Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Dengan Plasenta Letak Rendah di Pustu Kenje Indah; Suharmi
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2023): Delima: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/delima.v1i1.69

Abstract

Pendahuluan : Salah satu organ non janin di dalam rahim adalah plasenta, dan banyak masalah janin yang berhubungan dengan plasenta. Bahkan, komplikasi awal ibu seperti pre-eklampsia dapat ditelusuri langsung ke plasenta, mungkin karena posisi plasenta yang rendah selama kehamilan, sekitar 5 bulan setelah bagian bawah rahim terbentuk., layanan telah diperluas. Rahim mengalami perubahan lebih lanjut. Saat masa kehamilan memasuki trimester terakhir. (Nugroho T, 2011) Metode : Studi Pustaka dilakukan Penulis dengan membaca dan mempelajari buku – buku serta literal yang berhubungan dengan kasus retensio plasenta. Kemudian melakukan Studi Kasus dengan menggunakan teknik : anamneses, observasi, pemeriksaan fisik, pengkasian psikososial dan studi dokumentasi. Hasil Diagnosa: Plasenta letak rendah dan Masalah Kecemasan Pembahasan : Sebelum menegakkan diagnose penulis melakukan pengkasian data kemudian di analisis untuk mendapatkan diagnose dan masalah setelah itu dalam pembahasan ini antara teoro dan asuhan yang diberikan di Pustu kenje dan tidak terdapat kesenjangan. Kesimpulan Dari kasus plasenta letak rendah petugas harus memiliki keterampilan yang cukup dalam mengatasi kasus tersebut karena jika kasus tersebut tidak tertangani maka kasus pendarahan bisa terjadi pada ibu.
MEMPRODUKSI TEKS LAPORAN PENELITIAN: TANTANGAN, STRATEGI, DAN IMPLIKASI DALAM PEMBELAJARAN AKADEMIK Marauntung; Cristine; Indah; Lasro; Nabila
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 1 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i1.11981

Abstract

Laporan penelitian merupakan salah satu bentuk tulisan akademik yang memiliki peran penting dalam mendokumentasikan hasil penelitian secara sistematis dan ilmiah. Namun, dalam proses penyusunannya, peneliti sering menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perumusan masalah yang jelas, penyusunan kerangka teori yang relevan, hingga analisis data yang akurat. Artikel ini membahas tantangan utama dalam memproduksi teks laporan penelitian serta strategi efektif untuk mengatasinya, seperti penggunaan teknik penulisan akademik yang baik, pemanfaatan perangkat lunak pendukung, dan penerapan standar ilmiah yang ketat. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji implikasi dari keterampilan penulisan laporan penelitian dalam pembelajaran akademik, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis di kalangan mahasiswa. Dengan memahami tantangan serta strategi yang tepat, diharapkan penulis dapat menghasilkan laporan penelitian yang lebih berkualitas dan berdampak dalam dunia akademik.
KONSEP KHILAFAH DALAM PANDANGAN SYEKH TAQIYUDDIN AN-NABHANI Indah; Hasan, Hamzah; Aisyah, Nur
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 5 No 3 (2024): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the caliphate government system in the view of Sheikh Taqiyuddin an-Nabhani and the relationship between religion and the caliphate state in the view of Sheikh Taqiyuddin an-Nabhani. And the ideal state form according to Sheikh Taqiyuddin an-Nabhani. In answering the problem, the author uses the fiqh siyasah approach as for the method of collecting secondary data in the form of primary material, secondary is done by reading literature, scientific works, research results, documents or books related to research. The results of the research show that the Islamic government system in the view of Sheikh Taqiyuddin An-Nabhani consists of four pillars, namely sovereignty in the hands of syara', power belonging to the people, appointing a caliph whose law is obligatory for all Muslims, only the caliph has the right to do tabbani (adoption) against syara law '. The relationship between religion and the state according to Sheikh Taqiyuddin An-Nabhani is to preserve religion, organize community affairs, protect the country and the people, spread the message of Islam, eliminate opposition and disagreements between communities. The ideal form of government according to Sheikh Taqiyuddin An-Nabhani from the aspect of the form that describes the existence of the country, as well as the things that make it completely different from the form of government that exists in the world. Includes non-monarchical Islamic governments, non-republican Islamic governments, non-imperial Islamic governments, and non-federal Islamic governments.
ANALISIS PERENCANAAN STARTUP “EVERYYOUTH BEAUTY” Chinta Dwi Cahyana; Indah; Delia Anggraini; Elya Agustina; Jerry Pranata Ardya; Tiara Fitari
UPAJIWA DEWANTARA : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Daulat Rakyat Vol 8 No 2 (2024): UPAJIWA DEWANTARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS DAN MANAJEMEN DAULAT RAKYAT
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every Youth Beauty is a business that focuses on beauty products designed to support the skin care and beauty needs of the younger generation. The products offered by Every Youth Beauty are developed with high quality ingredients that are safe and skin friendly, and adapted to the trends and preferences of active and dynamic young consumers. By prioritizing innovation and attractive packaging, Every Youth Beauty is committed to providing effective, safe and affordable beauty care products for young customers who care about the health of their skin and appearance. kata kunci : sustainable beauty products, millennial consumption in beauty industry, Indonesia beauty industry growth
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMENUHAN GIZI ANAK DAN PERAN KELUARGA Iman; Indah; Yulita Rahmawati, Inne; Setianimgsih, Fitri; Nirwana, Rifal; Giopani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is short or very short based on length/height for age which is less than -2 standard deviation (SD) on the WHO growth curve which occurs due to an irreversible condition resulting from inadequate nutritional intake and/or recurrent/chronic infections that occur within 1000 HPK . Stunting is a short or very short growth time based on height for ages 0-2 years standard on the WHO growth curve which occurs due to an irreversible condition resulting from inadequate nutritional intake and/or recurrent/chronic infections that occur within 1000 HPK. The prevalence rate of stunting in Indonesia in 2022 according to the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) is 21.6%, in Majalengka Regency, the results of the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) are 24.3%. The methods used in this service are observation and interviews. The results of the research showed that there were 10.9% stunting cases in Cicanir Village. Based on the observations, there were indicators of factors causing stunting. The specific intervention indicator is that there is still a lack of targeted toddlers whose growth and development are monitored at the posyandu as seen from the results of the Toddler Weighing Month in August 2022. Of the 99 toddler targets, only 76 toddlers were weighed and 73 toddlers had their height measured. Or if we calculate the prevalence of D/S or toddlers who come, it is compared with the target, which is only 76% and the indicators of environmental sanitation and clean and healthy living behavior are still lacking. The role of the family is very influential in preventing stunting because the family is the child's first role model in everyday life, so it is necessary to provide education to the community through health seminars regarding Stunting Prevention through Fulfilling Child Nutrition and the Role of the Family.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA KELAS 5 SD 25 KOTO KACIAK TERHADAP CAHAYA DAN SIFATNYA Sovia, Julita; Difa; fani; indah; Kamelia; Ade marlia
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan pemahaman siswa kelas V SD Negeri 25 Koto kaciak pada materi sifat Cahaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap onsep-konsep abstrak seperti pembiasan, pemantulan, merambat lurus, menembus benda bening. Metode yang digunakan adalah pra eksperimen dengan desain One Group pre-test post-test yang melibatkan 9 siswa kelas 5 SD Negeri 25 Koto Kaciak sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data berupa tes pre-test dan post-test serta observasi aktivitas siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dengan rata-rata pre-test sebesar 56,11 dan post-test 68,33. Uji t menunjukkan nilai thitung >t tabel (2,982>2,306), sehingga disimpulkan bahwa model Discovery Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa.
Penerapan Terapi Massage Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Rheumatoid Artritis Di Rumah Sehat Zein Holistik Theraphy Kota Makassar Indah; Sunarti; Mardiah; Rahmawati Ramli
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2391

