Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI GREEN DEVELOPMENT KONSTRUKSI BATA TRADISIONAL MENUJU UMKM BATA RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SUKA MULIA PAGAR MERBAU DELI SERDANG Venny Riza, Fetra; Rimbawati, Rimbawati; Bismala, Lila; Irfan Amir Fauzan Siregar, Muhammad Irfan; Ndobe, Rasillah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4505-4512

Abstract

Desa Suka Mulia merupakan salah satu desa dikenal sebagai sentra pengrajin bata tradisional di Deli Serdang yang dilakukan secara turun temurun, bahkan sudah lebih dari tiga generasi. Dua bidang permasalahan yang dihadapi mitra pengrajin bata tradisional di Desa Suka Mulia  adalah Bidang produksi dan pemasaran. Keterbatasan dalam penggunaan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas bata, seperti mesin pencetak bata atau teknologi pengeringan yang lebih efisien, Mahalnya bahan bakar, baik bahan bakar kayu maupun tangkos, Rendahnya SDM dalam inovasi produk bata modern. Mitra kesulitan dalam mengakses pasar yang luas dan memasarkan produk bata tradisional dan belum memanfaatkan peluang pada pasar digital. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan Tim PBM, metode pelaksanaan pengabdian mencakup perencanaan program, perancangan dan perakitan alat, sosialisasi dan pelatihan hingga pendampingan kepada mitra. Sehingga pengurangan biaya produksi yang bersumber dari bahan bakar dengan menerapkan pembuatan bata tanpa bakar menuju Green Development Konstruksi Bata Tradisional Menuju UMKM Bata Ramah Lingkungan serta merancang mesin press hidraulik sebagai pencetak bata.
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Kotoran Sapi Di Desa Tanjung Baringin Simarulak Kabupaten Padang Lawas ., Rimbawati; Harahap, Partaonan; Mangopo, Dultudes
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 8, No 2: JULI 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v8i2.25276

Abstract

This study explores the feasibility of developing a Biogas Power Plant (PLTBg) utilizing cow manure as a renewable energy source in Tanjung Baringin Simarulak Village, Padang Lawas Regency, North Sumatra. The site, which hosts a government-managed cattle breeding center, generates a significant amount of organic waste that poses environmental challenges. Given the increasing demand for clean energy and the need to mitigate greenhouse gas emissions, biogas emerges as a promising alternative. The research adopts a descriptive approach with feasibility analysis, incorporating technical, financial, environmental, and social perspectives. Field observations and interviews with stakeholders, combined with secondary data, form the basis for evaluating project viability. The study estimates daily biogas production of approximately 75 m³ from 100 cows, which can generate around 120 kWh of electricity per day. Financial analysis shows a positive Net Present Value (NPV), an Internal Rate of Return (IRR) of 17.5%, a Profitability Index (PI) of 1.39, and a Payback Period (PBP) of 4.1 years.The findings indicate that the project is technically and economically feasible. It also offers environmental benefits by reducing methane emissions and turning waste into valuable energy and fertilizer. Socially, the project has the potential to reduce household energy costs and create new job opportunities in rural communities. Therefore, this biogas project is strongly recommended as a sustainable model for renewable energy development in Indonesia’s agricultural regions.
PENGARUH TORSI ALTERNATOR MOBIL TERHADAP INVERTER Harahap, Partaonan; Rimbawati, Rimbawati; Mangopo, Dultudes; Siregar, Munawar Alfansury; Rahmatullah, Rahmatullah; Amiruddin, Arfis
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 27, No 4 Oktober (2025): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.27.4.201-208

