p-Index From 2021 - 2026
7.683
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal Indonesian Journal of Global Health research Community Empowerment PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Journal of Vocational Nursing Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Urecol Journal. Part F: Community Development Prosiding University Research Colloquium Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Gaster OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Community Development in Health Journal Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Research and Development Student Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Physio Journal ABDIMAS KOSALA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KESIAPSIAGAAN DAN UPAYA MITIGASI MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DUSUN BODEYAN DESA PONDOK KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO Cheli Dwi Astuti Pramudita; Erika Dewi Noorratri
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 3 No. 1 (2023): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v3i1.2209

Abstract

Banjir merupakan suatu keadaan dimana suatu daerah atau daratan yang biasanya kering terendam oleh air. Bencana banjir dapat berdampak pada kesehatan fisik, kerugian di bidang ekonomi dan social, dan kerusakan lingkungan. Dampak tersebut dapat diminimalkan oleh tenaga medis dan masyarakat sekitar dengan melakukan kesiapsiagaan dan upaya mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapsiagaan dan upaya mitigasi masyarakat  di Dusun Bodeyan dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini melibatkan 175 sampel menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari masyarakat yang terdampak banjir. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitasnya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat untuk melihat distribusi frekuensi dalam bentuk presentase dan narasi mengenai kesiapsiagaan dan upaya mitigasi masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Hasil penelitian menunjukan bahwa 25 responden (34,9 %) belum memiliki kesiapsiagaan yang baik dan 150 responden (65,1%) sudah memiliki kesiapsiagaan yang baik. Sedangkan mayoritas responden 175 (86,5%) memiliki upaya mitigasi yang baik. Masyarakat  disarankan tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya mitigasi serta mengikuti pelatihan terkait bencana banjir. Simpulan dari penelitian ini adalah masyarakat di daerah tersebut memiliki kesiapsiagaan dan upaya mitigasi yang baik
Determinants of Prevention of Covid-19 in Communities Wahyuni Wahyuni; Ika Silvitasari; Erika Dewi Noorratri; Sri Handayani
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 2 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.017 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v5i2.1591

Abstract

The outbreak of the Covid-19 infection which is currently still spreading throughout the world has resulted. The community is making various efforts to protect themselves to avoid the Covid-19 virus which tends to attack the community respiratory tract and lungs. One effort that can be done is prevention or prevention, including hand hygiene, social distancing, using masks, and limiting mobility and staying away from crowds. This research is included in the descriptive analytic research which analyzes in the form of information or explanation related to the prevention of Covid-19. The research method with descriptive analytic analysis of univariate data with a frequency distribution of age, education, gender, occupation, income, and knowledge. This research is an analytic descriptive research in the form of a description of Covid-19 prevention. Data were obtained from questionnaires which were distributed and filled in by respondents through questionnaires as primary data. The questionnaire was not tested for validity and reliability because it only examined primary data from respondents. The number of samples is 52 people, with univariate data analysis technique. The research results obtained were that most of the respondents were aged 20-35 years as much as 42,5%. Most of the respondents were female as much as 53,8% with secondary education as much as 53,8%; Most of the respondents are self-employed as much as 26,9% and earn > UMR as much as 65,5%. Most of the respondents have high knowledge of 57,7%. The conclusion in this study is that most of them are of productive age, more female sex, more secondary education, more self-employed jobs, more income above the minimum wage, more knowledgeable respondents.
Optimalisasi pemberian penyuluhan kesehatan dan pelatihan senam DM pada kader posyandu lansia melati arum RW X Kentingan Surakarta Erika Dewi Noorratri; Tri Susilowati
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 1 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i1.595

