Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PARTNERSHIP COLLABORATION DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA EKOLOGIS DI KAWASAN GEOPARK KOTARAJA KABUPATEN LOMBOK TIMUR I Wayan Suteja; Sri Wahyuningsih; Lia Rosida; I Ketut Purwata; Ni Luh Sueni W; Billy Jafanca M
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 10 No 1: Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v10i1.663

Abstract

Kolaborasi dan kerjasama dalam penyelenggaraan kepariwisataan di Pulau Lombok terutama Kabupaten Lombok Timur masih perlu untuk ditingkatkan. Seperti Desa Tete Batu, Kembang Kuning dan Jeruk Manis yang berada pada kawasan geografis yang sama sangat membutuhkan program bersama yang dapat mendukung perkembangan masing-masing. Hal ini dapat dilakukan dengan penerapan partnership managenent model sehingga terbangun pengelolaan pariwisata yang kuat. Untuk mengkaji penyelenggaraan desa wisata ekologi di Kawasan Geopark Kotaraja digunakan teori tourism partnership managenent dan konsep desa wisata ekologis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan proses pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan tahapan analisis yaitu pemilahan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata di tiga desa ini dilaksanakan oleh masyarakat melalui kelompok sadar wisata. Selain itu, sebagai kawasan geosite Rinjani pengawasannya berada di bawah naungan pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Belum banyak kerjasama dan kolaborasi formal yang dilakukan oleh ketiga desa tersebut walapun ketiganya memanfaatkan sumberdaya terutama dayabtarik secara bersama-sama. Sehingga kedepannya akan dilaksanakan program kolaborasi oleh ketiga pengelola. Adapun tahapan yang akan dilaksanakan yaitu dimulai dari pertemuan dan musyawarah antar perwakilan kelompok pengelola untuk membahas program-program yang dapat dilaksanakan bersama, menentukan program kerja yang dapat disusun berdasarkan skala prioritas dalam bentuk rencana jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan dari setiap program kerja dan juga memastikan tercapainya target-target yang disusun bersama-sama, pelaksanaan kontrol dan terakhir evaluasi terhapat capaian dari hasil kerjasama dan kolaborasi yang telah dilakukan. Dengan kegiatan ini kolaborasi dan kerjasama akan dapat terwujud dan menghasilkan sinergi pengelolaan pariwisata yang kuat.
EKSPEKTASI DAN PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL DI BADUNG SELATAN – BALI Ni Luh Kartini; Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 10 No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v10i2.1182

Abstract

Every region in Indonesia has a special food that has the potential to be developed as a tourist attraction. So far, the study of traditional food is still common sense and limited to food characteristics and marketing strategies. This article discuss the quality of traditional food in terms of tourists regarding the quality of the food itself from the analysis of expectations and perceptions of tourists towards the quality of traditional Balinese food at the restaurant at Pak Malen's Warung Babi Guling, Pak Dobiel's Warung Babi Guling and Gilimanuk Chicken Warung. The focus of the article is to discuss differences in the characteristics of tourists, understand differences in expectations and perceptions of tourists using Gap Analysis and proposed improvements to improve food quality. The results of this study represent the difference between perceptions and expectations and it is also recognized that aroma, cleanliness and price factors are considered important by consumers. Looking at the results of the study, it was proposed improvements to improve food quality with the use of seasoning standards, improve cleanliness and use of menus.
PENERAPAN VISITOR MANAGEMENT DALAM MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN PADA DAYA TARIK WISATA LOANG BALOQ KOTA MATARAM I Wayan Suteja; Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 1: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v12i1.2633

Abstract

Loang Baloq adalah didukung oleh potensi yang beragam. Hanya saja dalam perkembangannya terdapat berbagai masalah pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat sampah yang dihasilkan oleh aktivitas pengunjung. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan pengunjung yang tepat dalam mengatasi hal tersebut. Melalui penelitian ini dibahas penerapan manajemen pengunjung dalam mengatasi dampak lingkungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Data diolah dengan deskriptif interpretatif dengan tahapan reduksi data, pengolahan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan di Loang Baloq berada pada kondisi yang kurang baik akibat kurang keteraturan perilaku pengunjung terutama dalam menjaga kebersihan dan juga penggunaan fasilitasnya. Adapun penerapan manajemen pengunjung yang dapat diterapkan dalam mengurangi dapak tersebut adalah dengan empat pendekatan yaitu manajemen fisik dengan penerapan pengaturan arus pengunjung pada setiap zona, yang kedua manajemen regulasi dengan penetapan peraturan dan panduan internal, ketiga dengan mekanisme tak langsung dapat diterapkan dengan penyediaan informasi, fasilitas dan prasarana yang memadai dan edukasi jangka panjang, serta yang keempat dengan cara keras melalui pembatasan jumlah dan membagi zona penggunaan ruang.
BLENDED LEARNING. MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS HOSPITALITY PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PERHOTELAN SEKOLAH TINGGI PARIWISATA MATARAM Primus Gadu; Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i1.3838

Abstract

Kemampuan berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris sekarang ini menjadi sebuah tuntutan bagi setiap individu. Tuntutan penguasaan Bahasa Inggris sejalan dengan maraknya pergerakan orang dari satu tempat ke tempat lain untuk berwisata. Orang berwisata hakekatnya pasti akan terjadi proses sosialisasi, komunikasi, pertukaran ide dan wawasan dengan orang yang dijumpai. Dalam konteks ini, Bahasa Inggris menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam berinteraksi. Demikian halnya dengan pelayan jasa pada sektor pariwisata diamana kemampuan berbicara Bahasa Inggris menjadi keharusan. Pelayan jasa pariwisata selain memiliki kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris juga harus memiliki soft skill (cakap/cerdas (smart), pintar (clever), sopan santun (friendly/hospitable), etika berbicara (speaking ethics) sebagai penguat. Pada penelitian ini, peneliti memfokuskan pada model English hospitality video-based learning pada mahasiswa Program Studi Diploma Tiga (D3) konsentrasi Perhotelan STP Mataram. Penelitian ini dilakukan guna merespons kesan atau keluhan-keluhan users/stakeholders di industri jasa pariwisata (hotel dan restoran) tentang berbahasa Inggris mahasiswa dan alumni STP Mataram. Pada penelitian ini, peneliti melakukan analisis dan mengevaluasi model pembelajaran praktis Bahasa Inggris Hospitality video Based (Blended learning) yang telah diterapkan dalam pembelajaran dengan jumlah 40 orang mahasiswa sebagai responden. Kemudian, respons mahasiswa terhadap pertanyaan kuesioner ditentukan menggunakan skala Likert yaitu; setuju (1), tidak berpendapat (2), dan (3) tidak setuju. Jadi, luaran penelitian ini yaitu untuk mendapatkan rekomendasi terhadap pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dan berterima pada mahasiswa Program studi Diploma tiga (D3) konsentrasi perhotelan di STP Mataram.