Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM PENGENALAN BENTUK GEOMETRI Nur Ardianti, Intan Dwi; Affrida, Ervin Nurul
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i3.1986

Abstract

Permainan puzzle merupakan salah satu media edukasi yang efektif untuk merangsang perkembangan anak usia dini, khususnya dalam aspek kognitif dan kemampuan memecahkan masalah. Melalui kegiatan menyusun potongan puzzle untuk dimasukkan ke dalam lubang potongan puzzle yang sama, anak dibor untuk berfikir logis, mengenal bentuk geometri/pola, serta meningkatkan konsentrasi dan koordinasi mata-tangan. Hasil penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre Experimental Design dan jenis penelitan one-group preteset-postet desgien. Subjek penelitian ini adalah semua KB Aisyiyah II dengan jumlah 13 anak. Teknik Pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokemntasi. Teknik analisa data menggunakan statistik non parametik uji Wiloxcon dengan rumus Asymp. tanda tangan. (2-tailed) lebih kecil dari<0,05, maka hasil penelitian ini signifikan adanya pengaruh antar dua variabel, sebaliknya Asymp. tanda tangan. (2 ekor) lebih besar .0,05. Maka tidak ada pengaruh dalam penelitian atau ditolak. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata setelah pengobatan adalah 7,00. Hasil uji ketinggian bertanda Wiloxcon meenunjukkan 00,1 Asymp. tanda tangan. (2 ekor) lebih kecil dari,0,05. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan anatar permaiann puzzle terhadap kemampuan kognitif anak dalam pengenalan bentuk gometri.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU POP-UP BERBASIS BUDAYA LOKAL BAGI ANAK USIA DINI: Ervin Nurul Affrida; Isabella Hasiana; Aristya Septi Pamungkas; Charmel Friani Palmisia Wae; Wulandari Kusuma Dewi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku pop-up menjadi media yang menarik namun masih belum terintegrasi dalam pembelajaran sehingga perlu dilakukan pengembangan agar hasilnya yang dicapai maksimal. Melalui kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk pengabdian pada masyarakat mempunyai tujuan untuk memberikan pelatihan terkait pengembangan media dalam bentuk buku pop-up. Adapun tema yang digunakan dalam pembuatan buku pop-up yaitu budaya lokal. Sasaran kegiatan yaitu guru TK di Lamongan agar mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam merencanakan pembelajaran menggunakan media sehingga pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan.  Penggunaan media buku pop-up berbasis budaya lokal akan mampu  menjadi sebuah media yang menarik dan semakin menumbuhkan kecintaan anak pada tanah air. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menyusun media buku pop up yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran, dalam hal ini pengenalan budaya lokal Kota Lamongan.
MENGEMBANGKAN MODUL AJAR DIGITAL STORY TELLING BERBASIS BUDAYA LOKAL Ervin Nurul Affrida; Ahmad Fachrurrazi; Made Ayu Anggreni; Sesariana Barek Masan; Maria Anti Karma; Intan Maharani Yusirianti
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini sebagai pendidikan dasar yang juga berperan dalam pembentukan karakter serta menyiapkan anak untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pelaksanaan pembelajaran PAUD dikenal dengan istilah belajar sambil bermain. Hal ini disebabkan aktivitas bermain merupakan bagian dari tahap pembelajaran pada anak. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode bercerita/storytelling. Saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat. Teknologi menjadikan berbagai aspek dalam kehidupan yang manual menjadi serba digital. Metode storytelling juga berkembang mengikuti perkembangan teknologi menjadi berbasis digital sebagai pembaharuan yang inovatif, menarik dan menyenangkan, khususnya bagi anak usia dini. Selain itu digital storytelling sudah banyak digunakan oleh guru sebagai salah satu konsep yang mudah dalam mengembangkan keterampilan pada anak usia dini. Oleh karena itu kemampuan menyusun modul ajar berbasis digital storytelling juga penting dimiliki oleh guru PAUD untuk mencapai tujuan pembelajaran yang direncanakan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang ditujukan bagi guru PAUD di Kota Surabaya dan luar Kota Surabaya dilaksanakan secara hybrid dengan capaian kemampuan menyusun modul ajar digital story telling berbasis kearifan lokal.
Dampak Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka dalam Pengembangan Aspek Seni di PAUD Bhakti Pertiwi Sa’adah, Lailis; Affrida, Ervin Nurul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11316

