Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG CARA PENGOLAHAN DAN KHASIAT MINYAK KARO DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL Rahmiati Rahmiati; Toberni S. Situmorang; Helen Anjelina Simanjuntak; Chalis Fajri Hasibuan; Jamilah Nasution; Ferdinand Susilo
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.2490-2494

Abstract

Minyak Karo merupakan salah satu pengobatan tradisional khas masyarakat Karo di Sumatera Utara yang dibuat dari campuran minyak kelapa dan berbagai rempah alami yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Seiring berkembangnya modernisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat, pengetahuan mengenai pengolahan dan pemanfaatan minyak Karo mulai mengalami penurunan, terutama pada generasi muda. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara pengolahan dan khasiat minyak Karo dalam pengobatan tradisional. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 06–07 Februari 2025 di Lingkungan III, Kecamatan Padang Bulan Selayang II, Medan, dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan minyak Karo. Sebanyak 30 peserta dari berbagai kalangan usia mengikuti kegiatan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme dan respons positif dari peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. Sebanyak 27 peserta (90%) menyatakan sangat puas dan 3 peserta (10%) menyatakan puas terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat, cara pengolahan, serta potensi pengembangan minyak Karo sebagai produk pengobatan tradisional dan produk bernilai ekonomi. Selain mendukung pelestarian kearifan lokal, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan minyak Karo sebagai produk herbal berbasis budaya lokal yang memiliki potensi industri dan ekonomi
Etnobotani Tumbuhan dalam Upacara Pernikahan dan Mengayunkan Anak pada Masyarakat Melayu di Kecamatan Kualuh Leidong, Sumatera Utara Yayuk Asmiah; Jamilah Nasution; Abdul Karim; Riyanto Riyanto
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 8, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v8i1.7088

Abstract

The Malay community utilizes various plant species in traditional ceremonies as part of cultural heritage passed down through generations. This study aimed to identify the plant species, plant parts used, and their cultural significance in wedding and child cradle ceremonies among the Malay community in Kualuh Leidong District, North Sumatra, Indonesia. A descriptive qualitative method was employed through observation, interviews, and documentation, with informants selected using purposive sampling. The study recorded 36 plant species belonging to 19 families used in both ceremonies. Fruits were the most frequently utilized plant parts (39%), followed by seeds (18%), leaves (15%), rhizomes (12%), tubers (9%), and stems and flowers (6% each). Plants were used as food ingredients, cooking spices, and ritual materials, particularly in the tepung tawar ceremony. Common ceremonial dishes included sweet rice, yellow rice (bale-bale), preserved sweets, nasi ulam, rendang, semur, pickles, and fermented soybean paste (tauco). Beyond their practical functions, these plants also hold symbolic meanings related to blessings, gratitude, hopes, and the cultural identity of the Malay community.
Etnobotani Tumbuhan Pangan pada Upacara Pernikahan Adat Simalungun Ropianza Purba; Jamilah Nasution; Rahmiati Rahmiati; Riyanto Riyanto
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 8, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v8i1.7101

Abstract

The use of food plants in traditional ceremonies represents a form of local knowledge that reflects the close relationship between communities and the biological resources in their environment. Among the Simalungun ethnic community, various food plants are still utilized in traditional wedding ceremonies; however, scientific documentation regarding their use remains limited. This study aimed to identify the food plant species used in Simalungun wedding ceremonies, determine the plant parts utilized and their sources, and explore their cultural significance. The research was conducted in Silimakuta District, Simalungun Regency, North Sumatra, using a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation involving 36 purposively selected informants. The results revealed that 24 food plant species belonging to 13 families were used in the ceremonies. The most frequently utilized families were Zingiberaceae and Liliaceae. The plant parts used included fruits (25%), tubers (21%), seeds (17%), rhizomes (12.5%), leaves (12.5%), stems (8%), and flowers (4%). Food plants were obtained from farmlands (46%), traditional markets (46%), and home gardens (8%). Traditional dishes such as dayok nabinatur and ikan mas arsik carry symbolic meanings related to harmony, togetherness, and the cultural identity of the Simalungun people. This study demonstrates the important role of food plants in preserving cultural traditions and local ethnobotanical knowledge.
Co-Authors Abdul Karim Abdul Karim Afrizal Azali Agung Suharyanto Agung Suharyanto Agung Suharyanto Aldino Ramadhianto Banurea, Aisyah Bela Yustika Bidasari bidasari bidasari, Bidasari Chalis Fajri Hasibuan Devi Octaviani Dhea Fathanah Lbn Tobing Dimas Prabowo E. Harso Kardhinata E. Harso Kardhinata Edi Azwar Emmy Harso Kardhinata EMMY HARSO KARDHINATA Emmy Harso Kardhinata Eva S. Dasopang Eva Sartika Dasopang Febriyanti, Putri Ferdinand Susilo Ginting, Dian Vera Br Handayani Handayani Hanifah Mutia Zaida Ningrum Amrul Helen Ajelina Simanjuntak Helen Anjelina Simanjuntak Hera Idaman Hati Ida Fauziah Ida Fauziah Indah Kemalasari JUBAIDAH NASUTION Lumbar Raja, Doan Parulian Maisarah L. Gaol Maisarah Lumban Gaol Marianti, Marianti Meida Nugrahalia Muary, Rholand Mufti Sudibyo Mufti Sudibyo, Mufti Muhammad Ferdiansyah Muhammad Yamin Siregar Nova Kristina Bancin Nurhaika br Hutajulu Nurmaini Ginting Nurul Hasanah Onggal Sihite Putri Dwi Masitah Radiansyah Hadi Chandra Radiansyah Hadi Chandra Radiansyah Hadi Chandra Rahmadani Lubis Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Ramadhani, Citra Suci Rani Eka Sapitri Retna Astuti Kuswardani Riris Meriati Sitorus Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Ropianza Purba Rosliana Lubis Salamat Ridoan Saragih, Weni Saragih, Winda Sari, Ayu Indah Sina sina Sina sina, Sina Tambunan, Vini Novalia Toberni S. Situmorang Tresya Br Tarigan Widia Lubis Wiflihani Wiflihani Winda Rahayu Yayuk Asmiah Yudi Gebri Foenna