Claim Missing Document
Check
Articles

MESIN PENYIRAMAN OTOMATIS BERBASIS TIMER SEBAGAI ALAT PERAWATAN TANAMAN DI TAMAN SEHAT DESA SEGORO TAMBAK KEC. SEDATI KAB. SIDOARJO Ervin Nurul Affrida; Moch. Hendrawan Hidayat; Syahrun Ramadhana Al Dino; Khumairoh Nur’Aini
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 02 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no02.a5115

Abstract

Salah satu tahapan penting dalam bercocok tanam pada lahan adalah penyiraman tanaman. Terdapat dua jenis cara menyiram tanaman yaitu secara manual dan otomatis. Penyiraman tanaman secara manual dengan cara mengambil air dari sumur atau sumber air terdekat, menggunakan selang dan seterusnya. Selanjutnya, penyiraman tanaman secara otomatis dapat menggunakan media tertentu seperti mesin penyiraman otomatis yang didesain sesuai karakteristik lahan bercocok tanam. Adapun prinsip kerja mesin penyiram otomatis ini yaitu menyemprotkan air yang telah disediakan untuk asupan hidrogan pada tanaman pada jam dan waktu yang ditentukan. Mesin penyiraman otomatis merupakan salah satu inovasi pada program Kuliah Kerja Nyata-Tematik Reguler (KKN-TR) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Inovasi mesin penyiraman otomatis berbasis timer ditempatkan pada taman di lokasi KKN-TR sehingga dapat membantu efisiensi tenaga dan waktu dalam perawatan tanaman. Adapun lokasinya berada di Taman Sehat Desa Segoro Tambak Kec. Sedati Kab. Sidoarjo.
Makna Konflik Peran pada Mahasiswa dengan Peran Ganda Ervin Nurul Affrida
WAHANA Vol 68 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.071 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v68i1.631

Abstract

This study aims to understand phase of conflict and purpose in students with multiple roles. The research method used qualitative method with phenomenological approach. Data collection technique are in depth interviews. Data analysis technique used Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Member check as stabilization techniques credibility. The result about phase of role conflict include role conflict caused by the imbalance division of time between roles. Then, role conflict caused of behavior not consistent with role purpose. Role conflicts in students with multiple roles interpreted by still work and carry out tasks with the involvement and responsibility on multiple roles followed, and taking a stand against conflict of roles, while still working on academic assignments and teaching obligations despite the tendency to experience role conflict. Based this result can be concluded that the conflicting positions on the role of a student with a dual role is interpreted differently depending on the perception of each individual. Keywords: Meaningfullness, Role Conflict, Students With Dual Role.
MODEL PEMBELAJARAN LITERASI DASAR DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN BAHASA DI TAMAN KANAK-KANAK Ervin Nurul Affrida
WAHANA Vol 70 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.899 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v70i2.1736

Abstract

Perkembangan kognitif dan bahasa di Taman Kanak-Kanak dapat dikembangkan melalui pembelajaran literasi. Adapun pembelajaran literasi pada anak berfokus pada menanamkan dasar-dasar literasi sebagai pondasi awal untuk mengembangkan kemampuan literasi anak di jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi dasar di Taman Kanak-Kanak menggunakan model bercerita dengan buku-buku bergambar, model puzzle huruf dan bergambar, serta model pembelajaran audiovisual dengan rekaman suara dan video. Model pembelajaran literasi dasar tersebut berfokus pada empat indikator yaitu aspek kemampuan menyimak, berbicara, menulis, dan membaca.
POLA ASUH ANAK USIA PRA SEKOLAH BAGI IBU DENGAN PERAN GANDA Ervin Nurul Affrida
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3a (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.81 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3a.1035

