Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Garut Ieke Sartika Iriany; Iis Zilfah Adnan; Yowan Rachmawati
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v11i2.75

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebijakan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi yang menimbulkan sisi negatif dan sisi positifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan implementasi kebijakan sistem zonasi dana apa saja dampak positif dan negative pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kabupaten Garut khususnya di sekolah SMPN 1 Garut sebagai sekolah yang favorit dan SMPN 1 Tarogong Kidul sebagai sekolah non unggulan. Pendekatan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif data didapatkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan sekolah belum maksimal, dampak positif dengan adanya kebijakan sistem zonasi adalah lebih hemat dalam pengeluaran ongkos dan jam belajar siswa lebih efektif karena jarak yang lebih dekat. Sedangkan dampak negatifnya adalah membatasi hak siswa dalam memilih sekolah, penyebaran sekolah yang belum merata di seluruh daerah sehingga stigma sekolah favorit susah untuk dihilangkan, adanya kasus siswa yang sering kabur seusai jam istirahat, hal ini dikarenakan jarak sekolah yang dekat dengan sehingga mempermudah siswa untuk melakukan hal tersebut, dan belum adanya kesadaran dari orangtua mengenai pentingnya memahami dan menerima kebijakan tentang sistem zonasi yang bertujuan untuk menghilangkan diskriminasi pendidikan dan untuk menyamaratakan pendidikan diseluruh daerah di Kabupaten Garut.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Pamekarsari Muhammad Irfan Fadillah; Iis Zilfah Adnan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i1.556

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Provinsi Jawa Barat, terutama di Desa Pamekarsari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Dalam konteks ini, peran kader posyandu menjadi sangat penting dalam menyampaikan informasi dan edukasi dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di masyarakat. Namun demikian, kader posyandu sering dihadapkan pada tantangan dalam hal kemampuan pemahaman yang tidak seragam yang dapat menghambat efektivitas penyuluhan stunting dan perlu ditangani dengan strategi yang tepat. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh kader penyuluhan stunting terkait dengan kemampuan pemahaman yang tidak seragam dan merumuskan strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Dasar dari kegiatan ini adalah tingginya angka balita stunting di Desa Pamekarsari sehingga diperlukan upaya-upaya yang bisa mencegah pertumbuhan angka stunting, adapun upaya yang dimaksud adalah mengoptimalkan peran kader posyandu. Metode penelitian dalam jurnal ini menggunakan metode pendekatan kualitatif melalui pendekaatan wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 17 responden. Hasil kuesioner menunjukkan pemahaman kader mengenai stunting meningkat antara sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan penyuluhan, baik terkait dengan definisi, bagaimana pencegahan, dampak, cara sosialisasi, maupun bagaimana pengobatannya, dengan rata-rata peningkatan 9,82%. Hal ini menjadi modal dasar bagi para kader posyandu dalam memberikan informasi yang akurat tentang gizi seimbang, pemberian makanan yang bergizi, pola asuh yang baik, dan pentingnya perawatan kesehatan yang tepat. Melalui pendekatan yang personal dan berkelanjutan, kader posyandu berhasil mengubah perilaku masyarakat dalam hal pemberian makanan yang sehat dan perawatan anak yang baik.
Pelatihan Digital Marketing Bagi Para Pengelola Desa Wisata Saung Ciburial Adnan, Iis Zilfah; Suseno, Novie Susanti; Febrina, Raden Ismira; Wulandari, Winda; Awaliah, Nada
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v3i2.251

