Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Strategi Positioning Adorable Project Berdasarkan Perceptual Mapping Dengan Menggunakan Metode Multidimensional Scaling (MDS) & Swot Analysis Hakim, Abdul Azizul; Wulandari , Sari; Rohayati, Yati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri fashion footwear di Indonesia berkembang pesat, namun persaingan yang ketat menuntut setiap brand memiliki strategi positioning yang kuat. Adorable Project, sebagai UKM alas kaki wanita, menghadapi tantangan rendahnya brand awareness dan lemahnya diferensiasi brand. Penelitian ini bertujuan merancang strategi positioning menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) untuk memetakan persepsi konsumen terhadap sembilan atribut utama produk. Analisis SWOT digunakan untuk menyusun strategi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya diferensiasi yang jelas dan konsistensi komunikasi brand. Strategi difokuskan pada penguatan atribut yang relevan serta penciptaan identitas brand unik melalui media sosial dan kolaborasi strategis. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperjelas posisi Adorable Project di pasar. Kata kunci— Strategi positioning, Diferensiasi brand, Multidimensional Scaling, SWOT, Adorable Project
Perancangan Strategi Positioning De’jati Coffee Garden Berdasarkan Perceptual Mapping Dengan Menggunakan Metode Multidimensional Scaling (MDS) Dan Swot Analysis Az Zahra, Nur Sya’Bandiyah; Wulandari, Sari; Rohayati, Yati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi Positioning bagi De’Jati Coffee Garden guna meningkatkan daya saing dan mencapai target pendapatan di tengah persaingan ketat industri coffee shop di Kota dan Kabupaten Bogor. Penelitian diawali dengan identifikasi atribut brand melalui studi literatur dan wawancara mendalam, kemudian dilanjutkan dengan penyebaran kuesioner kepada konsumen untuk mengumpulkan data persepsi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) untuk menghasilkan peta persepsi (perceptual mapping) dan dilengkapi dengan analisis SWOT guna merumuskan strategi yang tepat. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa De’Jati Coffee Garden berada di Wilayah A, bersaing dengan Kopi D’Pule dan Rumah Kedua Coffee, terutama pada atribut harga dan fasilitas pendukung. Sementara itu, Wilayah B dihuni oleh Kopi Nako, yang unggul dalam atribut promosi, lokasi, jam operasional, dan merek. Perbedaan ini menunjukkan adanya celah strategi yang dapat dimanfaatkan oleh De’Jati untuk menonjolkan identitas merek secara lebih kuat. Berdasarkan analisis SWOT, dirancang sejumlah strategi seperti penambahan tagline dan penguatan brand identity sebagai upaya untuk memperkuat posisi merek dan meningkatkan keterikatan emosional dengan konsumen (heart share). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan strategis bagi pengembangan brand lokal di industri coffee shop. Kata Kunci: Positioning, Perceptual mapping, Multidimensional Scaling (MDS), SWOT, Coffee shop
Mematangkan Tahap Awal Inovasi Model Bisnis Menggunakan Business Model DNA Melalui Pendekatan Market Centric Fitriara, Ariendha Inggar; Rohayati, Yati; Tanjung, Achmad Arief; Budiman, Bintang Andhika
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i6.7911

Abstract

Tahap awal inovasi model bisnis memainkan peran penting dalam menentukan keberhasilan dan keberlanjutan jangka panjang, terutama dalam industri yang dinamis dan kompetitif seperti kedai kopi. Studi ini mengeksplorasi pematangan inovasi model bisnis menggunakan kerangka kerja Business Model DNA (BMDNA) melalui pendekatan yang market centric (berpusat pada pasar). Dengan mengintegrasikan elemen-elemen utama seperti segmentasi pelanggan, proposisi nilai, dan strategi distribusi omni-channel, bisnis dapat menciptakan model yang adaptif dan berkelanjutan yang selaras dengan preferensi konsumen yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yang menggabungkan K-Means Clustering untuk segmentasi pelanggan, Conjoint Analysis untuk mengevaluasi preferensi konsumen, dan strategi Pemasaran Omni-channel untuk menentukan saluran digital yang paling efektif untuk keterlibatan pelanggan. Sebuah survei terhadap 550 responden mengungkapkan tiga segmen pelanggan utama: The Trendsetters, The Value Explorers, dan The Premium Seekers, masing-masing dengan perilaku pembelian dan preferensi saluran yang berbeda. Temuan tersebut menyoroti bahwa inovasi model bisnis yang digerakkan oleh konsumen secara signifikan meningkatkan ketahanan bisnis, daya saing, dan keberlanjutan jangka panjang. Dengan mematangkan tahap awal inovasi model bisnis melalui perspektif yang berpusat pada pasar menggunakan Model Bisnis DNA, pengusaha kedai kopi dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, mengurangi risiko kegagalan, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menavigasi kondisi pasar yang berubah. Penelitian di masa mendatang harus mengeksplorasi skalabilitas pendekatan ini di berbagai industri dan lingkungan pasar.
PERANCANGAN PERBAIKAN PELAYANAN RESTORAN RESTO KITA DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Adiba, Fadia Nur; Rohayati, Yati; Amani, Husni
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 11 No. 2 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v11i2.407