Abstract

Semakin seseorang bertambah usia maka seseorang akan rentan terhadap suatu penyakit karena adanya penurunan pada sistem tubuhnya. Gangguan kesehatan utama yang sering terjadi pada lansia salah satunya diabetes mellitus. Olahraga sangat baik dilakukan terutama oleh lansia agar aliran darah menjadi lancar, salah satu olahraga yang baik dilakukan oleh lansia adalah senam lansia. Pada usia lanjut kekuatan mesin pompa jantung berkurang. Berbagai pembuluh darah penting khusus di jantung dan otak mengalami kekakuan. Latihan fisik atau senam dapat membantu kekuatan pompa jantung agar bertambah, sehingga aliran darah bisa kembali lancar dan terhindar dari penyakit diabetes mellitus. Tujuan dari pengabdian ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang senam diabetes mellitus dan bisa mempraktekkan secara mandiri. Metode yang digunakan yaitu pemberian materi yang akan disampaikan dengan menggunakan media visual, ceramah dengan menggunakan media power point, diskusi atau tanya jawab, demonstrasi dengan menggunakan media video, memberikan soal pre test dan post test, dan pemberian doorprize. Waktu pelaksanaan pada tanggal 22 Maret tahun 2022 dan tempat di Kentingan, Jebres, Surakarta. Peserta dari pengabdian masyarakat terdiri dari 9 kader posyandu lansia, 4 mahasiswa dan narasumber dari tim pengabdian masyarakat Universitas Aisyiyah Surakarta. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat yaitu terdapat perubahan pengetahuan dari kader posyandu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang diabetes mellitus dan senam diabetes mellitus
The Relationship between Knowledge Level and Fire Disaster Preparedness Oktaviany Ayu Prawita Sari; Erika Dewi Noorratri
Genius Journal Vol. 4 No. 1 (2023): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v4i1.245

Abstract

Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between the level of community knowledge and fire disaster preparedness in Gedongan Village. Method: The method used is a quantitative method with a correlational research design. The population in the study was 3,961 residents. The sample in this study amounted to 97 residents who were selected based on the purposive sampling method with Spearman-Rho statistical analysis. Result: The results of the univariate analysis of this study were that 89.7% of respondents had good knowledge, 10.3% had sufficient knowledge, 9.3% had sufficient preparedness, and 90.7% had good preparedness. Conclusion: The results of the bivariate analysis in this study show that the p value is 0.000 with a coefficient of 0.771, which means that there is a very strong relationship between the variables of knowledge and preparedness in Gedongan Village.
PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI BANGSAL LAVENDER RSUD Ir SOEKARNO KABUPATEN SUKOHARJO Suprapti; Erika Dewi Noorratri; Yohana Ika Prastiwi; Maya Asifah
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Proses penuaan berlangsung sepanjang hidup, tidak hanya dimulai dari suatu waktu tertentu, tetapi dimulai sejak permulaan kehidupan, terutama pada masa lansia tubuh akan terjadi perubahan fungsi dan penurunan daya tahan yang menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Masalah kesehatan yang sering dialami lansia yaitu tekanan darah tinggi. Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan pengobatan non farmakologi yaitu relaksasi otot progresif. Relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan dapat juga menurunkan kecemasan yang tertuju pada sistem saraf simpatis dan mengatur hipotalamus sehingga dapat meminimalisir ssinyal stresor di hipotalamus sehingga sikap positif akan meningkat dan tekanan darah dapat menurun. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif pada lansia dengan tekanan darah tinggi/ hipertensi di Bangsal Lavender RSUD Ir Soekarno Kabupaten Sukoharjo.  Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan rancangan studi kasus, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 2 orang lansia dengan hipertensi, pengambilan sample menggunakan tekhnik Purposive sampling, penelitian dilakukan di bangsal Lavender RSUD Ir Soekarno Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 12-15 Juli 2023, penelitian dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali/hari selama 15-25 menit. Hasil: Hasil penerapan pada 2 responden dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali/hari selama 15-25 menit menunjukkan adanya pengaruh relaksasi otot progresif dalam menurunkan tekanan darah. Kesimpulan: Terapi relaksasi otot progresif berpengaruh terhadar perubahan tekanan darah pada lansia.
Pengaruh Penerapan Hidroterapi Rendam Kaki Air Hangat terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di RSUD Kota Salatiga Novia Ariani; Erika Dewi Noorratri
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i3.1140

