Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EKSPLORASI SOSIAL-BUDAYA PERNIKAHAN DINI DI DESA KAWINDA TO’I KECAMATAN TAMBORA, NUSA TENGGARA BARAT Mulyadi, Wahyu; Ilham, Ilham; Muarif, Muarif; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Juvita, Juvita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5371

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di pedesaan Indonesia, termasuk di Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor sosial-budaya yang memengaruhi praktik pernikahan dini serta dampaknya bagi remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, aparat desa, serta lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma budaya, keterbatasan ekonomi keluarga, serta rendahnya tingkat pendidikan menjadi pendorong utama pernikahan dini. Dampak yang ditimbulkan antara lain putus sekolah, terbatasnya kesempatan ekonomi, serta rendahnya posisi tawar perempuan dalam rumah tangga. Upaya pencegahan telah dilakukan melalui penyuluhan, sosialisasi, dan peran tokoh agama maupun pendidik. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya intervensi kebijakan dan perubahan nilai budaya.
METODE PEMBELAJARAN INKUIRI PADA MATA PELAJARAN IPA TEMA ORGAN TUBUH MANUSIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR Hermansyah, Hermansyah; Ilham, Ilham; Dewi, Ni Nyoman Ayu Ratna; Ramadhan, Syahru; Mulyadi, Wahyu; Haris, Abdul
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1140

Abstract

Dunia pendidikan sangat kompleks, baik tentang siswa, kebijakan, dan kemampuan guru terutama tentang kemampuan mendesain materi dan menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan efektif pada saat pembelajaran. Dalam penelitian ini menggunakan peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun data diperoleh dari informan dalam bentuk lisan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi, adapun pengambilan sampel dari berbagai sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan data, dan analisis data dilakukan secara induktif atau kualitatif. Temuan penelitian lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang memberikan gambaran tentang tujuan penelitian dan memberikan gambaran yang tepat tentang karakteristik, keadaan, dan gejala individu dalam kelompok tertentu, atau untuk menentukan frekuensi penyebaran gejala dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran inkuiri sangat menarik bagi siswa sekolah dasar, karena anak didik dapat melakukan observasi langsung di laboratorium sekolah dengan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) atau pertanyaan. Guru melatih siswa untuk berpikir kritis dan kreatif, kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Hal ini membuat daya ingatan siswa menjadi kuat dan tidak cepat lupa. Ketika guru melakukan tanya jawab tentang tugas yang diberikan, siswa terlihat sangat aktif merespons pertanyaan dan diskusi dengan guru dalam kelas.
Optimalisasi Model Pembelajaran Konstruktivisme untuk Meningkatkan Pemahaman Shalat Siswa pada Pembelajaran PAI di SMPN 2 Kota Bima Sari, Nurmala; Ilham; Mulyadi, Wahyu
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i2.2872

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman shalat siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMPN 2 Kota Bima, serta mengetahui penggunaan model konstruktivisme terhadap pemahaman shalat pada materi pendidikan agama Islam siswa di SMPN 2Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 2 Kota Bima efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang shalat. Dibanding metode konvensional yang berpusat pada guru dan hafalan, konstruktivisme mendorong pembelajaran student-centered melalui pengalaman langsung, diskusi, dan refleksi. Penerapan prinsip asimilasi dan akomodasi (Piaget) dalam aktivitas seperti proyek "Makna Shalat", simulasi kasus nyata, dan penilaian holistik membuat pembelajaran lebih interaktif dan bermakna. Hasilnya, siswa tidak hanya menguasai tata cara shalat tetapi juga memahami nilai spiritual dan aplikasinya dalam kehidupan. Kendala utama terletak pada kebutuhan persiapan yang lebih matang oleh guru. Namun, pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka, mendorong terbentuknya siswa yang kritis, kreatif, dan berkarakter religius.
ANALISIS KEMAMPUAN ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI TK NEGERI 03 WOJA DOMPU Kartini, Kartini; Mulyadi, Wahyu; Retnoningsih, Retnoningsih; Salam, Agus; Ihlas, Ihlas
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di TK Negeri 03 Woja Dompu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangannya. Penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman terhadap perkembangan anak dengan ASD, khususnya dalam lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru pendamping, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak dengan ASD di TK Negeri 03 Woja dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu metode pembelajaran yang diterapkan, peran aktif guru dan pendamping, serta dukungan lingkungan sekitar. Penerapan metode pembelajaran berbasis visual dan multisensori terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap materi ajar. Selain itu, keterlibatan guru dan pendamping dalam membimbing anak-anak dengan sabar dan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif juga berperan penting dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan sosial mereka. Dukungan lingkungan sekolah yang inklusif memberikan dampak positif terhadap kemampuan adaptasi sosial anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa anak dengan ASD memiliki potensi untuk berkembang secara optimal jika diberikan metode pembelajaran yang sesuai, pendampingan yang tepat, serta lingkungan yang mendukung.
Peningkatan Literasi Melalui Program Study Tour di Sekolah Dasar Ahmad, Ahmad; Haris, Abdul; Hermansyah, Hermansyah; Mulyadi, Wahyu
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v8i1.2513

