Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Efek Komposisi NaCl dan Sulfur terhadap Struktur Mikro dan Kekuatan Geser Tanah Pasir Sabilla, Arissa; Rikza; Sinurat, Dian Aswatul; Siregar, Putri Fikadilah; Juanda, Ari; Yosantia, Muhammad Ferah; Muammar, Rajib; Damayanti, Rizki
JURNAL QUIMICA Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v7i2.13356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi campuran garam dapur (NaCl) dan belerang (S) terhadap perubahan struktur mikro serta peningkatan kekuatan geser tanah pasir berlempung (SC). Penelitian menggunakan pendekatan analisis deskriptif berbasis data sekunder dari hasil uji kuat geser langsung (Direct Shear Test) pada tanah pasir yang distabilisasi dengan variasi campuran 6% sulfur dan 6–12% NaCl. Hasil analisis menunjukkan bahwa campuran 6% sulfur dan 12% NaCl menghasilkan peningkatan nilai kohesi sebesar ±58%, sudut geser dalam sebesar ±48%, dan tegangan geser maksimum sebesar ±155% dibandingkan tanah asli. Peningkatan kekuatan geser ini disebabkan oleh terbentuknya senyawa pozzolanik seperti Calcium Silicate Hydrate (C–S–H) dan ettringite yang memperkuat ikatan antar partikel tanah. Secara mikrostruktural, terjadi pemadatan partikel, penurunan porositas, serta peningkatan interlocking akibat interaksi ionik antara Na⁺, Cl⁻, dan SO₄²⁻ dengan mineral tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi NaCl dan sulfur dapat berfungsi sebagai bahan stabilisasi kimia efektif yang mampu meningkatkan kekuatan mekanik dan kestabilan mikrostruktur tanah pasir secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan teknologi stabilisasi tanah berbasis reaksi kimia alami yang ramah lingkungan dan ekonomis.
The Role of Islam in the Indonesian Foreign Policy in the Era of Joko Widodo’s Government (2014-2024): between the Islamic Identity and the National Interests Damayanti, Rizki; Al Hasan, Khalid Ibrahim
JURNAL INDO-ISLAMIKA Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Graduate School of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jii.v14i1.38314

Abstract

This research explores the role of Islam in Indonesian foreign policy during the era of Joko Widodo's government (2014-2024), examining the delicate balance between Islamic identity and national interests. This study focuses on analyzing how the Indonesian government utilizes its Islamic identity as a tool in shaping Indonesian foreign policy narratives and strategies on the international level. Drawing upon the theoretical framework of international relations and political Islam, this research employs a qualitative methodology. Data collection involves a comprehensive academic literature review, official government documents, media reports, and interviews with relevant stakeholders. The findings of this research shed light on the complex interplay between the Islamic identity and the national interests in shaping the Indonesian foreign policy during the Joko Widodo government era (2014- 2024). It reveals how some Islamic principles inform the Indonesian government's diplomatic engagements and international relations strategies while highlighting the tensions and synergies between Islamic values and broader national objectives. 
Hubungan Indonesia dan Australia dalam Perspektif Hubungan Islam dan Barat: Benturan Peradaban atau Kerjasama? Damayanti, Rizki
Andalas Journal of International Studies (AJIS) Vol 12, No 1 (2023): Published in May 2023
Publisher : Andalas Institute of International Studies UNAND

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ajis.12.1.54-68.2023

Abstract

Among the relations between two countries which are seen as representing the relationship between Islam and the West is the relationship between Indonesia and Australia, where the relationship between these two close neighboring countries is often clashed with perceptions of the relationship between Islam and the West. In this case, Huntington's thesis, states the Clash of Civilizations, is often still the basis for strengthening the view of many parties that Islamic and Western civilization will never meet in harmony. Contrary to Huntington's thesis, Bassam Tibi put forward an argument regarding the Inter-Civilizational Dialogue which allows opportunities for cooperation between Islam and the West. This article is library research using qualitative methods. Data collection techniques were carried out through document review and literature study. This article finds that Indonesia-Australia relations have complex dynamics, where clashes of civilizations, the phenomenon of Islamophobia, as well as civilizational dialogue, or even cooperation are possible in the course of Indonesia's relations with Australia.
Strategi Hegemoni China melalui Belt Road Initiative: Implikasi terhadap Tata Kelola Politik dan Keamanan di Asia Zikri, Fadhli; Damayanti, Rizki
Journal of Political Issues Vol 7 No 1 (2025): Journal of Political Issues
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v7i1.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi China dalam membangun posisinya sebagai hegemoni baru di Asia melalui implementasi Belt and Road Initiative (BRI). Dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif dan pendekatan ekonomi politik internasional, penelitian ini mengkaji BRI dari perspektif merkantilisme dan liberalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BRI berfungsi sebagai alat strategis bagi China untuk memperluas pengaruh politik dan ekonominya melalui investasi besar di sektor infrastruktur global. Program ini meningkatkan konektivitas internasional, mempercepat perdagangan, dan menciptakan lapangan kerja di negara mitra. Namun, kekhawatiran terkait jebakan utang (debt trap) dan ketergantungan ekonomi muncul di beberapa negara penerima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BRI merepresentasikan merkantilisme modern yang menempatkan China sebagai aktor dominan dalam tata kelola politik dan keamanan di Asia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BIOMASSA BERKELANJUTAN DENGAN TEKNOLOGI PIROLISIS Hestiana, Hestiana; Purwandari, Vivi; Harahap, Mahyuni; Zai, Liver; Damayanti, Rizki; Bawamenewi, Langsar; Zaim Akbari, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.643-647

