Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI JAJANAN TIDAK SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI 15 PANGKALPINANG TAHUN 2024 Aulia, Della; Nurvinanda, Rezka; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41598

Abstract

Anak usia sekolah tidak lepas kaitannya dengan jajanan. Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang di jalanan atau tempat umum yang langsung dimakan tanpa pengolahan lebih lanjut. Jajanan akan berdampak negatif jika tidak terjamin kebersihan serta keamannya dan hal tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan. Kebiasaan anak-anak dalam mengonsumsi jajanan sangat berpengaruh terhadap perilaku konsumsi jajanan yang dapat menggambarkan kebiasaan makan dari individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi jajanan tidak sehat pada anak usia sekolah di SD Negeri 15 Pangkalpinang Tahun 2024.  Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan dengan cara membagikan kuesioner pada 72 siswa kelas IV dan V di masing-masing ruang kelas pada tanggal 04 November - 08 November 2024. Data yang terkumpulkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menujukkkan bahwa ada hubungan antara faktor pengetahuan (p=0,008), kebiasaan membawa bekal (p=0,013), kebiasaan sarapan pagi (p=0,003), jumlah uang saku (p=0,002) dan pengaruh teman sebaya (p=0,027) dengan perilaku konsumsi jajanan tidak sehat pada anak usia sekolah di SD Negeri 15 Pangkalpinang Tahun 2024. Disarankan bagi institusi pelayanan kesehatan dan institusi pendidikan agar dapat memberikan edukasi serta pemahaman terkait konsumsi makanan jajanan pada siswa-siswi, orang tua/ wali murid, guru-guru dan tenaga pendidik lainnya sehingga dapat membatasi konsumsi jajanan yang berlebihan pada anak usia sekolah.
PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MERAWAT BAYI BBLR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAILIAT KABUPATEN BANGKA TAHUN 2024 JANUARSI, RATNA; Nurvinanda, Rezka; Agustin, Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42260

Abstract

Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir dengan berat badan lahirnya kurang dari 2500 gram. Pengalaman orang tua dalam merawat bayi dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) sangat mempengaruhi hasil kesehatan dan perke mbangan bayi tersebut. Bayi BBLR memerlukan perhatian ekstra dalam hal perawatan medis dan nutrisi, sehingga pengalaman orang tua dalam mengelola kondisi ini dapat sangat berpengaruh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi secara mendalam tentang pengalaman orang tua dalam merawat bayi BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka pada tahun 2024. Metode desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi informan dan wawancara mendalam kepada 7 informan. Analisa data dengan metode Collaizzi. Hasil dari penelitian ini mendapatkan 4 tema yaitu: 1) Perasaan dan respon orang tua dalam merawat bayi BBLR 2) Pengetahuan orang tua dalam merawat bayi BBLR 3) Tantangan orang tua dalam merawat bayi BBLR 4) Dukungan bagi orang tua dalam merawat bayi BBLR. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pengalaman orang tua dalam merawat bayi BBLR penuh tantangan, karena memerlukan perhatian ekstra terhadap kebutuhan medis dan gizi bayi yang rentan. Orang tua sering merasa cemas dan stres, namun dengan dukungan keluarga dan tenaga medis, mereka belajar untuk lebih sabar dan tanggap terhadap kebutuhan bayi. Saran dari peneliti semoga peran tenaga medis diperlukan untuk memberi support dan ilmu pada para orang tua yang melahirkan bayi BBLR
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI DI SMK KESEHATAN MUTIARA MANDIRI KOTA SUNGAILIAT TAHUN 2024 Riliyantri, Sri; Agustin, Agustin; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41152

