Claim Missing Document
Check
Articles

NATIONAL ROAD PRESERVATION BASED ON IRMS METHOD (A CASE STUDY IN JAPURA – PEMATANG REBA IN RIAU PROVINCE) Benny Hamdi Rhoma Putra; Yosi Alwinda; M. Rilly Aka Yogie
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.92 KB) | DOI: 10.21009/jpensil.v11i2.25720

Abstract

Japura Airport is one of the nodes of transportation that owned by Inderagiri Hulu (Inhu) Regency. The airport is located 14 km from the Pematang Reba. Pematang Reba is public administration office complex in Inhu Regency. This airport has flights within the province and even flights between provinces adjacent to Riau Province. The road that separates of these two cities is considered as the economic lifeblood of Inhu Regency to Riau Province. In addition, this road has fungtion not only to connect two important locations in Inhu Regency but also as only road access from Riau Province to Jambi Province. Because of the importance of this road, the condition of this road must be always maintained. Through this study, an analysis of the Remaining Structural Life (RSL) of the pavement was carried out to determine the most appropriate recommendations for road preservation work. The IRMS method is the method which used in calculating the remaining structural life (RSL) of the flexible pavement. The data requairement are deflection data from the Falling Weight Deflectometer (FWD), road geometric condition data and Average Daily Traffic (ADT). Through calculations, it was found that the apropriate flexible pavement preservation programs for Jalan Japura to Pematang Reba were divided into 3 types. Firstly, Overlays program are needed for STA 3+ 393 to STA 7+712, STA 8+509 to STA 15+70 and STA 16+510 to 16+819. Secondly, segment from STA 7+930 to STA 8+ 312 needs Reconstruction. Thirdly, STA 15+922 to STA 16+303 needs routine maintenance.
Pemrograman Linier untuk Optimalisasi Operasi Mobilisasi (Studi Kasus pada Operasi Hulu Pengeboran Minyak dan Gas): Linear Programming for Optimization of Mobilization Operations (Case Study on Upstream Oil and Gas Drilling Operations) Muhammad Rilly Aka Yogi; Benny Hamdi Rhoma Putra; Fitra Lestari
JURNAL SAINTIS Vol. 22 No. 01 (2022)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2022.vol22(01).7476

Abstract

[ID] Studi kasus pada penelitian ini diadopsi pada sebuah perusahaan multinasional yang bergerak dalam operasi hulu pengeboran minyak dan gas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendistribusikan beban dari berbagai fasilitas yang ada pada area pengeboran melalui simulasi optimalisasi mobilisasi Concrete Slab (CS). CS diperlukan dalam operasi pekerjaan persiapan lokasi pengeboran. Kemudian, Pendekatan Simulasi dilakukan menggunakan metode pemrograman linier terhadap kondisi batas antara lain peralatan, durasi, dan jarak melalui fungsi tujuan adalah untuk menekan biaya operasional selama kurun waktu 1 tahun operasi terhadap operasi eksisting pada tahun sebelumnya. Hasilnya ditemukan bahwa terdapat potensial reduksi biaya sebesar 31.36% melalui optimalisasi pada rute operasi. Disarankan penelitian lebih lanjut untuk menentukan total faktur tahunan yang optimal dengan multi variable dalam memobilisasi material, pelat beton (concrete slab), dari satu lokasi ke lokasi lainnya. [EN] The case study in this study was adopted by a multinational company engaged in upstream oil and gas drilling operations in Indonesia. This study aims to distribute material from various existing facilities in the drilling area through a simulation of optimization of Concrete Slab (CS) mobilization. CS is required in the operation of drilling site preparation work. Then, the simulation approach is carried out using a linear programming method for boundary conditions including equipment, duration, and distance through the objective function is to reduce operational costs for a period of 1 year of operation against existing operations in the previous year. The results found that there is a potential for cost reduction of 31.36% through optimization of the operating route
Analysis of Movement Generation for Rice Commodity in West Java Province Sabrina Mutiara Fajrin; Naissya Shafa Kamila Zahra; Dzakiyyah Yasmin Dzahabiyyah; Dwi Novi Wulansari; Benny Hamdi Rhoma Putra
Journal of Logistics and Supply Chain Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1338.83 KB) | DOI: 10.17509/jlsc.v1i1.32870

