Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Cara Pengeringan Simplisia Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.) Terhadap Aktivitas Antioksidan Menggunakan Metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) Luliana, Sri; Purwanti, Nera Umilia; Manihuruk, Kris Natalia
Pharmaceutical Sciences and Research Vol. 3, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drying is the most important step to keep the compound stability in simplicia. The objective of this research is to know the effect of drying methods on antioxidant activity in Melastoma malabathricum L. The drying methods tested were oven-drying at 40°C, direct sunlight, indirect sunlight, air-drying at ± 25°C and fresh samples as control. Result revealed that the drying methods of simplicia were significant differences for antioxidant activity in Melastoma malabathricum L. (p < 0,05). Drying method that has the highest antioxidant activity was by air-drying at ± 25°C is 54.60 %.
The Rationality of Drug Use in GERD Patients at The Outpatient Installation of RSUD Dr. Soedarso Pontianak Yuswar, Muhammad Akib; Aisiyah, Nurul; Purwanti, Nera Umilia
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v14i1.3530

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) prevalence has increased from 2016 to 2018 by 21,6%. Inappropriate indication, drug, dose, route of administration, and time interval of administration could lead to therapeutic failure. This study aimed to evaluate the rationality of drug use and the distribution of drug use patterns in GERD patients at the outpatient installation of RSUD Dr. Soedarso Pontianak. This research method is descriptive and observational with a cross-sectional design. Data collection was delivered retrospectively with medical records data and prescriptions of GERD patients during the 2020-2021 period. The sampling technique used is purposive sampling, where the sample selection is based on the specified inclusion criteria. The sample used in the study was 98 patients. The results showed that the percentage of rationality in patients without comorbidities was based on 100% correct indication, 93,85% correct drug, 100% correct dose, 100% valid route of administration, and 100% accurate time interval for administration and with comorbidities based on proper indication 87,88%, 57,58% correct drug, 100% correct dose, 100% correct route of administration, and 100% accurate time interval for administration. Distribution pattern of GERD drug use in GERD patients without/with comorbidities was the most widely used is Lansoprazole (monotherapy). The most commonly used is a Proton Pump Inhibitor (PPI) with sucralfate for the benefit of combination drugs.
Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM): #GERMAS untuk Hidup Sehat Tafwidhah, Yuyun; Maulana, Muhammad Ali; Purwanti, Nera Umilia; Rahmawati, Nadia; Najini, Robby; Mahyarudin, Mahyarudin; Liana, Delima Fajar; Pramana, Yoga; Mita, Mita
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14963

Abstract

Pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan salah satu pilar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang berguna untuk mendeteksi keberadaan faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu melakukan skrining PTM meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Metode pelaksanaan skrining PTM yaitu pendaftaran dan wawancara faktor risiko PTM, pengukuran antropometri, pemeriksaan penunjang serta konseling dan edukasi. Skrining ini dilakukan pada 2 (dua) tempat dengan sasaran usia lebih dari 15 tahun. 155 peserta berhasil dijaring dengan hasil karakteristik sebagian besar adalah perempuan dan berada pada usia remaja akhir serta dewasa akhir. Analisis selanjutnya menunjukkan sebagian besar berada dalam kategori normal dan optimal untuk pemeriksaan tekanan darah dan sebagian besar berada dalam kategori normal untuk pemeriksaan gula darah. Temuan lain gambaran pemeriksaan kolesterol yang menghasilkan lebih dari separuh peserta dalam kategori buruk serta hampir separuhnya memiliki kadar asam urat tidak normal. Skrining PTM berguna mengetahui faktor risiko PTM lebih awal agar dapat diambil tindakan berikutnya sebagai langkah pencegahan. Upaya yang dapat diambil antara lain melakukan pola hidup sehat dan berkonsultasi lebih lanjut kepada tenaga kesehatan.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Rimpang Jeringau Merah (Acorus sp.) dengan Metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil): Antioxidant Activity of Ethanol Extract of Red Jeringau Rhizome (Acorus sp.) by DPPH Method (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil) Nera Umilia Purwanti; Ressi Susanti
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2022): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v4i1.1092

