means of tourism development. While the potential for disasters in the coastal areas of Tulungagung Regency such as tsunami, abrasion, and sea water intrusion.
Pengembangan Agrowisata Buah Belimbing Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kelompok Tani Di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung Anggoro Putranto
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3191.199 KB) | DOI: 10.37638/indonesiaraya.v1i1.20

Abstract

This research discusses the efforts to optimize the management of star fruit agro-tourism in Moyoketen Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency. Star fruit agrotourism is expected to be able to contribute to the economic improvement of the village farmer group community. Various efforts have been made by farmer groups to exploit the potential of the region and process raw products. Utilization of the potential of the area includes community coaching on productive land management, processing management, etc. The objectives in this study are (1) to know the community's knowledge and skills in the management of star fruit agro-tourism, (2) to identify the problems faced by farmers and (3) determine the sustainable starfruit agro-tourism policy strategy in Moyoketen Village.This research is a community service based research, data collection techniques with observation, interviews, and documentation and FGD. The research subjects were 25 starfruit farmers. The results of the primary data analysis were carried out by a SWOT analysis. Research Results Farmers' community knowledge about starfruit farming in general is relatively the same, such as packaging starfruit after picking, making organic fertilizer, plant fertilization phase. The problems faced are decreasing the quality of fruit in a certain season, the number of star fruit availability that is not sufficient demand. Strategies that can be taken for sustainable agro-tourism by increasing understanding among group members, collaborating with starfruit peers in one region or outside the region, priority tourist policies, increasing the promotion of agro-tourism, Government policies for tips on exhibiting and developing agro-tourism with the community Keywords: Agro Tourism Development, Star Fruit, Community Economy,
Upacara Adat sebagai Ikon Pengembangan Cultural Tourism di Kabupaten Pacitan Bagus Wahyu Setyawan; Anggoro Putranto; Djoko Sulaksono
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v5i1.7090

Abstract

Ikon pariwsata di suatu daerah selalu menampilkan karakteristik dan potensi khusus yang terdapat di daerah tersebut. Kota Pacitan sebagai salah satu destinasi pariwisata di Pulau Jawa yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan karena memiliki banyak potensi wisata di bidang keindahan alam, kuliner, hasil kerajinan, kesenian, dan wisata berbasis budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai upacara adat yang terdapat di Kabupaten Pacitan sebagai salah satu ikon pariwisata berbasis budaya. Bentuk penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah beberapa upacara adat yang terdapat di Kabupaten Pacitan, yaitu Upacara Adat Ceprotan dan Upacara Adat Eret. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi observasi dan wawancara mendalam dengan narasumber. Analisis data menggunakan metode analisis interaktif dan analisis jalinan. Hasil yang dari analisis data ditemukan fakta bahwa, upacara adat ceprotan dan upacara adat eret merupakan upacara adat yang secara periodik dilakukan rutin oleh masyarakat di Kabupaten Pacitan. Upacara adat ceprotan dilakukan setiap sekali dalam setahun, sedangkan upacara adat eret bertempat dilakukan rutin oleh masyarakat setiap jangka waktu tertentu, seperti tiga bulan sekali ataupun 6 bulan sekali. Pelaku dalam kedua upacara adat tersebut melibatkan banyak orang, yang terdiri dari masyarakat dalam satu desa. Kedua upacara adat tersebut juga memadukan upacara adat dengan pentas kesenian, sehingga dapat menarik minat para wisatawan. Adanya kedua upacara adat tersebut oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan dijadikan agenda rutin dan masuk dalam salah satu ikon wisata budaya di Kabupaten Pacitan
PENGARUH METODE TAKE AND GIVE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI MTsN 3 BLITAR Fita Taqiya; Anggoro Putranto
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2023): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v11i1.45785

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang kurang inovatif pada pembelajaran IPS dapat berakibat siswa bosan dan mempunyai motivasi belajar rendah sehingga hasil belajar IPS siswa kurang baik. Salah satu metode yang inovatif yaitu metode take and give yang membuat siswa semangat dan tidak bosan sehingga motivasi dan hasil belajarnya dapat meningkat. Tujuan penelitian ini 1) mengetahui pengaruh metode Take and Give terhadap motivasi belajar  siswa kelas VIII di MTsN 3 Blitar, 2) mengetahui pengaruh metode Take and Give terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di MTsN 3 Blitar.  Peneliti memilih pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian Eksperimen guna untuk menganalisis atas kemungkinan saling berhubungan antara sebab akibat pada dua kelompok yaitu kelas VIII C dengan total 32 siswa dan kelas VIII I total 29 siswa. Data dikumpulkan dari observasi, dokumentasi, angket dan tes. Hasil penelitian berdasar dari  output uji t-test yaitu motivasi dan hasil belajar memperoleh nilai   (6,064 > 2,000 dan 5,328 > 2,000 ) serta nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Sehingga disimpulkan penerapan metode take and give berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di MTsN 3 Blitar.
KENDALA PENGEMBANGAN WISATA WATU JOLI DI DESA PUCUNG KIDUL, KECAMATAN BOYOLANGU, TULUNGAGUNG Sakina Duwita Febrianti; Ade Aslama; Anggoro Putranto
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v4i1.586

