Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Moderasi Beragama : Upaya Relasi Kuasa Dalam Menjaga Keutuhan NKRI Agustina, Risma; Fitria, Rahma
Mubeza Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v13i1.347

Abstract

Moderasi beragama merupakan suatu pemahaman agama yang moderat dan pengamalan ibadah sesuai ajaran agama, seimbang, tidak ektrem dan tidak berlebih-lebihan.  Tidak jarang sering kali terjadi kesalah pahaman disebabkan perbedaan latar belakang, seperti perbedaan kepercayaan dan multikultural. Salah satu isu terpenting dalam multikulturalisme adalah persoalan mayoritas dan minoritas. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah dalam Al-Qur’an terdapat ajaran kepada pemeluknya untuk melakukan kekerasan dan teror terhadap umat beragama lain, dan seperti apakah moderasi beragama bagi kaum minoritas yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Dalam penulisan artikel ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitian kuliatatif dengan jenis penelitian pustaka (Library Research). Penulis menggunakan beberapa ayat dan beberapa tafsir untuk melihat bagaimana Al-Qur’an dan tafsir memandang moderasi beragama bagi kaum minoritas, serta penulis juga menggunakan jurnal-jurnal ilmiah sebagai pendukung pembuatan artikel. Adapun hasil penelitian yang di dapat adalah Al-Qur’an tidak mengajak umat Islam untuk melakukan kekerasan dan teror, dan bersikap ekstrem terhadap umat beragama lain. Al-Qur’an juga menjaskan terkait perlindungan dan hak bagi kaum minoritas itu sendiri. Kesimpulan yang didapat adalah Al-Qur’an mendorong rasa aman dan nyaman bagi agama minoritas dalam menjalankan kewajibannya sebagai umat beragama.
PERENCANAAN SISTEM INFORMASI STARTEGIS MEGGUNAKAN METODE EAP PADA RS SAKIT KESREM LHOKSEUMAWE Akbar, Anggi Rizki; Yulisda, Desvina; Fitria, Rahma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4305

Abstract

Abstract: Strategic information system planning is an important process to combine business strategy with information technology needs, especially in the field of health services. The purpose of this research is to use the Enterprise Architecture Planning (EAP) approach to design an integrated strategic information system at Kesrem Lhokseumawe Hospital. EAP includes stages such as planning initialisation, business modelling, analysis of current systems and technologies, design of data architecture, application architecture, and technology architecture, and preparation of a system implementation plan. The analysis results show that business activities at Kesrem Hospital are divided into two main categories: medical and nursing services; and supporting categories, such as financial management, human resources, and infrastructure facilities. The current information system is still manually created and not integrated, which causes data errors and high delays in decision-making. The identification of key data entities, list of candidate applications based on business functions, proposed network topology, and prioritised application implementation roadmap are all part of the resulting architecture design. It is expected that this strategic planning serves as a model for building information systems that are flexible, effective, and capable of assisting data-driven and rapid management decision-making.Keyword: Strategic Information System Planning; Enterprise Architecture Planning (EAP); Hospital; Data Architecture; Application Portfolio.Abstrak: Perencanaan sistem informasi strategis adalah proses penting untuk menggabungkan strategi bisnis dengan kebutuhan teknologi informasi, khususnya dalam bidang layanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan pendekatan Enterprise Architecture Planning (EAP) untuk membuat rancangan sistem informasi strategis yang terintegrasi di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe. EAP mencakup tahapan seperti inisialisasi perencanaan, pemodelan bisnis, analisis sistem dan teknologi yang sedang berjalan, perancangan arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi, dan penyusunan rencana implementasi sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di RS Kesrem terbagi menjadi dua kategori utama: pelayanan medis dan keperawatan; dan kategori pendukung, seperti manajemen keuangan, sumber daya manusia, dan sarana prasarana. Sistem informasi saat ini masih dibuat secara manual dan tidak terintegrasi, yang menyebabkan kesalahan data dan keterlambatan pengambilan keputusan yang tinggi. Identifikasi entitas data utama, daftar calon aplikasi berdasarkan fungsi bisnis, usulan topologi jaringan, dan roadmap implementasi aplikasi prioritas adalah semua bagian dari rancangan arsitektur yang dihasilkan. Diharapkan perencanaan strategis ini berfungsi sebagai model untuk membangun sistem informasi yang fleksibel, efektif, dan mampu membantu pengambilan keputusan manajemen yang berbasis data dan cepat.Kata kunci: Perencanaan Sistem Informasi Strategis; Enterprise Architecture Planning (EAP); Rumah Sakit; Arsitektur Data; Portofolio Aplikasi.
Evaluating the Effectiveness of the SIGNAL Digital Samsat Application Using the PIECES Framework and Technical Testing Syakhila, Amanda; Fitria, Rahma; Yulisda, Desvina
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 5 (2025): October 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i5.10086