Abstract

West Java Province produces several superior commodities, especially in agriculture. Rice production needs to be increased through the movement of the flow of goods effectively and efficiently in logistics activities so that it can increase the rate of the economy in West Java Province. This study aims to analyze rice production on the movement of rice commodities in West Java Province. The research method uses descriptive quantitative methods. The data used in this study are data generated by the movement of rice commodities and data on rice production in West Java Province in 2016. The analytical approach used is linear regression and statistical tests are performed on the regression equation function to test the significance level. Based on the results of linear regression analysis, the function equation is y = 316.21 + 0.16x. It can be concluded that the greater the amount of rice production, the greater the generation of rice commodity movement. In addition, from statistical tests, it can be seen that the amount of rice production has a strong relationship and has a positive and significant linear effect on the rise of the movement of rice commodities in West Java.
Analisis Biaya Kecelakaan Lalu Lintas pada Ruas Jalan Nasional di Kota Pekanbaru Benny Hamdi Rhoma
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 2 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (Juli 2018)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v6i2.1408

Abstract

Kecelakaan menjadi salah satu pembunuh terbesar di Indonesia yang telah banyak merenggut korban jiwa maupun harta benda. Oleh karena besarnya kerugian tersebut maka sangat diperlukan adanya suatu studi khusus tentang karakteristik kecelakaan dan biaya kerugian akibat kecelakaan dalam upaya peningkatan keselamatan lalu lintas di jalan raya. Penelitian ini mengambil kasus pada Ruas Jalan Nasional di Kota Pekanbaru. Data sekunder berupa laporan kecelakaan yang didapatkan dari Ditlantas Polda Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis karakteristik kecelakaan lalu lintas, dan menghitung biaya kecelakaan yang terjadi pada Ruas Jalan Nasional di Pekanbaru dengan metode The Gross Output (Human Capital). Dari hasil perhitungan menggunakan metode The Gross Output (Human Capital), Maka di dapat angka biaya kecelakaan di jalan nasional Kota Pekanbaru selama tiga tahun (2014-2016) sebesar Rp. 6.323.769.000 (enam milyar tiga ratus dua puluh tiga juta tujuh ratus enam puluh sembilan ribu rupiah). Kata kunci : Kecelakaan lalu lintas, jalan raya, Gross Output, pekanbaru.
Penanganan Jalan Berdasarkan Umur Sisa Perkerasan dan Internatioanl Roughness Index (IRI) pada Ruas Jalan Nasional Simpang Kayu Ara - Batas Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau Benny Hamdi Rhoma Putra; Yosi Alwinda; Yogi Yogi; Elianora Elianora
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.345 KB) | DOI: 10.21063/jts.2022.V902.04

Abstract

Jalan nasional merupakan jalan yang digunakan sebagai penghubung antar daerah dengan kapasitas dan lajur jalan yang besar, sehingga dapat menunjang dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan nasional Simpang Kayu Ara – Batas Kebupaten Pelalawan merupakan satu satunya akses masuk ke Kota Pekanbaru dari Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan jenis preservasi jalan yang ada di ruas jalan nasional Simpang Kayu Ara – Batas Kebupaten Pelalawan. Adapun panjang segmen jalan ini adalah 3,6 Km. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdasarkan data sekunder dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Riau. Parameter yang digunakan dalam menentukan jenis kegiatan preservasi jalan adalah nilai Remaining Structural Life (RSL) dan International Roughness Index (IRI). Melalui penelitian ini didapatkan kondisi dan jenis preservasi ruas jalan nasional Simpang Kayu Ara – Batas Kabupaten Pelalawan bahwa nilai IRI adalah 82,86% dalam kondisi sedang, 17,14% rusak ringan. Adapun kebutuhan akan kegiatan preservasi pada jalan ini sebanyak 68,57% bagian jalan memerlukan perawatan rutin, 11,43% memerlukan structural overlay dan 20% jalan memerlukan rekonstruksi.
PENENTUAN PEKERJAAN PRESERVASI JALAN NASIONAL PEMATANG REBA-RENGAT BERDASARKAN UMUR SISA PERKERASAN Benny Hamdi Rhoma Putra; M. Rilly Aka Yogi; Elianora Elianora; Rizqy Ridho Prakasa
Konstruksia Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.1.8-17

