Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

DETERMINASI SOSIAL DAN GAYA HIDUP TERHADAP EPIDEMIOLOGI HIPERTENSI DI PROVINSI NTB: SEBUAH KAJIAN KESEHATAN MASYARAKAT Darma Karno; Jaswadi, Jaswadi; Muh. Emilia Sa'id Rasyid; Lalu Iman Saptahadi; Baiq Reni Pratiwi; Yuly Peristiowati
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 3 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v5i3.11763

Abstract

Objective: This article aims to analyze the social and lifestyle determinants that contribute to the epidemiology of hypertension in West Nusa Tenggara (NTB) Province. This study was conducted to understand how social, behavioral, and environmental factors influence the high incidence of hypertension, and how public health policies can be optimized for prevention and control. Methods: This study used a narrative literature review method by searching publications on Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and DOAJ, as well as official reports such as Riskesdas, the NTB Health Profile, and WHO reports. Keywords included "hypertension," "social determinants," "lifestyle risk factors," "Indonesia," and "NTB." The selected literature focused on hypertension prevalence, socioeconomic risk factors, consumption patterns, physical activity, stress, and environmental determinants. The analysis was conducted using a narrative synthesis based on the Social Determinants of Health (SDH) framework and theories of non-communicable disease epidemiology. Results: This study shows that hypertension in NTB is influenced by a combination of socioeconomic factors, lifestyle, and environmental conditions. The prevalence of hypertension in West Nusa Tenggara (NTB) among those aged 18 and above is increasing along with urbanization and changes in consumption patterns. Social factors such as low income, limited education, and residential environments that are less conducive to physical activity contribute to the risk of hypertension. In terms of lifestyle, excessive salt consumption, a diet high in fat and low in fruits and vegetables, smoking, lack of physical activity, and high levels of stress are the most dominant determinants. Basic Health Research (Riskesdas) data shows that districts/cities such as Mataram City, West Lombok, and East Lombok have a higher prevalence of hypertension than other regions, in line with changes in urban lifestyles and the rise in obesity. Implications: These findings emphasize the need for multisectoral interventions to control hypertension, including improving nutrition education, promoting physical activity, reducing salt consumption, and increasing access to screening services. Local governments need to integrate health policies with the education, social, and spatial planning sectors to create an environment that supports a healthy lifestyle. Limitations: This study relies on secondary data from various heterogeneous sources, which cannot quantitatively describe the strength of the relationship.
CORPORATE GOVERNANCE AND ACCOUNTING IRREGULARITIES: Evidence from the Two-tiered Board Structure in Indonesia JASWADI, Jaswadi; Billington, Nicholas; Sofocleous, Stella
APMBA (Asia Pacific Management and Business Application) Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.apmba.2012.001.01.2

Abstract

This study aims to investigate the extent to which the Indonesian corporate governance mechanism acts as an effective tool for protecting financial statements users against accounting irregularities. Considering that accounting irregularities might occur in between error and the fraud act, this study reviews the literature on minimizing the seriousness of these reporting incidences. The level of seriousness in misstatements is more severe when: (1) there is absence of financial expert(s) on supervisory boards and audit committees, (2) companies have short tenured-CEOs and poor internal control systems, and (3) auditors are solely appointed by firms’ BOCs without agreement of block holders (known as referral). In addition, an examination of simultaneous effects of each corporate governance dimension reveals a general weakness of the BOCs and their audit committees. However, the BOC and audit committee could be an effective tool in mitigating reporting incidences, especially when they show high-quality collaboration.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Citizen terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Nasionalisme Siswa SMP Negeri 3 Rupat Utara Jaswadi, Jaswadi; Masrul, Masrul; Hidayat, Adityawarman
Journal of Education Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i1.3427