Abstract

The SIGNAL application is a digital service provided by the Indonesian National Police's Traffic Corps (Korlantas Polri) to facilitate online STNK validation. However, several users have reported issues such as unsuccessful verification processes, delays in the delivery of physical documents, slow customer service responses, and login difficulties. This study aims to evaluate the performance of the SIGNAL application using the PIECES framework, which covers six dimensions: Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, and Service. Data were collected through questionnaires distributed to 300 users of the SIGNAL application. Each questionnaire indicator was developed based on PIECES theory and statistically tested for validity and reliability using AVE and Composite Reliability. Descriptive and inferential analyses were conducted, including a one-sample t-test to assess user satisfaction. The results show that the average satisfaction score was 3.9 out of 5, with 76% of respondents expressing satisfaction or high satisfaction, 15% neutral, and 9% dissatisfied. The highest satisfaction was recorded in the Economic aspect (mean 4.06), while the lowest was in Control (mean 3.94). Technical testing using Apptim showed the app performed well, with an average response time of 2.4 seconds, CPU usage at 18%, memory usage at 170MB, and no crashes (0% error rate). These findings indicate that SIGNAL is generally effective and stable, though improvements are needed, particularly in service responsiveness and cross-device performance. This research contributes to the theoretical application of the PIECES model in evaluating public digital services and offers insights for improving the quality of e-government systems in Indonesia.
PERILAKU HIDUP SEHAT (PHBS) DAN PRAKTIK CUCI TANGAN DI SEKOLAH: PENDIDIKAN KESEHATAN PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK IT IQRO, DESA SUKARAJA, GEDONG TATAAN Fitria, Rahma
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i1.54

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat perlu ditanamkan sejak usia dini yaitu sejak usia pra-sekolah. Dengan memperkenalkan kepada anak sejak dini tentang perilaku hidup bersih sehat, akan menjadi investasi sebuah negara di masa depan. Generasi muda yang sehat akan menciptakan generasi lanjut yang kompeten sehingga kesejahteraan bangsa akan meningkat. Manfaat PHBS sejak dini adalah menanamkan sikap dan perilaku serta pengetahuan sejak dini tentang bagaimana hidup bersih dan sehat, sehingga kesehatan anak akan meningkat dan terhindar dari berbagai penyakit pada anak. Penerapan  PHBS di Sekolah yang belum optimal dilaksanakan memerlukan dukungan dari semua pihak termasuk pihak sekolah untuk dapat berkontribuasi.Oleh karena itu dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema Perilaku Hidup Sehat (PHBS) dan Praktik Cuci Tangan di Sekolah: Pendidikan Kesehatan pada Anak Pra Sekolah. Metode yang digunakan pada PKM adalah  tatap muka secara langsung dan dilakukan dengan enam (6 tahap) yaitu Identifikasi Masalah, Diskusi Solusi, Pengajuan proposal kegiatan, Persiapan Kegiatan, Pelaksanaan kegiatan, Evaluasi dan Pelaporan. Kegiatan dievaluasi selama 1 bulan dengan rentan tiap 2 minggu dengan datang ke TK kembali dan mengevalusi random ke peserta yang lalu. Evaluasi juga dilaksanakan dengan mendapatkan info dari guru dan lingkungan sekolah dengan hasil terjadi peningkatan pengetahuan pada peserta setelah dilakukan pendidikan kesehatan dan sebagian besar mampu melakukan praktik cuci tangan dengan baik dan benar menggunakan air bersih dengan air sabun. Hasil kegiatan terus mendapatkan respon yang baik setelah dilakukan peninjauan 4 minggu kemudian.
KURIKULUM PAUD KETERAMPILAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DALAM KURIKULUM PAUD DI RA AL FURQON rahma fitria, rahma
Jurnal I TIBAR Vol. 7 No. 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v7i02.912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pengembangan keterampilan sosial-emosional anak dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di RA Al Furqon Prabumulih. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis proses pembelajaran, interaksi antara guru dan anak, serta berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kurikulum. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum di RA Al Furqon dirancang untuk mendukung pengembangan keterampilan sosial-emosional anak melalui kegiatan bermain, pembelajaran berbasis pengalaman, dan pendekatan individual. Interaksi antara guru dan anak dilakukan secara aktif dengan pendekatan yang hangat dan mendukung, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Faktor pendukung penerapan kurikulum meliputi ketersediaan sumber daya pendidikan, kompetensi guru, dan dukungan orang tua. Namun, beberapa faktor penghambat ditemukan, seperti keterbatasan fasilitas dan tantangan dalam mengelola perbedaan karakteristik anak. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang strategi efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial-emosional anak di RA Al Furqon serta implikasinya untuk pengembangan kurikulum PAUD secara lebih luas.
Analisis Penerimaan Teknologi QRIS Sebagai Alat Pembayaran Digital Dengan Metode TAM Maulidin, Muhammad; Fitria, Rahma; Ilhadi, Veri
Jurnal Algoritma Vol 22 No 2 (2025): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.22-2.2441