Abstract

Rimpang jeringau merah (Acorus sp.) secara empiris digunakan oleh masyarakat Dayak untuk mengobati sejumlah penyakit seperti demam berdarah, penyakit kulit dan kolik. Sangat sedikit penelitian yang meneliti efektivitas penggunaan rimpang tanaman jeringau merah. Salah satu langkah untuk mengevaluasi efektivitas rimpang Acorus sp.  adalah dengan melakukan studi aktivitas antioksidan rimpang tanaman. Metode yang digunakan untuk mengukur aktivitas antioksidan adalah metode penangkal radikal bebas DPPH (2,2 diphenyl1picrylhydrazyl) pada bagian air, bagian butanol, bagian heksana dan bagian etil asetat. Hasil penelitian diperoleh IC50 di dalam air adalah 31,189 ppm; fraksi butanol 13,631 ppm; fraksi heksana 28 ppm; dan bagian etil asetat adalah 8,585 ppm.
Kejadian Obat-Obatan Penginduksi Kerusakan Liver pada Pasien Sirosis Rawat Inap di RSUD Dokter Soedarso Kalimantan Barat Robiyanto, Robiyanto; Liana, Jesica; Purwanti, Nera Umilia
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 6 No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.6.3.274-285.2019

Abstract

Potensi terjadinya hepatotoksisitas karena penggunaan obat merupakan masalah klinis yang perlu diperliverkan. Risiko ini dapat menyebabkan bertambah parahnya penyakit liver yang diderita oleh pasien yang memang sudah menderita penyakit liver tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis obat yang paling berpotensi menginduksi kerusakan liver atau drug-induced liver injury (DILI) dan persentase peresepan obat berdasarkan kategori Likelihood Scores (A. B. C. D. E. E*. X). Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif melalui rekam medik pasien sirosis rawat inap tahun 2017. Sebanyak 36 pasien sirosis yang memenuhi kriteria inklusi diambil sebagai sampel penelitian. Analisa data menggunakan LiverTox database (https://livertox.nih.gov/) untuk mengetahui kategori Likelihood Scores dari masing-masing obat. Hasil penelitian menunjukkan jenis obat yang paling banyak diresepkan dan berpotensi menginduksi kerusakan liver adalah paracetamol (kategori A), ranitidin (B), cetirizin (C), spironolakton (D), furosemid (E), dan ketorolac (E*). Persentase peresepan obat berdasarkan Likelihood Scores kategori A=1.7%. B=11.6%. C=0.4%. D=13.7%. E=23.6%. E*=3.4% dan X=32.2%. Dapat disimpulkan bahwa peresepan obat yang berpotensi menginduksi keparahan fungsi liver (kategori A.B.C.D.E.E*) pada pasien sirosis rawat inap di RSUD dr. Soedarso Pontianak masih tergolong tinggi (54.4%) dan memerlukan pertimbangan klinis yang hati-hati.
Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Terhadap Penanganan Penyakit Skabies (Sarcopies scabiei) di Pondok Pesantren Se-Kota Singkawang Apriliyanti, Dea Nur; Kusharyanti, Indri; Purwanti, Nera Umilia
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol6no2p71-80

Abstract

Data obtained from the Indonesian Ministry of Health, in Indonesia the number of scabies sufferers was 6,915,135 (2.9%) out of a population of 238,452,952 people in 2017. The factor that is believed to be related to the incidence of scabies is a person's level of knowledge. This research method is quantitative with a cross-sectional approach, presenting the level of knowledge with primary data obtained through a questionnaire. The sampling technique used non-probability sampling and obtained a total of 106 respondents who met the inclusion criteria. The results of the study were 48.1% of respondents who got results in the good range, 28.3% sufficient, and 23.6% lacking.
Analisis Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Obat Diare Akut pada Pasien Anak di RS Umum Daerah Drs. Jocobus Luna,M.Si Nadilla, Nadilla; Purwanti, Nera Umilia; Wahdaningsih, Sri
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol7no1p11-16