Abstract

This research aims to identify weaknesses in restaurant service which are then corrected by designing recommendations for service improvement using Quality Function Deployment. The method in this research uses the Quality Function Deployment method. The Quality Function Deployment method is used through two iterations, namely House of Quality (iteration one) which aims to translate customer needs into technical characteristics by considering the restaurant's capabilities and Part Deployment (iteration two) which aims to identify prioritized critical parts. Service improvements were carried out based on 10 true customer needs obtained from restaurant customers who had dined in. The first iteration produced 15 technical characteristics and the second iteration produced 31 critical parts which were prioritized for improvements to restaurant services. This research can be concluded that there are 15 prioritized technical characteristics and 31 prioritized critical parts. The results of the technical characteristics and critical parts are the basis for making recommendations for improving restaurant services whose targets need to be met in accordance with the decisions of the owner of Resto Kita.
Pemetaan Persepsi Konsumen untuk Meningkatkan Daya Saing Produk: Studi Kasus T-shirt Libre Everyday Lastanila, Selly; Rohayati, Yati; Sagita, Boby Hera
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v8i1.1481

Abstract

In competing, it is important to understand consumer perceptions of products. Even though consumers are satisfied with the company's brand image, the company can still lose its customers. Companies need to identify consumer characteristics in their marketing strategy, because this can help formulate the right position for the product. Understanding the concept of product or brand positioning is very important to maintain the company's continuity in competition. This research aims to determine product positioning based on consumer perceptions of product attributes. Consumer perception mapping was carried out on the Libre Everyday t-shirt product using a purposive sampling method involving 70 respondents who had been t-shirt users for more than two years and were familiar with at least three specified t-shirt brands. The data obtained was processed using IBM SPSS 23 software to produce perceptual mapping. The calculation results show that this perception map model is feasible and acceptable, as proven by the goodness of fit test with an R-square value of 0.15312 and a stress value of 0.97814. This perception map depicts brand positioning, product attributes, and closest competitors. To increase product competitiveness, it is necessary to improve product positioning by utilizing superior product attributes, improving marketing communications, and adding marketing channels.
Encouraging Digital Marketing Readiness for Cibaduyut MSMEs: Needs Analysis and Enhancement Strategies Fauziah, Didah; Rohayati, Yati; Sagita, Boby Hera
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 8 No. 2 (2024): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v8i02.642