Abstract

Abstract Indonesia, a country rich in natural resources, perceives tourism as a major driver of its economy. This study focuses on the dynamic landscape of Indonesian tourism, particularly the shift towards alternative forms, notably village tourism. Sukalaksana Village in Garut Regency, West Java, stands out for the success of its Saung Ciburial Tourism Village managed by the Village-Owned Enterprises (BUMDes). Capitalizing on its natural and cultural assets, the village has made a positive impact on the local economy. To sustain and enhance this success, Universitas Garut initiated a Digital Marketing Training program for the managers of Saung Ciburial Tourism Village. This capacity-building initiative covers social media usage, digital content creation, and online marketing strategies to increase tourism awareness and empower the local community. The methodology involves initial observations, needs identification, material preparation, a workshop, field practices, direct discussions, and reflective evaluation. Participant feedback indicates a significant improvement in digital marketing understanding and increased confidence in managing the village's digital presence. In conclusion, the training positively impacts the knowledge and skills of village tourism managers. To extend this impact, the study recommends expanding similar training to other villages, tailoring modules to specific contexts, and involving external experts for practical insights, ensuring sustained success for Saung Ciburial Tourism Village and similar communities. Keywords: Tourism development; village empowerment; digital marketing; community engagement; sustainable local economy.  Abstrak Indonesia, negara yang kaya akan sumber daya alam, memandang pariwisata sebagai penggerak perekonomian utama. Studi ini berfokus pada lanskap pariwisata Indonesia yang terus berkembang, dengan menekankan pergeseran ke arah bentukbentuk alternatif, khususnya wisata desa. Desa Sukalaksana di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menonjol karena keberhasilan Desa Wisata Saung Ciburial yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dengan memanfaatkan aset alam dan budaya yang dimilikinya, desa ini telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Untuk mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan tersebut, Universitas Garut menginisiasi program Pelatihan Digital Marketing bagi para pengelola Desa Wisata Saung Ciburial. Inisiatif peningkatan kapasitas ini mencakup penggunaan media sosial, pembuatan konten digital, dan strategi pemasaran online, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pariwisata dan memberdayakan komunitas lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan, penyiapan materi, kegiatan pelatihan, praktik lapangan, diskusi langsung, dan evaluasi reflektif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pemasaran digital dan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola kehadiran digital desa.Kesimpulannya, pelatihan berpengaruh positif terhadap pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata desa. Untuk memperluas dampak ini, studi ini merekomendasikan perluasan pelatihan serupa ke desa-desa lain, menyesuaikan modul dengan konteks tertentu, dan melibatkan pakar eksternal untuk mendapatkan wawasan praktis, sehingga memastikan keberhasilan berkelanjutan bagi Desa Wisata Saung Ciburial dan komunitas serupa. Kata-kata kunci: Pengembangan pariwisata; pemberdayaan desa; digital marketing; keterlibatan masyarakat; ekonomi       lokal berkelanjutan. 
The Effect of Online Reporting About Paid Vaccine on Public Trust in Government Mujianto, Haryadi; Iis Zilfah Adnan; Nurul Syamsiah
Jurnal Spektrum Komunikasi Vol 11 No 3 (2023): Jurnal Spektrum Komunikasi : September 2023
Publisher : LPPM Stikosa - AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/spektrum.v11i3.511

Abstract

This research was motivated by public unrest with the news about paid vaccines, where the beginning of this vaccine was not charged at any cost. The purpose of this study is to measure how much influence paid vaccine news on online media has on public trust in the government. The research method used is descriptive research to describe the variables to be explained and also in the analysis of how much influence the variables have. The approach used is a quantative approach with data collection techniques, namely by using questionnaires that have been tested for validity and reliability, the subjects of this study are the people of Garut Regency as many as 100 respondents, statistical data analysis using regression analysis, determination coefficient analysis and hypothesis testing. The results showed based on the F test in table VII.1, the calculated F value is 51.870 with a value significance of 0.000 then the hypothesis H0 is rejected and H1 is accepted. This means there is influence between online reporting about paid vaccines and public trust that the Rioting of News in Online Media Regarding Paid Vaccines Against Public Trust in the Government had a significant influence. The influence of Online Media Reports on Paid Vaccines on Public Trust is quite strong. And there is a strong influence on the community from the news of this Paid Vaccine.
MAKNA KECEMASAN KOMUNIKASI DALAM WAWANCARA KERJA BAGI MAHASISWA FRESH GRADUATE Giffar, Zia Muhammad; Adnan, Iis Zilfah; Hendrawan, Heri
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.342