Abstract

The purpose of this service activity is motivated by the low literacy culture of students which can be seen from the low interest in reading of children in Kalampa Village, the low interest in reading is caused by several factors including family, environment, peers, and mobile phones. As an effort to improve children's literacy in Kalampa Village, a programme called Study Tour was designed with an integrated learning concept and outclass learning activities were carried out. The parties involved in this service activity are elementary school children in Kalampa Village, and students of PGMI Study Programmes of IAI Muhammadiyah Bima. In this service, the PAR (Participatory Action Research) method is used, which consists of several implementation phases, such as observation, planning, implementation, and evaluation. The results of the implementation of the study tour are very influential on increasing children's literacy and can foster children's learning motivation. through Study Tour activities children can express themselves through several games applied in learning. With intense guidance and an individualised approach, it has made a difference in improving children's literacy.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA DIGITAL DI TK YAA BUNAYYA Mutmainnah, Atri; Anhar, Ade S; Mulyadi, Wahyu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25472

Abstract

This study aims to describe the strategies implemented by teachers in improving the quality of learning through the use of digital media at Yaa Bunayya Kindergarten. In today's digital era, the use of technology in early childhood education is an important step in creating an interesting and effective learning process. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results of the study revealed that teachers at Yaa Bunayya Kindergarten implemented various strategies, such as the use of educational videos, interactive learning applications, and the use of digital platforms to communicate with parents. These strategies have been proven to be able to increase children's participation in learning activities and strengthen collaboration between teachers and parents. Thus, it can be concluded that the integration of digital media in the learning process has a positive impact on the quality of education at Yaa Bunayya Kindergarten.
AGAMA DAN DEMOKRASI DALAM PEMIKIRAN ABDUL KARIM SORUSH (Relevansi dalam Keberagaman dan Problematika di Abad 21) Mulyadi, Wahyu
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i1.2602

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang mengadopsi sistim demokrasi, dan lebih populer dikenal dengan demokrasi pancasila. Yang di dalamnya terdapat berabagai keragaman suku bangsa dengan kekayaan sumber daya alam yang bervariasi. Suku bangsa dan agama terbesar di seluruh pelosok nusantara. Dan jika dilihat lebih teliti mulai dari Propinsi sampai Kabupaten/Kota, maka tidak ada satupun wilayah di Indonsia yang penduduknya homogen atau sama. Misalnya suku sama atau agama yang sama. Tetapi dengan keragaman suku bangsa dan agama yang berbeda, demokrasi mampu hadir untuk menyatukan diantara perbedan itu. Agama yang dipelopori sebagai suatu keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pada masing-masing diantara peredaan yang seharusnya menjadi ujung tombak untuk mengikat perbedaan, kadangkala diabaikan karena kita menatap bahwa demokrasi saja sudah cukup. Aplikasi sistem demokrasi tidak akan berkembang di Negara yang mengadopsi sistem demokrasi apabila tidak ada penyesuaian antara nalar (‘aql) dan wahyu (syar’)/demokrasi agama (Abdul Karim Soroush) dan tidak adanya integrasi dan iterkoneksi nash dan ‘ilm/“demokrasi agama” (M. Amin Abdullah). Arikel ini akan menyajikan pemikran Sorousuh tentang wacana agama dan demokrasi secara konseptual dan rasional. Serta membantah sebagian pengkritik bahwa agama dan demokrasi tidak tepat posisinya untuk jalan beriringan. Penulis melakukan studi literatur terhadap pemikiran Soroush dan relevansinya serta problematikanya pada fenomena kehidupan di Abad 21 sekarang ini.
Strategi Guru dalam Menerapkan Konsep Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun di TK Yaa Karim Kota Bima Hazral Aswa; Ahmadin Ahmadin; Wahyu Mulyadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1425

