Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPING CHILDREN'S COMMUNICATION ABILITY THROUGH OF STORY METHOD USING HAND PUPPET MEDIA: MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA HAND PUPPET DWI RENNY HIDAYATI; ERVIN NURUL AFFRIDA
incrementapedia Vol 2 No 1 (2020): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/incrementapedia.vol2.no1.a7598

Abstract

The problem in this study is about learning media that are not maximal in the process and activities in class. This study aims to determine the communication skills of children by applying the method of telling stories using hand puppet media in group a children in early childhood education. The subjects of this study were the Group A2 totaling 18 children. The type and research approach used in this study are quantitative pre-experimental methods, using one group pretest-posttest. From the results of this study concluded that the value of t arithmetic = 3.72 is greater than t table 1.739 with a significance level of 0.05% and 2.556 at a significance level of 0.01 with N = 18 which means the naught hypothesis (Ho) is rejected and the working hypothesis (Hl) is accepted. This proves that the working hypothesis (Hl) which states "there is a positive influence on the hand puppet media on children's communication skills is accepted.
Pola Pengasuhan Dalam Membentuk Karakter Disiplin Pada Anak Usia Prasekolah Khaqimatur Rohmah; Uswatun Hasanah; Alfinna Libriyanti; Ervin Nurul Affrida
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter disiplin sebagai bentuk control diri (self-control) terhadap perilaku menurut kesesuaian dengan nilai dan moral di lingkungan masyarakat. Pembentukan karakter disiplin penting dilakukan sejak dini karena berada pada tahap perkembangan yang pesat yaitu golden age periode. Periode tersebut merupakan waktu yang tepat bagi orang tua dalam memberikan stimulus melalui pola pengasuhan yang diberikan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif jenis studi pustaka. Analisis yang digunakan adalah analisis isi yang bersumber berdasarkan dari data primer serta data dari sumber sekunder. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat berbagai jenis pola asuh seperti demokratis, permisif dan otoriter. Temuan dalam penelitian juga menunjukkan adanya pola pengasuhan positif. Pembentukan karakter disiplin pada anak usia prasekolah melalui jenis pola asuh tersebut memberikan dampak yang berbeda-beda karena karakteristik anak yang berbeda pula. Berdasarkan fenomena tersebut perlu adanya penyesuaian pola asuh yang akan diterapkan dengan karakteristik kepribadian anak sehingga dapat secara efektif membentuk karakter disiplin.
Penggunaan Media Loose Part Dalam Memberikan Stimulasi Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Ahmad Fachrurrazi; Ervin Nurul Affrida
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik halus sebagai dasar untuk anak dalam membantu mengembangkan kemampuan menulis. Hal ini berdasarkan pada standar pencapaian kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun dalam bentuk kemampuan serta kelenturan dalam menggunakan jari untuk mengeksplorasi. Stimulasi tersebut dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran yang berfokus dengan koordinasi gerakan mata serta tangan juga perkembangan otot jari dan pergelangan tangan. Oleh karena diperlukan pengembangan kegiatan motorik halus menggunakan benda-benda di lingkungan sekitar dalam bentuk media loose part (lepasan) yang mudah ditemukan. Bentuk media loose part yang bisa dimanfaatkan antara lain bebatuan, ranting-ranting kecil, daun kering, tanah yang aman digunakan dalam pembelajaran anak
Pola Pengasuhan Dalam Membentuk Karakter Disiplin Pada Anak Usia Prasekolah Khaqimatur Rohmah; Uswatun Hasanah; Alfinna Libriyanti; Ervin Nurul Affrida
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter disiplin sebagai bentuk control diri (self-control) terhadap perilaku menurut kesesuaian dengan nilai dan moral di lingkungan masyarakat. Pembentukan karakter disiplin penting dilakukan sejak dini karena berada pada tahap perkembangan yang pesat yaitu golden age periode. Periode tersebut merupakan waktu yang tepat bagi orang tua dalam memberikan stimulus melalui pola pengasuhan yang diberikan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif jenis studi pustaka. Analisis yang digunakan adalah analisis isi yang bersumber berdasarkan dari data primer serta data dari sumber sekunder. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat berbagai jenis pola asuh seperti demokratis, permisif dan otoriter. Temuan dalam penelitian juga menunjukkan adanya pola pengasuhan positif. Pembentukan karakter disiplin pada anak usia prasekolah melalui jenis pola asuh tersebut memberikan dampak yang berbeda-beda karena karakteristik anak yang berbeda pula. Berdasarkan fenomena tersebut perlu adanya penyesuaian pola asuh yang akan diterapkan dengan karakteristik kepribadian anak sehingga dapat secara efektif membentuk karakter disiplin.
Penggunaan Media Loose Part Dalam Memberikan Stimulasi Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun Ahmad Fachrurrazi; Ervin Nurul Affrida
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan motorik halus sebagai dasar untuk anak dalam membantu mengembangkan kemampuan menulis. Hal ini berdasarkan pada standar pencapaian kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun yaitu kemampuan serta kelenturan dalam menggunakan jari untuk mengeksplorasi. Stimulasi tersebut dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran yang berfokus dengan koordinasi gerakan mata serta tangan juga perkembangan otot jari dan pergelangan tangan. Oleh karena diperlukan pengembangan kegiatan motorik halus menggunakan benda-benda di lingkungan sekitar dalam bentuk media loose part (lepasan) yang mudah ditemukan. Bentuk media loose part yang bisa dimanfaatkan antara lain bebatuan, ranting-ranting kecil, daun kering, tanah yang aman digunakan dalam pembelajaran anak usia dini.
E-PRESENSI BERBASIS QR-CODE SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DI SEKOLAH Ervin Nurul Affrida; Oky Ardiansyah; Sinta Fitrianah; Putri Dwi Anggriani; Rizki Ardhianto; Fanditya Dwi Rohmatulloh; Cindy Dwi Anggraeni; Wanda Meisya Azizah Santi; Jossa Andika; M. Husnul Fuadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18424

