Claim Missing Document
Check
Articles

POLA ASUH ORANGTUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER JUJUR ANAK USIA DINI Ainun Mufidah; Sofiyatul Fitriah; Renasa Amalia; Ervin Nurul Affrida
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku jujur harus dikenalkan sejak awal melalui pendidikan di sekolah yang harus sejalan dengan pengasuhan orangtua yang ada dirumah agar berkesinambungan bagi anak. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pengasuhan orang tua. Untuk mengembangkan sifat jujur pada anak usia dini, orang tua memiliki empat macam gaya pengasuhan diantaranya: (1) pola asuh permisif (2) pola asuh otoriter (3) pola asuh demokratis (4) pola asuh penelantaraan. Karya tulis ini menggunakan metode kajian pustaka, data diperoleh dari penelitian kepustakaan. Manfaat penulisan artikel ini merupakan untuk memahami pola asuh orang tua yang mempengaruhi pembentukan karakter anak usia dini. Anak pra sekolah sendiri memiliki keunikan tersendiri, maka dari itu, bapak dan ibu perlu mengimplementasikan pendampingan orang tua yang pas dengan watak anak. Hasil beberapa contoh penelitian yang relevan menunjukkan bahwa pola asuh demokratis mempunyai pengaruh dalam membentuk karakter anak pra sekolah. Adapun nilai-nilai yang anak harus miliki sejak dini yaitu kejujuran, disiplin, toleransi, dan kemandirian. Kata kunci: Pengasuhan, Karakter Jujur, Anak Usia Dini. Abstrack Honest behavior should be introduced early through education at school, which must align with parental upbringing at home to ensure continuity for the child. This writing aims to identify parenting patterns. To develop honesty in early childhood, parents have four types of parenting styles: (1) permissive parenting, (2) authoritarian parenting, (3) democratic parenting, and (4) neglectful parenting. This paper uses a literature review method, with data obtained from library research. The benefit of writing this article is to understand the parenting styles that influence the character formation of young children. Preschool children have their own uniqueness; therefore, parents need to implement appropriate parental guidance that matches the child's character. The results of several relevant studies show that democratic parenting has an influence on shaping the character of preschool children. The values that children must have from an early age include honesty, discipline, tolerance, and independence. Keywords: Parenting, Honest Character, Early Childhood.
PENANAMAN NILAI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI KOMUNIKASI ANAK USIA DINI Meyrinda Eka Putri Riyani; Nitasih Indahsari; Rachmaniah Hidayati; Ervin Nurul Affrida
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan pada anak usia dini merupakan upaya dalam membina anak sejak lahir di dunia sampai dengan usia enam tahun dengan memberikan rangsangan pendidikan untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani supaya anak mempunyai kesiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya. Penelitian berikut ini bertujuan untuk melakukan analisis Penanaman Nilai Dan Pembentukan Karakter Disiplin Melalui Komunikasi Anak Usia Dini. Kajian Pustaka digunakan dalam metode penelitian ini bersumber dari artikel ilmiah, karya tulis dan buku yang dijadikan sebagai sumber data. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bagaimana cara menanamkan nilai dan membentuk karakter disiplin melalui komunikasi pada anak usia dini. Dengan adanya komunikasi tersebut antara pendidik dengan peserta didik atau orang tua dengan anak, hal ini dapat menumbuhkan dan mendukung kemampuan pemahaman mengenai nilai moral berserta penerapannya dalam kehidupan sehari-sehari, misalnya penerapan sikap disiplin baik di rumah maupun disekolah serta komunikasi yang baik melalui sikap sosialisasi pada diri anak dengan teman sebaya dan orang disekitarnya. Kata kunci: Anak Usia Dini, Nilai dan Karakter, Karakter Disiplin
SEKOLAH RAMAH ANAK YANG MENDUKUNG KESEHATAN DAN PERKEMBANGAN ANAK Anis Rahmana; Rani Rohmatu Masruroh; Ervin Nurul Affrida
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah ramah anak adalah satuan pendidikan dengan karakteristik seperti menjaga hak-hakanak serta menciptakan kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan anak. Penulisan inibertujuan untuk mengidentifikasi sekolah ramah anak yang mendukung kesehatan danperkembangan anak. Tidak hanya sekolah ramah anak yang disesuaikan dengan karakteristiknamun juga mendukung kesehatan dan tumbuh kembangnya. Manfaat penyusunan karya ilmiahini adalah untuk mengetahui kesehatan dan perkembangan yang dapat diwujudkan melaluisekolah ramah anak. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jeniskajian pustaka. Analisis yang digunakan pada penelitian berupa jurnal maupun buku yangberhubungan dengan topik dalam karya ilmiah. Dari perolehan penelitian yang relevan dapatdisimpulkan bahwa secara tidak langsung sekolah ramah anak dapat mengoptimalkankesehatan dan perkembangan anak usia dini.Kata kunci: sekolah ramah anak;kesehatan;perkembangan
PENGENALAN ETNOMATEMATIKA MELALUI SEMPOA PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Dia Eka Wati; Ervin Nurul Affrida
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan sempoa geometri sebagai media pembelajaran etnomatematika untuk anak tunagrahita ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan sempoa geometri terhadap kemampuan berhitung penjumlahan pada anak tunagrahita ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sempoa geometri meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan pada anak tunagrahita ringan. Etnomatematika, sebagai pendekatan yang berfokus pada penggunaan konsep matematika dalam konteks budaya dan lingkungan, dapat membantu meningkatkan kemampuan berhitung pada anak tunagrahita ringan yang memiliki kelemahan dalam berhitung. Kata Kunci: Etnomatematika, Disabilitas, Geometri.
Multimedia Pembelajaran Interaktif Dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini Tunaganda Ervin Nurul Affrida; Muhammad Nurrohman Jauhari; Yunita Elsiana Nurjannah
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v5i1.1663

