Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Gauss's Elimination to Solve Financial Modeling Models in Banks Dwi Oktavianty, Firda; Inayatussulaimah; Hardianti, Siti
International Journal of Technology and Modeling Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Etunas Sukses Sistem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63876/ijtm.v1i3.105

Abstract

Gauss's elimination is an effective mathematical method for solving linear equation systems and is widely applied in various fields, including financial modeling. This article aims to apply Gauss's elimination method in solving complex financial modeling models in banks, especially in credit portfolio analysis and risk management. This study uses a quantitative approach by applying Gauss's elimination to bank financial data, involving a linear equation system that represents the relationship between risk factors, credit interest, and payment capacity. The results of the analysis show that this method is able to provide an efficient and accurate solution in determining the optimal combination of credit portfolios and minimizing default risk. The simulation also confirmed the reliability of Gauss's elimination in handling large-scale data with a variety of financial parameters. The conclusion of the study is that Gauss's elimination is not only relevant in a theoretical context but also highly applicable in the banking industry to improve data-driven decision-making. The contribution of this research to science is to provide an innovative approach to utilize classical mathematical methods in solving modern problems in the financial sector, as well as to provide a basis for further research in the field of linear equation-based financial modeling.
Media Alternatif Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L) Sebagai Pengganti Media SDA (Sabouraud Dextrose Agar) Untuk Pertumbuhan Jamur Candida albicans Hardianti, Siti
Deli Medical and Health Science Journal Vol 1 No 2 (2024): Deli Medical And Health Science Journal (JDMHC)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jdmhc.v1i2.1789

Abstract

High humidity in Indonesia, which is considered a tropical country, encourages the growth of various types of microorganisms. Fungi are one type of microorganism that thrives in Indonesia. This fungus can infect its host causing a disease known as candidiasis when it grows too quickly in response to physiological changes or decreased immunity. Candida albicans and other fungi are able to thrive on a synthetic medium called Sabouraud Dextrose Agar (SDA) medium. This medium is only available in some locations and is rather expensive. Red kidney beans as an alternative are used to replace SDA media. Fungal growth is aided by the nutrients found in kidney beans. The purpose of this study was to determine whether or not boiled water derived from red beans could be an alternative medium for planting Candida albicans fungi. This kind of descriptive research was conducted in a pre-experimental laboratory observation using the fungus Candida albicans as a parameter and kidney beans as a substrate. Candida albicans fungi can be grown using red bean juice media which is an alternative to SDA media. However, in red bean media, Candida albicans fungi have a smaller size than SDA media. Which is the only macroscopic difference between the two types of fungal colonies. Even so, the small characteristics remain the same. Keywords: Sabouraud dextrose agar (SDA), Red beans, Candida albicans
Studi Kasus Media Boneka Tangan dalam Mengembangkan Berbicara pada Anak Kelompok B di TK ABA 1 Aimas Cahyani, Meita Indah; Hardianti, Siti; Mahdi, Nur Imam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35643

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan berbicara pada anak Kelompok B (usia 5-6 tahun) di TK ABA 1 Aimas, yang ditandai dengan keterbatasan kosakata dan artikulasi yang kurang jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penggunaan media boneka tangan dan hasil perkembangan kemampuan berbicara anak setelah penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 4 anak yang diidentifikasi mengalami hambatan berbicara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru, dan dokumentasi. Penggunaan media boneka tangan dilakukan selama 3 minggu (6 pertemuan) dengan menggunakan tiga cerita terstruktur yang dibawakan melalui media boneka tangan karakter hewan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka tangan yang terstruktur dan interaktif efektif dalam mengembangkan tiga aspek kemampuan berbicara anak: (1) Penguasaan Kosakata, anak mampu mengenali dan menggunakan kosakata baru dari konkret hingga abstrak; (2) Artikulasi, kejelasan pengucapan dan kelancaran bercerita anak meningkat; (3) Pembentukan Kalimat, anak mulai mampu menyusun kalimat sederhana dengan struktur Subjek-Predikat-Objek (S-P-O) yang lebih tepat. Dari keempat subjek, tiga anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) atau Berkembang Sangat Baik (BSB), sementara satu anak dengan hambatan artikulasi menunjukkan kemajuan signifikan dalam kategori Mulai Berkembang (MB). Simpulan penelitian ini membuktikan bahwa media boneka tangan merupakan alat pembelajaran yang efektif, menarik, dan kontekstual untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan serta merangsang perkembangan kemampuan berbicara anak usia dini.
Implementasi Kegiatan Finger Painting dalam Pengembangan Kemampuan Ekspresi Diri Pada Anak Kelompok B di TK Unumuda Alam Mentari Marjuk, Yolan; Rambe, Anggita Maharani; Hardianti, Siti; Trihaptari, Pipit; Fatimah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35976

Abstract

Kemampuan ekspresi diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Ekspresi diri berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengungkapkan perasaan, pikiran, ide, serta imajinasi baik secara verbal maupun nonverbal. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan finger painting dalam mengembangkan kemampuan ekspresi diri anak kelompok B di TK Unimuda Alam Mentari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 14 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan finger painting mampu memberikan ruang ekspresi yang aman dan menyenangkan bagi anak, sehingga terjadi peningkatan kemampuan anak dalam menyampaikan perasaan, mengungkapkan ide dan imajinasi, serta berani berkomunikasi secara verbal dan nonverbal. Dengan demikian, kegiatan finger painting dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan ekspresi diri anak usia dini.
Kemampuan Meningkatkan Motorik Halus Anak Kelompok B melalui Aktivitas Menggunting dengan Media Kertas di Ra Roudlotul Khuffadz Aimas Hardianti, Siti; Rambe, Anggita Maharani; Fadlilah, Nafadza; Astuti, Dewi Febriani; Kemesfle, Feronika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35977

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di RA Roudlotul Khuffadz Aimas, khususnya dalam kegiatan menggunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui aktivitas menggunting dengan media kertas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam memegang gunting, menggunting garis lurus, zig-zag, serta lengkung dengan rapi dan terkoordinasi. Disimpulkan bahwa kegiatan menggunting dengan media kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B di RA Roudlotul Khuffadz Aimas .Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan,tindakan, observasi, dan refleksi. Dan berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menggunting dengan media kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak, hal ini terlihat dari pencapaian ketuntasan belajar 58,00% pada siklus I dan meningkat menjadi 81,00% pada siklus II.