Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Buah Sawo Manila (Manilkara zapota L.) dan Uji Aktivitas Antibakteri Penyebab Jerawat Helmi Hasan; Jasmiadi Jasmiadi; Andi Nur Zam Zam
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i2.1734

Abstract

Sawo manila (Manilkara zapota L.) adalah tanaman buah yang termasuk dalam keluarga Sapotaceae. Buahnya mengandung senyawa aktif yang dapat menghentikan dan membunuh berbagai jenis bakteri seperti tanin. Tujuan Penelitian ini yaitu memformulasi gel dari ekstrak etanol buah sawo manila (Manilkara zapota L.) yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus serta memenuhi uji mutu fisik dan stabilitas sediaan gel yang baik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, diperoleh ekstrak kental sebanyak 15,36%. Dilakukan uji KHM dengan konsentrasi 0,625%, 1,25%, 2,5%, 5%, 10% dan 20%, kemudian diuji aktivitas antibakteri dan dibuat formulasi sediaan gel menggunakan variasi konsentrasi buah sawo manila F1 (1,25%), F2 (2,5%), F3 (5%). Dilakukan pengujian uji mutu fisik meliputi organoleptik, homogenitas, uji pH, viskositas, daya sebar, daya lekat dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah sawo manila dapat diformulasi dalam bentuk sediaan gel dan memenuhi syarat uji mutu fisik dan stabilitas serta memiliki daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acne berturut-turut 8,574%, 9,552% dan 11,116% dan terhadap bakteri Staphylococcus aureus berturut-turut 10,672%, 11,339 %, 12,628%
Aktivitas Hasil Fraksinasi Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) terhadap Escherichia coli dan Shigella dysenteriae Penyebab Diare Andi Sri Wahyuni Ishak; Jasmiadi Jasmiadi; Agus Sangka Pratama
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1872

Abstract

Karamunting (Melastoma malabathricum L.) merupakan tumbuhan liar yang berada di tempat yang terkena cukup sinar matahari. Adanya kandungan senyawa glikosida, terpenoid, flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin menunjukkan aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri hasil fraksinasi daun karamunting pada Shigella dysenteriae dan Escherichia coli penyebab diare. Metode yang dipakai pada penelitian ini yakni metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%, lalu dilanjutkan dengan fraksinasi yaitu metode ECC (Ekstraksi Cair-Cair), Pengujian Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan ciprofloxacin sebagai kontol positif. Hasil penelitian pada bakteri Escherichia coli menunjukkan bahwa fraksi N-Heksan konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 16,50 mm, fraksi Etil Asetat pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 14,42 mm sedangkan fraksi N-Butanol pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 14,05 mm. Pada bakteri Shigella dysentreriae yaitu pada fraksi N-Heksan konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 18,04 mm, fraksi Etil Asetat pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 13,44 mm sedangkan fraksi N-Butanol pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 11, 79 mm. Hal ini menunjukkan fraksi daun karamunting memilki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella dysenteriae.