Abstract

Hypertension is a health problem that is commonly found in the elderly. The number of people with hypertension continues to increase every year, it is estimated that by 2025 there will be 1.5 billion people affected by hypertension. Hypertension can occur due to various factors, namely: unhealthy diet / diet, smoking lifestyle and alcohol consumption, obesity or excessive weight, lack of exercise / physical activity, excessive salt intake, consumption of saturated fat, use of estrogen, lack of fruit and vegetable intake. Efforts to overcome hypertension can be done with pharmacological and non-pharmacological therapies . Non-pharmacological therapies can be done by modifying lifestyle, complementary therapies such as; hydrotherapy (foot bath) and physical exercise. In the Nursing Interventions Classification (NIC) warm water foot soak is one of the interventions of nursing diagnosis, namely peripheral tissue perfusion disorders. Descriptive research using case study design. There was a decrease in blood pressure in hypertensive elderly after hydrotherapy soaked feet warm water. There are differences in the development of lowering blood pressure in hypertensive elderly before and after hydrotherapy soak feet warm water.
Pengaruh Edukasi Perawatan Luka terhadap Tingkat Pengetahuan Pertolongan Pertama Pada Siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen: The Application Wound Care Education To Improve First Aid Knowledge of Students in SMPN 1 Karangmalang Sragen Irma Mustika Sari; Eska Dwi Prajayanti; Erika Dewi Noorratri; Rini Widarti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3661

Abstract

Latar belakang: Pertolongan pertama pada siswa karena cidera atau luka merupakan upaya yang dilakukan sebelum dibawa ke pelayanan kesehatan. Kejadian kecelakaan yang terjadi di lingkungan sekolah sangat beragam misalnya karena terpeleset, adanya luka memar, luka bakar, ataupun luka lecet akibat trauma benda tumpul. Untuk mencegah terjadinya cidera lebih lanjut dibutuhkan pertolongan pertama yang cepat dan tepat dengan menggunakan peralatan dan sarana yang ada di sekolah. Pertolongan pertama memerlukan pengetahuan yang baik untuk mencegah kondisi luka yang lebih buruk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi perawatan luka terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama pada siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimental study one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling sejumlah 71 responden yang dilakukan selama bulan Juni 2022. Responden mengisi kuesioner yang berisi 25 pernyataan tentang perawatan luka dan pertolongan pertama. Hasil: Hasil analisis paired t test menunjukkan nilai signifikan ? = 0,000 < dari taraf nyata yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh edukasi perawatan luka terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama pada siswa di SMPN 1 Karangmalang Sragen. Tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan sebesar 49,3% dan masuk ke kategori tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: Pemberian edukasi perawatan luka dengan ceramah dan demonstrasi pada siswa dapat meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama khususnya pada cidera luka ringan yang seringkali terjadi di lingkungan sekolah sehingga komplikasi yang lebih parah dapat dihindarkan.
Description of Adolescent Level of Knowledge About the Impact of Early Marriage Dian Farikasari; Erika Dewi Noorratri
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 5 No. 4: October 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v5i4.3995

Abstract

Early marriage is not a new phenomenon in Indonesia; it has been prevalent for a long time. Indonesia ranks fourth in the world for the highest number of early marriages, with approximately 1,220,900 girls under the age of 18 getting married in 2018. Based on data from the Central Bureau of Statistics (BPS), the percentage of early marriages in Central Java in 2021 was 21.78%, in Boyolali district in 2020 was 20.29%, and in Sambi sub-district, there were 28 cases of early marriages in 2022. Early marriages have both negative and positive impacts. The negative impacts of early marriages in Sambi sub-district include 28 individuals who have undergone early marriages, 5 pregnant individuals, 8 with a history of Neonatal complications, and 15 individuals who gave birth with a history of Low Birth Weight (LBW). The positive impact of early marriages is to avoid free association. Objective: To identify the level of knowledge among adolescent girls regarding the impacts of early marriages in Canden Village, Sambi Sub-district, Boyolali District. Method: This research is a quantitative descriptive study. The total number of respondents surveyed was 81. The level of knowledge was measured using a questionnaire instrument. The technique used was random sampling, and the study required a duration of 3 weeks. Results: The research findings indicate that the majority of adolescent girls in Canden Village have a moderate level of knowledge regarding the impacts of early marriages, with 43 individuals falling into the "moderate" category, while 28 individuals fall into the "good" category. Conclusion: It can be concluded that the majority of adolescent girls in Canden Village have a moderate level of knowledge regarding the impacts of early marriages.
A the research result Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Desa Biting Purwantoro Wonogiri: Dukungan keluarga, Kualitas hidup, Lansia Dian Dian Fitri Febriana; Erika Dewi Noorratri
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.337

