Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Potret Pendidikan di Desa Sebangun Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas Sarbini, Sarbini
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi pendidikan di Desa Sebangun secara komprehensif dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang ada, agar anak-anak di desa ini dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan studi literatur untuk memperoleh data empirik dan aktual. Penelitian ini dilakukan di Desa Sebangun, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang terdiri dari beberapa sekolah dasar, SMP, dan PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Desa Sebangun masih jauh dari memadai. Beberapa sekolah mengalami kekurangan fasilitas seperti meja, kursi, dan ruang kelas yang layak. Selain itu, akses menuju sekolah yang terbatas, kondisi geografis yang sulit, serta faktor ekonomi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan juga masih rendah, yang menyebabkan banyak anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat untuk memperbaiki infrastruktur pendidikan dan memberikan dukungan finansial serta pendidikan kepada masyarakat agar anak-anak di Desa Sebangun dapat menikmati pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.
PENGARUH SISTEM BONUS PRODUKSI TERHADAP PRODUKTIFITAS PADA INDUSTRI UMKM SEPATU “X” Sarbini, Sarbini
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v21i1.303

Abstract

Produktifitas pada umkm sepatu diperlukan peningkatannya karena permintaan pesanan melebihi kapasitas produksi. Kendalanya pada produksi sepatu memakai sistem upah Borongan atau pekerja dibayar berdasar jumlah produksi masing masing pekerja. pengaruh sistem bonus produksi. Produktifitas adalah proses suatu organisasi, individu, atau sistem dalam menghasilkan hasil atau output tertentu berdasarkan jumlah sumber daya yang digunakan. Salah satu cara untuk memotivasi pekerja borongan dengan memberi motivasi berupa sistem bonus produksi agar produktifitas meningkat. Hasil penelitian menunjukkan Produktivitas karyawan mengalami peningkatan dari rata-rata produksi sebelum diberlakukan system bonus sebesar 16,6%, namun ada perbedaan antarapeningkatan produksi pekrja yang sudah terampil dengn pekerja yang belum terampil.
KONSEP KEPEMIMPINAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Sarbini, Sarbini
JURNAL TAPIS Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v9i2.1588

Abstract

Abstrak Ketika kita hidup di zaman yang sulit, lalu kita menatap dengan kesulitan, bernafas dengan kesulitan, mempercayai dengan kesulitan, menganalisa dengan kesulitan, mendidik dan belajar dengan kesulitan maka ketika itulah sesorang akan kehilangan identitasnya (jati dirinya) dan berjalan secara serampangan. Disinilah harus ada sesuatu penanganan khusus agar kita bisa mencabutnya dari kehidupan yang penuh dengan kesulitan.Saat berbicara tentang pemimpin, kita harus berbicara tentang sampel input yang ingin menjadi figur pemimpin, yaitu manusia. Sedangkan manusia menjalani sebagian besar waktunya di dalam pusaran pertarungan. Sehingga nyaris setiap kali ia bangkit dari satu pusaran maka ia langsung jatuh ke dalam pusaran yang lain.Saat ini banyak umat islam yang menjadi hidup tanpa perasaan bahwa mereka memiliki tujuan-tujuan mulia yang harus mereka capai. Memenuhi kebutuhan primer adalah kesibukan utama mereka.Kata Kunci: Kepemimpinan, Realitas, Publik
IMPLEMENTASI STRATEGI DAKWAH PW-IPM PROVINSI LAMPUNG DALAM MENINGKATKAN AKHLAQUL KARIMAH BERJAMAAH Budiarti, Reni; Sarbini, Sarbini; Sabdo, Sabdo
AL-IDZAAH: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 1 No. 02 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.747 KB) | DOI: 10.24127/al-idzaah.v1i02.244

Abstract

Salah satu bagian dari pemuda yang menjadi harapan umat itu adalah para pemuda yang saat ini duduk dibangku sekolah, yang memiliki karakteristik dinamis, kreatif, agresif, spontan, heroik, enerjik, militan, memiliki rasa ngin tahu, mudah meniru, memiliki tingkat emosi yang labil, dan umumnya belum memiliki kematangan jiwa. Maka penting untuk memperhatikan dakwah Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini mendapatkan keterangan bahwa Dakwah merupakan ruh dari IPM dalam membangun mental pelajar, dan merupakan tujuan dari dibentuknya organisasi IPM. Dalam berdakwah IPM juga memiliki strategi agar proses dakwah yang dilakukan dapat diterima oleh pelajar umumnya dan pengurus IPM PW khususnya.salah satunya dengan pendekatan secara emosional persuasif, dengan penyelenggaraan event-event yang sesuai dengan minat. Melalui strategi dakwah yang disusun oleh PW IPM Lampung, jelas meningkatkan akhlakul karimah berjamaah. Bukan hanya keshalehan individu tapi juga keshalehan sosial.
Penerapan Continous Improvement di UMKM Pembuatan Roti dengan Menggunakan Metode Six Sigma Trianando, Mochamad Albarizi; Sunyoto, Sunyoto; Sarbini, Sarbini; Sigit, Nanta
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): JPI 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v2i4.69

