Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kenyamanan Pejalan Kaki di Trotoar pada Kawasan Jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru Provinsi Riau Kurniawan, Andre; Alwinda, Yosi; Hamdi Rhoma Putra, Benny
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i01.14

Abstract

Trotoar merupakan jalur khusus yang disediakan untuk pejalan kaki. Persoalan yang sering ditemui pada kawasan perkotaan yakni penyalahgunaan fungsi trotoar khususnya di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti perlu melakukan evaluasi dimensi trotoar dan tingkat pelayanan trotoar jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru, untuk standar perencanaan mengacu kepada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 02/SE/M/2018 tentang Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki. Selain itu peneliti melakukan studi persepsi pejalan kaki melalui survei kuisioner untuk memperoleh tingkat kenyamanan pejalan kaki di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru dengan metode analisis deskriptif persentase. Penelitian dilakukan dengan membagi ruas trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru menjadi empat segmen penelitian. Pembagian segmen dilakukan untuk memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatan lokasi penelitian. Berdasarkan survei pengamatan langsung di lapangan diperoleh bahwa dimensi trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru sudah memenuhi standar perencanaan dan tingkat pelayanan trotoar atau level of service (LOS) di kawasan tersebut termasuk kriteria A sehingga tingkat pelayanan trotoar tergolong baik. Berdasarkan hasil survei kuisioner studi persepsi pejalan kaki diperoleh persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 1 sebesar 66,8 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 2 sebesar 56,92 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 3 sebesar 57,1 % termasuk kategori cukup nyaman, dan persepsi pejalan kaki di segmen 4 sebesar 75,8 % termasuk kategori nyaman. Persepsi pejalan kaki pejalan kaki hanya nyaman pada segmen 4 dan tiga segmen lainnya pejalan kaki termasuk kategori cukup nyaman. Berdasarkan persepsi pejalan kaki tersebut sehingga diperlukan peningkatan kualitas trotoar dan perawatan kondisi trotoar karena masih terdapat gangguan kenyamanan pejalan kaki akibat kondisi dan fasilitas trotoar yang rusak serta gangguan akibat pedagang kaki lima dan parkir liat di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru.
Studi Peluang Pengendara Sepeda Motor dalam Penggunaan Helm di Kabupaten Kuantan Singingi Alwinda, Yosi; Sebayang, Mardani; Hamdi Rhoma Putra, Benny; Sudastin, Jennyfer
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i01.11

Abstract

Helm merupakan hal yang sangat penting dipergunakan dalam berkendaraan sepeda motor. Penggunaan helm akan mengurangi tingkat kefatalan akibat kecelakaan dalam berkendara, karena fungsi helm melindungi kepala dari benturan saat terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang pengendara sepeda motor dalam penggunaan helm di Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan analisis regresi logistik. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan (survei) langsung dan melakukan wawancara kuesioner kepada sampel pengguna sepeda motor di ruas Jalan Nasional di Kabupaten Kuantan Singingi (Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Proklamasi). Dari hasil penelitian ini, diperoleh peluang penggunaan helm di Kabupaten Kuantan Singing. Berdasarkan karakteristik dan peluang pengendara sepeda motor dari 14 variabel didapatkan yang memiliki hubungan dengan penggunaan helm terdiri dari 7 variabel. Variabel-variabel tersebut adalah: usia (umur), pendidikan, jumlah penumpang, gambaran kepatuhan, menggunakan helm, tali pengikat helm serta cedera kepala. Dari analisis diperoleh pengendara sepeda motor yang lewat di Jalan Nasional yang masuk ke daerah perkotaan di Kabupaten Kuantan Singingi termasuk kategori taat dalam aturan menggunakan helm saat berkendaraan di jalan raya.
Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Pemetaan Kawasan Danau Bakuok Dengan Foto Udara Untuk Perencanaan Kawasan Pariwisata Adiman, Edi Yusuf; Siswanto; Kurniawandy, Alex; Taufik, Hendra; Sebayang, Mardani; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Prakasa, Rizqy Ridho
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: BATOBO: Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.3.1.49-57

