Claim Missing Document
Check
Articles

Proposed Improvement of Monitoring and Controlling Process on Outstanding Customer (Study Case: XYZ Company in Jambi Area) Asih Aulia Putri; Heriyono Lalu; Sri Widaningrum; Wiyono Sutari
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 6 No. 2 (2022): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v6i02.182

Abstract

PT XYZ is a company that provides telecommunications services, and for corporate customers, thereis the BGES Unit. The payment process for corporate customers is managed by one of the BGESpillars, namely Collection Management. One of the tasks that Collection Management takes care ofis outstanding data. The achievement of outstanding billing is only 14.75% per year, which means apayment delay of IDR 7,000,458,871.00 in 2021. Due to excessive workload, billing managementdoes not supervise customers regarding billing so billing objectives are not achieved. In addition,billing information in the form of invoices is provided later than the 5th through 12th of each monthso that customers do not know for sure the total bill. This research aims to make improvements in themonitoring and controlling processes of customer outstanding billing. This research uses the businessprocess improvement method. This method also refers to a process that works but some activitiesneed improvement. It does not design new activities but improves existing activities. The tools ofbusiness process improvement that were used in this research are application technique wheels andstreamlining, which can be useful for simplifying a process and fixing a problem based on theoutstanding billing problems by PT XYZ. The result of this research is a new business process as isdashboard monitoring and controlling shown by a context diagram that contains incoming andoutgoing data on the billing information system and reminder notification will appear if the target isnot achieved. The new business process is expected to assist the BGES unit in monitoring andcontrolling customers every month, and the target that is expected to be achieved is an outstandingfigure of less than 1,000,000 by the end of the year.
Implementing AHP Method for Determining Level Priority of Vendor Selection Kartika Salsabilla Wulandari; Sri Widaningrum; Sheila Amalia Salma
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 7 No. 2 (2023): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v7i02.240

Abstract

Vendors are suppliers of goods or services that help the production process of a company. One ofthe companies that carry out vendor selection is CV Milyarda Cipta Karya which is engaged infashion. Vendor selection is an activity to determine vendors who will work with the company tohelp the production process. Based on an assessment of the 30 most popular CV Milyarda CiptaKarya's products on Shopee, there are consumer complaints about the inconsistent quality ofmaterials. This problem is caused by the absence of standards governing the mechanism forselecting fabric vendors. Therefore, it is necessary to know the priority level of vendor selectioncriteria. Vendor selection criteria are Quality of goods, response time, location, flexibility, price,vendor inventory policy, and vendor service. The data needed in the design are vendor selectioncriteria according to William J Stevenson, namely hierarchical data and criteria weightingquestionnaires. The method used to determine the priority level of vendor selection criteria is theAnalytical Hierarchy Process method. Based on the calculation of the AHP method, the resultsobtained are the criteria for quality of goods 0.19, location 0.12, response time 0.12, vendorinventory policy 0.09, flexibility 0.09, price 0.11, and vendor service 0.28. The largest priority valueis vendor service and the smallest is flexibility.