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berperan dalam membentuk dasar perkembangan anak, baik secara kognitif, sosial-emosional, motorik, maupun moral. Kurikulum Merdeka diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan memberikan fleksibilitas dan berpusat pada anak, sehingga memungkinkan pengembangan potensi secara lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pengembangan seni di PAUD Bhakti Pertiwi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan guru dan kepala sekolah, observasi kegiatan pembelajaran, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap perkembangan seni anak, terutama dalam meningkatkan kemampuan mengekspresikan diri dan kreativitas. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sumber daya, serta minimnya pelatihan bagi pendidik. Dengan demikian, dukungan dari pihak sekolah dan penyediaan sumber daya yang memadai menjadi faktor penting keberhasilan implementasi. Penelitian ini menyarankan agar sekolah memperkuat pelatihan guru, menyediakan fasilitas, serta memperdalam pemahaman terkait Kurikulum Merdeka untuk mendukung perkembangan seni anak usia dini secara optimal
Pengaruh Media Balok Kata Terhadap Kemampuan Literasi Baca Tulis Pada Anak Usia 5-6 Tahun lailatul azzmil; Ervin Nurul Affrida
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 7 No. 02 (2026): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v7i02.11735

Abstract

Early literacy skills are an essential aspect of language development that should be stimulated during early childhood. However, preliminary observations at Bahrul Ulum Kindergarten, Surabaya, revealed that some children aged 5–6 years still experienced difficulties in recognizing letters, pronouncing syllables, and arranging letters into simple words. Although various studies have examined literacy learning media, the use of word blocks as a concrete manipulative medium to improve early literacy skills remains limited. Therefore, this study aimed to determine the effect of word block media on the literacy skills of children aged 5–6 years at Bahrul Ulum Kindergarten, Surabaya. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 18 children aged 5–6 years. Data were collected through an observation sheet designed to assess literacy skills, including letter recognition, syllable pronunciation, and word formation abilities. The data were analyzed using a paired-sample t-test with the assistance of SPSS version 20. The results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000, which is lower than 0.05, indicating that word block media had a significant effect on improving children's literacy skills. These findings demonstrate that word block media is effective in enhancing early literacy development by engaging children in concrete, interactive, and play-based learning activities. The implications of this study suggest that word block media can serve as an alternative instructional medium for early childhood educators to foster literacy development in a more enjoyable, meaningful, and developmentally appropriate manner
POLA ASUH ANAK USIA PRA SEKOLAH BAGI IBU DENGAN PERAN GANDA Ervin Nurul Affrida
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 3a (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3a.1035