Abstract

Remaja putri sering kali memiliki kebiasaan yang buruk dan aktivitas fisik yang kurang diperhatikan yang dapat menyebabkan ketidakteraturan siklus menstruasi. Siklus menstruasi merupakan periode masa proses perubahan hormon yang terjadi secara alami dan berulang pada sistem reproduksi wanita yang terjadi setiap bulan. Akibat dari siklus menstruasi yang tidak teratur akan menyebabkan anemia dan penyakit sistem reproduksi pada wanita. Tujuan penelitian ini mengetahui ada hubungan antara pengetahuan dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi remaja putri di SMK Kesehatan Mutiara Mandiri Kota Sungailiat Tahun 2024. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMK Kesehatan Mutiara Mandiri berjumlah 198 orang. Sampel dalam  penelitian ini berjumlah 73 orang. Data dari penelitian ini di analisis dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan siklus menstruasi remaja putri (p =0,000 <0,05) dan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi remaja putri (p = 0,006<0,05).Kesimpulan pada penelitian ini peningkatan pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap siklus menstruasi remaja putri akan mampu membentuk kualitas hidup menjadi lebih baik dari sebelumnya. Saran pada penelitian ini bagi remaja putri agar mampu mengontrol durasi aktivitas sehari-hari dan olahraga secara teratur.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK DENGAN RIWAYAT BBLR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMPILANG TAHUN 2024 ANGGERIYANA, SEPTA; Nurvinanda, Rezka; Agustin, Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44334

Abstract

Berat Badan Lahir Rerndah (BBLR) merupakan kondisi dimana bayi lahir rendah dengan berat badan kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kerhamilan. BBLR derngan berat badan 2.500 gram disebut low birth weright infant, karena morbiditas neronaturs tidak hanya bergantung pada berat badan tetapi pada tingkat kematangan (maturritas) bayi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Petumbuhan dan Perkembangan Anak derngan Riwayat BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Tempilang tahun 2024. Penelitian dengan rancangan case study. Populasinya seluruh bayi baru lahir dengan riwayat BBLR di wilayah Puskesmas Tempilang dari bulan Januari sampai Desember tahun 2023 dan Januari sampai September tahun 2024.Sampel penelitian ini adalah berdasarkan keseluruhan populasi dengan responden 38 anak.  Teknik sampling yaitu total sampling. Penelitian ini dilakukan tanggal 23 Desember sampai 13 Januari 2025 di Puskesmas Tempilang. Analisa data menggunakan uji chi square dengan hasil analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara status gizi (p-value=0,000), status ekonomi (p-value=0,011), tingkat pendidikan orang tua (p-value=0,036), pola asuh orang tua (p-value=0,002) dengan pertumbuhan dan perkembangan anak dengan riwayat BBLR di wilayah kerja puskesmas tempilang. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan untuk perhatian khusus kepada anak dengan riwayat BBLR agar memastikan pertumbuhan dan perkembangannya optimal.
PENGARUH EDUKASI MAKANAN SEHAT MELALUI BOOKLET “CETING DENGAN MASE” TERHADAP PENGETAHUAN IBU UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELAPA TAHUN 2024 Rozaline, Pike; Nurvinanda, Rezka; Faizal, M.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45025

Abstract

Stunting adalah penggambaran dari status kurang gizi yang bersifat kronik dimana panjang badan dan tinggi badan yang kurang sesuai atau tidak mencapai jika dibandikan denganumur yang mengakibatkanterganggunya tumbuh kembang anak. Untuk Puskesmas Kelapa 3tahun terakhir mengalamipeningkatan pada tahun 2021 sebanyak 318 orang, 2022 sebanyak 443 orang sedangkan tahun 2023 sebanyak 406 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting melalui booklet “Ceting dengan Mase” pada anak usia dini di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Tahun 2025. Penelitian ini dengan metode Pre Experimen dengan Pre test dan Post test one group desain, dengan hasill berupa analisa univariay dan analisa bivariat. Populasipenelitian yaitu seluruh anak usia dini yang berumur 6 bulan – 2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kelapa dengan jumlah 30 anak. Sampel penelitian merupakan ibu anak usia dini di wilayah kerja Puskesmas Kelapa. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil Pre test dengan Post test yang artinya ada pengaruh pemberian edukasi makanan sehat melalui booklet “Ceting dengan Mase” terhadap pengetahuan ibu untuk mencegah stunting pada anak usia dini di wilayah kerja Puskesmas Kelapa tahun 2025 dengan Uji statistik didapatkan p-value = 0,000 < 0,05 Saran dari penelitian ini adalah diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan makanan sehat dan juga dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah terjadinya stunting.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN CA MAMAE PADA WANITA DI RSUD DR. (H.C) IR. SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG. Amelia, Veni; Kusumajaya, Hendra; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45348

Abstract

Ca mamae atau kanker payudara merupakan penyakit dimana sel-sel payudara abnormal tumbuh tak terkendali dan membentuk tumor. Jika tidak ditangani, tumor dapat menyebar ke seluruh tubuh dan berakibat fatal. Sel kanker payudara bermula di dalam aliran susu atau lobulus penghasil susu pada payudara. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional dan uji chi-square dengan hasil berupa analisa univariat dan bivariat. Dengan teknik purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah pasien kanker payudara di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 68 orang dengan teknik menghitung rumus slovin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan usia dengan dengan kejadian ca mamae di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk mengetahui hubungan faktor genetik dengan kejadian ca mamae di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian ca mamae di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan untuk mengetahui hubungan menopause dengan kejadian ca mamae di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan hasil dari uji statistik yang berhubungan dengan kejadian ca mamae  dengan usia (p-value 0,004 < 0,05), faktor genetik (p-value 0,000 < 0,05) gaya hidup (p-value 0,000 < 0,05) menopause (p-value 0,000 < 0,05) yang artinya terdapat suatu hubungan yang signifikan antara usia, faktor genetik, gaya hidup dan menopause di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG AFIKSIA NEONATORUM DI WILAYAH KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM DEPATI BAHRINSUNGAILIAT TAHUN 2024 Kusnadi, Rizky; Nurvinanda, Rezka; Mardiana, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45375

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan dimana bayi baru lahir mengalami gagal bernapas secara teratur dan spontan setelah lahir,bayi dengan gawat janin sebelum lahir, umumnya mengalami asfiksia pada saat dilahirkan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan metode penelitian Pre-Experimen dengan Pre-test dan Post-test one group desain. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang digunakan ketika peneliti sudah punya target individu dengan karakteristik yang sesuai dengan penelitian. Penelitian ini dilakukan di Poli Kebidanan wilayah kerja Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 Desember tahun 2024. Populasi pada penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat tahun 2024. Sampel pada penelitian ini sebanyak 15 Ibu Hamil. Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan nilai p value 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahawa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum (pretest) dan sesudah (posttest). Sehingga dapat disimpulkan pula bahwa. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan pihak rumah sakit untuk memberikan edukasi secara rutin terutama kepada ibu hamil dan juga meningkatkan pelayanan terhadap ANC untuk mencegah resiko terpantau asfiksia neonatorum.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 SIMPANG RIMBA TAHUN 2024 Pratiwi, Gessy Ade; Agustin, Agustin; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.42873

Abstract

Personal hygiene adalah upaya untuk menjaga kebersihan dan kebugaran setiap hari, yang bertujuan untuk mendapatkan kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan kebugaran dasar. Minimnya pengetahuan mengenai praktik higiene dapat berkontribusi terhadap terjadinya keputihan yang tidak normal. Menurut World Health Organization (WHO) (2020) masalah personal hygine yakni kesehatan reproduksi pada wanita berkontribusi 33% terhadap total beban penyakit yang dialami oleh wanita di seluruh dunia, dengan 75% dari mereka mengalami berbagai isu terkait kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keputihan di SMA Negeri 1 Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2024. Metode penelitian ini adalah penelitian bersifat Analitik deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional, dimana variabel bebas dan terikat. Sampel sebanyak 90 responden siswa SMA Negeri 1 Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Chi-square. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan terhadap perilaku personal hygiene pada remaja putri di SMA N 1 Simpang Rimba tahun 2024 dengan hasil p value 0,000 <0,05 dan terdapat hubungan sikap terhadap perilaku personal hygiene pada remaja putri di SMA N 1 Simpang Rimba tahun 2024 dengan hasil p value 0,000 <0,05. Saran penelitian ini adalah memberikan edukasi dan meningkatkan lagi penyuluhan kesehatan dan promosi kesehatan yang berkaitan dengan personal hygine pada remaja putri. Kata Kunci: Perilaku personal hygiene, pengetahuan, pengetahuan, sikap, remaja putri, SMAN 1 Simpang Rimba
STUDI EKSPLORASI IMPLEMENTASI SERVICE EXCELLENT DI RUANG RAWAT INAP RSUD DEPATI BAHRIN SUNGAILIAT TAHUN 2024 Rosiani, Yessi; Maryana, Maryana; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43328