Abstract

Sebagian besar penduduk Nagori Serapuh adalah Bertani dan berladang memiliki potensi besar dalam menghasilkan limbah biomassa baik itu dari rumah tangga maupun limbah biomasa hasil panen. Pengolahan sampah biomasa yang efektif dan berkelajutan  serta ramah lingkungan dengan teknologi pirolisis ini sangat dibutuhkan masyarakat Nagori Serapuh ini. Target dan indikator capaian bagi desa binaan Nagori Serapuh  adalah penurunan volume sampah yang dibuang dan dibakar dengan cara yang salah, menandakan bahwa masyarakat mengadopsi praktek pengelolaan sampah yang lebih efektif dengan teknologi pirolisis. Peningkatan kesejahteraan masyarkat secara ekonomi dan lingkungan juga menjadi indikator lain yang dapat dilihat dari penghematan biaya, pemanfaatan hasil pirolisis, pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
PEMANFAATAN SUBSTANSI TAMBAHAN DAUN KELOR PADA MENU PENDAMPING ASI (MPASI) SEBAGAI NILAI GIZI Huda Panggabean, Nurul; Febriyossa, Adelia; Ratna Anjaning Kusuma Marpaung, Dwi; Kairani, Anita; Damayanti, Rizki
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4884-4892

Abstract

Dalam mencapai tumbuh kembang optimal pada anak dibutuhkan asupan nutrisi yang baik dan gizi seimbang. Pada saat lahir bayi wajib diberikan ASI eksklusif sebagai pemenuhan nutrisi, kemudian setelah usia enam bulan diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Makanan pendamping dapat dibuat sendiri dengan memanfaatkan tanaman lokal bernilai gizi tinggi seperti bubur daun kelor. Daun kelor dapat digunakan untuk mengatasi malnutrisi pada anak. Potensi tanaman lokal bernilai gizi tinggi seperti daun kelor belum dimanfaatkan dengan baik sehingga perlu pemanfaatan daun kelor sebagai MPASI untuk membantu meningkatkan gizi Balita di Desa Telaga Tujuh Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini menggunakan metode Pendidikan Masyarakat melalui penyuluhan dan bimbingan kepada mitra tentang pembuatan MPASI berbahan daun kelor yang sehat dan bergizi. Tahapan kegiatan dimulai dari Audiensi dan koordinasi kepada mitra lalu mengidentifikasi calon kelompok sasaran. Selanjutnya Tim Pengabdian Masyarakat memberi pemaparan terkait manfaat dan nilai gizi daun kelor serta menjelaskan cara pembuatan bubur daun kelor. Kemudian,   melakukan   monitoring   dan   evaluasi   kegiatan.   Tim   bersama Mitra telah melakukan penyuluhan tentang manfaat dan nilai gizi daun kelor sehingga dapat dijadikan sebagai menu MPASI Balita. Tim juga telah memberikan pemahaman dan pendampingan kepada para ibu balita tentang cara pembuatan bubur daur kelor. Tim juga memberikan bubur daun kelor kepada Balita sebagai upaya meningkatkan nilai gizi Balita.
Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Ekoenzim dari Hasil dan Limbah Pertanian sebagai substitusi Nutrisi komersial pada Sistem Hidroponik Lubis, Najla; Wasito, M.; Damayanti, Rizki; Hayati, Dwi
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 1 (2024): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v20i1.4392