Abstract

Studi ini diarahkan guna mengkaji sejauh mana penerapan model pembelajaran Project Citizen mempengaruhi kemampuan berpikir kritis sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme pada siswa SMP Negeri 3 Rupat Utara. Pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk non equivalent control group design. Subjek studi ini terdiri atas dua kelas, yakni kelas eksperimen yang memperoleh perlakuan melalui penerapan model Project Citizen, serta kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran berbasis problem based learning. Proses penghimpunan data dilaksanakan melalui teknik observasi serta pemberian tes hasil belajar, yang mencakup pretest serta posttest. Untuk menganalisis sejauh mana pengaruh model Project Citizen terhadap kedua variabel tersebut, digunakan uji statistik t-test setelah terlebih dahulu memenuhi uji prasyarat berupa uji normalitas serta uji homogenitas. Sebagaimana perolehan analisis, diperoleh perolehan thitung 4,148 > ttabel 2,04227. Temuan ini menegaskan bahwasanya H₀ ditolak serta Hₐ diterima, sehingga dapat menyimpulkan bahwasanya penggunaan model pembelajaran Project Citizen memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis serta penguatan rasa nasionalisme siswa SMP Negeri 3 Rupat Utara.
Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Santri Di Dayah Jami’ah Al-Aziziyah Samalanga Jaswadi, Jaswadi
Jurnal Seumubeuet Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Seumubeuet
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/jsmbt.v4i2.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan kualitas belajar santri di Dayah Jami’ah Al-Aziziyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pimpinan dayah, guru, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan kualitas belajar santri dilakukan melalui penerapan metode pembelajaran kitab kuning secara tradisional seperti sorogan, bandongan, dan wetonan, disertai dengan pemberian motivasi belajar, keteladanan guru dalam sikap dan akhlak, serta pengelolaan waktu belajar antara pendidikan formal dan nonformal. Faktor pendukung strategi tersebut meliputi kompetensi dan pengalaman guru, lingkungan dayah yang kondusif, serta dukungan pimpinan dayah. Adapun faktor penghambatnya antara lain perbedaan kemampuan santri, keterbatasan sarana pembelajaran, dan padatnya aktivitas santri. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas belajar santri di lingkungan dayah.
Edukasi Literasi Keuangan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berstandar ISAK 35 dan PSAK 45 untuk Yayasan Sosial: Studi Kasus pada Yayasan Darul Jundi Malang Kartiko, Galuh; Rohim, Yasin Nur; Arifandi, Muhammad Rizky; Oktavia, Fathimatus Zahro Fazda; Lutfillah, Novrida Qudsi; Jaswadi, Jaswadi
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2025.5.2.88-100

Abstract

Ketergantungan pendanaan eksternal yayasan sosial tinggi dan pencatatan keuangan yang belum tertata menjadi kendala operasional utama bagi anak yatim dan dhuafa di Malang. Literasi keuangan bagi pengurus dan anak binaan diperlukan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan stabilitas keuangan. Meningkatkan kemandirian finansial yayasan melalui peningkatan kapasitas literasi keuangan, penerapan ISAK 35 dan PSAK 45 dalam laporan keuangan, serta diversifikasi pendanaan melalui hibah, CSR, dan unit usaha syariah berbasis program sosial. Pelatihan literasi keuangan berbasis standar non-profit, pendampingan penyusunan laporan keuangan, dan pelatihan kewirausahaan sosial berbasis syariah. Evaluasi meliputi pre-test/post-test literasi keuangan, kualitas laporan keuangan pasca pendampingan, serta wawancara terkait transparansi dan diversifikasi pendanaan. Terdapat peningkatan pemahaman literasi keuangan dan kepatuhan terhadap standar ISAK 35/PSAK 45, serta peningkatan transparansi pelaporan. Indikator kunci: skor literasi keuangan meningkat; proporsi akun yang sesuai standar meningkat; munculnya inisiatif diversifikasi pendanaan non-donasi. Program berpotensi mengurangi ketergantungan pada donasi eksternal melalui hibah/CSR dan pengembangan unit usaha syariah, serta pembentukan SOP pembukuan dan rencana diversifikasi pendanaan jangka menengah.
PERAN MEDIASI KEPERCAYAAN PASIEN PADA PENGARUH PERSEPSI PASIEN TENTANG KEAMANAN LAYANAN KESEHATAN DAN EMPATI TENAGA KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rahmania Ambarika; Wildan Hapiz; Jaswadi, Jaswadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali mutu pelayanan kesehatan primer, dengan fokus pada Puskesmas di Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kepuasan pasien melalui persepsi terhadap keamanan layanan dan empati tenaga kesehatan dengan kepercayaan pasien sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi kebijakan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kepuasan pasien di Puskesmas Lombok Tengah sangat dipengaruhi oleh persepsi terhadap keamanan layanan dan empati tenaga kesehatan. Namun, pengaruh kedua faktor tersebut terhadap kepuasan pasien bekerja secara tidak langsung melalui tingkat kepercayaan pasien. Ketika pasien merasa aman dan diperlakukan dengan empati, kepercayaan terhadap Puskesmas meningkat dan mendorong kepuasan yang lebih tinggi. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Trust-Based Primary Care Quality System (PTBPCS–NTB), yaitu model pembinaan mutu pelayanan primer berbasis penguatan keamanan layanan, empati tenaga kesehatan, dan kepercayaan pasien. Model ini menempatkan Dinas Kesehatan Provinsi NTB sebagai pengendali standar mutu, keselamatan pasien, dan pembinaan perilaku pelayanan di Puskesmas. Implementasi awal PTBPCS–NTB menunjukkan peningkatan rasa aman, tumbuhnya kepercayaan pasien, dan perbaikan kepuasan pasien di Puskesmas Kabupaten Lombok Tengah. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan kepercayaan pasien melalui mutu dan empati pada level regulator merupakan kunci dalam membangun pelayanan kesehatan primer yang berorientasi pada pasien.
Integrasi Supervisi Klinik Modern dan Nilai-Nilai Islam dalam Pembinaan Profesionalisme Guru Jaswadi, Jaswadi; Fitri , Agus Zaenul
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LP3M IAI Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i3.2600