Abstract

This study aims to identify the need to improve the digital marketing readiness of Cibaduyut shoe and footwear craftsmen. Cibaduyut is one of the largest and oldest local shoe and footwear industry centers in Bandung City that is in demand by both national and international markets. However, several problems were found to be experienced by craftsmen, including the monetary crisis, which caused a decline in people’s purchasing power, the existence of the ASEAN-China free trade area (ACFTA), which facilitated the entry of imported products, digital developments, and globalization which brought significant changes to the decline in shoe and footwear sales, and the low understanding of craftsmen regarding digital marketing which resulted in craftsmen losing out to sellers who implemented digital marketing. This study applies the digital marketing readiness model and Refined Kano. Non-probability sampling was used for sampling with a purposive sampling technique. A survey of 100 Cibaduyut shoe and footwear craftsmen was conducted to assess 15 attributes of needs. Among these needs, nine attributes require improvement, while the remaining require further development.
Perancangan Atribut Kebutuhan Layanan Internet Business pada PT. XYZ Menggunakan Integrasi Service Quality dan Model Kano Faturrahman, Deo; Rohayati, Yati; Sagita, Boby Hera
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. XYZ adalah perusahaan bergerak dibidang telekomunikasi dan jaringan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang tersebut, PT. XYZ menyediakan layanan internet business yang memiliki kecepatan internet sebesar 1 Mbps hingga 1 Gbps dengan rasio bandwith 1:1 untuk kebutuhan khusus pelanggan. Tidak maksimalnya realisasi layanan yang diberikan oleh PT. XYZ menyebabkan terjadinya kerugian untuk kedua pihak. Baik dari pelanggan maupun PT. XYZ tidak dapat memenuhi kebutuhannya untuk mencapai tujuan. Realisasi layanan yang tidak maksimal oleh PT. XYZ memunculkan permasalahan baru yang menyebabkan adanya penurunan pendapatan perusahaan. Pendapatan PT. XYZ selama tahun 2021 masih belum bisa memenuhi target yang telah ditetapkan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian terkait atribut kebutuhan layanan internet business PT. XYZ menggunakan metode intergrasi Service Quality dan Model Kano. Wawancara dilakukan kepada lima perusahaan yang menggunakan layanan internet business PT. XYZ untuk mendapatkan voice of customer. Voice of customer yang didapat akan dikelompokan berdasarkan dimensi Service Quality yang mengasilkan empat dimensi yaitu, Network Quality, Customer Service dan Technical Support, Perceived Value dan Information Quality. Melalui integrasi Service Quality dan Model Kano empat dimensi tersebut, menghasilkan tujuh kebutuhan yang menjadi customer needs yang perlu ditingkatkan.Kata kunci- internet business, voice of customer, service quality, model kano, true customer needs.
Perancangan Atribut Layanan Website Getzke Menggunakan Integrasi Webqual 4.0 dan Model Kano Bangun, Verona Marsha Alvinia; Rohayati, Yati; Kusmayanti, Ima Normalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Getzke adalah sebuah brand yang memproduksi alas kaki seperti sepatu dan insole sepatu di kota Serang, Banten. Getzke memiliki delapan tempat penjualan online yaitu Lazada, Shopee, Tokopedia, Shoesmart, Zalora, Blibli, media sosial, dan website. Pada periode Juni 2021 hingga Mei 2022 jumlah customer yang menggunakan website Getzke rendah dan tidak sesuai dengan jumlah penjualan di online marketplace. Meskipun penjualan di marketplace mencapai target, hal tersebut tidak dapat memenuhi target Getzke dalam memperoleh data pelanggan untuk mengetahui kebiasaan pelanggan dalam berbelanja. Dengan menggunakan metode webqual dan model kano untuk mengidentifikasi atribut kebutuhan pelanggan pada website Getzke maka didapatkan bahwa true customer needs dari 71 responden dengan usia 15 hingga 35 tahun adalah kejelasan petunjuk, informasi akurat, informasi mudah dimengerti, dan kejelasan informasi customer service, dan customer service yang responsif. Sedangkan, true Customer needs yang perlu diprioritaskan adalah tampilan menarik. Setiap atribut akan diintegrasi dengan tiga elemen system yaitu method, man, dan tools.Kata kunci-atribut kebutuhan, true customer needs, webqual, model kano
Perancangan Perbaikan Atribut Produk Celana Denim pada Voute Denim Co Berdasarkan Preferensi Konsumen Menggunakan Conjoint Analysis Adrian, Denissya Maharani; Rohayati, Yati; Sagita, Boby Hera