Abstract

Pupuk Organik Cair (POC) diharapkan mampu menggantikan (substitusi) nutrisi AB mix (komersial) dengan harga relatif lebih ekonomis, dibandingkan harga AB mix yang cukup mahal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui mutu dan potensi Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar limbah dan hasil pertanian sebagai nutrisi alternatif pengganti nutrisi komersial dengan fermentasi tahap kedua dari ekoenzim murni (nutrisi Bioz). Penelitian dilakukan dengan 4 tahap, tahap ke-1 adalah pembuatan ekoenzim dari bahan organik dengan fermentasi anaerob selama 100 hari, tahap ke-2 pembuatan nutrisi hidroponik organik dari Ekoenzim yang difermentasi kembali selama 21 hari dengan penambahan bahan organik, tahap ke-3 melakukan analisis data sekunder terhadap kandungan nutrisi hidroponik komersial dan analisis data primer kandungan unsur hara dari nutrisi Bioz terhadap kandungan unsur nitrogen, fosfor, kalium, dan pH. Metode Analisis unsur tanah dilakukan dilakukan dengan metode uji Kjeldahl untuk kandungan unsur Nitrogen (N), analisis unsur fosfor (P) dilakukan dengan Spektrofotometri, analisis unsur K menggunakan metode Atomic Absorption Spektrofotometric (AAS), analisis C-organik menggunakan alat Spektrofotometri, dan pH dari Bioz diukur menggunakan pH meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi tahap kedua (re-fermentasi) dari ekoenzim dapat meningkatkan kandungan unsur hara dari nutrisi Bioz.
Karakterisasi Karbon Hasil Pirolisis Nanokristal Selulosa dengan Spektroskopi Raman Harahap, Mahyuni; Balyan, Muhammad; Nirmawan; Adelita, Devika; Bakara, Sahat Fernando; Damayanti, Rizki
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i2.2867

Abstract

Nanokristal selulosa (NKS) merupakan biopolimer yang sangat diminati sebagai prekursor karbon material. Pada penelitian ini, NKS telah berhasil dikarbonisasi pada suhu 900 °C untuk menghasilkan material karbon. NKS dicetak menjadi bentuk film dengan menimbang sebanyak 200 mg NKS dan dimasukkan ke dalam cetakan kompresi dengan diameter 13 mm dan dikompresi menggunakan tekanan 10 ton untuk membuat film. Tahap kedua proses pirolisis film NKS pada 300 °C, 600 °C, dan 900 °C dengan laju pemanasan 10 °C/menit. Selanjutnya karbon hasil pirolisis NKS dikarakterisasi menggunakan spektroskopi Raman. Dari hasil Raman diperoleh rasio ID/IG NKS hasil pirolisis pada suhu 300 °C adalah 0,69. Rasio ini berkurang dengan kenaikan suhu yaitu 0,62 untuk NKS 600 °C dan 0,59 untuk NKS 900 °C. Perubahan intensitas puncak pada spektrum Raman bisa memberi gambaran tentang tingkat konversi NKS menjadi karbon dan karakteristik struktur karbon yang terbentuk selama pirolisis. Sementara rasio ID/IG dari karbon komersil jenis UHM K63712 adalah 0,31 lebih rendah jika dibandingkan dengan karbon NKS hasil pirolisis.
Digital Discourse on the “Kabur Aja Dulu” Narrative on X: Implications for Strategic Communication, Defense, and Diplomacy Hanggarini, Peni; Damayanti, Rizki
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v11i1.6729

Abstract

This study analyzes the “kaburajadulu (“Run Away First’) discourse as a form of digital public communication within Generation Z and government (officials and community leaders). Based on a multidisciplinary communication approach that integrates digital communication studies, political communication, media studies, and strategic communication, this study examines how narratives on X shape public perceptions and national discourse and generate implications for strategic communication, defense, and diplomacy.  Using a mixed research method grounded in big data analytics and media content analysis, this study analyzes 180,115 conversations from 148,710 Twitter/X users of Indonesians aged 19 to over 50 years old and reports from three leading media of Detik, Kompas, and Tribun from December 1, 2024, to March 31, 2025. Based on sentiment analysis and Latent Dirichlet Allocation (LDA), the study finds that 42.7% of netizens express direct support for “running away.” It is primarily motivated by the desire to pursue work and an education overseas. While 7% explicitly intend to renounce their citizenship because there is no future in Indonesia. The government indirectly encourages this movement by appearing neutral and introspective. The study finds that the discourse demonstrates how digital narrative and digital solidarity are rooted in declining trust toward the government. The study highlights the role of media and online platforms in constructing strategic narratives that extend beyond individual expression into broader socio-political implications. These communicative processes have important consequences for Indonesia’s non-kinetic defense and diplomacy, particularly the potential normalization of brain drain, the weakening of the national identity narrative, social division, and the impact on Indonesia’s international image and diaspora engagement. In the age of digital populism, the study suggests the significance of developing strategic communication, digital literacy, and public diplomacy narratives in order to reestablish trust and promote national resilience.