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna kecemasan komunikasi yang dialami mahasiswa fresh graduate dalam proses wawancara kerja di Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna kecemasan komunikasi dari perspektif fresh graduate di Kabupaten Garut serta memahami bagaimana mereka mengatasi kecemasan tersebut selama wawancara kerja.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Teknik analisis fenomenologi diterapkan untuk mengeksplorasi makna subjektif dari kecemasan komunikasi, dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengalaman negatif masa lalu, faktor psikologis, tekanan sosial, dan kondisi lingkungan mempengaruhi kecemasan mereka. Tujuan jangka pendek dan panjang, strategi mengatasi kecemasan dan motivasi internal, membantu mahasiswa mengatasi kecemasan. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana mahasiswa memaknai dan mengelola kecemasan mereka, serta menawarkan rekomendasi bagi mahasiswa, institusi pendidikan, dan perusahaan untuk mendukung fresh graduate dalam menghadapi wawancara kerja dengan lebih baik.
Pengaruh Pemberitaan Kompas.Com Terhadap Sikap Pemilih Pemula di Universitas Garut Mustopa, Ridwan; Adnan, Iis Zilfah; Azzahra, Nedia
Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/khabar.v6i2.915

Abstract

This study examines the influence of Kompas.com news on the attitudes of novice voters at the University of Garut concerning the Constitutional Court's decision on the age limit for candidates in the 2024 presidential election. The Constitutional Court's decision has sparked widespread public debate, particularly among novice voters. Given their need to understand the issue, these voters often turn to news platforms like Kompas.com, which has published over 100 articles on the subject. The study employs a quantitative research method with a descriptive approach. The sample comprises 97 novice voters from the University of Garut, selected using the purposive sampling technique. Data collection involved distributing questionnaires, while analysis included research instrument tests, linear regression analysis, and hypothesis testing. Results indicate that Kompas.com news significantly impacts voters' cognitive attitudes, with an average score of 76.9%, categorized as "good." This suggests that the news effectively enhances knowledge and understanding of the Constitutional Court’s decision. The impact on affective attitudes scores highest at 78.4%, also in the "good" category, demonstrating that the news shapes feelings and evaluations regarding the decision. Conversely, the lowest score of 76.7% pertains to conative attitudes, indicating that while respondents exhibit awareness and readiness to act upon the decision, this aspect is slightly less influenced. Overall, the findings reveal that Kompas.com news plays a substantial role in shaping cognitive, affective, and conative attitudes of novice voters toward the Constitutional Court's decision, underscoring its importance in influencing voter perspectives.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL KESANTRIAN DALAM MENGATASI SANTRI YANG BERMASALAH DI PONDOK PESANTREN AL-MUSADDADIYAH KABUPATEN GARUT Awalliah, Nadia; Salamah, Ummu; Adnan, Iis Zilfah
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v16i2.7034

Abstract

Islamic boarding schools are non-formal educational institutions based on Islamic religious education by implementing a dormitory system. In its implementation, of course, there are problems caused by several factors, both internal and external. Therefore, the Santri field was formed as an institution responsible for handling the problems faced by students while at the Islamic boarding school. The purpose of this study is to explain the interpersonal communication carried out by the Santri institution in handling problematic students at the Al Musyaddadiyah Islamic Boarding School, Garut Regency. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation and interviews. The data is analyzed so that it can explain the role of interpersonal communication carried out by students in handling problematic students. The results of this study indicate that the interpersonal communication process carried out by the Al-Musadaddiyah Islamic Boarding School Santri institution has implemented the dimensions of the principles of interpersonal communication according to Devito, namely openness, empathy, supportive attitudes, positive attitudes and equality.
Implementation of e-Government through System Village Information (SID) (Case Study of Talaga Jaya Village, Garut Regency) Adnan, Iis Zilfah; Adnan , Zulkifli; Fadhlurrohman, Mochammad Iqbal; Fauzan, Hasbi Shiddiq
Sinergi International Journal of Communication Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijcs.v2i2.296