Abstract

Adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan pergeseran peran bahwa tidak hanya ayah yang bekerja, tetapi ibu juga demikian sehingga disebut memiliki peran ganda. Adanya peran ganda membuat peran sebagai ibu dalam mengasuh anak terbagi dengan peran sebagai wanita karir. Apalagi jika anak telah memasuki usia pra sekolah, peran ibu semakin diperlukan karena anak berada pada masa keemasan (goden period), jendela kesempatan (window of opportunity) dan masa kritis (critical period) (Depkes RI, 2010). Pengasuhan yang dilakukan oleh ibu dengan peran ganda memiliki pola yang berbeda-beda, sehingga penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif ini berfokus pada bentuk-bentuk pola asuh ibu dengan peran ganda. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pola asuh ibu dengan peran ganda menunjukkan bentuk kolaborasi pola asuh, artinya tidak hanya penggunaan satu jenis pola asuh saja, seperti pola asuh demokrasi, otoriter, atau permisif, melainkan gabungan dari dua jenis pola asuh atau lebih.  Temuan lain dalam penelitian ini yaitu teridentifikasinya pola pengasuhan positif (positive parenting) yang dilakukan oleh ibu dengan peran ganda melalui (1) pengawasan terhadap aspek perkembangan anak meliputi aspek perkembangan fisik, kognitif, emosi-sosial, dan perilaku, (2) adanya komunikasi efektif, dan (3) penerapan disiplin positif pada anak. Kata Kunci: Anak Pra Sekolah; Pola Asuh; Peran Ganda
Hubungan Resiliensi Dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Bidik Misi Ervin Nurul Affrida
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.885 KB)

Abstract

Mahasiswa yang berstatus penerima beasiswa bidik misi mempunyai tuntutan yang lebih dibandingkan mahasiswa pada umumnya, salah satunya target pencapaian prestasi akademik yang dilaporkan secara periodik dalam bentuk Kartu Hasil Studi yang memuat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Dalam upaya pencapaian prestasi akademik tersebut, mahasiswa dituntut untuk memiliki ketahanan akademik sehingga mampu beradaptasi terhadap berbagai kesulitan yang dikenal dengan istilah resiliensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan prestasi akademik mahasiswa bidik misi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket resiliensi yang dikembangkan oleh Reivich & Shatte (2002). Prestasi akademik bersumber pada data pelaporan IPK mahasiswa bidik misi setiap semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi yang terbentuk antara resiliensi dengan prestasi akademik sebesar 0,613 jika dibandingkan dengan r tabel sebesar 0,208 dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara resiliensi dengan prestasi akademik mahasiswa bidik misi. Rekomendasi hasil penelitian ditujukan kepada Dosen Pembimbing Akademik, Layanan Guidance Counseling and Career Center, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), serta peneliti selanjutnya. Kata Kunci: Resiliensi, Prestasi Akademik, Mahasiswa
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK OLAHRAGA ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN BENDA-BENDA DI LINGKUNGAN SEKITAR PADA PROGRAM BELAJAR DARI RUMAH Abd Cholid; Ervin Nurul Affrida
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.484 KB)

Abstract

Program belajar dari rumah (BDR) sebagai salah satu cara untuk menekan sebaran virus Covid-19 di sekolah. Implementasi BDR menggunakan bantuan media teknologi dan informasi, sehingga belum bisa diterapkan secara tunggal pada jenjang PAUD. Pembelajaran PAUD dalam bentuk aktivitas fisik olahraga yang bertujuan untuk menstimulus aspek perkembangan fisik dan motorik anak membutuhkan alat bantu pembelajaran serta stimulasi secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik olahraga anak usia dini pada program BDR. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan subyek menggunakan teknik purposive sampling dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Kredibilitas data penelitian diuji menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran aktivitas fisik olahraga anak usia dini pada Program BDR meliputi aktivitas gerak dan lagu, aktivitas bermain, serta aktivitas motorik. Selanjutnya benda-benda di lingkungan sekitar yang digunakan meliputi kardus, botol bekas, bola dan kertas sebagai media dalam bermain sambil belajar melalui aktivitas fisik olahraga
Persepsi Orang Tua dalam Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka di Taman Kanak-Kanak pada Masa Pandemi Covid-19 Ervin Nurul Affrida; Abd Cholid; A'inur Rofida Salsavira
incrementapedia Vol 4 No 1 (2022): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/incrementapedia.vol4.no1.a6144

