Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdimas

PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS HASIL RISET: KELAS TENSI (KELOMPOK LANSIA SADAR HIPERTENSI) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT JANTUNG KORONER Awaludin, Sidik -
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian hipertensi di Indonesia cukup tinggi. Mayoritas penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang tinggi berisiko terjadi penyakit jantung koroner bahkan serangan jantung. Permasalahan Posyandu lansia RW 01dan kelompok hipertensi “Sehati” antara lain tidak menyadari sakit hipertensi, belum mengetahui cara pencegahan penyakit jantung koroner, belum mengetahui cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia, dan belum mengetahui cara menghilangkan nyeri kepala sebagai keluhan utama yang dirasakan penderitanya tanpa menggunakan obat kimia. Permasalahan tersebut diperlukan solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Solusi yang ditawarkan yaitu (1) Menyadarkan lansia bahwa dirinya sedang mengalami hipertensi melalui pendidikan kesehatan tentang hipertensi, mendampingi dan coaching sadar hipertensi (2) Membentuk “Kelas Tensi” (Kelompok Lansia Sadar Tensi) (3) Pendidikan kesehatan tentang  cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia (4) Pendidikan kesehatan tentang  cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi tanpa menggunakan obat kimia (5) Memberikan terapi komplementer (terapi humor) untuk menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (6) pendidikan kesehatan tentang  cara pencegahan penyakit jantung koroner.Target yang dicapai yaitu peningkatan sadar hipertensi 90%, Terdapat perbedaan tang bermakna sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia dan cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (p <0,01) terbentuknya Kelas Tensi 100%, anggota kelas tensi menjalani terapi terapi humor100 %. Terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah sistolik pada pemantauan awal dan akhir kelas tensi (p=0,012). Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu leaflet sadar tensi, metode sadar tensi, paten kelas tensi
PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS HASIL RISET: KELAS TENSI (KELOMPOK LANSIA SADAR HIPERTENSI) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT JANTUNG KORONER Awaludin, Sidik -
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i2.16741

Abstract

Kejadian hipertensi di Indonesia cukup tinggi. Mayoritas penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang tinggi berisiko terjadi penyakit jantung koroner bahkan serangan jantung. Permasalahan Posyandu lansia RW 01dan kelompok hipertensi “Sehati” antara lain tidak menyadari sakit hipertensi, belum mengetahui cara pencegahan penyakit jantung koroner, belum mengetahui cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia, dan belum mengetahui cara menghilangkan nyeri kepala sebagai keluhan utama yang dirasakan penderitanya tanpa menggunakan obat kimia. Permasalahan tersebut diperlukan solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Solusi yang ditawarkan yaitu (1) Menyadarkan lansia bahwa dirinya sedang mengalami hipertensi melalui pendidikan kesehatan tentang hipertensi, mendampingi dan coaching sadar hipertensi (2) Membentuk “Kelas Tensi” (Kelompok Lansia Sadar Tensi) (3) Pendidikan kesehatan tentang  cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia (4) Pendidikan kesehatan tentang  cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi tanpa menggunakan obat kimia (5) Memberikan terapi komplementer (terapi humor) untuk menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (6) pendidikan kesehatan tentang  cara pencegahan penyakit jantung koroner.Target yang dicapai yaitu peningkatan sadar hipertensi 90%, Terdapat perbedaan tang bermakna sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia dan cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (p 0,01) terbentuknya Kelas Tensi 100%, anggota kelas tensi menjalani terapi terapi humor100 %. Terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah sistolik pada pemantauan awal dan akhir kelas tensi (p=0,012). Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu leaflet sadar tensi, metode sadar tensi, paten kelas tensi
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Adriani, Prasanti Afni, Anissa Cindy Nurul Agus Santoso Agus Santoso Aji Kurniawan Aji Kurniawan Aji Kurniawan Alfianto, Candra Alivian, Galih Noor Ani Kuswati Ani Kuswati Anissa Cindy Nurul Afni Annas Sumeru Annas Sumeru Aprilia Kartikasari Ardani, Madia Yuni Arhamawati, Sufia Arif Imam Hidayat Arif Setyo Upoyo Atmojo, Joko Tri Basir Basir Caryanto, Valerio Basuni Carlo Chanshintop, Sawinee Choirunnisa, Dicha Dafinta Widia Komala Dani Tri Santosa Dea Rizqa Ar Royan Luxmono Dewi Gayatri DEWI SARTIKA Dewi, Dwijayanti Mei Ana Dicha Choirunnisa Dwi Novitasari Elly Nurachmah Eman Sutrisna Emilia Eka Purti Eni Rahmawati Enji Meilia Era Pertiwi Eva Rahayu Galih Noor Alivian Galih Noor Alivian Galih Noor Alivian Hukum, Ardian Jafar A. Ibnu Rusdi Imam Hidayat, Arif Iwan Purnawan Jamhari Jamhari JUNIANTO JUNIANTO Kamalludin, Ridlwan Kusnendar, Kusnendar Lestari, Puji Lita Heni Kusumawardani Luxmono, Dea Rizqa Ar Royan Mekar Dwi Anggraeni Monica, Rica Mulyaningrat, Wahyudi Muslimah, Nida Nida Muslimah Nur Rizky Amalia Shidiq Pratama, Koernia Nanda Rahayu Astuti Rahayu, Eva Ratna Aryani Ridlwan Kamaluddin Rizqa Ar Royan Luxmono, Dea Rosi Kurnia Sugiharti Salam, Wulan Anugrah Pauji Saryono Saryono Sekarwati, Wiwik Setyoharsih, Titis Wening Sri Indah Yuli Hartati Sri Yona Sukarmin Susetya, Putut Anggara Susmarini, Dian Tyas Amalia Khaerunisa Utami, Mega Vitasari, Imaniar Wahyu Setyaningsih Wahyu Setyaningsih Wahyudi Mulyaningrat Walohtae, Fa-is Wiguna, Ilham Wirakhmi, Ikit Netra Wiwik Sekarwati Yulianti, Yeli Yunita Sari