Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Non-Conventional Energy Systems as a Source of Electric Power for Alternators HARAHAP, PARTAONAN; RIMBAWATI, RIMBAWATI; CHOLISH, CHOLISH; ABDULLAH, ABDULLAH; SETIAWAN, JOKO ARIF
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 13, No 4: Published November 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v13i4.354

Abstract

This Development of a Non-Conventional Energy System as a Power Source for an Alternator aims to design an efficient and self-sustaining power generation system. The study focuses on the drive mechanism, rotor speed synchronization, and excitation current analysis to achieve optimal electrical output. Experimental results indicate peak performance at 4000 RPM with an induced voltage of 1539 V (star configuration) and a rectified DC output of 14 V. An excitation current of 7 A produced an electromagnetic torque of 2.44 Nm, ensuring stable operation. The developed system demonstrates efficiency, stability, and potential for future energy-independent vehicle applications.
Rancang Bangun Prototype Exhaust Fan Otomatis untuk Menstabilkan Udara pada Ruangan Bebas Asap Oktrialdi, Benny; Siregar, Rahmat Fauzi; Nasution, Arya Rudi; Rimbawati, Rimbawati; Pasaribu, Faisal Irsan; Roza, Indra
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL SIMETRIS VOLUME 16 NO 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v16i2.15261

Abstract

Ruangan adalah tempat tertutup yang sering digunakan oleh manusia untuk dijadikan sebagai tempat tidur, kerja atau bahkan tempat menyimpan barang-barang yang sudah tidak di gunakan lagi. Dalam kehidupan sehari-hari,tidak sedikit manusia yang lebih memilih menghabiskan waktunya hanya berada di ruangan saja, karena adanya  kenyamanan. Sistem exhaust fan otomatis berdasarkan sensor MQ02 dan LM35 dirancang untuk menstabilkan kondisi udara di dalam ruangan. Sensor MQ02 digunakan untuk mendeteksi konsentrasi asap tertentu dalam udara, sementara sensor LM35 digunakan untuk mendeteksi suhu ruangan. Ketika konsentrasi asap atau suhu melebihi ambang batas yang ditentukan, sistem akan mengaktifkan exhaust fan untuk mengeluarkan udara dari ruangan, sehingga menjaga kualitas udara dan suhu ruangan tetap optimal. Sistem  ini dirancang dengan menggunakan mikrokontroler atau modul kontrol seperti Arduino untuk mengatur operasi exhaust fan berdasarkan pembacaan sensor. Pengujian dilakukan untuk memastikan respons sistem terhadap perubahan kondisi udara, dan pemeliharaan rutin diperlukan untuk menjaga kinerja system tetap optimal. Sistem ini dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dengan cara yang otomatis dan efisien. Perancangan alat ini berhasil dilakukan dan hasil pengujian menunjukkan alat mampu mendeteksi konsentrasi asap dan temperatur sesuai dengan kondisi yang diinginkan.
PENERAPAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA PADA OBJEK WISATA KAMPUNG SAWAH GUNA MENGURANGI BIAYA PEMBELIAN ENERGI LISTRIK Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli; Yusri, Mohammad; Al Qamari, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.145-151

Abstract

This community service program aims to implement a Solar Power Plant (PLTS) to provide electrical energy in tourist areas called rice field tourism, in order to reduce the cost of purchasing electrical energy for managers. Besides, it is also a means of education for visitors to introduce green energy in the future. The design of PLTS is adjusted to the requirements of the load that will be served at the tourist attraction. Before carrying out development, the Team first conducted outreach to local residents to introduce technology in rural areas. After the rotating program for managing tourism objects, in this case BUMDes Johar Mandiri, was given training in the operation, maintenance / maintenance of the solar power generation system, so that after the program it was able to solve the troubleshooting that occurred both in the generation system, control and distribution system. The resulting capacity of the Solar Power Plant in this Sawah Tour is 3500 WP which is used to meet all lighting needs. With this program, managers can reduce costs by Rp. 3,000,000 / month for electricity needs.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM DI DESA PEMATANG JOHAR MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMATIS Rimbawati, Rimbawati; Siregar, Zulkifli; Yusri, Mohammad; Al qamari, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2764-2773

Abstract

Desa Pematang Johar merupakan wilayah yang cukup berkembang di Kabupaten deli Serdang. Masyarakatnya yang majemuk menjadikan desa ini mampu mengembangkan potensi dari berbagai bidang, baik pertanian, industri kreatif serta UMKM yang bergerak dalam bidang makanan ringan berupa keripik singkong, keripik tempe dan bakery. Para pelaku UMKM tersebut mayoritas terkendala kurangnya alat pendukung produksi karena masih menggunkan yang manual. Berkaitan dengan hal tersebut maka fokus pelaksanaan program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) pada tahun ke 3 ini adalah mengembangkan UMKM yang ada di Desa Pematang Johar. Guna meningkatkan produktivitas usaha, maka Tim bersama mahasiswa merancang kebutuhan peralatan produksi berupa mesin perajang singkong otomatis berikut renovasi tungku serta ruang produksi, perajang tempe otomatis, mixer otomatis kapasitas 35 Ltr serta oven otomatis berukuran 130 x 60 x70 cm dengan bahan bakar Gas. Berdasarkan informasi dari para pelaku UMKM pasca program dilaksanakan terjadi peningkatan produksi sebesar 250 % untuk setiap produk. Hal ini menunjukkan pendapatan para pelaku UMKM juga mengalami peningkatan secara signifikan. 
IMPLEMENTASI ARSITEKTUR AREA KANAL SEBAGAI TAMAN EDUKASI DAN RUANG PUBLIK MASYARAKAT DI KECAMATAN MEDAN JOHOR Rimbawati Rimbawati; Zulkifli Siregar; Sri Asfiati; Arfis A
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2787-2793

Abstract

Kebutuhan akan ruang terbuka hijau sebagai sarana berdiskusi, bermain dan berolahraga merupakan sebuah kebutuhan bagi masyarakat di perkotaan. Pengelolaan taman tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi dapat juga dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat seperti yang dilakukan oleh sebuah komunitas WAPESEK (Warga Peduli Sekitar) di kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor. Komunitas ini mengelola hutan kanal secara swadaya untuk menambah keasrian tempat tersebut. Dari wawancara diketahui bahwa secara hukum status hutan kanal adalah milik Balai Wilayah Sungai, namun lokasi tersebut terlantar sehingga di manfaatkan orang-orang tidak bertanggungjawab sebagai tempat berkumpul dan melakukan kegiatan yang bersifat negatif.  Berkaitan dengan hal tersebut Tim pengabdian melakukan penataan dengan terlebih dahulu membuat desain lanskap sebagai acuan pengembangan sehingga tidak terkesan kumuh.  Dari desain tersebut tim juga mengimplementasikan langsung dilapangan melalui penanaman kelapa hibridaa jenis pandan wangi yang diharapkan dapat memberikan dampak terhadap plestarian lingkungan, khususnya hutan kota yang dapat digunakan sebagai arena berdiskusi, bermain dan berolahraga bagi warga sekita Pangkalan Masyhur. Desain yang asri dengan menempatkan berbagai vegetasi tanaman sekaligus menjadi tempat eduksi bagi anak-anak yang sedang tumbuh. Selain itu tim juga menambah fasilitas bermain anak berupa ayunan 2 sisi, sehingga saat orang tua mereka berolahraga anak-anak bisa bermain di alam terbuka.