Abstract

Service Excellent merupakan bagian penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Dalam pelayanan rawat inap, peran perawat sangat krusial karena mereka berinteraksi langsung dengan pasien. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi Service Excellent di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan terdiri dari 6 perawat sebagai informan utama, serta 1 kepala ruangan dan 1 Kepala Bidang Keperawatan sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, keabsahan data, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan dua tema utama, yaitu pemahaman perawat mengenai Service Excellent dan implementasi standar A6 dalam Service Excellent. Implementasi standar A6 mencakup beberapa kategori: Sikap (Attitude), yaitu kemampuan perawat menunjukkan keramahan dan empati; Perhatian (Attention), yaitu fokus perawat pada kebutuhan pasien; Tindakan (Action), berupa respons cepat dan tepat terhadap keluhan pasien; Kemampuan (Ability), yaitu kompetensi teknis perawat dalam memberikan pelayanan; Penampilan (Appearance), terkait cara perawat menjaga kebersihan dan kerapihan diri; serta Akuntabilitas (Accountability), yaitu tanggung jawab perawat terhadap pelayanan yang diberikan. Implementasi Service Excellent di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin telah sesuai dengan prinsip-prinsip dasar, namun masih memerlukan upaya peningkatan, terutama dalam aspek dukungan manajemen dan pelatihan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN SIKAP DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA IBU PASCA POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GERUNGANG PANGKALPINANG TAHUN 2024 Prawira, Ade Bagus; Agustin, Agustin; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.45342

Abstract

Kehamilan adalah lahirnya bayi, kehamilan normal akan berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 9 bulan menurut kalender internasional. Kehamilan merupakan bertemunya sel telur dan sperma di dalam atau diluar rahim dan berakhir dengan keluarnya bayi dan plasenta melalui jalan lahir (Yulaikhah & Sari, 2019). Depresi pasca post partum merupakan suatu kondisi yang mempengaruhi banyak Ibu setelah meahirkan, dengan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan Ibu dan perkembangan bayi. Faktor-faktor seperti sikap Ibu dan dukungan keluarga berperan penting dalam mempengaruhi tingkat keparahan depresi ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap dan dukungan keluarga terhadap Tingkat Depresi pada ibu pasca post partum di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan rancangan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah ibu post partum yang berada di sekitar wilayah kerja puskesmas gerunggang, kecamatan tua tunu kepulauan bangka belitung tahun 2024 yang berjumlahkan 578 orang. Besaran sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23 Desember sampai dengan 3 Januari 2025 di Poliklinik KIA Puskesmas Gerunggang.Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95% (α=0,05), didapatkan nilai p-value sikap (0,001) dan dukungan keluarga (0,000). Hal ini dapat disimpulkan jika terdapat hubungan antara sikap dan dukungan keluarga terhadap Tingkat Depresi pasca post partum di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang tahun 2024.Kesimpulan penulis ini ialah diharapkan dapat menunjukkan sikap positif Ibu terhadap peran barunya serta dukungan keluarga yang kuat dalam mengurangi risiko depresi pasca persalinan.