Abstract

This study originates from the issue of low teacher professionalism in Islamic educational institutions, which is still dominated by administrative supervision practices that fail to address personal and spiritual development. In this context, Islamic value-based clinical supervision is proposed as an integrative approach to holistically enhance teacher professionalism. This research employs a library research method by reviewing academic literature such as books, journals, research reports, and scientific articles related to clinical supervision and teacher professionalism. Data were collected through the identification, selection, and analysis of relevant sources using content analysis techniques. The findings reveal that clinical supervision based on Islamic values not only strengthens teachers’ pedagogical and professional competencies but also fosters spiritual awareness through the principles of tazkiyah (self-purification) and islah (self-improvement). The main contribution of this study lies in integrating modern clinical supervision theory with transcendental Islamic values, thereby presenting a model of teacher development grounded in spirituality and professional ethics. These findings highlight the importance of implementing Islamic-based clinical supervision as a strategy for teacher development oriented toward quality, morality, and sustainability in Islamic education.
EPIDEMIOLOGI PSIKOSOSIAL DAN DETERMINAN SOSIAL PADA LAYANAN PRIMER: TINJAUAN LITERATUR DAMPAK KEAMANAN LAYANAN DAN EMPATI NAKES TERHADAP KEPUASAN MELALUI MEDIASI KEPERCAYAAN PASIEN DI PUSKESMAS KABUPATEN LOMBOK TENGAH NTB Jaswadi, Jaswadi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 7 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Primary health care at community health centers (Puskesmas) often focuses solely on technical-medical aspects, while psychosocial epidemiological factors are frequently overlooked. In Central Lombok Regency, the interaction between health providers and the community possesses unique socio-cultural dynamics that influence health outcomes. Objective: This study aims to analyze, through a literature review, the impact of service safety and health provider empathy on patient satisfaction, with patient trust as a mediating variable. Method: This study employs a Systematic Literature Review (SLR) method. Literature searches were conducted using Scopus and Google Scholar databases covering the years 2014-2024. The selection protocol used strict inclusion and exclusion criteria to obtain articles relevant to the primary care context and social determinants. Results: The synthesis of the literature shows that service safety and provider empathy are consistently primary predictors of patient satisfaction. It was found that patient trust plays a significant mediating role; service quality does not directly result in satisfaction without a foundation of trust. In the context of psychosocial epidemiology, trust acts as an emotional catalyst that strengthens the therapeutic relationship between providers and patients. Conclusion: Strengthening the empathetic capacity of health providers and the transparency of service safety is crucial for building community trust at the Puskesmas level to achieve sustainable service satisfaction