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam dunia industri menuntut setiap pelaku usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk senantiasa meningkatkan mutu dan efisiensi proses produksinya. Mely Bakery, salah satu UMKM yang bergerak dalam produksi roti di Malang, masih menghadapi berbagai masalah kualitas produk seperti ukuran roti yang tidak seragam, hasil panggangan yang gosong, dan robekan pada roti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Six Sigma sebagai pendekatan continuous improvement dalam upaya menurunkan tingkat cacat produk serta meningkatkan kualitas produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan penerapan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik dan karyawan Mely Bakery. Hasil pengukuran awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata DPMO (Defect Per Million Opportunities) mencapai 40.002 dengan level sigma sebesar 1,99. Setelah dilakukan perbaikan melalui pelatihan, penyusunan SOP, penggunaan alat ukur yang lebih akurat, dan pengendalian suhu oven, terjadi penurunan DPMO menjadi 2666,67 dan peningkatan level sigma menjadi 2,46. Faktor-faktor utama yang menjadi penghambat penerapan continuous improvement meliputi kurangnya pelatihan tenaga kerja, tidak adanya standar operasional prosedur (SOP) yang baku, serta keterbatasan alat dan lingkungan kerja. Penerapan Six Sigma terbukti efektif dalam menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan mutu produk secara signifikan di Mely Bakery. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Six Sigma dapat diterapkan secara praktis pada skala usaha kecil untuk membangun sistem kerja yang lebih terstruktur dan berorientasi pada kualitas.
Peristilahan Pengolahan Sagu dalam Bahasa Melayu Dialek Sambas, di Desa Sebangun, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas Sarbini, Sarbini; Patriantoro, Patriantoro; Wartiningsih, Agus
Jurnal Bahastra Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i1.11925

Abstract

The sago processing activities in Sebangun Village, Sebawi District, exhibit a rich variety of terminologies that reflect the linguistic and cultural characteristics of the local Malay Sambas dialect. This study aims to identify and analyze the terminology used in sago processing within the Malay Sambas Dialect (MSD) community of Sebangun Village, Sambas Regency. The research employed a descriptive qualitative method, with data obtained from native Malay Sambas speakers who have experience in sago processing. Data collection was conducted through observation, interviews, recording, note-taking, and documentation. The collected data were analyzed through transcription, classification, analysis, and interpretation. The findings revealed 35 monomorphemic and 38 polymorphemic terms related to sago processing, categorized based on processing stages, tools and materials, and final products. The semantic analysis indicated that 35 terms carry lexical meanings, while 38 terms express grammatical meanings. Functionally, there are 29 terms related to processing procedures, 23 to tools and materials, and 24 to processing results. This study not only contributes to the preservation of local linguistic heritage but also serves as a pedagogical reference for developing Bahasa Indonesia learning modules, particularly in terminology and dialectology studies at the high school level.
Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Oleh Mahkamah Konstitusi Lusiana, Wyda; Sarbini, Sarbini
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 9 No 2 (2023): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v9i2.5653

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi dan menganalisis wewenang Mahkamah Konstitusi dalam menangani masalah hukum yang berkaitan dengan pemilihan umum serta dampak hukum dari putusan Mahkamah Konstitusi mengenai perselisihan hasil pemilihan umum. Pemilihan umum adalah implementasi demokrasi di Indonesia yang mendasar, sesuai dengan konstitusi dalam Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Kepentingan Pemilihan Umum juga tercermin dalam prinsip kejujuran dan keadilan dalam perolehan suara rakyat, yang memperkuat saling kepercayaan dalam masyarakat. Dalam konteks pelaksanaan pemilihan umum yang berpotensi menghasilkan perselisihan, Mahkamah Konstitusi memiliki peran penting sebagai lembaga yang menyelesaikan sengketa terkait hasil pemilihan umum. Artikel ini mendalaminya dengan metode penelitian hukum normatif, menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wewenang Mahkamah Konstitusi untuk menyelesaikan perselisihan hasil pemilihan umum diatur dalam Pasal 24C ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta dijalankan sesuai prosedur penyelesaian yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terpenting, putusan Mahkamah Konstitusi dalam perselisihan hasil pemilihan umum bersifat final dan mengikat bagi semua pihak yang terlibat,menjaga integritas dan validitas hasil pemilihan umum sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMPN 5 Janapria sarbini, sarbini
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2945