Abstract

Salah satu bagian penting dari sistem kelistrikan mobil adalah alternator, yang berfungsi untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Besar torsi yang diberikan pada poros alternator merupakan komponen penting yang memengaruhi kinerjanya. Studi ini menyelidiki bagaimana variasi torsi memengaruhi kinerja inverter yang menerima suplai daya dari alternator. Metode eksperimental digunakan untuk menguji sistem alternator-inverter dengan beban variatif. Data tegangan, arus, pada output inverter, tingkat torsi yang berbeda digunakan untuk memutar inverter. Studi menunjukkan bahwa torsi yang rendah menghasilkan tegangan DC yang tidak stabil, dalam  pengujian, mesin penggerak alternator memiliki kecepatan putaran 1057 RPM, kecepatan sudut 110,5 rad/s, dan torsinya 9,049 Nm, sehingga inverter tidak dapat memberikan output AC yang ideal. Sebaliknya, dengan torsi yang lebih tinggi dan stabil, inverter dapat menghasilkan tegangan AC dengan frekuensi yang konstan yang hampir sama dengan nilai nominalnya. Ini menunjukkan bahwa torsi alternator berpengaruh langsung terhadap kestabilan dan efisiensi inverter. Kesimpulan utama penelitian ini adalah bahwa kualitas daya yang dihasilkan oleh inverter sangat dipengaruhi oleh kestabilan torsi alternator dengan Daya keluaran alternator = 1000 Watt dan Efisiensi alternator = 90% atau 0.9. Oleh karena itu, kontrol torsi adalah komponen penting dalam desain sistem suplai daya yang bergantung pada alternator.
Perancangan Alat Pendeteksi Kebocoran Tabung Gas LPG Dengan Menggunakan Sensor MQ-6 Untuk Mengatasi Bahaya Kebakaran Rimbawati, Rimbawati; Setiadi, Heri; Ananda, Ridho; Ardiansyah, Muhammad
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 2 (2019): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.428 KB) | DOI: 10.30743/jet.v4i2.1616

Abstract

Saat ini semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan gas LPG dalam kehidupanrumah tangga. Kelalaian pemasangan dan lambatnya penangan ketika terjadi kebocoran selang gas LPG dapat memicu terjadinya kebakaran.Oleh karena itu, dirancang sebuah alat untuk mendeteksi kebocoran gas LPG dan dapat mempercepat penanganan ketika terjadi kebocoran gas LPG. Sistem ini berbasis mikrokontroler yang bertugas untuk mengatur keseluruhan sistem, sensor MQ-6 sebagai pendeteksi adanya kebocoran gas LPG, bunyi buzzer akan menjadi peringatan tanda adanya bahaya dari kebocoran gas. Tabung gas LPG dapat dikategorikan AMAN ketika tegangan output pada sensor melebihi dari 12 mili Volt. Akan tetapi jika tegangan output padasensor melebihi atau sama dengan 13 mili Volt maka tabung gas dapat dipastikan BERBAHAYA
Performance analysis of buck-boost DC-DC converter with incremental conductance MPPT for PV system Rimbawati, Rimbawati; Tanjung, Wira Agus Lexmana; Harahap, Partaonan; Siregar, Munawar Alfansury; Mangopo, Dultudes
Jurnal Polimesin Vol 23, No 3 (2025): June
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i3.6773

Abstract

Electric energy is essential in modern life, with solar power emerging as a leading renewable energy source. Photovoltaic (PV) systems convert sunlight into electricity, but their output is highly sensitive to environmental changes such as solar irradiance. A reliable Maximum Power Point Tracking (MPPT) method is needed to maximize efficiency, This study investigates the performance of a Buck-Boost DC-DC converter integrated with the Incremental Conductance (InCo) algorithm for MPPT in PV systems. A comparative analysis is conducted between systems with and without MPPT under variable irradiance conditions, replicating real-world scenarios like partially cloudy weather. Simulations were performed in MATLAB Simulink using a PV module model based on actual datasheet parameters. A digital lux meter was used to simulate light intensity fluctuations. Results show that the MPPT-enabled system effectively tracks the Maximum Power Point (MPP) even during rapid irradiance changes. On average, the system achieved improvements of 65.53% in output voltage, 65.48% in current, and 86.47% in power compared to the non-MPPT configuration. These findings demonstrate that combining the InCo algorithm with a Buck-Boost converter offers an efficient and adaptive solution for improving energy conversion in PV systems in environments with unstable solar exposure.
IMPLEMENTASI GREEN DEVELOPMENT KONSTRUKSI BATA TRADISIONAL MENUJU UMKM BATA RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SUKA MULIA PAGAR MERBAU DELI SERDANG Venny Riza, Fetra; Rimbawati, Rimbawati; Bismala, Lila; Irfan Amir Fauzan Siregar, Muhammad Irfan; Ndobe, Rasillah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4505-4512