Abstract

Diarrhea is a collection of symptoms of infection that occurs in the human digestive tract caused by several organisms, namely bacteria, viruses and parasites. The aim of this study was to analyze the mother's level of knowledge and determine the influence of the mother's level of knowledge on acute diarrhea medicine in pediatric patients at the Drs Regional General Hospital. Jocobus Luna, M.Sc. The research method is prospective descriptive with a cross sectional research design. The tool used in the research was a questionnaire sheet and processed using SPSS. Sample selection used non-probability sampling techniques and a total of 100 respondents were obtained who met the inclusion criteria. The research results obtained were as many as 49 cases of child diarrhea, with the majority of mothers aged 26-35 years as much as 49%, having a history of education at high school level as much as 60% and 50% of mothers having jobs as housewives, and the highest level of mother's knowledge was in the sufficient group (40%). The conclusion of the research is that the P-Value value is 0.000, so there is an influence between the mother's level of knowledge and the incidence of diarrhea in children.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PELAJAR SMAN 1 PUTUSSIBAU TENTANG PENGGUNAAN NAPZA Pratiwi, Puput Dian; Susanti, Ressi; Purwanti, Nera Umilia
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 2, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain atau yang dikenal dengan istilah NAPZA adalah barang terlarang yang dapat merusak tubuh yang dapat mengganggu susunan saraf pusat, kesehatan fisik, psikis, ketagihan, ketergantungan bahkan kematian. Pengetahuan yang kurang tentang NAPZA dapat mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan NAPZA. Penyuluhan tentang NAPZA kepada pelajar merupakan upaya untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan NAPZA. Kefektifan dari penyuluhan dapat diketahui dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan yang dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan sehingga dapat diketahui perubahan tingkat pengetahuan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pelajar SMAN 1 Putussibau tentang NAPZA sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Responden berpengetahuan kurang sebelum penyuluhan sebesar 75,73% kemudian menurun menjadi 6,80%. Responden berpengetahuan cukup sebelum penyuluhan 20,39% setelah penyuluhan menurun menjadi 20,39%. Responden berpengetahuan baik sebelum penyuluhan 3,88% kemudian meningkat menjadi 72,81%. Intervensi berupa penyuluhan secara tatap muka terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang penggunaan NAPZA yang dibuktikan dengan Uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value < 0,05 yang menyatakan bahwa ada perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan
LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN VITAMIN C SELAMA PANDEMI COVID-19 Fherendita, Fherendita; Purwanti, Nera Umilia; Susanti, Ressi
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin C merupakan salah satu suplemen yang banyak digunakan oleh masyarakat selama pandemi COVID-19 untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, tidak semua penggunaan vitamin C dilakukan secara tepat. Tingkat pengetahuan masyarakat menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku penggunaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku penggunaan vitamin C selama pandemi COVID-19 melalui pendekatan tinjauan pustaka (literature review). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal-jurnal yang diterbitkan pada tahun 2020"“2023. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Diperoleh sebanyak tujuh artikel yang sebagian besar menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan vitamin C. Hasil review diperoleh pengetahuan yang tinggi berkorelasi dengan perilaku konsumsi yang lebih bijak dan rasional. Namun, terdapat satu studi yang tidak menemukan hubungan signifikan, yang mengindikasikan adanya faktor lain yang turut memengaruhi perilaku. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan vitamin C. Kata kunci : Vitamin C, COVID-19, Pengetahuan, Perilaku
MINUMAN PROBIOTIK TEPACHE DARI FERMENTASI KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus L.) MENGGUNAKAN VARIASI JENIS DAN KONSENTRASI GULA Najini, Robby; Purwanti, Nera Umilia; Mufida, Amanda Rosidatul; Kurniawan, Ardi; Alghifary, M Husain Haekal; Syalsabila, Regitha Rianda; Nuraini, Risa; Safitri, Wulan
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 1, No 2 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman  tepache  tidak terdapat resep baku dalam pembuatannya dan penggunaan gula  dapat meningkatkan tingkat kesukaan pada minuman tersebut. Oleh karena itu, dilakukanlah percobaan  ini  untuk menentukan formula yang paling disukai dengan digunakannya variasi jenis dan konsentrasi gula yang digunakan..  Pembuatan  tepachedilakukan dengan cara fermentasi selama 3 hari (72 jam) dengan menggunakan dua jenis gula, yaitu gula merah dan gula pasir dengan konsentrasi  pada masing-masing jenis gula, yaitu  100, 200, serta 300 gram.  Setelah dilakukan fermentasi selama 3 hari (72 jam), didapatkanlah minuman  tepachedengan karakteristik rasa, aroma, dan warna yang berbeda-beda  berdasarkan hasil rekapitulasi uji hedonik yang dilakukan.  Formula P2 merupakan formula yang paling disukai karena memiliki rasa asam dan manis yang seimbang.