Abstract

The purpose of this study was to determine how the planning, implementation and supervision and evaluation of school principals in improving the quality of education at SMPN 5 Janapria, Central Lombok district. This type of research is descriptive qualitative by using interviews, observations, and documentation as data collection. Analyze data by compiling data, managing data, then describing it systematically. The result of the principal's management in improving the quality of education at SMPN 5 Janapria, Central Lombok Regency is that the principal holds a meeting to plan the annual program, then the results of the meeting will be disseminated to teachers, students, parents and school committees, so in improving the Quality of Education the activities of the principal such as: reading the Koran every morning, Tahfiz Qur'an, Nahu and English Clubs, then getting students to be close to the Qur'an by doing these activities every day on a regular basis. Then in the learning process, the principal recommends that teachers use varied methods, discipline in entering classes according to the schedule, having job responsibilities, deliberation in deciding problems, openness in terms of costing in accordance with the agreed RKAS.
Psycho-Didactic Dimensions of Various Opening and Closing Surahs of the Al-Qurán and Their Implementation in PAI Learning in Madrasas Solehudin, Deni; Mahmud, Mahmud; Hafid, Hafid; Sarbini, Sarbini
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 7 No. 2 (2024): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v7i2.35830

Abstract

Education is a complex and dynamic process that aims to shape individuals with character and broad knowledge. In the educational process, teachers play a central role in guiding and leading students to achieve learning objectives. One of the important aspects of learning is the teacher's skill in opening and closing lessons. This skill is very important to attract students' attention, motivate them to learn, and help them understand the lesson material better. The Quran, as a guide for Muslims, has values that can be applied in various aspects of life, including in the field of education. Various openings and closings of Quranic surah contain psycho-didactic dimensions that can be applied to improve the quality of learning. This study aims to examine the psycho-didactic dimensions in various openings and closings of Quranic surah and their implementation in opening and closing lesson skills. This study uses qualitative and quantitative methods. Qualitative methods are used to find classifications of various openings and closings of Quranic surah and to analyze the psycho-didactic dimensions in various openings and closings of Quranic surah, while quantitative methods are used to analyze the implementation of psycho-didactic dimensions in opening and closing lesson skills. Data were collected through questionnaires, observations, interviews, and documentation. The results of the study show that various openings and closings of the Quranic surah contain psycho-didactic dimensions, especially affective and psychomotor dimensions. The implementation of psycho-didactic dimensions in opening and closing lesson skills shows positive results. Students are more motivated and enthusiastic in participating in learning and have a better understanding of the lesson material. The psycho-didactic dimensions in various openings and closings of Quranic surah can be applied to improve the quality of learning. The implementation of psycho-didactic dimensions in opening and closing lesson skills has proven to be effective in increasing interest, motivation, and enthusiasm.
Potret Pendidikan di Desa Sebangun Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas Sarbini, Sarbini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v1i01.87396

Abstract

The purpose of this research is to describe the state of education in Sebangun Village, Sambas Regency. This study examines the facts, challenges, and solutions employed to address educational issues faced by the community in Sebangun Village. A qualitative method with a descriptive approach was used, involving data collection through observations, interviews, and document studies, as well as direct and open observation and interview guidelines. The research informants consist of school principals and teachers from elementary to high school levels, as well as the local community of Sebangun Village. Therefore, the population of this study includes educational institutions and the community of Sebangun Village. Data analysis follows the Milles and Huberman model, involving a process that culminates in drawing conclusions and validating data through extended observations, source triangulation, and document studies. The results reveal that education in Sebangun Village still faces significant challenges. The school facilities and infrastructure are inadequate, with many damaged facilities and a lack of proper learning aids. Additionally, students' low motivation to learn is another inhibiting factor, influenced by the parents' economic conditions and the lack of community support. The study also found that the quality of educators needs improvement, as many teachers do not have a bachelor's degree (S1/D4). The community's low awareness of the importance of education and the low rate of student participation in pursuing higher education are also contributing factors. To improve the quality of education, collaboration is needed between the village, district, and provincial governments, as well as active involvement from the community in supporting children's education programs in Sebangun Village. Through appropriate steps, it is hoped that this research will contribute to significant improvements in education in Sebangun Village and have a positive impact on the community as a whole.