Abstract

Adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan pergeseran peran bahwa tidak hanya ayah yang bekerja, tetapi ibu juga demikian sehingga disebut memiliki peran ganda. Adanya peran ganda membuat peran sebagai ibu dalam mengasuh anak terbagi dengan peran sebagai wanita karir. Apalagi jika anak telah memasuki usia pra sekolah, peran ibu semakin diperlukan karena anak berada pada masa keemasan (goden period), jendela kesempatan (window of opportunity) dan masa kritis (critical period) (Depkes RI, 2010). Pengasuhan yang dilakukan oleh ibu dengan peran ganda memiliki pola yang berbeda-beda, sehingga penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif ini berfokus pada bentuk-bentuk pola asuh ibu dengan peran ganda. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pola asuh ibu dengan peran ganda menunjukkan bentuk kolaborasi pola asuh, artinya tidak hanya penggunaan satu jenis pola asuh saja, seperti pola asuh demokrasi, otoriter, atau permisif, melainkan gabungan dari dua jenis pola asuh atau lebih.  Temuan lain dalam penelitian ini yaitu teridentifikasinya pola pengasuhan positif (positive parenting) yang dilakukan oleh ibu dengan peran ganda melalui (1) pengawasan terhadap aspek perkembangan anak meliputi aspek perkembangan fisik, kognitif, emosi-sosial, dan perilaku, (2) adanya komunikasi efektif, dan (3) penerapan disiplin positif pada anak. Kata Kunci: Anak Pra Sekolah; Pola Asuh; Peran Ganda
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BERBASIS SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) BAGI MAHASISWA PAUD Ahmad Fachrurrazi; Ervin Nurul Affrida; Isabella Hasiana; Aisyah Aisyah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan salah satu kompetensi akademik yang harus dimiliki oleh mahasiswa PAUD sebagai bekal dalam mengembangkan budaya ilmiah dan meningkatkan kompetensi  profesional sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2005. Namun demikian, mahasiswa cenderung masih mengalami kesulitan dalam menentukan topik, mencari referensi ilmiah yang relevan, menyusun kajian pustaka secara sistematis, hingga menulis artikel sesuai kaidah ilmiah. Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis studi literatur. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting sebanyak empat sesi dengan melibatkan 15 mahasiswa calon guru PAUD yang sedang menempuh pendidikan S1. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan praktik penulisan artikel, dan evaluasi hasil kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest, posttest, observasi partisipasi peserta, serta penilaian terhadap draft artikel yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai struktur artikel ilmiah, teknik penelusuran referensi menggunakan Google Scholar dan Mendeley, kemampuan melakukan sintesis literatur, serta penyusunan artikel sesuai kaidah ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil menyusun draft artikel yang memenuhi sistematika penulisan ilmiah. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi akademik dan kesiapan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah.
PENGARUH PEMBIASAAN MENDENGARKAN LAGU ANAK TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA 4-5 TAHUN Intan Maharani Yusirianti; Ervin Nurul Affrida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15538

Abstract

The development of expressive language is an important aspect in early childhood development because it plays a role in the ability to communicate and interact with the environment. However, there are still children aged 4–5 years who have difficulty expressing ideas, answering questions, and constructing simple sentences, so stimulation that is appropriate to the characteristics of child development is needed. This study aims to determine the effect of listening to children's songs on the expressive language development of 4–5-year-old children at Dharma Bhakti Kindergarten in Surabaya. This study uses a quantitative approach with a pre-experimental method through a one group pretest-posttest design. There were 14 children in the study. Data collection techniques were conducted through tests and observations. Data analysis used a t-test (paired sample t-test). The results showed a significant increase, with a pretest average score of 3.96 increasing to 5.28 in the posttest, and the t-value of 3.47 was greater than the critical t-value of 1.77 at a significance level of 0.05 Thus, the habit of listening to children's songs was proven to have an effect on the development of children's expressive language.
Pengembangan Media Parbil Terhadap Kemampuan Berhitung 1-10 Anak Usia 3-4 Tahun Etik Rahayu; Ervin Nurul Affrida
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Parbil (Parkiran Bilangan) sebagai alat permainan edukatif untuk meningkatkan kemampuan numerasi anak usia 3–4 tahun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg dan Gall (1983) yang dimodifikasi menjadi delapan tahap, yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk, uji ahli media, uji ahli materi, uji coba kelompok kecil, revisi produk, dan uji lapangan. Subjek penelitian terdiri atas 9 anak usia 3–4 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan angket,observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Parbil memperoleh tingkat kelayakan yang sangat tinggi. Validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 94% dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 96% dengan kategori sangat layak. Uji coba kelompok kecil pada tiga anak menunjukkan bahwa media dapat digunakan dengan baik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Hasil uji lapangan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi anak setelah menggunakan media Parbil. Nilai rata-rata pre-test sebesar 6,40 meningkat menjadi 9,67 pada post-test dengan selisih peningkatan sebesar 3,27 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa media Parbil efektif digunakan untuk membantu anak mengenal, menyebutkan, dan mengurutkan angka 1–10. Dengan demikian, media Parbil layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran numerasi awal bagi anak usia 3–4 tahun.