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Voute Denim Co merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam subsektor fashion yang didirikan di Kota Bandung sejak 2017 dan berfokus pada produk denim dengan tagline Precision Makes Perfection. Namun dalam satu tahun ini voute denim co mengalami ketidakstabilan dalam penjualan, hal ini diakibatkan oleh atribut pada produk tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen dan mengalami tidak tercapainya target penjualan. Metode yang digunakan dalam pengolahan data untuk mengetahui preferensi konsumen ini adalah conjoint analysis. Berdasarkan hasil wawancara terhadap konsumen, atribut dan level atribut yang menjadi pilihan sesuai preferensi konsumen yaitu atribut model Basic Denim, dan Selvedge, atribut bahan Denim Cotton 13 Oz, Denim Pant 13.25 Oz dan Recycle Cotton 14 Oz, atribut warna Black, deep blue, dan deep indigo, atribut Stress Point rivets dan arcuate, dan untuk atribut harga Rp400.000, Rp650.000, dan >Rp800.000. Atribut tersebut akan dijadikan sebagai rekomendasi untuk produk Celana Denim voute denim co.Kata Kunci-celana denim voute denim co, preferensi konsumen, conjoint analysis.
Perancangan Perbaikan Program Tell to Tell Radio K-Lite dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Amanullah, Muhamad Daffa; Rohayati, Yati; Sagita, Boby Hera
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Radio K-Lite memiliki salah satu program siaran yang berada pada prime time yaitu Program ‘Tell to Tell’. Program ‘Tell to Tell’ merupakan program request lagu yang disiarkan senin – jumat pukul 13.00 – 15.00 . Sumber utama pendapatan radio berasal dari pengiklan, namun sejak tahun 2018 hingga 2020 pendapatan terus mengalami penurunan dan tidak pernah mencapai target. Hal tersebut disebabkan oleh menurunnya ketertarikan pengiklan dalam memasang iklan pada radio.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelemahan yang dimiliki oleh Program ‘Tell to Tell’ sehingga didapatkan rekomendasi perbaikan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) dengan melalui dua iterasi yaitu, iterasi pertama (House of Quality) yang bertujuan untuk menerjemahkan kebutuhan pendengar ke dalam karakteristik teknis dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan, dan iterasi kedua (Part Deployment) yang bertujuan untuk menentukan critical part yang diprioritaskan. Perbaikan terhadap kualitas Program ‘Tell to Tell’ didasarkan pada 8 true customer needs yang diperoleh dari pendengar program dan pada QFD iterasi pertama dihasilkan output berupa 8 karakteristik teknis yang diprioritaskan untuk dikembangkan pada iterasi berikutnya. Kemudian, pada QFD iterasi kedua output yang dihasilkan dari hasil yang dikembangkan pada tahap sebelumnya yaitu berupa 5 critical part yang diprioritaskan.Kata kunci-perbaikan program, quality function deployment, true customer needs, siaran program radio
Co-Authors Adang Suherman Adiba, Fadia Nur Adrian, Denissya Maharani Ainuntasya , Roza Akhyarul Anam, Akhyarul Alan Arif Dharmasaputra, Alan Arif Alfadhilah, Anugrah Aldin Amani , Husni Amanullah, Muhamad Daffa Amelia Kurniawati Annisaa Rasyida, Annisaa Arta, Jessica Tri Atya Nur Aisha Aulia F Hadining, Aulia F Aurel Catelya Putri Az Zahra, Nur Sya’Bandiyah Azhari, Rofi Dwi Aziz Pratama Thahir, Aziz Pratama Bangun, Verona Marsha Alvinia Boby Hera Sagita Budiman, Bintang Andhika Colintan, Michael Elhadi, Rosad Ma'ali Fatimah, Anindizki Puspa Faturrahman, Deo Fauzi, Kiki Wildan Fauziah, Didah Fauziyah, Rahma Fitriara, Ariendha Inggar Hakim, Abdul Azizul Husni Amani Ima Normalia Kusmayanti Indawai, Eli Jajat, Jajat Kamaliya, Kayla Kusmayanti, Ima Rosmalia Kusmayanti, Kusmayanti Lastanila, Selly Lengkana, Anggi Setia MUHAMMAD HARIS Mulia, Dinda R. Melati Mulyanto, Tatag Muttaqin, Ahmad Zainul Nalini, Wina Nisrina Natasha, Alishya Natasurya, Muhammad Latif Nur Hidayat Nurmawan, Naomi Nuryanti, Widy Dewi Pramesti, Sekar Arum Putra, Timotius Jevon Abimanyu Putri , Tiara Cinditya Putri, Alifa Ayudia Putri, Aurel Catelya Rauzan, Muhammad Phirous Ridwan , Sharmifa Yasmin Rochayati, Siti Rosyidi, Rezky Himawan Rr. Asri Ismaya Putri, Rr. Asri Ismaya Rukmana, Riza Agung Nugraha Saffanah, Vina Putri Sahrudi, Sahrudi Santosa, Alifa Zahra Nur Saputra, Timoteus Nico Sari Wulandari Setiawan , Juned Agung Sinaga, Leonardo Florensisco Siregar, Akbar Rizky Sobana, Aris Sultoni, Kuston Supriyadi, Tedi Syah Naufal Farras Tanjung , Achmad Arief Tanjung, Achmad Arief Tiara Verita Yastica Tunisia, Hanifah Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Wahono, Asri Yuniar, Wiwit Agi Yunita Nugrahaini Safrudin