Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Cheerful Literacy Games dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak-anak yang terdampak Erupsi Sinabung Syafira Putri Lubis, Lailan; Kusyani, Diah; Novita Harahap, Yenni; Adawiyah Siregar, Rabiatul; Nurhayati; Arianto; Putri, Hartati
Pucuk Rebung: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): May
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pure.v3i1.p31-44

Abstract

The natural phenomenon of the continuous eruption of Mount Merapi has made the children of the relocation area of Theosal in the Desa Simacem, Kabupaten Karo, see psychological problems from having to evacuate for a long time, experiencing direct eruption disasters, losing their homes and other possessions, and decreasing motivation to learn due to a learning emergency. This Community Service aims to increase motivation to learn Indonesian in elementary school-age children affected by the eruption of Mount Sinabung in the Siosar Relocation Area, Desa Simacem, Kabupaten Karo. The method used is a workshop event through educational games with cheerful literacy games activities to increase the learning motivation of students of elementary school age in grades 4 to 6 in learning Indonesian. This activity was attended by six lecturers as trainers, one student of the Indonesian Language Education Study Program, and 30 students of State Elementary School No. 047175 Simacem Bekerah, Namanteran District, North Sumatra Province. The material presented in this activity is guessing words, delivering chain messages, and guessing pictures, which they are then asked to explain through telling stories from fairy tales that have been read and competing to answer questions quickly to improve listening skills in elementary school-aged children. The community service program implemented by the Indonesian Language Education Study Program, FKIP Alwashliyah University Medan, has been carried out very well and received a positive impression from all participants. The existence of a cheerful literacy games workshop program has an impact on increasing children's interest and learning motivation, as can be seen from their enthusiasm for participating in each activity and asking questions to understand better the material presented.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS CERPEN BERMUATAN NILAI-NILAI SOSIAL PADA SISWA KELAS IX SMP/MTS Irfa Apriani; Arianto Arianto; Lailan Syafira Putri Lubis
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5031

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan modul pembelajaran teks cerpen bermuatan nilai sosial. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall, dilakukan di empat sekolah SMP/MTs di lingkungan Universitas Al Washliyah, melibatkan empat guru Bahasa Indonesia dan 31 siswa kelas IX di SMP Al Washliyah 8 Medan. Proses pengembangan mengikuti tujuh tahapan: potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, revisi, uji coba produk, dan produk akhir. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil validasi ahli materi menunjukkan skor 78 (86,6%), validasi ahli media skor 73 (85,8%), dan penilaian empat guru menghasilkan skor 187 (93,5%), semuanya berkategori sangat baik. Respon 31 siswa juga menunjukkan hasil sangat baik dengan skor 1.406 (90,7%). Dengan demikian, modul pembelajaran ini dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar untuk siswa kelas IX SMP/MTs.
Analisis Nilai Moral Dan Nilai Sosial Dalam Film Budi Pekerti Serta Relevansinya Terhadap Pembelajaran Di SMP Putri Serli Widiasti; Lailan Syafira Putri Lubis; Andi Syahputra Harahap
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5844

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya perkembangan teknologi digital yang berdampak pada menurunnya moralitas bangsa dan adanya penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di masyarakat seperti kekerasan, disorganisasi keluarga, kriminalitas, dan kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan nilai moral dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja, (2) untuk mendeskripsikan nilai sosial dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja (3) untuk mendeskripsikan relevansi film Budi Pekerti terhadap pembelajaran di SMP. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan Jenis Penelitian library research. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara simak dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) Wujud nilai moral yang terdapat dalam film Budi Pekerti meliputi nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain, dan nilai moral dalam hubungan manusia dengan lingkungan. (2) Wujud nilai sosial yang terdapat dalam film Budi Pekerti meliputi nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab dan nilai keserasian hidup. Pada nilai kasih sayang meliputi pengabdian, tolong menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian. Nilai tanggung jawab meliputi disiplin, empati. Nilai keserasian hidup meliputi kerja sama (3) Penelitian ini relevan dengan pembelajaran kurikulum 2013, yang sesuai dengan bahan ajar SMP kelas VIII. Sesuai dengan pembelajaran dengan kompetensi dasar 3.11 mengidentifikasi informasi pada teks ulasan tentang karya (film, cerpen, puisi, novel, dan karya seni daerah) yang dibaca atau diperdengarkan dan kompetensi dasar 4.11 menceritakan kembali isi teks ulasan tentang kualitas karya (film, cerpen, puisi, novel, dan karya seni daerah) yang dibaca atau didengar. Kata kunci
Pembentukan Digital Citizenship Berbasis Nilai Islam melalui Layanan Bimbingan Konseling dan Literasi Hukum Digital Lubis, Lailan Syafira Putri; Muda, Ishak Ali; Arif, Zuhri; Azzahra, Fatimah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2702

Abstract

Remaja Indonesia kini selalu terhubung dengan internet. Tingginya ketergantungan pada akses digital ini membawa tantangan tersendiri berupa maraknya hoaks dan ancaman cyberbullying yang berdampak serius pada kesehatan mental mereka. Di SMA Al Washliyah 1 Kota Medan, siswa teridentifikasi memiliki ketergantungan tinggi terhadap gawai dengan intensitas komunikasi melalui grup-grup digital. Meski belum ditemukan kasus cyberbullying yang terverifikasi, pihak sekolah mencatat adanya isu-isu yang kerap muncul lalu menghilang tanpa penanganan memadai. Kondisi ini menegaskan perlunya upaya preventif untuk membentuk karakter digital siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hadir sebagai respons atas permasalahan tersebut dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang digital citizenship yang dilandasi nilai-nilai Islam seperti kejujuran (shiddiq), kesabaran (shabr), dan tanggung jawab (amanah), sekaligus membekali mereka dengan literasi hukum digital khususnya UU ITE. Keunikan kegiatan ini terletak pada pendekatan interdisipliner yang memadukan perspektif bimbingan konseling, psikologi pendidikan, dan ilmu hukum dalam satu kerangka utuh. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan problem-based learning, di mana 150 siswa kelas X, XI, dan XII dibagi menjadi 15 kelompok untuk menganalisis kasus hoaks aktual yang beredar di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mampu memahami konsep literasi digital, tetapi juga berhasil mengaitkannya dengan nilai-nilai Islam dan merumuskan komitmen nyata untuk menjadi warga digital yang lebih bijak. Kegiatan ini memberikan kontribusi sebagai model edukasi preventif berbasis nilai religius yang berpotensi direplikasi di sekolah-sekolah Islam lainnya.