Abstract

Teknologi yang semakin berkembang memberikan dampak di berbagai sektor, termasuk dalam bidang pendidikan. Fenomena yang muncul, guru dan siswa kecenderungan menggunakan daftar hadir manual melalui kalender dan buku harian kelas. Penggunaan data manual tersebut mempunyai kekurangan dalam bentuk resiko kerusakan dokumen, kehilangan data, serta proses sortir data manual sehingga waktu yang digunakan lebih lama. Oleh karena itu, tim merancang desain e-presensi dengan sistem QR-Code yang telah terhubung dengan database sekolah sehingga memudahkan pendataan kehadiran siswa. Penggunaan e-presensi bertujuan meningkatkan aspek pengetahuan serta keterampilan bagi guru dalam mengimplementasikan teknologi. Pada kegiatan tersebut dilakukan pengenalan dan pemanfaatan teknologi QR-Code melalui e-presensi siswa. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah, pelatihan dan pendampingan berbasis cooperative learning kepada 19 siswa dan 1 guru. Hasil pelaksanaan kegiatan di sekolah menunjukkan jika peserta mengalami peningkatan pada aspek pengetahuan tentang teknologi QR-Code sebesar 90%. Selanjutnya pada aspek keterampilan menunjukkan peningkatan sebesar 88%. Selanjutnya, penggunaan e-presensi berbasis QR-Code mendapatkan respon yang positif dari sekolah karena dapat meningkatkan efektivitas evaluasi presensi siswa dengan real time.
Pelatihan Pengembangan Kegiatan Numerasi Berbasis Merdeka Belajar Merdeka Bermain pada Guru di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Ervin Nurul Affrida; Andri Kurniawan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 03 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai jenjang pendidikan yang mengupayakan pembinaan kepada anak usia 0 sampai 6 tahun melalui berbagai stimulus dalam proses pendidikan. Hal ini sebagai upaya untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan agar lebih optimal serta mempersiapkan anak dalam memasuki pendidikan dasar selanjutnya.. Salah satunya melalui keterampilan numerasi yang dibutuhkan anak dalam bentuk pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang dapat menggunakan matematika pada aktivitas sehari-hari. Kurikulum dalam pembelajaran PAUD mengalami perubahan disesuaikan dengan kebutuhan anak serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran PAUD disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak dalam kegiatan bermain sambil belajar. Oleh karena itu implementasi dalam pembelajaran PAUD menjadi kurikulum merdeka bermain merdeka belajar. Sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan kegiatan numerasi sebagai salah satu implementasi kurikulum merdeka bermain merdeka belajar, tim Program Pengabdian Masyarakat melaksanakan kegiatan pelatihan pengembangan kegiatan numerasi berbasis merdeka belajar merdeka bermain pada guru TK ABA 14 Surabaya.
Pelatihan Media Interaktif Untuk Pembelajaran Pengembangan Motorik Anak Usia Dini Isabella Hasiana; Ervin Nurul Affrida; Aulia Insani
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.5066