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on various fields, one of which is education. In the Early Childhood Education (PAUD) unit in the Academic Year 2022/2023 switch from the Learning from Home (BDR) system to Face-to-Face Learning (PTM). Implementation of PTM in PAUD units while complying with government regulations and complying with health protocols. Compliance with health protocols is very important to teach from an early age, especially after the implementation of PTM, children return to activities outside the home. This study aims to determine parents' perceptions of NCDs in children aged 4-6 years. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques used through questionnaires and interviews.
PENGARUH MEDIA KINTAR TERHADAP KEMAMPUAN KEAKSARAAN AWAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TUNAS REMAJA SURABAYA Utari Safitri; Aisyah Aisyah; Ervin Nurul Affrida
incrementapedia Vol 4 No 2 (2022): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/incrementapedia.vol4.no2.a6635

Abstract

This research is motivate by the problem that the early literacy abilitie of children age 5-6 years are still not developed. This is because the teacher only uses the lack of media, namely teaching materials for children's worksheets, so that children feel bored and less enthusiastic. Therefore, researchers make creative media, namely KINTAR media (Kincir Pintar). Media KINTAR (Kintar Pintar) is a game media that is made to resemble a windmill made of plywood or wood with the symbol of the letters (a)  to (z) in various colors and attractively decorated. The motivation of this study was to determine the effect of KINTAR media on the early skills of children aged 5-6 year in TK Tunas Remaja Surabaya. The exam strategy used is a quantitative exploration technique with the design of "One Group Pretest Posttest Design", the T-test using the SPSS version 24 application. The sample in this study was 25 children aged 5-6 years at Tunas Remaja Surabaya Kindergarten. The information sorting strategy used is the perception technique and documentation. Base on the result of the paired sample test using the SPSS version 24 application, it shows that from the calculation results above, it is obtained sig (2- tailed) 0.000 < 0.05, then at that time Ho is reject so that the working hypothesis is very significant. Thus, its can be stated that the KINTAR media hasa tremendous impact on early proficiency abilites of childrens age 5-6 years at Tunas Remaja Surabaya Kindergarten.  
PELATIHAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN SENI DENGAN APE BERBASIS BAHAN KERTAS ASTURO BAGI KOMUNITAS PRAKTISI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK WILAYAH SURABAYA 2 Aisyah Aisyah; Isabella Hasiana; Ervin Nurul Affrida
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v5i2.4370

Abstract

Art skills development training with asturo paper-based APE for the community of practitioners of the driving school program which was attended by five kindergartens in East Surabaya. This activity aims to: (1) participants have skills in making media to develop artistic abilities; (2). Participants have skills in making educational aids made from asturo paper as a medium in learning activities in kindergarten or early childhood. The training methods used include lectures, questions and answers, demonstrations of how to make what is trained and practice making media from asturo paper. The results obtained from this training are that individuals are able to understand and master the concept of art development using asturo paper and have skills in making educational aids from asturo paper as learning media
MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MELALUI MEDIA POP UP BOOK BAGI ANAK DINI: IMPROVING HEALTH LITERACY ABILITY FROM DIGITAL POP UP BOOK MEDIA FOR EARLY CHILDREN ELISABETH TAMPUBOLON; AHMAD FACHRURRAZI; ERVIN NURUL AFFRIDA; NITASIH INDAHSARI
incrementapedia Vol 5 No 1 (2023): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/incrementapedia.vol5.no1.a7593

Abstract

Early childhood education level requires readiness from various elements, one of which is through a literacy program health that aims to help children understand the importance of behavior clean and healthy living (PHBS). The PHBS referred to is in the form bring supplies and do not share food as an effort to prevent Covid-19 at school. This research was carried out using the development method refers to research and development steps according to Borg & Gall (1983). The research objective is to develop pop up book media digital-based to improve health literacy skills in children aged 4-6 years. Product trial results consisting of media expert trials, substance experts trials, prospective users trials and tests field. The media expert test results obtained 85.83%, the substance expert test obtained the average 88.94%, and the test results for prospective product users obtained an average of 86.98%. it can be concluded that ABBA's pop up book media is very good and unnecessary revised. The results of the product effectiveness test obtained an average pre-test score (XB) of 1682 and the average post test score (XA) is 1811 when compared to the t table value at a significance level of 5% then 0.004 <0.05 so it can be concluded that pop up book media can improve health literacy skills in children aged 4-6 years.