Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Urban Farming terhadap Intensi Konsumsi Pangan Bergizi Seimbang Masyarakat Kalurahan Baciro, Yogyakarta Ade Laeli Nur Khasanah; Ina Fitria Ismarlin; Endah Puspitojati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29757

Abstract

Urbanisasi yang meningkat pesat di wilayah perkotaan menyebabkan berkurangnya lahan pertanian, meningkatkan tekanan terhadap sistem pangan, serta mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung lebih menyukai pangan instan dibandingkan pangan bergizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan urban farming , sikap terhadap urban farming , norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dalam mendukung intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang di Kalurahan Baciro. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 43 orang ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok urban farming yang diambil berdasarkan teknik sampel jenuh. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan urban farming bernilai tinggi dengan persentase 73,62%, sikap terhadap urban farming bernilai tinggi dengan persentase 80,41%, norma subjektif bernilai tinggi dengan persentase 74,88%, persepsi kontrol perilaku bernilai tinggi dengan persentase 69,91%. Hasil uji F menunjukkan bahwa program urban farming sebagai konteks dalam penelitian ini berpengaruh secara signifikan secara simultan terhadap intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang di Kalurahan Baciro. Hasil pengujian menunjukkan variabel persepsi kontrol perilaku berpengaruh secara signifikan dalam mendukung intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang, sementara variabel pelaksanaan urban farming , sikap terhadap urban farming dan norma subjektif secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan pada tingkat kepercayaan 95% terhadap intensitas konsumsi pangan bergizi seimbang.
Faktor Faktor Yang Memengaruhi Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Pupuk Organik Padat Di Kalurahan Sriharjo Muhammad Khaldun; Fitria Naimatu Sadiyah; Ina Fitria Ismarlin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.30034

Abstract

Pemanfaatan limbah ternak sapi menjadi pupuk organik padat merupakan upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi polusi lingkungan. Namun pemanfaatan limbah ternak di Kalurahan Sriharjo masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap minat petani dalam pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik padat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 51 orang petani. Faktor yang diteliti meliputi persepsi kontrol perilaku (X1), persepsi manfaat (X2), partisipasi petani dalam pembuatan pupuk organik padat (X3), peran ketua gapoktan (X4), dan demplot pupuk organik padat (X5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat petani. Namun secara parsial, hanya satu variabel yang berpengaruh signifikan, yaitu demplot pupuk organik padat. Temuan ini menunjukkan bahwa demplot pupuk organik padat merupakan faktor dominan dalam mendorong minat petani. Melalui demplot, petani dapat memahami dan menyebarkan pupuk organik padat dari limbah ternak secara langsung.
Strategi Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Berbasis Participatory Learning and Action (PLA) melalui Pemanfaatan Bonggol Pisang di Kalurahan Imogiri Sakha Fadil Dzikry; Endah Puspitojati; Ina Fitria Ismarlin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29699

Abstract

Pemanfaatan bonggol pisang di masyarakat masih relatif rendah karena sebagian besar dianggap sebagai limbah pertanian, padahal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bersemi melalui pemanfaatan bonggol pisang di Kalurahan Imogiri, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil identifikasi partisipatif digunakan untuk menyusun faktor internal dan eksternal yang kemudian dianalisis menggunakan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama kelompok terletak pada tingginya partisipasi anggota, motivasi dalam mengembangkan produk inovatif, legalitas kelompok, serta ketersediaan sarana produksi. Kelemahan utamanya meliputi keterbatasan kemampuan pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, teknik dekolorisasi, dan pengemasan produk. Dari sisi eksternal, kelompok didukung oleh ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah, potensi pasar oleh-oleh lokal, dukungan pemangku kepentingan, dan kemudahan akses pemasaran digital. Analisis SWOT menunjukkan posisi kelompok berada pada Kuadran III dengan nilai koordinat X = -0,72 dan Y = 1,12 sehingga prioritas strategi yang direkomendasikan adalah strategi Weakness–Opportunity (W–O). Strategi tersebut meliputi peningkatan kemampuan teknis pengolahan dan pengemasan produk, penguatan kapasitas pemasaran berbasis digital, serta penguatan kelembagaan melalui pendampingan berkelanjutan. Integrasi pendekatan analisis PLA dan SWOT menghasilkan strategi pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan kelompok serta berpotensi meningkatkan nilai tambah bonggol pisang dan mengundang usaha berbasis sumber daya lokal.