Abstract

ransformasi digital telah mengubah preferensi sistem pembayaran dari tunai menuju metode digital yang dinilai lebih efisien dan aman. Salah satu inovasi yang menonjol adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang kini semakin banyak diadopsi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan QRIS sebagai alat pembayaran digital oleh UMKM di Kota Lhokseumawe, menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan analisis data melalui Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan perangkat lunak AMOS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi, dengan rata-rata persetujuan sebesar 85,54%, mencerminkan antusiasme positif terhadap penggunaan QRIS. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tiga dari empat jalur dalam model TAM berpengaruh signifikan terhadap penerimaan, khususnya persepsi manfaat (Perceived Usefulness) dan niat untuk menggunakan (Behavioral Intention to Use) yang terbukti berkontribusi pada penggunaan secara nyata (Actual System Use). Namun, pengaruh persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use) terhadap niat penggunaan tidak signifikan, mengindikasikan bahwa kemudahan saja belum cukup mendorong adopsi. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman akademik mengenai adopsi teknologi digital di sektor UMKM dan dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan strategis guna mendorong percepatan transformasi digital di kalangan pelaku usaha.
Application of a Smart Farming Monitoring System to Optimize Vegetable Production in North Aceh Meiyanti, Rini; Nunsina, Nunsina; Fitria, Rahma; Munauwar, Muhammad Muaz
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 5 No. 2 (2025): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v5i2.7285

Abstract

This research aims to design and implement a smart farming monitoring system tailored to the local conditions of North Aceh, optimizing the production of leading vegetables and facilitating sustainable agricultural transformation. In line with the national agenda toward the digitalization of the agricultural sector, this research is part of a concrete effort to encourage the adoption of smart farming technology at the local level. North Aceh Regency has great horticultural potential, but it is not yet optimal due to the minimal application of technology. This research supports the development of agriculture based on local potential. The study also promotes a participatory and educative approach to increase farmers' digital literacy and reduce the technology gap between conventional and modern technology-adopting farmers. The Smart Farming monitoring system was successfully implemented using soil moisture, air temperature, soil pH, and light intensity sensors integrated into a web-based dashboard and mobile application. The implementation of this system was able to increase vegetable productivity by 18–22%, especially for mustard greens, chili, and tomatoes, compared to conventional methods. The system also contributed to the efficient use of resources, shown by a 25% savings in irrigation water and a 15% reduction in the use of chemical fertilizers. The farmer response was quite positive, although there are still challenges related to digital literacy among some older farmers. Overall, the implementation of Smart Farming in North Aceh Regency had a real impact on increasing productivity and cost efficiency while supporting sustainable agriculture in line with the SDGs.
Penyuluhan Pembuatan Biopori Limbah Kulit Kopi di Desa Kenine Bener Meriah Al Kautsar Aidilof, Hafizh; Yulisda, Desvina; Yusdartono, Habib Muharry; Fitria, Rahma; Razi, Ar; Abdullah, Dahlan
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10496