Rancangan Alat Bantu Semprot Untuk Meminimasi Defect Pada Proses Knitting Produksi Kelambu Di Pt.XYZ Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Putri, Anastasya Mahendra; Lalu, Heriyono; Widaningrum, Sri
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil. Perusahaan tersebut memproduksi produk kelambu. Dari hasil penelitian saat proses produksi kelambu terdapat cacat yang teridentifikasi di setiap proses nya yaitu proses knitting, setting, dan printing. Dari data yang didapat bahwa cacat tertinggi terdapat paad proses knitting dengan jenis cacat yatu cacat berlubang dengan presentase sebesar 43% yang melebihi batas toleransi cacat perusahaan yaitu 2%. Untuk mengetahui penyebab utama permasalah tersebut bahwa dari beberapa akar masalah terpilihlah faktor manusia. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat rancangan alat bantu semprot lem otomatis dengan menggunakan metode perancangan yaitu Quality Function Deployment. Metode Quality Function Deployment untuk membantu perusahaan agar dapat mencegah terjadinya ketelatan yang disebabkan oleh operator dan dapat meminimasi jenis cacat tertinggi yang terjadi pada proses knitting. Hasil rancangan konsep alat bantu usulan berdasarkan permasalahan yang sudah dianalisis serta kebutuhan dan keinginan perusahaan pada area proses knitting berdasarkan requirement untuk menentukan desain spesifikasi rancangan konsep alat bantu. Hasil rancangan ini adalah rancangan alat bantu semprot otomatis yang dilengkapi dengan beberapa fitur seperti sistem waktu penyemprotan, sehingga dapat membantu operator dalam proses pemberian lem saat proses produksi dan alarm suara untuk memngingatkan operator untuk melakukan pengawasan dan dilengkapi spesifikasi lainnya. Kata Kunci — kelambu, proses knitting, quality function deployment.
Perancangan Mekanisme Pemilihan Vendor Berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 8.4.1 Dengan Metode Business Process Improvement pada UMKM dengan Sumber Daya Terbatas Wulandari, Kartika Salsabilla; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut hasil survei ISO 2021 jumlah perusahaan di Indonesia yang bersertifikat ISO 9001:2015 berjumlah sekitar 73% dari total perusahaan di Indonesia. UMKM yang belum menerapkan ISO 9001:2015 merupakan home industry yang bergerak di bidang fashion. Berdasarkan penilaian 30 produk terpopuler dari UMKM di shopee, terdapat keluhan konsumen mengenai kualitas bahan yang tidak konsisten. Permasalahan ini disebabkan oleh belum adanya standard yang mengatur mengenai mekanisme pemilihan vendor bahan kain. Metode business process improvement (BPI) dipilih untuk merancang sebuah proses bisnis yang bisa dilakukan dengan lebih efektif. Perancangan proses bisnis dimulai dengan tahap streamlining. Pada tahap ini dilakukan klasifikasi aktivitas proses bisnis eksiting ke dalam 3 golongan, yaitu RVA, BVA, dan NVA. Streamlining dilakukan untuk meminimalisir aktivitas Non Value Added sehingga meningkatkan efektivitas. Hasilnya, UMKM memiliki standard operation procedur mekanisme pemilihan vendor yang efektif.Kata kunci — ISO 9001:2015, Busines Process Improvement ,Streamlining,SOP
Perancangan Prosedur Pengelolaan Loss Event Database Dengan Pendekatan Business Process Management Untuk Efektivitas Mitigasi Risiko Widiana, Adrian Wahyu; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dapat dipastikan bahwa setiap proses bisnis yang dijalankan oleh Perusahaan untuk mencapai target dan sasaran memiliki risiko. Suatu risiko dapat mengakibatkan dampak berupa insiden/kejadian kerugian yang dapat menghambat dan memberhentikan keberlangsuhan Perusahaan. PT Pupuk Indonesia (Persero) merupakan perusahaan holding yang memiliki Anak Perusahaan dalam bidang pupuk, konstruksi, utilitas, logistik, perdagangan, pangan, dan