Abstract

This study is to study the implementation of System Village Information (SID) in Talaga Jaya Village, Garut Regency, as part of e-government development to increase service to the public and participation of the community. Implementation model approach Edward III's policies were used to analyze four main dimensions: communication, resources power, disposition, and structure bureaucracy. The result shows that the constraint mainly lies in its limitations in infrastructure technology, low digital literacy of society, and lack of capacity to source power for humans at the village level. Thus, SID began to impact positive open access information and encouraged the involvement of the public in the process of governance of the village. Research This recommends improving training for the device village, strengthening infrastructure technology, and intensive socialization to push the community to adopt SID. Further implementation Good expected can create a governance​ government transparent, efficient, and responsive village. This article becomes an essential guide for other villages that want to utilize digital technology to serve the public.
Kekuatan Simbolis Medusa: Netnografi Sosial Media X dalam Cyber Budaya Perjuangan Korban Sexual Assaults Nurulaini, Sofia Darin; Adnan, Iis Zilfah; Rahman, Sani; Dwi Andriani, Astri
Jurnal Common Vol. 9 No. 1 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/0e486421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kekuatan simbolis Medusa dalam ruang digital sebagai representasi perlawanan korban kekerasan seksual melalui pendekatan netnografi pada media sosial X dengan fokus pada tagar #MeToo. Medusa, dalam mitologi Yunani, merupakan sosok perempuan yang dikutuk. Namun, dalam konteks cyber budaya kontemporer, sosok ini direpresentasikan ulang sebagai ikon perjuangan, keberanian, dan pembalikan makna terhadap trauma. Metode yang digunakan adalah netnografi, yaitu observasi dan interpretasi terhadap interaksi dan konten digital yang bersifat publik dan simbolik. Data diambil dari akun pengguna visual, dan ekspresi naratif yang mengandung muatan simbolik dan emosional yang menjadi media bagi penyintas untuk meredefinisi posisi mereka dari objek penderita menjadi subjek perlawanan. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian komunikasi digital, budaya internet tidak hanya menjadi tempat untuk berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi ladang kritik sosial di mana netizen berkumpul untuk membongkar sistem ketidakadilan, patriarki, dan ketimpangan kuasa. Praktik berbagi testimoni di media sosial seperti X dengan tagar #MeToo mendorong cara baru untuk advokasi publik, menggunakan jaringan digital empati dan solidaritas daripada lembaga resmi. Ini menimbulkan efek viral yang menjangkau orang dan institusi sosial yang sudah lama tidak mau berubah. khususnya dalam pemahaman terhadap hubungan antara simbolisme, trauma, dan budaya partisipatif di ruang maya. kekuatan, keadilan, dan keberanian dalam menghadapi kekerasan seksual secara transnasional dan lintas platform digital. Kata Kunci: Medusa, Netnografi, Sexual Assaults
Strategic Internal Communication in Organizational Change: A Narrative Review of Practices and Barriers Suratmoko, Bayu; Adnan, Iis Zilfah
Communica : Journal of Communication Vol. 2 No. 4 (2024): October 2024
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/communica.v2i4.650

Abstract

This narrative review explores the strategic role of internal communication in driving successful organizational change. The review aims to identify effective communication techniques, assess employee engagement dynamics, evaluate the integration of digital tools, and examine cross-cultural and sectoral differences. A structured review methodology was employed using literature from Scopus, Web of Science, JSTOR, and Google Scholar. Keywords included "internal communication," "organizational change," "strategic messaging," and "employee engagement." Studies were selected based on relevance, methodological rigor, and publication within the last decade. The findings reveal that two-way communication, credible messaging, and digital platforms such as Slack and Microsoft Teams significantly enhance transparency and employee commitment. Empirical evidence highlights trust as a key mediator in fostering engagement, with participatory communication models proving most effective. Comparative analysis shows that communication strategies vary widely across cultures and sectors, influenced by organizational hierarchies and societal values. Systemic barriers such as leadership misalignment and emotional resistance remain challenges to implementation. This review concludes that effective internal communication is essential for reducing resistance and promoting sustainable transformation. Policies encouraging leader training, technological integration, and inclusive culture development are recommended. Future studies should address digital innovation and longitudinal impacts to enrich the literature and practice of change management.