Abstract

Pengembangan kawasan wisata lokal membutuhkan data spasial yang akurat sebagai dasar perencanaan yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan peta kawasan wisata Danau Bakuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar dengan menggunakan teknologi pemetaan berbasis foto udara (drone). Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pemetaan dan dokumentasi udara, serta sosialisasi hasil kepada pemerintah desa. Hasil pemetaan menghasilkan peta kawasan yang mencakup elemen-elemen wisata seperti danau, plaza, jalan akses, permukiman, dan pintu air. Selain itu, dokumentasi visual berupa foto udara kawasan memberikan gambaran kondisi eksisting kawasan wisata. Sosialisasi hasil peta dan dokumentasi berhasil mendapatkan tanggapan positif dari pemerintah desa sebagai dasar perencanaan pengembangan wisata berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi drone efektif digunakan dalam perencanaan partisipatif berbasis data spasial dan mampu mendorong sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam pengelolaan potensi lokal.
Predictive Modeling of Microsleep Incidents in Indonesian Drivers Using Random Forest: A Data-Driven Approach for Road Safety Enhancement Lestari, Astri; Rahmawati, Ainun; Shofiah, Siti; Siswanto, Joko; Putra, Benny Hamdi Rhoma
Jurnal Sains, Nalar, dan Aplikasi Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Informatics Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/snati.v4.i2.39984

Abstract

Microsleep presents a critical safety challenge for Indonesian drivers, particularly affecting long-distance transportation where existing detection methods remain costly and impractical for widespread deployment. This study introduces a novel application of Random Forest algorithm specifically tailored to Indonesian driving contexts, utilizing locally-sourced accident data combined with driver behavioral surveys to predict microsleep likelihood. Unlike previous studies that relied primarily on physiological monitoring or international datasets, this research leverages accessible vehicle and environmental variables including driving duration, road conditions, weather patterns, and work schedules from National Transportation Safety Committee (KNKT) records spanning 2013-2023. The Random Forest model, configured with 100 trees and maximum depth of 10, demonstrated 87.50% overall accuracy with perfect recall (1.00) for microsleep detection when validated using stratified k-fold cross-validation. This study uniquely contributes to the field by demonstrating that context-specific environmental and behavioral factors can effectively predict microsleep incidents without expensive physiological monitoring, offering a practical foundation for developing cost-effective vehicle safety systems tailored to Indonesian road conditions and driving patterns. The findings provide actionable insights for transportation policy development and establish a framework for implementing affordable microsleep detection in developing countries with similar traffic characteristics.
Analisis Faktor Koreksi Data Hujan Satelit Berdasarkan Data Observasi di DAS Rokan Provinsi Riau Ersyi Darfia, Novreta; Monica.MG, Intan; Prakasa, Rizqy Ridho; Lyona, Vinka; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.340

Abstract

Ketersediaan data curah hujan yang akurat dan berjangka panjang merupakan komponen penting dalam analisis hidrologi dan rekayasa sumber daya air. Namun, data observasi dari stasiun hujan observasi seringkali mengalami kendala seperti keterbatasan panjang data, distribusi lokasi stasiun yang tidak merata, serta adanya data hilang dan tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk mengkoreksi data curah hujan satelit dari Climate Forecast System Reanalysis (CFSR) agar mendekati nilai data observasi yang sebenarnya. Metode koreksi yang digunakan adalah Metode Persamaan Linear. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode ini mampu mengkoreksi data CFSR sehingga mendekati nilai data observasi. Metode persamaan linear memberikan pendekatan awal yang sederhana namun belum mampu memperbaiki nilai ekstrem. Penelitian ini membuktikan bahwa koreksi data dapat meningkatkan kesesuaian data satelit dengan observasi, namun penerapan faktor koreksi tidak selalu berhasil secara seragam di semua lokasi karena tingginya variabilitas hujan.
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan di Lingkungan Kampus Universitas Riau Menggunakan Surface Distress Index (SDI) Lyona, Vinka; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Monica MG., Intan; Prakasa, Rizqy Ridho
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i2.128