Abstract

Desa Suka Mulia merupakan salah satu desa dikenal sebagai sentra pengrajin bata tradisional di Deli Serdang yang dilakukan secara turun temurun, bahkan sudah lebih dari tiga generasi. Dua bidang permasalahan yang dihadapi mitra pengrajin bata tradisional di Desa Suka Mulia  adalah Bidang produksi dan pemasaran. Keterbatasan dalam penggunaan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas bata, seperti mesin pencetak bata atau teknologi pengeringan yang lebih efisien, Mahalnya bahan bakar, baik bahan bakar kayu maupun tangkos, Rendahnya SDM dalam inovasi produk bata modern. Mitra kesulitan dalam mengakses pasar yang luas dan memasarkan produk bata tradisional dan belum memanfaatkan peluang pada pasar digital. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan Tim PBM, metode pelaksanaan pengabdian mencakup perencanaan program, perancangan dan perakitan alat, sosialisasi dan pelatihan hingga pendampingan kepada mitra. Sehingga pengurangan biaya produksi yang bersumber dari bahan bakar dengan menerapkan pembuatan bata tanpa bakar menuju Green Development Konstruksi Bata Tradisional Menuju UMKM Bata Ramah Lingkungan serta merancang mesin press hidraulik sebagai pencetak bata.
Peralatan Pencegahan Kebakaran Akibat Kebocoran Tabung Gas Menggunakan Sensor MQ-135 Berbasis IoT (Internet of Things) Harahap, Partaonan; Rimbawati, Rimbawati; Evalina, Noorly; Mangopo, Dultudes
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 4 No. 1 (2025): SNTE III
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46962/snte.25.107

Abstract

Perangkat pendeteksi kebocoran gas memiliki peran yang sangat penting dalam menjamin keselamatan serta mencegah terjadinya kecelakaan di lingkungan rumah tangga maupun industri. Kebocoran gas, khususnya dari tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG), menimbulkan risiko serius seperti ledakan, bahaya kebakaran, serta ancaman bagi kesehatan manusia. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menyajikan rancangan dan implementasi sistem pendeteksi kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan sensor MQ-135. Sensor MQ-135 mampu mendeteksi gas berbahaya serta penurunan kualitas udara dengan cara memantau variasi resistansi pada keluarannya. Sistem yang diusulkan mengintegrasikan NodeMCU ESP8266 sebagai pemroses data, buzzer dan indikator LED sebagai peringatan lokal, serta fitur notifikasi berbasis Telegram untuk pemantauan jarak jauh. Pengujian sistem dilakukan dalam kondisi ruangan tertutup maupun terbuka untuk mengevaluasi kecepatan respons dan keandalannya. Pada ruangan tertutup, rata-rata waktu deteksi adalah 44 detik, sedangkan di lingkungan terbuka waktu respons bervariasi dengan rata-rata 45 detik akibat pengaruh sirkulasi udara. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses kalibrasi antara keluaran sensor dengan grafik pada datasheet MQ-135 menghasilkan rata-rata galat sebesar 9,62%, dengan galat terkecil 0,93% dan terbesar 16%. Temuan ini menegaskan bahwa sistem cukup akurat dan responsif dalam mengidentifikasi kebocoran gas. Solusi berbasis IoT ini membuktikan potensinya dalam meningkatkan keselamatan rumah tangga maupun industri dengan memberikan deteksi real-time, peringatan dini, dan kemampuan pemantauan jarak jauh. Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada optimalisasi sistem, integrasi dengan katup pemutus gas otomatis, serta penerapan lebih luas pada aplikasi rumah pintar dan sistem keselamatan industri.
PELATIHAN BATIK GAMBIR SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KEARIFAN LOKAL DI DESA MAHOLIDA PAKPAK BHARAT Siregar, Rahmad Bahagia; Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.944-953

