p-Index From 2021 - 2026
8.684
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal INSANIA Indonesian Journal of Conservation Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Buletin Perpustakaan Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Panggung Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi PROSIDING KOMUNIKASI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Metahumaniora LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Info Bibliotheca: Jurnal perpustakaan dan ilmu Informasi Unilib: Jurnal Perpustakaan Jurnal Pewarta Indonesia LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Informatio: Journal of Library and Information Science ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Literatify : Trends in Library Development LibTech : Library and Information Science Journal Baitul Ulum: jurnal Ilmu Perpustakaan Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Innovative: Journal Of Social Science Research Midang Philosophiamundi : Journal of Global Humanistic Studies Journal of Innovative and Creativity Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal Panggung HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Al Maktabah Jurnal kajian Ilmu dan Perpustakaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Metahumaniora

PEMETAAN PENGETAHUAN LOKAL UNTUK PEMBERDAYAAN WISATA BUDAYA Samson CMS; Tri Gumilar
Metahumaniora Vol 9, No 3 (2019): METAHUMANIORA, DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v9i3.25942

Abstract

Pengetahuan lokal kini dianggap penting untuk mengatur tatanan masyarakat. Dengan mengenal pengetahuan lokal, sebuah bangsa akan mengetahui peradaban dirinya. Warisan nenek moyang ini merupakan kekuatan dalam menghadapi persaingan di kancah global. Dalam pengetahuan lokal tersimpan data dan informasi mengenai karakter keunikan lokal, ilmu pengetahuan, pengalaman masyarakat dalam menghadapi masalah dan kebutuhan serta solusinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peta potensi pengetahuan lokal dan budaya di masyarakat Tatar Karang serta alasan mengapa masyarakat Tatar Karang mendirikan pusat informasi budaya. Metode yang  digunakan  adalah studi kasus; pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi serta repertoar tradisi literasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) peta pengetahuan lokal dan potensi wisata budaya yang sesuai dengan UU No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan pasal 5 dan 11 sangat melimpah, baik secara kuantitas maupun kualitas; 2) pusat informasi budaya hadir sebagai ruang publik dan ruang ekspresi masyarakat Tatar Karang dalam upaya penggalian, pelestarian, transformasi dan pelayanan informasi budaya. Dengan mengenal sumber-sumber informasi pengetahuan lokal, kita akan mengetahui potensi faktual  budaya. Kehadirannya tidak saja menumbuhkan optimisme, tapi memberi solusi, ekonomi dan jati diri.
Aseuk Hatong Antara Seni Berkomunikasi dan Teknologi: Studi Fenomenologi tentang Budaya Bertani Ladang Masyarakat Tatar Karang Priangan Kabupaten Tasikmalaya Samson CMS
Metahumaniora Vol 7, No 3 (2017): METAHUMANIORA, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v7i3.18850