Abstract

Background: Salah satu faktor penentu kualitas dan produktivitas kopi yang dihasilkan adalah kualitas lahan kebun kopi. Diharapkan para petani dapat menjaga kualitas tanaman dengan perawatan melalui dukungan peningkatan unsur hara tanah pada lahan dengan bantuan pupuk kompos. Kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan dukungan penuh dari kepala desa Kenine Bener Meriah dengan jumlah peserta sebanyak 26 orang masyarakat desa Kenine. Metode: Pada tahap pertama dilakukan pembuatan alat biopori dan alat sensor pH berbasis IoT yang kemudian di praktekkan langsung pada salah satu lahan kenun kopi masyarakat desa Kenine. Tim penyuluhan juga mengarahkan masyarakat untuk terjun langsung ke lapangan untuk melakukan simulasi penggunaan alat biopori ini. Selanjutnya tim memberikan pengarahan dan manfaat penggunaan alat biopori di bandingkan dengan kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat untuk menyuburkan kebun mereka. Selanjutnya pada tahap evaluasi tim juga memantau hasil yang di dapat setelah penerapan biopori serta memantau pemakaian sensor pada kebun warga. Hasil: Peningkatan pada tumbuhan kopi yang dipakai alat biopori dan diharapkan produktivitas kopi juga meningkat seiring dengan pertumbuhan pokok kopi tersebut. Kesimpulan: Penggunaan pipa biopori untuk pembusukan limbah kulit kopi bermanfaat untuk menggemburkan tanah, menjadi pupuk kompos dan dapat menambah volume penyerapan air hujan.
Performance and Effectiveness Evaluation of the National Digital Samsat as a Public E-Government Service Using the PIECES Framework Fitria, Rahma; Syakhila, Amanda; Yulisda, Desvina; Hussain, Azham; Febriandirza, Arafat
Innovation in Research of Informatics (Innovatics) Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Department of Informatics, Siliwangi University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/innovatics.v7i2.15672

Abstract

The SIGNAL application is a digital service from the Korlantas Polri that makes it easier for people to take care of STNK validation online. However, some users still experience problems such as the verification process that is not always successful, slow delivery of physical documents, less rapid customer service response, and slow verification or login process. Therefore, this study aims to evaluate the performance of the SIGNAL application with the PIECES framework approach which includes six aspects: Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, and Service. The data collection method was carried out through distributing questionnaires to 300 respondents who use the SIGNAL application. In addition, technical performance testing was also carried out using Apptim tools to measure application technical metrics. The results showed that overall, users were satisfied with the system based on the six aspects of PIECES with an average score of 3.9 on a scale of 5.76% of respondents stated that they were satisfied to very satisfied, 15% were undecided/neutral, and 9% were dissatisfied. This finding indicates that the majority of users consider this application to be quite effective and worth using. Performance testing using Apptim resulted in an average response time of 2.4 seconds, CPU usage of 18%, memory usage of 170MB, and no errors (error rate 0%), indicating that the application is quite stable and runs well on user devices. It is hoped that this research can be the basis for further development of the SIGNAL application, especially in improving service aspects and overall system efficiency.
Transformasi Pertanian Padi Berbasis IoT dan Edukasi Petani: Solusi Pengendalian Hama Burung dan Monyet Liar di Desa Pulo Aceh Utara Fitria, Rahma; Yusdartono, Habib Muharry; Muttakin; Karima, Annisa; Setiawan, Rio; Rambe, Ibrahim Yusuf
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25087

Abstract

Serangan Hama burung pipit dan monyet dilahan sawah mengakibatkan kerugian hasil panen yang signifikan. Selama ini, petani masih menggunakan metode tradisional seperti orang-orangan sawah dan bunyi-bunyian manual untuk mengusir hama, namun cara tersebut kurang efektif dalam jangka panjang. Serangan burung pipit mengakibatkan penurunan hasil panen hingga 50% sehingga tim pengabdian mengimplementasikan alat pengusir hama berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dipantau melalui perangkat Android yang telah dibuat. Alat ini menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi pergerakan hama yang dapat menjangkau area sawah yang sulit diawasi secara langsung. Pelaksanaan kegiatan meliputi implementasi alat, pelatihan penggunaan alat bagi kelompok tani, serta pendampingan lapangan selama masa uji coba. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan alat IoT ini mampu mengurangi serangan hama hingga 70% dibandingkan metode manual sebelumnya. Selain itu, pemahaman petani terhadap teknologi tepat guna meningkat, terlihat dari kemampuan mereka dalam mengoperasikan serta merawat alat secara mandiri.