produk kimia lainnya. Dalam melakukan penerapan manajemen risiko, Perusahaan memiliki risiko utama/RTM yang berupa risikorisiko yang menghasilkan kerugian secara pareto dan repetitif bagi Perusahaan. Loss Event database merupakan solusi untuk melakukan pengelolaan atas suatu Loss Event dan sebagai lesson learned dalam melakukan peningkatan efektivitas pada Risk Control Self Assesment. Metode penelitian yang digunakan untuk merancang prosedur pengelolaan Loss Event database dengan pendekatan business process management (BPM) dimana pada setiap proses terlibat pada manajemen. Penerapan prosedur Loss Event database dengan pendekatan business process management (BPM) mampu meningkatkan efektivitas berupa penurunan tigkat level risiko diatas 30% (persen). Dalam implementasinya, pengelolaan risiko akan didasarkan pada Loss Event database untuk kemudian dilakukan pencegahan dan penekanan dampak pada Loss Event yang terjadi di lingkungan Perusahaan.Kata Kunci: Prosedur, Risiko, Manajemen Risiko, Loss Event, Loss Event database, Mitigasi Risiko
Analisa Efektifitas Proses Order Fulfilling Pada Umkm Dengan Keterbatasan Sumber Daya Manusia Setelah Penambahan Aktivitas Checking Produk Menggunakan Simulasi Monte Carlo Puteri, Anisa Riska; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM yang menjadi contoh permasalahan merupakan usaha home-industry yang memproduksi bermacam- macam model hijab sejak tahun 2015. Hingga kini UMKM memiliki 145.000 pengikut pada toko online Shopee, serta reseller dan juga agen di seluruh Indonesia. Meskipun begitu, UMKM masih mendapatkan banyak keluhan dari pelanggan yang diakibatkan oleh prosedur yang baku dan kesalahan pengambilan produk yang kerap terjadi. Berdasarkan akumulasi data 2016 hingga 2022, kesalahan pengambilan produk yang kerap terjadi diantaranya dalam pengambilan warna, jumlah, dan tipe produk. Penyelesaian masalah dilakukan dengan mengusulkan SOP order fulfilling yang disertai penambahan aktivitas checking produk. Uji coba proses dilakukan menggunakan simulasi monte carlo eksisting, UMKM kerap menerima keluhan pelanggan atas pelayanan pemenuhan pesanan pada online store Shopee. Berikut merupakan grafik rekapitulasi keluhan pelanggan atas pelayanan pemenuhan pesanan yang diambil dari 21 produk paling dominan pada toko online UMKM mulai tahun 2016 hingga 2022. Persentase Kesalahan pada 21 Produk Dominan di Shopee resmi UMKM 100% 90% 80% dengan asumsi penambahan proses checking mampu menurunkan kesalahan pengambilan produk sebesar 80%. Perbandingan dilakukan antara hasil simulasi proses order fulfilling sebelum dan setelah ditambahkan proses checking. Hasil dari simulasi membuktikan bahwa proses checking mampu menurunkan angka kesalahan sebesar 69% dan meningkatkan efektifitas proses order fulfilling menjadi 98%.Kata kunci— UMKM, Efektifitas, Order Fulfilling, Simulasi, Monte Carlo.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pada Tahap Persiapan Pembuatan Pressure Vessel Memakai Metode Hirarc (Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control) Dan Fta (Fault Tree Analisys) (Studi Masalah : Pt. Xyz) Parawansyah, Canda Putra; Widaningrum, Sri; Salma , Sheila Amelia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan organisasi dengan 3 unit perusahaan: yang pertama adalah departemen peralatan dansistem industri (MPI), yang kedua adalah pengecoran, dan 1/3adalah unit pengendalian dan pelayanan proyek (MPJ). Dalamproduksi pressure vessel, PT XYZ telah memiliki standaroperasional proses (SOP) Kesehatan dan Keselamatan Kerja(K3LH) dan identifikasi risiko di areanya. Namun, selamaempat tahun lebih, PT XYZ tidak lagi memperbarui identitasbahaya kecelakaan kerja dan SOP K3LH. Selain itu, terjadipeningkatan angka cedera terkait pekerjaan di PT XYZ dalamkurun waktu 3 tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui risiko dalam kegiatan instruksi tugas bejanatekan dan menawarkan rekomendasi pengembangan yangpenting. Berdasarkan permasalahan yang dimaksud, teknikyang digunakan dalam tingkat tata letak yang diusulkan adalahidentifikasi risiko, penilaian risiko, dan pengendalian risiko(HIRARC) dan evaluasi Fault Tree (FTA). Hasil penelitianmenunjukkan terdapat 67 kemampuan bahaya dalam kegiatanpendidikan proyek bejana tekan. Berdasarkan temuan tersebut,penulis memberikan pedoman mulai dari lembar kerjaHIRARC, usulan Alat Pelindung Diri (APD), dan SOP K3LH(Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta PerlindunganLingkungan). Kata Kunci : Administrative Center Accidents, Non-Public Shielding System (PPE), HIRARC, Occupational Health AndProtection And Environmental Protection (K3LH)
Analysis Of Occupational Health And Safety (Ohs) Risk In The 50 Kg Tube Welding Assembly Process At Pt Pindad Using The Hirarc (Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control) Method Firstian Rizky, Raihan Zhafranu; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pindad is a company engaged in themanufacturing industry, which involves the production processas well as a lot of critical operational work, this raises concernsregarding the continuity of the activity process, where it ispossible to cause work accidents ranging from minor to major,which causes serious injuries and even death. The purpose ofthis study is to identify the hazards and risks that occur and alsoprovide suggestions for improving the occupational safety andhealth management system at PT Pindad. An analysis has beencarried out based on the problems encountered using a fishbonediagram. Therefore, the HIRARC method was chosen as asupport for solving existing problems at PT Pindad. Thisresearch uses a qualitative descriptive research method.Identification was carried out on 23 activities, and after carryingout a risk assessment based on HIRARC, 3 risks were found andthe causes of events that gave rise to high risk factors wereidentified, namely, welding process activities, operator orworker position activities in welding, and material refiningactivities. The proposed design of OHS risk control is given byreferring to five risk control hierarchies: elimination,substitution, engineering, administration, and personalprotective equipment. Keywords— HIRARC, OHS, Work Accident
Perancangan Informasi Terdokumentasi Pada Proses Pengadaan Berdasarkan Iso 9001:2015 Klausul 7.5 Menggunakan Metode Business Process Management Di Cv Xyz Cahyadi, Dea Arya Dita; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. XYZ bergerak di bidang industri konveksi yang bisnis utamanya memproduksi t-shirt, jaket, training,celana sport, wangki, jersey printing, jersey non-printing. CV.XYZ dalam menjalankan bisnisnya memiliki beberapa prosesdi dalamnya. Berdasarkan hasil wawancara bersama ownerdari CV. XYZ, tak jarang terjadi kesalahan pada proses yangdijalankan. Contohnya pada proses pengadaan. Masihterjadinya kesalahan pada saat menerima pesanan dari vendor.Tak jarang pesanan yang datang tidak sesuai dengan yangdipesan seperti kesalahan pada jumlah bahan baku yangdipesan ataupun kain yang dikirimkan tidak sesuai. Penelitianini bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di CV.XYZ yang dapat dilakukan dengan perancangan informasiterdokumentasi, sehingga peneliti akan berfokus padaperancangan informasi terdokumentasi pada proses pengadaanberdasarkan ISO 9001:2015 kalusul 7.5 di CV. XYZ. Metodeyang akan digunakan pada penelitian kali ini adalah BusinessProcess Management (BPM) yang terdapat beberapa tahapanyaitu process identification, process discovery, process analysis,process re-design, process implementation, process monitoringand controlling. Pada penelitian kali hanya sampai tahapprocess re-design. Hasil dari perancangan dalam penelitian iniyaitu informasi terdokumentasi pada setiap aktivitas prosespengadaan CV XYZ berdasarkan persyaratan ISO 9001:2015klausul 7.5. Informasi terdokumentasi tersebut juga akanmemenuhi kebutuhan yang terdapat pada klausul-klausul ISO9001:2015 yang berkaitan dengan proses pengadaan Kata kunci— ISO 9001:2015, Proses Pengadaan, Business Process Management