Abstract

Anak yang mengalami tunarungu merupakan anak yang mengalami gangguan atau hambatan pada fungsi pendengaran yang salah satunya berdampak pada kesulitan dalam berkomunikasi dan menerima informasi. Selanjutnya anak yang mengalami hambatan berkomunikasi dapat berdampak pada gangguan intelektual karena informasi yang diterima juga terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis permasalahan minat belajar pada anak usia dini yang mengalami gangguan tunaganda (tunarungu-tunagrahita) melalui multimedia pembelajaran interaktif. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai sumber berupa jurnal, hasil penelitian, dan buku serta referensi yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif berperan positif dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini berkebutuhan khusus (tunarungu-tunagrahita) . Melalui penggunaan multimedia pembelajaran interaktif anak menjadi lebih antusias dan fokus selama proses belajar sehingga diyakini anak akan mudah menangkap pesan dari pembelajaran yang disampaikan.
Implementasi (Planning Matrix) Perencanaan pada Anak Usia 4-5 Tahun dengan Gangguan Lambat Bicara: Implementation (Planning Matrix) Planning for 4-5 Year Old Children with Slow Speech Disorders Erni Setiawati; Ervin Nurul Affrida
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2830

Abstract

ABSTRACT This study aims to present a structured intervention plan for a 4-5 year old child with slow speech disorder. Improving the verbal communication skills of this child through targeted strategies is the main objective of this study. Specific objectives included an increase in vocabulary and improvements in the expression of the child's basic needs and feelings. The intervention plan involved a variety of strategies, such as speech and language activities, articulation exercises, and interactive games. Evaluation methods involved weekly progress monitoring and checklists to measure improvements in vocabulary and speech intelligibility. Utilization of resources, such as consultation with a speech therapist and age-appropriate speech therapy apps, is crucial. Parental involvement is strongly encouraged by providing guidance to parents to help strengthen communication at home. Program adjustments are made based on monthly evaluations and feedback from parents. The continuation plan involves regular meetings with parents to monitor progress and discuss next steps that may be needed. This research offers a comprehensive and customizable approach, emphasizing strategies that are specific to a child's unique needs and development. The results of this study show deep insight into the experiences of 4-5 year old children with slow speech impairment who received the implementation of the intervention plan and brought significant positive impacts   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan suatu rencana intervensi terstruktur bagi anak usia 4-5 tahun yang mengalami gangguan lambat bicara. Meningkatkan keterampilan komunikasi verbal pada anak ini melalui strategi yang ditargetkan merupakan tujuan utama dalam penelitian ini. Untuk tujuan khusus mencakup peningkatan kosakata dan perbaikan dalam ekspresi kebutuhan dasar dan perasaan anak. Rencana intervensi melibatkan beragam strategi, seperti kegiatan bicara dan bahasa, latihan artikulasi, dan permainan interaktif. Metode evaluasi melibatkan pemantauan kemajuan mingguan dan checklist untuk mengukur peningkatan kosakata dan kejelasan bicara. Pemanfaatan sumber daya, seperti konsultasi dengan terapis bicara dan aplikasi terapi bicara yang sesuai dengan usia, menjadi krusial. Keterlibatan orang tua sangat dianjurkan dengan memberikan panduan kepada orang tua untuk membantu memperkuat komunikasi di rumah. Penyesuaian program dilakukan berdasarkan evaluasi bulanan dan umpan balik dari orang tua. Penelitian ini merupakan pendekatan yang komprehensif dan dapat disesuaikan, menekankan strategi yang spesifik untuk kebutuhan dan perkembangan unik anak. Hasil penelitian ini menunjukkan wawasan yang mendalam tentang pengalaman anak usia 4-5 tahun dengan gangguan lambat bicara yang menerima implementasi perencanaan intervensi dan membawa dampak positif yang signifikan.
KESIAPAN PSIKOLOGIS ANAK DAN ORANGTUA DALAM MENGHADAPI PEMBELAJARAN TATAP MUKA Ervin Nurul Affrida; Isabella Hasiana
Kanigara Vol 2 No 2 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i2.5991