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini berfokus pada pentingnya mengembangkan kemandirian anak sejak dini melalui pembelajaran yang memberikan keleluasaan untuk mengeksplorasi kreatifitas serta inovatif mereka. Konsep Merdeka Belajar yang diterapkan di TK Yaa Karim diharapkan dapat mendukung berkembangnya kemampuan mengambil keputusan, sikap sosial, emosional, dan kognitif anak melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan berbasis pada kebutuhan anak. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk strategi guru dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar dapat memberikan peningkatan sikap kemandirian pada anak usia 4-5 tahun di TK Yaa Karim Kota Bima. Namun, tantangan dalam penerapannya seperti keberagaman kebutuhan anak, keterbatasan waktu serta sumber daya yang terbatas menjadi permasalahannya. Jenis metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif deskriptif yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena sosial melalui pengumpulan data seperti wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan informan utamanya guru kelas A 2 orang serta kepala Tk sebagai informan pendukung. Penelitian ini melibatkan analisis data dari kegiatan pembelajaran yang diterapkan di kelas serta hasil wawancara dengan guru kelas A untuk mendapatkan gambaran mengenai strategi guru dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar untuk meningkatkan kemandirian anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Merdeka Belajar memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian anak. Anak-anak menunjukkan peningkatan rasa percaya diri, kemampuan mengambil keputusan serta keterampilan sosial yang lebih baik. Meskipun ada tantangan dalam pengelolaan kelas dan keterbatasan waktu dan sumber daya, strategi yang diterapkan oleh guru terbukti efektif dalam mendorong perkembangan kemandirian anak di TK Yaa Karim Kota Bima.
Penanaman Nilai Toleransi Beragama pada Anak Usia Dini RA Al-Amin Kota Bima Rahmatiah Rahmatiah; Agus Salam; Wahyu Mulyadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1673

Abstract

Toleransi merupakan nilai mendasar dalam kehidupan bermasyarakat yang tercermin melalui sikap menghormati, menerima, dan terbuka terhadap keberagaman, baik dalam hal pandangan, keyakinan, agama, suku ras, maupun status sosial. Menanamkan nilai toleransi sejak dini merupakan upaya strategis dalam membentuk karakter anak agar mampu hidup rukun dalam keberagaraman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan nilai toleransi pada anak usia dinidi RA Al-Amin Kota Bima, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendukung maupun penghambat dalam proses tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menjunjukan bahwa penanaman nilai toleransi dilakukan melalui pembiasaan keiatan salat berjamaah, pemanfaatan media bergambar dalam proses pemberlajaran , serta pengintegrasian nilai-nilai keagamaan ke dalam aktivitas harian anak. Faktor-faktor yang mendukung antara lain keterlibatan orang tua secara aktif, pendekatan komunikatif dari guru, serta tersedianya fasilitas belajar yang menunjang. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman anak terhadap keberagaman, pengaruh negatif media, serta kurangnya sinergi antara tenaga pendidik dan orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara tenaga pendidik  dan orang tua dalam membentuk karakter anak yang toleran sejak dini, serta memberikan kontribusi bagi pengembagan pendidikan karakter berbasis nilai keberagaman.