Perancangan Safety Sign Pada Area Finishing Dengan Metode Conjoint Analysis Sesuai Dengan Standar Ansi Z535:2 Angelyca H, Yohana; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.ABC adalah sebuah perusahaan manufaktur yangbergerak pada bidang industri produksi kulit imitasi (syntheticleather). Di dalam kegiatan operasional nya perusahaan tersebutsudah menerapkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja yangsangat berguna untuk karyawan. Perancangan safety signs sangatberguna dalam pengendalian risiko keselamatan dan kesehatan kerja..Metode yang digunakan dalam pengimplementasian Safety Sign ialahSafety Sign Assessment dan Analysis Conjoint. Pada penerapanmetode Analysis Conjoint disesuaikan dengan standar ANSI Z535:2dalam mengendalikan risiko keselamatan kesehatan kerja. Dari hasilConjoint Analysis didapatkan berupa simbol, warna, ukuran teks,warna latar belakang. Penelitian ini memiliki beberapa langkahmetodologi termasuk mengidentifikasi suatu atribut safety signs,pembuatan matriks konjoin, dan analisis data menggunakan teknikstatistik. Penelitian ini memberi kontribusi bagi pengembangan sistemkeselamatan kesehatan kerja dilingkungan industri. Selain itu,penerapan standar ANSI Z535:2 menjamin bahwa safety signstersebut sudah sesuai dengan persyaratan keselamatan dan kesehatankerja yang relevan. Kata Kunci : Safety signs, Pengendalian Risiko, Safety SignAssessment, Analisis Konjoin, ANSI Z535:2.
Co-Authors Abdi , Luthfi Moulya Abdi, Luthfi Moulya Amalia, Rifa Amalia, Sheila Angelyca H, Yohana Anggun Kertadela Puspitasari Annisa Husna Alif Asih Aulia Putri Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia Yogi Fachlivan Aulia, Shafaa Budi Ayudita Oktafiani Benny Yanuarsih Benny Yanuarsih, Benny Cahyadi, Dea Arya Dita Chandra Alamsyah Cut Rima Asyifa Elvira A, Celline Isabel Faisal Fathurrahman Fakhrurrozi Fakhrurrozi Farli Erigga Putra Febrina Indri Rumondang Febrina Indri Rumondang, Febrina Indri Firstian Rizky, Raihan Zhafranu Hani Novita Tresnasari Heriyono Lalu Ida Ayu Made Cahyanti Puspa Ilma Mufidah Irma Nurmawanti Kartika Salsabilla Wulandari Kartika Salsabilla Wulandari Klarissa , Rafa Deal Marina Yustiana Lubis Medianti Arifia Dewi Meita Ratna Sari Sagala Meldi Rendra Mira Rahayu Mugni Rifki Muhammad Iqbal Muhammad Rivai Murfid, Nurjihan Aqilah Murni Dwi Astuti Mutiah Rositasari Nadya Rachma Asalia Naila Farhana Naila Farhana, Naila Nanda Marhandhika Putri Ni Putu Tiara Santi Riyani Novalino Novalino Novalino Novalino, Novalino Nugrahaini S., Yunita Nurul Apriliani Nusaibah Nusaibah Osama, Dito Parawansyah, Canda Putra Pratya Poeri Suryadhini Prayoga, Faris Aditya Puteri, Anisa Riska Putri, Anastasya Mahendra Ramadhan , Muhamad Rafi Ramadhani, Alfian Rara Niken Ramadhany Risya Yuthika Rizki Eka Ridani Romyah Bighoiri Romy Rositha , Veminia Rositha, Veminia Ryan Gamas Agromega Ryan Rachmadian Saalino , Irene Datu Safitri, Regina Nisrina Aulia Salma , Sheila Amelia Shafira Amanda Umar Sheila Amalia Salma Shifa Khairunnisa Shifa Khairunnisa, Shifa Susanto , Hadi Sutari, Wiyono Syahrastani Ayasa Tulusiani Widjanarko Utami Wulandari Widiana, Adrian Wahyu Widjanarko, Tulusiani Willy Pratisna Wiyono Sutari Wulandari, Kartika Salsabilla Yunita Nugrahaini Safrudin Yunita Putri Gita Mulyandari