Abstract

Psychological preparation for face-to-face learning requires deep focus. This is because each individual has different readiness related to learning not only from parents but also from children. Therefore, assistance is needed for parents and children to be able to adapt in facing face-to-face learning. The method used in this PPM activity is lectures and discussions with parents. The result of this PPM activity is that parents have new understanding and knowledge that can be used as a reference for them how to behave psychologically in dealing with face-to-face learning. In addition, life in a family that is conducive and mutually supportive of one another will create a happy and comfortable atmosphere so that children are motivated to participate in face-to-face learning. Therefore, parents are expected to be able to control emotions, think positively, modify the environment and build positive energy.
GAMBARAN PERILAKU ATTACHMENT ANTARA IBU DENGAN PERAN GANDA DAN ANAK USIA PRASEKOLAH DITINJAU DARI ASPEK PERKEMBANGAN EMOSI SOSIAL Affrida, Ervin Nurul
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 2 No 2 (2018): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v2i2.8932

Abstract

Hubungan kedekatan yang membentuk ikatan emosi antara ibu dengan anak dikenal dengan istilah kelekatan (attachment). Attachment tidak hanya terjadi antara ibu dengan anak saja, melainkan dengan figur-figur lain yang dianggap mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak. Ibu dengan peran ganda yakni selain sebagai ibu juga menjadi wanita karir mempunyai waktu interaksi yang terbatas dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku attachment ibu dengan peran ganda dan anak usia prasekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan peran ganda cenderung menunjukkan perilaku attachment dalam dua kelompok yaitu secure attachment dan insecure attachment. Perilaku keduanya mempengaruhi perkembangan sosial anak usia dini yang berada pada tahapan kemandirian vs ragu-ragu, dan inisiatif vs rasa bersalah.
KOMUNIKASI EFEKTIF TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI ERA DIGITAL Ervin Nurul Affrida; Andri Kurniawan; Titah Kinasih
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya digital, telah memberikan dampak besar terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk cara berinteraksi anak dengan dunia di sekitar. Di era digital, media sosial, aplikasi, game, dan perangkat digital menjadi bagian penting dari kehidupan anak-anak. Namun, dampak positif atau negatif dari teknologi sangat bergantung pada orang tua, pendidik, dan masyarakat yang ditentukan saat komunikasi dengan anak-anak. Komunikasi yang efektif sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak dapat tumbuh dengan sehat secara emosional, sosial, dan kognitif di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Komunikasi yang efektif memainkan peran krusial dalam perkembangan anak, termasuk komunikasi di rumah maupun di sekolah oleh orang tua dan guru. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk memberikan pemahaman bagi guru dan orang tua dalam berkomunikasi yang efektif dengan anak ditengah perkembangan digital. Hasil kegiatan berupa peningkatan pemahaman yang diukur melalui angket. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk webinar interaktif secara daring. Hasil pengabdian menunjukkan ada peningkatan sebesar 55% dari skor pretest dan posttest yang diberikan kepada guru dan orang tua yang mempunyai anak usia dini pada rentang usia 4-6 tahun.
PENGARUH METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK KELOMPOK B DI TK INFARUL GHOY 1 TRITUNGGAL, BABAT, LAMONGAN Yani Ayu Dwi Putri; Ervin Nurul Affrida
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.588

Abstract

Early Childhood Education (PAUD) is an effort to foster children from birth to 6 (six) years of age. Through PAUD, it is expected that children can develop all their potential. One of the developments that needs to be honed is children's language skills. The development of language skills aims for children to be able to express their thoughts through simple language by telling stories appropriately and being able to communicate effectively. In this study, we will discuss how the storytelling method using picture story books can improve language development in early childhood. The results of the study showed an average increase where at the time of the pre-test the average language ability of students was 5.08, and at the time of the post-test it became 8.48 where there was an increase of 3.40. This is one of the efforts to improve the language skills of early childhood through the storytelling method as has been applied by researchers.