Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penguatan Literasi Keagamaan Berbasis Kajian Kitab Safinatun Najah di Sekolah Menengah Kejuruan: Strengthening Religious Literacy Based on the Study of the Book of Safinatun Najah in Vocational High Schools Izzah, Lailatul; Ulil Hidayah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/x1tmqc54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penguatan literasi keagamaan melalui kajian kitab Safinatun Najah di SMK Bustanul Hasan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi keagamaan dalam membentuk karakter dan akhlak siswa, terutama dalam konteks sekolah menengah kejuruan yang tidak berafiliasi langsung dengan sistem pendidikan pesantren. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan guru dan siswa dari latar belakang pesantren dan non-pesantren sebagai subjek. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi keagamaan dilakukan dengan mengintegrasikan kajian kitab sebagai muatan lokal dalam kurikulum sekolah. Meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan latar belakang pemahaman siswa terhadap teks keagamaan, strategi pembelajaran yang kontekstual dan pendekatan praktis terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan siswa. Kajian ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama berbasis kitab klasik dapat menjadi strategi efektif dalam menanamkan nilai religiusitas di sekolah vokasional.
DIGITAL BRANDING DALAM MENINGKATKAN OMZET PENJUALAN UMKM DI DESA MANGUNAN Izzah, Lailatul; Anang Rohmad Jatmiko; Linda Ratna Sari; Tarrisma Delvy Andini; Ainun Ismayantik; Iftakhul Farikhah; Rifat Maulana Akhbar; Nandhy Wahyuning Arum
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.4382

Abstract

In the digital era, branding has a major role in increasing brand value, especially for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Digital branding, through the use of social media, websites and applications, has become an effective modern marketing strategy. However, many MSMEs, especially in Mangunan Village, face challenges in implementing digital branding due to a lack of digital understanding and skills, especially for those aged 50 years and over. This community service aims to provide an understanding of digital branding and increase the sales turnover of MSMEs in Mangunan Village through seminars on using the Google My Business application. It is hoped that the results of this activity can help MSMEs create a positive brand image, increase consumer trust, and expand market reach in the digital era. The methods used are surveys, interactive seminars, discussions and personal mentoring. The results show that the majority of MSMEs in Mangunan Village have diverse business potential, but are hampered by age and a lack of understanding of digital technology. This seminar succeeded in increasing participants' knowledge and skills in utilizing digital media to increase sales turnover and branding of their business.
The Influence of Islamic Counseling on Drug Addiction Patients’ Quality of Life at the Qur’anic Healing Indonesia Rehabilitation Center Izzah, Lailatul; Kurniawan, Willytiyo; Hamdi, Raspan; Nafisah A, Dini
Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 8 No. 02 (2025): Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mash.v8i02.2899

Abstract

The widespread issue of drug abuse poses significant challenges to individuals' quality of life, particularly among those undergoing rehabilitation. This study investigates the effect of Islamic Counseling Guidance on the quality of life of drug addicts at the Qur’anic Healing Indonesia Rehabilitation Center. The study involved 90 male participants aged 20–35 years who had been in rehabilitation for more than three months. Total sampling was employed to include individuals classified as severe, moderate, and mild addicts. Data were collected using two reliable instruments: a Quality-of-Life Scale and an Islamic Counseling Scale (Cronbach’s Alpha > 0.90). The data were analyzed using simple linear regression. The findings indicated no significant influence of Islamic Counseling Guidance on quality of life (p = 0.934), suggesting that the Islamic counseling approach implemented in this setting was not effective in enhancing the patients’ quality of life. These results highlight the need to reevaluate and possibly integrate more holistic or tailored approaches in counseling interventions for drug rehabilitation.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN FIKIH TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DI MTS KUN FAYAKUN Muhammad, Devy Habibi; Husnia, Khoridatul; Izzah, Lailatul; Nur Kholifah, Alda Eky
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 8 No 2 (2025): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v8i2.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran Fikih di MTs Kun Fayakun. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya inovasi media pembelajaran yang sesuai perkembangan teknologi, guna membantu siswa memahami materi aplikatif seperti praktik ibadah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VII yang telah mengikuti pembelajaran Fikih menggunakan media video. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes pemahaman, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel, dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,603. Artinya, penggunaan media video memberikan kontribusi sebesar 60,3% terhadap peningkatan pemahaman siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa media video tidak hanya mempermudah siswa memahami teori Fikih, tetapi juga mendukung pemahaman praktik ibadah melalui visualisasi konkret. Selain itu, media video dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan meningkatkan motivasi serta keterlibatan aktif siswa. Oleh karena itu, penggunaan media video dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Fikih di madrasah.
Psikoedukasi Literasi Kesehatan Mental: Gangguan Psikologis Pada Mahasiswa IZZAH, LAILATUL; Silawati; Raspan Hamdi; Eva Yuliza; Fanny, Sepna
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.2848

Abstract

Lack of knowledge about Mental Health, Psychological Disorders, can lead to a lack of ability to identify specific mental health problems, the emergence of misconceptions and attitudes about mental health issues, and the lack of proper behavior when dancing abntuation. The dedication to the psychoeducational literacy theme Mental Health: Psychological Disorder aims to enable students to understand mental health issues: psychological disorders, have the right beliefs and perceptions about mental health problems: psychologic disorder, and change the way they seek help for mental health problem: psychical disorder. At UIN Suska Riau, our process consists of pre-tests, lectures on mental health (affective disorders), discussions and psychological consultations for students, and then post-test. Average pretest score of 1130 and an average posttest score of 1330 indicates that psycho-educational activities aimed at improving mental health literacy: Psychological disorders in students are achieved. An increase in the posttest value compared to the pretest value shows this.