Abstract

Desa MAHOLIDA berasal dari singkatan MALUM, OLIH dan MERSADA, merupakan sebuah desa hasil pemekaran pada tanggal 31 Agustus 2005. Desa MAHOLIDA adalah salah satu desa yang berada didaerah Pemerintahan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat. Jumlah penduduk desa MAHOLIDA berdasarkan profil desa tahun 2018 sebesar 807 jiwa. Menurut sumber data BPS tahun 2018 jumlah KK Miskin di Desa MAHOLIDA mencapai 15%. Berdasarkan survei lapangan yang telah dilakukan oleh tim, desa ini memiliki komoditas yang beraneka ragam, seperti: tanaman pangan (padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar), buah-buahan (durian, petai dan jengkol) serta perkebunan (kakao, karet, sawit, gambir dan kopi). Dimana produksi gambir mencapai 9 ton/tahun. Selama ini gambir hanya diolah sacara tradisional untuk di keringkan lalu di jual dengan harga Rp 20.000 – 60.000/kg. Diketahui bahwa gambir dapat digunakan sebagai pewarna kain maupun sutra, hal ini menjadi dasar dilakukannya pengembangan gambir sebagai pewarna alami batik. Setelah program dilaksanakan, dari 20 orang peserta terdapat 15 orang yang memiliki hasil sangat baik, dimana dapat di bagi dalam 3 kategori: 5 orang sangat baik dalam sisi pembuatan pola, 5 orang sangat baik dalam pencantingan dan 5 orang sangat baik dalam pewarnaan. Namun kegiatan ini perlu di tingkatkan lagi durasi penyelengaraannya sehingga hasilnya lebih baik lagi. Dengan berakhirnya program diharapakan desa MAHOLIDA akan tumbuh sebagai pilot project pengembangan kearifan lokal berupa batik dengan bahan pewarna alami dari gambir
PERANCANGAN SISTEM FILTRASI AIR SIAP MINUM BERBASIS TENAGA SURYA DI BINTANG ASIH Lubis, Faisal; Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Rahmad Bahagia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.805-813

Abstract

Bintang Asih merupakan dusun yang terletak di Desa Rumah Sumbul Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah penduduk 162 jiwa dalam 42 Kepala Keluarga yang termasuk daerah tertinggal. Hal ini disebabkan Topografi yang cukup ekstrim dengan ketinggian 380 m dpl, sehingga pemukiman tersebut tidak terjangkau oleh fasilitas penerangan listrik negara dan mengalami kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan air minum. Seluruh warga harus rela mengorbankan waktunya untuk mengangkat air dari sungai yang berjarak ± 1,5 km dari pemukiman, sedangkan aktivitas MCK juga dilakukan di bantaran sungai tersebut. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan Tim PKM dengan masyarakat, diperoleh infomasi bahwa mereka menginginkan adanya teknologi yang dapat membantu kehidupan warga dalam memenuhi kebutuhan air minum. Hal tersebut yang menimbulkan gagasan pada tim untuk memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi warga dengan menerapkan sistem filtrasi air siap minum berbasis tenaga surya. Setelah program dilaksanakan, teknologi tepat guna ini tidak hanya menghasilkan air siap minum, tetapi juga digunakan untuk mensuplai energi listrik pada masjid Ar Rohman pada malam hari.
PENINGKATAN EKOMONI MASYARAKAT DESA PEMATANG JOHAR MELALUI USAHA BATIK SAWAH Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli; Yusri, Mohammad; Al qamari, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.934-943

Abstract

Salah satu daerah lumbung padi di Kabupaten Deli Serdang adalah Desa Pematang Johar. Desa  ini memiliki populasi penduduk 16000 jiwa/4000 KK yang tersebar pada 9 dusun, terletak ± 25 km di sisi timur  Kota Medan. Desa ini sangat strategis mengingat jaraknya yang cukup dekat dengan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. Hasil wawancara dengan Kepala Desa Pematang Johar bapak Sudarman, S.Pd diketahui bahwa luas area persawahan di daerah ini ± 2500 Ha, sehingga mampu menyadiakan pemandangan hamparan sawah sejauh mata memandang. Potensi tersebut menjadi inspirasi dalam pengembangan batik sawah yang digagas oleh seorang wirausaha muda yang sudah menekuni batik selama 8 tahun, namu memiliki keterbatasan peralatan. Berdasarkan hal tersebut, pelaksanaan Program Pengembangan Desa Mitra ini di fokuskan pada pengembangann home industri batik pada 3 dusun di Pematang Johar. Ada 3 hal penting yang dilakukan: 1) melakukan pelatihan untuk pemuala sebanyak 20 orang dan nenengah 30 orang, 2) pemberian peralatan produksi, 3) pendampingan dalam manajemen. Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim bersama mitra terjadi peningkatan produksi sebesar 300 % setelah program dilaksanakan. Walaupun kondisi pandemi, sehingga mampu menambah pendapatan para pembatik dari 1,5 juta/bln menjadi 4-5 juta/bln.