Abstract

Pendahuluan: Lansia merupakan seseorang yang berusia 60 keatas. Lansia akan mengalami penuaan yang mengakibatkan terjadinya perubahan, mulai perubahan fisik, mental, psikososial dan spiritual. Perubahan tersebut akan berpengaruh pada kualitas hidup lansia. Dukungan keluarga adalah hal yang penting dalam peningkatan kualitas hidup lansia. Metode: Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross sectional dengan uji Spearman. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 responden. Dukungan keluarga diukur menggunakan instrumen kuisoner dukungan keluarga dan kualitas hidup diukur menggunakan kuisoner WHOQOL-BREFF yang sudah valid dan reliabel. Tehnik pengambilan data dilakukan dengan cara door to door dan membutuhkan waktu 3 minggu. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga mayoritas dalam kategori cukup dan memiliki kualitas hidup baik. Hasil uji Spearman dengan nilai sig 0,000 yang artinya nilai sig <0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak Simpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Desa Biting Purwantoro Wonogiri. Kata Kunci: Lansia, Dukungan Keluarga, Kualitas HidupPendahuluan: Lansia merupakan seseorang yang berusia 60 keatas. Lansia akan mengalami penuaan yang mengakibatkan terjadinya perubahan, mulai perubahan fisik, mental, psikososial dan spiritual. Perubahan tersebut akan berpengaruh pada kualitas hidup lansia. Dukungan keluarga adalah hal yang penting dalam peningkatan kualitas hidup lansia. Metode: Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross sectional dengan uji Spearman. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 responden. Dukungan keluarga diukur menggunakan instrumen kuisoner dukungan keluarga dan kualitas hidup diukur menggunakan kuisoner WHOQOL-BREFF yang sudah valid dan reliabel. Tehnik pengambilan data dilakukan dengan cara door to door dan membutuhkan waktu 3 minggu. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga mayoritas dalam kategori cukup dan memiliki kualitas hidup baik. Hasil uji Spearman dengan nilai sig 0,000 yang artinya nilai sig <0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak Simpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Desa Biting Purwantoro Wonogiri.Kata Kunci: Lansia, Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup
Health Counseling and Osteoporosis Gymnastics Training for Elderly Posyandu Cadres in Kentingan Kulon, Jebres Village, Surakarta Erika Dewi Noorratri; Rini Widarti
Urecol Journal. Part F: Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53017/ujcd.88

Abstract

Indonesia is a country with the most population in the world, the 4th and the top ten countries have the oldest population in the world. The total number of elderly people reached 23,658,214 people in 2017. Aging is a normal process of change related to time, which begins at birth and continues throughout life. The aging process will have an impact on various aspects of life, both social, economic and health. Viewed from the health aspect, with increasing age, the elderly is more susceptible to various physical complaints, both due to natural factors and disease factors. Elderly cadres are able to understand the importance of doing physical activity, one of which is osteoporosis exercise lectures and demonstrations about gymnastics osteoporosis. The elderly cadres can understand the benefits and goals of osteoporosis exercise, can practice osteoporosis exercise independently. The elderly cadres can understand the benefits and goals of osteoporosis exercise as evidenced by the results of pretest and posttest; elderly cadres can practice osteoporosis exercise independently.