Abstract

Permasalahan kerusakan perkerasan jalan di lingkungan kampus dapat mengganggu mobilitas dan kenyamanan pengguna jalan yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan di Kampus Universitas Riau dengan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) sebagai pendekatan visual fungsional. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung pada ruas jalan sepanjang 630 meter yang dibagi menjadi 63 segmen, masing-masing sepanjang 10 meter. Setiap segmen diamati berdasarkan jenis kerusakan seperti retakan, lubang, penurunan, dan deformasi permukaan lainnya, kemudian dianalisis menggunakan formula SDI untuk menentukan klasifikasi kondisi jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80,95% segmen berada dalam kondisi baik, 15,87% dalam kondisi sedang, dan 3,17% tergolong rusak ringan. Jenis kerusakan dominan adalah lubang (potholes) dan retakan (cracking), yang menjadi indikasi awal penurunan kualitas perkerasan. Tidak ditemukan segmen dalam kondisi rusak berat. Berdasarkan klasifikasi SDI, sebagian besar ruas jalan masih layak digunakan namun tetap membutuhkan pemeliharaan rutin dan berkala. Temuan ini menegaskan bahwa metode SDI dapat digunakan sebagai alat penilaian kondisi jalan yang andal untuk mendukung perencanaan pemeliharaan secara tepat guna. Hasil evaluasi memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan teknis terkait pengelolaan infrastruktur jalan pada kawasan fungsional berskala lokal.
Potensi Penggunaan Serat Tebu Sebagai Substitusi Serat Selulosa Pada Campuran Stone Matrix Asphalt Ikhlasul Febrianto; Edi Yusuf Adiman; Benny Hamdi Rhoma Putra
Journal of Infrastructure and Construction Technology Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Dept. of Civil Engineering Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jictech.2.1.20-30

Abstract

SMA asphalt mixture is an asphalt mixture with gap graded, so this type of pavement requires a high asphalt content. High asphalt content in the mixture has positive and negative impacts. The advantage is that it can make the mixture resistant easily oxidization and can make increase the durability of the road pavement layer. The disadvantage is prone to drain down (a condition where the binder (asphalt) will flow or separate from the mix) in the form of cellulose fibers or polymer fibers. This results in a mixture of SMA which is more resistant to deformation, deflection, and cracking and is stable to withstand the load of the vehicle’s wheels. The additives commonly used are synthetic cellulose fibers, called Arbocell and Viatop66. This product is manufactured in Rosenberg-Germany. The use of this product causes problems, namely the high price and depends on the dollar price, and requires additional procurement costs in the form of import costs. Therefore, it is necessary to find an alternative to replace the cellulose fiber with natural fibers that have characteristics that are close to synthetic fibers. Based on the literature review, several natural cellulose fibers that have been successfully used as additives for SMA mixtures are rice bran fiber, palm fiber, coconut fiber, and pineapple leaf fiber, coconut fiber, kapok fiber, corn cobs. With cellulose content ranging from 14 – 64 %, it shows good performance. Therefore, pineapple leaf fiber with a higher cellulose content of 69.5-71.5 % has the potential to be used as an additive because it has a cellulose content that is close to synthetic fiber.
Evaluasi Perkerasan Menggunakan Metode Bina Marga 1990 Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Dalam Penentuan Pekerjaan Preservasi Jalan Rhoma, Benny Hamdi; Pramono, Riko Aditiya; Elianora, Elianora; Prakasa, Rizqy Ridho
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.810

