Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Spasial Perubahan Tutupan Lahan terhadap Suhu Permukaan di Kota Malang Komura, Al Ikhsan Rama; Khalidy, Diky Al; Gastama, Aulia Nindy Fadila; Nuryadin, Muhammad Taufan; Hidayati, Widya Nur; Maghfiroh, Ainun; Bachri, Syamsul
GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gjppg.v6i2.10849

Abstract

This study aims to analyze the impact of land cover changes on land surface temperature LST in Malang City for the years 2015 2019 and 2024 using geospatial technology The methods include supervised classification for land cover analysis and LST extraction using Sentinel 2 and Landsat 8 imagery The results show a significant increase in built up areas from 5 793 ha 2015 to 8 419 ha 2024 while vegetated areas declined sharply from 3 952 ha to 2 356 ha during the same period Surface temperatures rose from 28 4 C 2015 to 30 2 C 2024 indicating a negative correlation between NDVI and LST R = 0 5521 in 2024 The decline in vegetation due to urbanization contributes to rising surface temperatures This study recommends sustainable land management policies through environmentally friendly regional spatial planning< em>< p>
THE POTENTIAL OF GRAJAGAN BEACH GEOSITE AS A GEOEDUCATION IN PHYSICAL GEOGRAPHY Diky Al Khalidy; Syamsul Bachri; Sumarmi Sumarmi; Sugeng Utaya; Alfyananda Kurnia Putra
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 16, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v16i1.26902

Abstract

Abstrak: Geoeducation merupakan salah satu program Geopark Ijen dalam mencapai tujuan di bidang pendidikan, dengan melakukan kunjungan ke geosite secara langsung. Pantai Grajagan merupakan salah satu geosite yang dapat menjadi sumber belajar kontekstual, karena menunjukkan singkapan batuan lava basaltik berstruktur vesikuler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Geosite Pantai Grajagan untuk melakukan geoeducation dalam pembelajaran Geografi fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi lapangan secara langsung sebagai data primer, dan studi pustaka sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menjelaskan potensi Geosite Pantai Grajagan sebagai laboratorium alam untuk memfasilitasi pembelajaran Geografi fisik. Hasil penelitian menunjukkan Geosite Pantai Grajagan memiliki objek yang dapat dikaji sesuai dengan capaian pembelajaran pada materi litosfer. Kajian ini meliputi sejarah geologi regional, proses pembentukan batuan di Geosite Pantai Grajagan, kondisi geologi dan geomorfologi, serta karakterstik batuan, aktivitas manusia, dan kekuatan dan tantangan geoeducation dalam pembelajaran Geografi fisik. Namun, terdapat berbagai tantangan pelaksanaan geoeducation di Geosite Pantai Grajagan, yaitu aksesibilitas, keterbatasan fasilitas edukasi, serta kurangnya integrasi objek kajian dengan capaian pembelajaran pada kurikulum.Abstract:  Geoeducation is one of the Geopark Ijen programs in achieving goals in the field of education, by visiting the geosite directly. Grajagan Beach is one of the geosites that can be a contextual learning resource, because it shows outcrops of vesicular-structured basaltic lava rocks. This research aims to analyze the potential of Grajagan Beach Geosite to conduct geoeducation in physical Geography learning. This research uses a descriptive qualitative approach with direct field observation method as primary data, and literature study as secondary data. Data analysis was done descriptively to explain the potential of Grajagan Beach Geosite as a natural laboratory to facilitate physical Geography learning. The results showed that Grajagan Beach Geosite has objects that can be studied in accordance with the learning outcomes on lithosphere material. This study includes regional geological history, rock formation processes at Grajagan Beach Geosite, geological and geomorphological conditions, as well as rock characteristics, human activities, and the strengths and challenges of geoeducation in physical Geography learning. However, there are various challenges to the implementation of geoeducation at Grajagan Beach Geosite, namely accessibility, limited educational facilities, and lack of integration of study objects with learning outcomes in the curriculum.
Improving the competence of Geography teachers through training in Mobile-RPG development based on serious games Alfyananda Kurnia Putra; Wahyu Dwi Septiana; Diky Al Khalidy; Alfi Sahrina; Dicky Arinta; Neni Wahyuningtyas; Khoirul Habibah; Evalia Nurul Kholifah
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v7i2.21417

Abstract

Based on the analysis of the situation, problems, and needs of MGMP Geography in Malang City, teachers experience obstacles in developing and using technology-based, innovative learning media, namely mobile role-playing games based on serious games. The purpose of community service activities is to provide training in the development of mobile role-playing game learning media based on serious games, which are games designed for specific educational goals, rather than just entertainment, and are formatted as mobile role-playing games (RPGs). This activity also aims to measure the resulting improvement in the teachers' competence. This community service activity employed a participatory training approach, structured into four phases: assessment, preparation, implementation, and evaluation, utilizing a combination of online and offline methods. The subjects in this activity were 50 teachers from MGMP Geography, Malang City. The Wilcoxon test revealed that implementing service activities had a positive impact on improving teachers' competence. In addition, the suggestion from this activity is that similar activities are needed as a form of sustainability for real efforts to improve teacher competence and the quality of geography learning.[Berdasarkan analisis situasi, permasalahan, dan kebutuhan terhadap MGMP Geografi Kota Malang, guru mengalami kendala dalam mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran inovatif berbasis teknologi. yaitu mobile role-playing game berbasis serious game, yaitu permainan yang di desain untuk pendidikan, bukan hanya untuk bersenang-senang, dalam format role-playing game (RPG). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu memberikan pelatihan pengembangan media pembelajaran mobile role-playing game berbasis serious game dan mengukur tingkat kompetensi guru. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang terdiri dari empat tahapan, yaitu asesmen, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan kombinasi daring dan luring. Subjek dalam kegiatan ini adalah MGMP Geografi Kota Malang sebanyak 50 guru. Berdasarkan uji Wilcoxson menunjukkan implementasi kegiatan pengabdian berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru. Selain itu, saran dari kegiatan ini yaitu diperlukan kegiatan serupa sebagai bentuk keberlanjutan terhadap usaha nyata dalam meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran Geografi.]