Abstract

Rhuematoid artritis (RA) merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan peradangan sendi kronis dan menyebabkan nyeri berkepanjangan, pembengkakan, dan keterbatasan gerak. Nyeri merupakan salah satu gejala utama yang sangat memengaruhi kualitas hidup penderita RA. Terapi non-farmakologis seperti terapi massage dapat menjadi alternatif dalam mengurangi nyeri. Massage adalah salah satu perawatan tubuh dengan menggunakan kedua tangan pada bagian telapak tangan maupun jari-jari tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan terapi massage terhadap penurunan skala nyeri pada Ny. R yang menderita rematoid artritis di Rumah Sehat Zein Holistik. Metode penelitian ini adalah Studi kasus yang menjelajahi suatu masalah. Studi ini dilakukan pada 1 pasien yaitu Ny.R. dengan rhematoid Artritis. Hasil penerapan intervensi terapi message terhadap penurunan nyeri rhematoid artritis pada Ny. R di Rumah Sehat Zein Holistic Therapy bahwa didapatkan tingkat nyeri mengalami penurunan dari nyeri sedang (Skala 5) ke nyeri ringan (Skala 2). Intervensi dilakukan dalam 1 kali pemberian terapi message selama 40 menit. Hal ini menunjukkan bahwa terapi massage efektif dalam menurunkan nyeri pada penderita rematoid artritis. Terapi ini dapat menjadi salah satu pilihan intervensi keperawatan komplementer dalam manajemen nyeri kronis.
Eksplorasi Model Pembelajaran Humanistik dalam Pendidikan Agama Islam (PAI): Studi Literatur Dalam Mendukung Kesiapan Guru Indah
Jurnal PGSD Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal PGSD Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v11i2.7739

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pendekatan pembelajaran humanistik dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), yang menitikberatkan pada sisi kemanusiaan, emosi, serta pengalaman individu peserta didik. Tujuan utama dari kajian ini adalah menciptakan proses belajar yang bermakna dan berpusat pada siswa, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran diri, empati, dan penghayatan terhadap nilai-nilai spiritual. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi literatur, tulisan ini menguraikan teori dasar, prinsip, strategi implementasi, serta tantangan dalam pelaksanaan model humanistik dalam PAI. Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam membentuk karakter religius dan integritas moral peserta didik, meskipun penerapannya menuntut kesiapan guru dan dukungan dari lingkungan sekolah.