Abstract

Semakin tinggi kegiatan ekonomi, semakin banyak kegiatan distribusi, maka semakin besar pula kerusakan jalan yang ditumbulkan. Untuk menjaga kondisi kemantapan jalan perlu adanya program penanganan dan pemeliharaan jalan. Program dapat disusun berdasarkan umur sisa perkerasan (Remaining Structural life, RSL). Dengan mengetahui umur sisa perkerasan Pembina jalan dapat mentukan prioritas dan jenis kegiatan preservasi jalan paling tepat untuk menjaga kondisi perkerasan. Penelitian ini difokuskan pada Ruas Jalan Nasional Pematang Reba- Rengat sepanjang 11, 2 Km. Data yang digunakan adalah data lendutan dari alat Falling Weight Deflectometer (FWD), data lalulintas harian rerata (LHR), dan data geometrik Jalan. Hasil analisis didapatkan Perawatan rutin diperlukan pada jalan STA 0+00 hingga STA 1+207, STA 3+209 hingga STA 4+014, STA 4+409 hingga STA 4+812, STA 5+231 hingga STA 8+010, STA 9+209 hingga STA10+803. Penanganan dengan lapis tambahan (overlay) diperlukan pada STA 1+615 hingga STA 2+810, STA STA 4+014, STA 4+812, STA 8+804 hingga STA 8+802. Penanganan dengan rekonstruksi diperlukan pada STA 11+198
PRESERVASI JALAN NASIONAL SIMPANG LAGO-SIMPANG BUATAN KABUPATEN SIAK BERDASARKAN UMUR SISA PERKERASAN Benny Hamdi Rhoma Putra; Yosi Alwinda; M. Rilly Aka Yogi
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 27, No 2 (2022): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v27i2.4151

Abstract

Tanjung Buton Mengkapan Port is one of significant transportation node for Riau citizen, especially for Pekanbaru citizen. This port has some destinations within and outside the province of Riau. Access to reach this port through the Simpang lago and, Simpang Buatan. In order to keep good accessibility from and to this port, the road owner should develop a road management program on a regular basis. Programming can be set based on the Remaining Service Life, (RSL). The method which used to determin RSL in this study is the Interurban Road Management System (IRMS) method. The data required are deflection data generated from the Falling Weight Deflectometer (FWD) tools, average daily traffic data (ADT) and road geometric data. The results of the analysis showed that the smallest RSL was 0.012 years old at STA 14+220 and the Biggest RSL was 12.35 years old at STA 02+636. In addition, based on calculations, it is known that 50.3% of the road length requires overlay as preservation, 38.8% of the length of the road requires routine maintenance and 10.93% of the road needs reconstruction
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN ANALISIS PEMODELAN BANGKITAN PERJALANAN MENGGUNAKAN APLIKASI SPSS Rizqy Ridho Prakasa; Edi Yusuf Adiman; Benny Hamdi Rhoma Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13095

Abstract

ABSTRAKPentingnya penguasaan keterampilan dalam analisis statistik bidang perencanaan dan pemodelan transportasi belum didukung dengan adanya pembelajaran menggunakan aplikasi SPSS sehingga proses belajar mengajar belum optimal pada mahasiswa Prodi S1 Teknik Sipil Universitas Riau. Tujuan optimalisasi ini untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa Prodi S1 Teknik Sipil; Universitas Riau agar mendapatkan keterampilan khusus yaitu membuat pemodelan bangkitan perjalanan menggunakan aplikasi SPSS. Metode pengoptimalan dengan memperkenalkan aplikasi SPSS dan pembuatan modul ajar dalam melakukan pemodelan bangkitan perjalanan, Pre Test untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa terkait aplikasii SPSS, diakhiri dengan kegiatan Post Test sebagai bahan evaluasi.  Hasil dari Pre Test sebesar 50-60% mahasiswa belum mengetahui aplikasi tersebut, sedangkan hasil Post Test 90% mahasiswa mengetahui penggunaan  aplikasi SPSS dalam pemodelan bangkitan perjalanan dengan baik. Harapan pengoptimalan ini manambah pengetahuan serta keterampilan yang nantinya dapat menjadi point plus di dunia kerja. Kata kunci: bangkitan perjalananan; optimalisasi; SPSS ABSTRACTThe importance of mastering skills in statistical analysis in the field of transportation planning and modeling has not been supported by learning to use the SPSS application so that the teaching and learning process is not optimal for students of the Civil Engineering Study Program at Riau University. The purpose of this optimization is to provide knowledge to undergraduate students of Civil Engineering, Riau University in order to gain specific skills, namely modeling trip generation using the SPSS application. Optimization method by introducing the SPSS application and making teaching modules in modeling trip generation, Pre Test to find out student knowledge related to the SPSS application, ending with Post Test activities as evaluation material.  The results of the Pre Test were 50-60% of students did not know the application, while the Post Test results were 90% of students knew the use of the SPSS application in modeling trip generation well. It is hoped that this optimization will increase knowledge and skills which can later become a plus point in the world of work. Keywords: trip generation ; optimization; SPSS.
Teluk Latak Village Information System, Bengkalis District, Bengkalis Regency Through Aerial Mapping: Sistem Informasi Desa Teluk Latak Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Melalui Pemetaan Udara Reni Suryanita; Yohannes Firzal; Benny Hamdi Rhoma; Yenita Roza; Harnedi Maizir
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i1.11889