Abstract

ABSTRAKTidak mampunya kita mendalami pengetahuan asli kita sendiri mengakibatkanterjadinya disharmoni teknologi dengan kebutuhan di lapangan, tidak terkecuali TeknologiTepat Guna (TTG) dalam pertanian ladang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiperanan Aseuk Hatong dalam tradisi pertanian ladang di masyarakat Tatar Karang PrianganKabupaten Tasikmalaya yang religius Islami, tapi masih mempertahankan tradisi tersebut.Metode penelitian ini menggunakan studi fenomenologi Schutz. Hasil penelitian menunjukkanbahwa 1) Seni berkomunikasi: (kakawihan) dalam tradisi Aseuk Hatong adalah upayaharmonisasi antara petani dengan alam yang sedang kemarau melalui senandung ringan yangkontekstual. 2) Teknologi Tani: (Aseuk Hatong) adalah suatu alat untuk mengolah untuk tanahladang pada musim kemarau yang dibalut dengan estetika musikal sederhana khas petaniladang, hasil pengembangan teknologi yang tepat guna, menyenangkan, inovatif, fungsional,terjangkau, murah, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, dapat dirumuskan bahwa TradisiAseuk Hatong di Tatar Karang Priangan merupakan media persuasif bertani di kala ngahuma(berladang) tidak dibarengi musim penghujan. Tradisi Aseuk Hatong juga merupakanpengembangan teknologi yang sangat memperhitungkan kearifan lokal yang berlaku.Kata kunci: aseuk hatong, kawih, komunikasi seni, teknologi tani, pertanian ladangABST RACTOur inability to deepen our own original knowledge results in disharmony of technologywith the needs in the field, including the Appropriate Technology (TTG) in agriculture. It istherefore that in any development it is often not harmonious with the needs of society. Theobjective of the research is to know the role of Aseuk Hatong in the agricultural tradition in theTatar Karang Priangan community of Tasikmalaya Regency whicht is religiously Islamic yetstill maintains the tradition. The research method is Schutz phenomenology study. The resultsof research show that (1) the art of communicating (kakawihan) in Aseuk Hatong tradition isa harmonious effort between farmers and the dry nature through mild, contextual humming.(2) Farm technology (Aseuk Hatong)is a tool to cultivate the soil, plowing the fields during thedry season by wrapping with simple typical musical aesthetics of field farmers as the resultsof appropriate technology development, fun, innovative, functional, affordable, cheap, andenvironmentally friendly. As the conclusion, it can be said that Aseuk Hatong Tradition in TatarKarang Priangan as a persuasive media farming during ngahuma (farming) not accompaniedby rainy season is a technology development that takes into account local wisdom occur.Keywords: aseuk hatong, kawih, art communication, farming technology
Co-Authors -, Sukaesih - ., Sukaesih Abdillah, Zilki Tsani Afrina Nabila Azhari Agus Rusmana Agustini Damayanti, Ninis Ajri Rhaysa Maulina Al-Banjari, M. Husin Alwi Alfiana Alya Zahra Tiaranisa Andi Kamila Ariani Andita, Shafa Shafina Putri Andri Yanto Andri Yanto Anggun Rismawanti Anggy Endrawan Anggy Endrawan, Anggy Anjani, Salsabila Apriani, Wulan Aqila Ramadhiani Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Atwar Bajari Baban Banita Budi Sujatmiko Chrisna Adhi Pranoto D, Ninis Agustini Dadang Sugiana Damaris, Betarum Denanty, Sheila Alysia Deri Hediana Priyadi Elnovani Lusiana Enjang Herawan Evi Nursabti Rukmana Evi Nursanti R Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana Rukmana Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Evi Rosyani Dewi Evi Rosyani Dewi Fachriani, Laila Nur Farida, Ismi Anjar Fitri Perdana, Fitri Ginna Megawati Helen Nur Fauziyah Herlina Agustin Husin M. Al-Banjari Ilham Gemiharto Insanu, Teguh Muhamad Khaerunnisa, Lutfi Khoerunnisa, Lutfi Kusnandar Kusnandar Kusnandar Kusnandar Kusnandar kusnandar kusnandar Kusnandar, Kusnandar Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Maula Siti Sarah Mohammad Adnan4, Hamedi Bin Muhammad Ilham Muhammad Zulfi Mutiara Susanti Solehat Mutiara, Lulu N Rinaju Purnomowulan Nadia Nur Azizah Neneng Komariah Neneng Komariah Ninis Agustini d Ninis Agustini Damayani Noormarina Indraswari Novani, Laeli Nurcahyani, Desi Nurhidayah, Arina Nurmaya Prahatmaja Nurmaya Prahatmaja Nurmustafha, Nida Nurul Oktavia Okta Wismandanu Osama Muhammad Fikri Pawit M Yusup Pawit Muhammad Yusup Pawit Yusup Prijana Prijana Putri Abduh, Yunnisa Nabila Putri Martina Nursinta Putri, Salsa Amalia Putri, Sukma Kurnia Rangga Rani Bunga Angelina Rasus Budhyono Rasyid Jauhari Rida Fatimah Zakiyatul Huda Rifki Rizkia Malik Rukmana , Evi Nursanti Rully Khairul Anwar Safanawati, Siti Kartika Saleha Rodiah Salma Fatya Azzahra Salsa Amalia Putri Salsabila Anjani Sarah, Maula Siti Sari Usih Natari Saskia Dwi Indriani Siti Kartika Safanawati Sri Hastuti, Tuti Sukaesih Sukaesih - Sukaesih - Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih Sukaesih, Sukaesih Sukaesih, - Sukoco , Iwan Susi Machdalena Syifa Ayu Salsabilla Syihabuddin, Anan Rafid Teguh Muhamad Insanu Tri Gumilar Triandra, Muhammad Alfito Trianing Tyas Anggaeni Trisna Gumilar Trisna Gumilar Trisna Gumilar Ute Lies Siti Khadijah Vanamamalai, Ratnamala Wawan Kusmana Wina Erwina Windyani Aprilia Yoshua Gilang Pratama Yunus Winoto Yunus Winoto Zahra Fahira Iskandar