Abstract

Wisata Watu Jolì ialah salah satu tempat wisata yang terletak di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia. Wisata Watu Joli Tulungagung mungkin memiliki potensi yang besar, namun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kendala pengembangan wisata Watu Joli Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pihak pengelola, observasi, dan mengambil informasi dari sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kendala dalam pengembangan wisata Watu Joli antara lain keterbatasan anggaran, masalah lingkungan, kurangnya partisipasi dari stakeholder, dan kurangnya promosi wisata.
Analisis Peran Kesenian Reog Kendang Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Moral Pelajar di Wilayah Kabupaten Tulungagung Sibit Werda Anugrah Kinasen; Nadya Khusna Alfiany; Anggoro Putranto
Journal Social and Humaniora Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/PJIIB.2023.v23.i02.p03

Abstract

The original Reog Kendang art comes from Tulungagung Regency which was formed based on a folk dance composition created in 1978, this dance presents the process of troop soldiers from the Kedhiri Kingdom who followed Queen Kilisuci's procession to Mount Kelud to witness the conditions that queen Kilisuci gave to Jathasura. The people of Tulungagung know this art as a simple entertainment that can be performed by six dancers simultaneously dancing and beating the dhodhog drums. Instilling moral values in a student can be done through art, especially the Reog Kendang art. This art teaches children to have courtesy, cooperation, responsibility and so on in order to create and present beautiful art.
TIPOLOGI, DINAMIKA, DAN POTENSI BENCANA ALAM DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN TULUNGAGUNG Anggoro Putranto
Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Vol 20, No 1 (2020): Ekologia : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/ekologia.v20i1.1979

Abstract

This study aims to determine the typology, dynamics and potential of natural disasters in the coastal area of Tulungagung Regency, East Java Province. The results of this study indicate that the typology in the coastal area of Tuluagung Regency consists of structurally shaped coast, wave erosion coast, marine deposition coast, land erosion coast, sub aerial deposition coast and several forms of typology impact from human activities utilizing coastal resources. The form of dynamics that develop in the coastal area of Tulungagung Regency is generally influenced by environmental conditions, factors of sea water waves and human activities in meeting the needs of life as well as for meeting the means of tourism development. While the potential for disasters in the coastal areas of Tulungagung Regency such as tsunami, abrasion, and sea water intrusion.
Pemanfaatan Infrastruktur Jembatan Ngujang II Di Sungai Brantas Sebagai Dominasi Ekonomi Masyarakat Chusnul Chotimah; Denis Nuranisa Ikhsani; Anggoro Putranto
Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/trending.v1i4.1452

Abstract

This research relates to the utilization of the infrastructure of the Ngujang II bridge on the Brantas river as the economic dominance of the community. This study uses a qualitative method, emphasizing the method of analysis, observation and interviews, data analysis is grouped from various sources, with the theory of economic development from Joseph Schumpeter. The results showed that in two different locations on the Ngujang II bridge, namely in the north a coffee shop and karaoke while in the south angkringan and a coffee shop. There are traders on the Ngujang II bridge who make this business their main livelihood and some only as a side because their main job as farmers.
Analisis Pengaruh Aktivitas Gunung Kelud Terhadap Karakter dan Jenis Tanah dalam Sektor Pertanian Vina Permata; Tamaya Azzahro&#039;; Anggoro Putranto
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung berapi aktif merupakan gunung yang masih memiliki riwayat dapat meletus atau mengeluarkan magma, lahar panas, lahar dingin sewaktu-waktu apabila telah terpantau dalam status awas. Gunung Kelud adalah salah satu gunung berapi aktif tipe A yang terletak di Blitar, Jawa Timur. Pada artikel ini akan menjelaskan mengenai pengaruh aktivitas Gunung Kelud pada karakteristik dan jenis tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari aktivitas Gunung Kelud seperti pasca letusan terhadap perubahan karakteristik dan jenis tanah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kajian literatur. Hasil dari penelitian yaitu mengetahui karakteristik serta jenis tanah pasca letusan. Kata kunci: gunung kelud; jenis tanah; karakteristik tanah DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i2.28340
EKSISTENSI GOA UMBULTUK SEBAGAI PERSEMBUNYIAN SISA-SISA G30S/PKI Arina Manisakana; Ulfa Dwi Wulandari; Anggoro Putranto
Journal Idea of History Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Juli - Desember 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sejarahnya, PKI memiliki banyak pergolakan dan pengorbanan yang dialami. Dari tahun ke tahun PKI seringkali berupaya untuk melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Indonesia. Pemberontakan terakhir PKI yang paling menjadi sorotan terjadi pada 30 September 1965 yang dikenal dengan G30S/PKI. Pemerintah telah melancarkan operasi militer untuk menumpas PKI. Persebaran PKI menyebar dari daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Di daerah Jawa Timur tepatnya di Blitar Selatan merupakan salah satu tempat persembunyian PKI karena adanya dukungan dari kondisi geografis wilayahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada kalayak umum jika Blitar Selatan merupakan wilayah yang juga turut menjadi tempat persembunyian PKI dari tahun 1965-1968. Metode penelitian yang dipergunakan adalah berbasiskan studi pustaka dimana teknik mengumpulkan data dilakukan dengan cara menggali data dan fakta dari e-book, jurnal, ataupun penelitian-penelitian terdahulu yang relevan. Dengan demikian diharapakan pembaca bisa memahami perihal sejarah ditemukannya Goa Umbultuk di Blitar Selatan, alasan keberadaan Goa Umbultuk sebagai tempat persembunyian PKI, dan lokasi Goa Umbultuk perspektif geografis, dan analisis Gua Umbultuk sebagai tempat persembunyian G30S/PKI dalam aspek lingkungan.