Abstract

Teluk Latak Village is located in Bengkalis District, Bengkalis Regency, Riau. It has 2 hamlets, namely Langgam Muara Hamlet and Simpang Baru Hamlet. Teluk Latak Village is one of the coastal villages in the west of Bengkalis Island which has a flat topography with an area of ​​​​approximately 23 km2. The problem that arises in Teluk Latak Village is that the regional potential of the natural resources in the area has not been explored. To obtain information on the geographical and geological conditions of Teluk Latak Village, aerial mapping is necessary. Therefore, the purpose of this community service activity is to utilize geospatial data through aerial mapping in Teluk Latak Village, Bengkalis District, Bengkalis Regency, Riau. The method of implementation is to conduct aerial mapping using drone equipment to obtain land and vegetation conditions in the Teluk Latak village area. It is hoped that this activity can contribute to village residents and village officials in mapping the potential of Teluk Latak Village in the social and economic fields.
IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISTIK LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA JALAN NASIONAL DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Benny Hamdi Rhoma Putra; Sri Djuniati; Elianora Elianora; Rizky Ridho Prakasa
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 13, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v13i1.9232

Abstract

Data dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Sektor Kampar mencatat adanya 1.013 kasus kecelakaan dalam rentang tahun 2017-2020. Besarnya angka kejadian kecelakaan mengakibatkan kerugian baik secara moriil dan materil. Tujuan dari penelitian ini adalah mencarilokasi rawan kecelakaan dan mengidentifikasi karakteristik kecelakaan. Metode yang digunakan dalam menentukan lokasi kecelakaan adalah metode Average Crush Frequency (ACF) dan Equivalent Property Damage Only (EPDO). Empat lokasi yang diperoleh, yaitu;Jl.Umum Pku-Bangkinang KM 40, Pekanbaru-Taluk Kuantan KM. 20-21, Jl.Umum Pasir Putih Km 7, Pekanbaru-Taluk Kuantan KM. 31-32. Permasalahan keselamatan lalu lintas di jalan Pekanbaru-Bangkinang KM 40 adalah waktu kecelakaanterjadi pada siang dan malam hari dengan tipe kecelakaan rear end. Beberapa kendala yang terjadi diantaranya, tidak ada rambu peringatan, marka jalan kurang jelas, tidak ada PJU. Permasalahan keselamatan lalu lintas di jalan Pekanbaru-Taluk Kuantan KM. 20-21 terjadi pada siang dan malam hari dengan tipe kecelakaan rear end. Penyebab terjadinya kecelakaan dikarenakan tidak adanya rambu hati-hati, tidak adanya rambu peringatan daerah rawan kecelakaan. Pada Jalan Pasir Putih KM 07 waktu kecelakaan terjadi pada siang hari, dengan tipe kecelakaan head on. Penyebab kecelakaan tidak ada rambu peringatan, kenderaan yang parkir sembarangan, tidak jelas marka jalan, tidak ada paku jalan.  Pada Jalan Pekanbaru-Taluk Kuantan KM. 31-32 waktu kecelakaan terjadi pada siang hari, dengan tipe kecelakaan rear End. Penyebab kecelakaan diantaranya yaitu adanya rambu hatihati, tidak adanya rambu peringatan daerah rawan kecelakaan, tidak ada Penerangan Jalan Umum (PJU).