Abstract

Pada masa pandemi saat ini yang sudah dijalani sejak tahun 2019 sampai sekarang menuntut kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring. Setiap pendidik harus mampu beradaptasi terhadap proses pebelajaran secara daring yang membutuhkan kemampuan teknologi informasi termasuk pendidik PAUD. Pelatihan media interaktif ini diperuntukkan kepada guru paud untuk pembelajaran pengembangan motorik anak usia dini. Metode yang digunakan pada kegiatan PPM adalah metode presentasi mengenai pembelajaran jarak jauh , cara membuat media interaktif melalui pengenalan Microsoft office power point, manfaatnya, serta penerapaan dalam membuat media interaktif, metode demonstrasi mengenai operasional program dan metode parktik yaitu membuat media interaktif untuk pembelajaran pengembangan motorik anak usia dini secara langsug oleh guru PAUD. Evaluasi dilakukan untuk mengamati perbedaan kemapuan guru PAUD sebelum dan sesudah pelatihan. Dari hasil yang dicapai terlihat poeningkatan kemampuan yang cukup signifikan disbanding dengan sebelum dilatih, sehimgga dapat disimpulkan kegiatan PPM ini berhasil meningkatkan kemapuan guru PAUD dalam membuat media interaktif untuk pembelajaran pengemabangan motorik anak usia dini.
AUTOMATIC FISH FEEDER TERJADWAL BERBASIS INTERNET OF THIGS (IoT) DI KOLAM BUNDAR DESA SEMAMPIR KEC. SEDATI KAB. SIDOARJO Ervin Nurul Affrida; Eva Yuli; Firdha Rosavina; Dina Martha; Putri Amelia; Farhandi Farhandi; Zulfian Misbachul; Dimas Tio; Maria Patricia
Kanigara Vol 3 No 1 (2023): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v3i1.6825

Abstract

The existence of technological advances can be used to ease human work in activities or daily work. One example that can be seen is the existence of Internet of Things or IoT technology in the era of the industrial revolution 4.0. Therefore, innovation emerged to create an IoT-based scheduled Automatic Fish Feeder system. The process of making automatic fish feeders uses the ESP8266 microcontroller which is directly integrated with Wi-Fi so that it can be operated remotely. Through this automatic fish feeder, the people of Semampir Village, Kec. Sedati Kab. Sidoarjo is expected to be easier to maintain and cultivate fish. This is because fish feeding can be scheduled and managed remotely and works automatically according to schedule. To provide fish feed, there is no need to come directly to the pond, but you can operate an automatic fish feeder remotely. Villagers also get updated information and broader insights about the existence of tools that can relieve and help provide fish feed automatically.
PENANAMAN NILAI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER TOLERAN MELALUI KOMUNIKASI PENGASUHAN ANAK USIA DINI Sri Rahma Litiloli; Khania Mariska Putri Suharto; Yunita Elsiana Nurjannah; Ervin Nurul Affrida
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini merupakan masa kritis dalam perkembangan sikap, nilai, dan moral anak. Anak pada usia ini sudah siap menerima dan mempertimbangkan nilai-nilai yang diajarkan kepadanya. Sikap toleransi adalah kemampuan untuk menerima perbedaan pendapat, keyakinan, atau perilaku orang lain tanpa memaksakan pandangan sendiri. Penanaman sikap toleransi sejak usia dini ini penting pada tahap anak sedang mengembangkan persepsi tentang dunia dan nilai sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya menanamkan nilai toleransi sejak dini agar menjadi bagian integral dari kepribadian. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengumpulkan berbagai sumber berupa hasil penelitian, jurnal ilmiah, buku dan sumber lainnya dengan topik terkait penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap toleransi pada anak usia dini sangatlah penting, karena dengan menanamkan nilai toleransi diharapkan anak akan memahami dan menghargai perbedaan latar belakang, ras dan agama serta berkembang secara harmonis, hubungan dengan teman sebaya, keluarga dan masyarakat sekitar. Melalui penanaman sikap toleransi sejak dini anak dapat menjadi individu yang yang lebih inklusif dan yang dapat berkontribusi positif terhadap masyarakat multikultural. Katakunci: Penanaman Nilai, Anak Usia Dini, Toleran