Abstract

Abstrak Status Jalan Pasir Putih Kota Pekanbaru merupakan jalan nasional dengan panjang jalan adalah 18,2 kilometer terletak diantara Simpang Kaharudin Nasution dan Simpang Kayu Ara yang juga sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Kota Pekanbaru, karena itu perlu dijaga kondisi kemantapan jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan dan kegiatan preservasi jalan yang tepat untuk diterapkan di ruas jalan Pasir Putih Kota Pekanbaru. Metode Bina Marga (1990) dan Pavement Condition Index (PCI) menjadi salah satu cara untuk mengetahui bagaimana kondisi jalan. Pada penelitian ini, untuk metode Bina Marga (1990) hasilnya 55% panjang ruas jalan memiliki nilai urutan prioritas (UP) 0-3 dengan rekomendasi kegiatan preservasi peningkatan, 22,5% memiliki nilai UP >7 dengan rekomendasi pemeliharaan rutin, dan 22,5% memiliki UP 4-6 dengan rekomendasi pemeliharaan berkala. Kemudian untuk hasil perhitungan berdasarkan metode PCI, sebanyak 67% panjang ruas jalan memiliki nilai PCI 0-55 dengan rekomendasi kegiatan preservasi adalah rekonstruksi, 7% memiliki nilai PCI 55-70 dengan rekomendasi peningkatan struktur, sebanyak 8% memiliki nilai PCI 70-85 dengan rekomendasi pemeliharaan berkala, dan 20% memiliki nilai PCI 80-100 dengan rekomendasi pemeliharaan rutin. Kata kunci: Jalan nasional, bina marga (1990), metode PCI, preservasi jalan    Abstract Status of Pasir Putih Road, in Pekanbaru City is a national road with a road length of 18.2 kilometers located between the Kaharudin Nasution intersection and the Kayu Ara intersection which is also the economic lifeblood of the Pekanbaru community, road existing condition necessary to maintain the steady condition of the road. This study aims to determine the type of damage and the right road preservation activities to be applied. Bina Marga method (1990) and the Pavement Condition Index (PCI) are one way to find out how the condition of Jalan Pasir Putih in Pekanbaru City is. In this study, for the Bina Marga method (1990) the results showed that 55% of the length of the road had a priority order value (UP) of 0-3 with recommendations for increased preservation activities, 22.5% had a UP value of >7 with recommendations for routine maintenance, and 22, 5% have a UP of 4-6 with periodic maintenance recommendations. Then for the results of calculations based on the PCI method, 67% of the length of the road has a PCI value of 0-55 with a recommendation for preservation activities is reconstruction, 7% has a PCI value of 55-70 with a recommendation for structural improvement, as many as 8% have a PCI value of 70-85 with a periodic maintenance recommendations, and 20% had a PCI score of 80-100 with routine maintenance recommendations. Keywords: National road, bina marga (1990), PCI method, road preservation
Efektivitas Penataan Parkir Mobil Penumpang di Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan di Jalan HR Soebrantas Depan Pasar Simpang Baru Panam Rhoma, Benny Hamdi; Adiman, Edi Yusuf; Elianora, Elianora; Aprilia, Khoirunnisa
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.1041

Abstract

Abstrak Adanya kegiatan parkir di badan jalan menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan HR Soebrantas tepatnya di depan Pasar Simpang Baru Panam. Agar diperoleh kinerja ruas jalan efektif pada jalan tersebut, maka perlu dilakukan penataan posisi sudut parkir khususnya untuk kendaraan mobil penumpang. Pada penelitian ini analisis dilakukan pada masing-masing sudut parkir rencana. Saat tanpa adanya parkir di badan jalan, tingkat pelayanan ruas jalan tersebut berada pada kategori A dengan derajat kejenuhan sebesar 0,56.  Setelah dilakukan simulasi penataan sudut parkir, didapatkan sudut parkir optimal untuk digunakan di lokasi ini adalah sudut 45°. Penggunaan sudut ini telah memenuhi kriteria minimum jalan kolektor sekunder yaitu berada pada tingkat pelayanan C. Untuk indeks parkir yaitu sebesar 0,71 yang berarti ruang parkir yang tersedia telah mampu memenuhi kebutuhan parkir di lokasi. Selain itu sudut ini mampu menampung lebih banyak kendaraan parkir serta memiliki tingkat kemudahan dan kenyamanan parkir yang lebih tinggi dibanding sudut 90°. Kata kunci: Karakteristik Parkir, Parkir di Badan Jalan, Sudut Parkir, Kinerja Ruas Jalan.   Abstract The existence of on-street parking activities causes disruption to the smooth flow of traffic on the HR. Soebrantas road, precisely in front of Pasar Simpang Baru Panam. In order to obtain effective road section performance on the road, it is necessary to arrange the position of the parking angle, especially for passenger car vehicles. This research analyzes each planned parking angle. When there is no parking on the road, the level of service for this road section is in category A with a degree of saturation value of 0.56. After simulating the arrangement of parking angles, the optimal parking angle to be used at this location is 45°. The use of this angle has met the minimum criteria for secondary collector roads which are at level of service C. The parking index is 0.71, which means that the available parking space is able to meet the parking demand at that location. In addition, the use of this angle is able to accommodate more parking vehicles and has a higher level of ease and comfort of parking than the 90° angle. Keywords: Parking Characteristics, On-street Parking, Parking Angle, Road Section Performance