Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Mediating Role of Attitude Toward Money on Students’ Financial Literacy and Financial Behavior Nurdian Susilowati; Kardiyem Kardiyem; Lyna Latifah
JABE (JOURNAL OF ACCOUNTING AND BUSINESS EDUCATION) Volume 4, Issue 2, March 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.608 KB) | DOI: 10.26675/jabe.v4i2.6622

Abstract

This research aims at discovering the direct influence of financial literacy on financial behavior; finding out the indirect influence of financial literacy on financial behavior through attitude toward money; and figuring out the direct influence of attitude toward money on financial behavior. This research was conducted at Economics Faculty of State University of Semarang or UNNES with its sample being students who had taken budgeting and financial management courses. The sample was taken using proportionate random sampling and 230 respondents were obtained. The data were collected using questionnaire and they were then analyzed using descriptive analysis and path analysis. Based on the first research result, it was found that financial literacy had direct influence on financial behavior. High financial literacy determined a good financial behavior in the future. Secondly, attitude toward money successfully mediated the influence of financial literacy on students’ financial behavior. Thirdly, attitude toward money has a direct influence on financial behavior. In general, students have good financial literacy, attitude towards money, and financial behavior. This allowed them to have a clear priority for their future.
UPAYA MENUMBUHKAN BUDAYA PAPERLESS MELALUI PEMANFAATAN iSPRING QUIZ MAKER DI SMK YPPM BOJA Saringatun Mudrikah; Kusmuriyanto; Kardiyem
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i1.9221

Abstract

Abstract. Increasing technology, information and communication develops, all sectors must changes, including education. The success of teaching and learning activities can be known through the evaluation of learning. Evaluation learning media that should be applied can vary not only using print evaluation media but has begun to switch to technology-based or computer-based evaluation media. If the teacher is able to use computer-based evaluation media, it is expected that the use of too much paper can be reduced. One effort to reduce the use of paper as an evaluation media is through training in making learning media using iSpring Quizmaker. The dedication activity made this learning evaluation media located at SMK YPPM Boja, Kendal. The partners who participated in the training activities consisted of all teachers in SMK YPPM Boja, Kendal, as many as 20 people. The method of service activities is to provide material (presentation) and mentoring practices. The evaluation method in this activity is through the distribution of response questionnaires. The results of the activity concluded that: 85% of partners stated that it was easy to make evaluation media using iSpring Quizmaker, 90% of partners felt interested in using iSpring Quizmaker, and 80% of partners thought that using iSpring Quizmaker was beneficial.     Abstrak. Seiring berkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi, menuntut semua sektor mengalami perubahan, tak terkecuali pendidikan. Keberhasilan kegiatan belajar mengajar dapat diketahui melalui evaluasi pembelajaran. Sudah seharusnya media evaluasi pembelajaran yang terapkan dapat bervariasi tidak hanya menggunakan media evalausi tercetak namun sudah mulai berpindah kepada media evaluasi berbasis teknologi atau komputer. Apabila guru mampu menggunakan media evaluasi berbasis komputer, maka diharapkan penggunaan kertas yang terlalu banyak dapat berkurang. Salah satu upaya dalam untuk mengurangi penggunaan kertas sebagai media evaluasi adalah melalui adanya pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan iSpring Quizmaker. Kegiatan pengabdian pembuatan media evaluasi pembelajaran ini bertempat di SMK YPPM Boja, Kendal. Mitra yang mengikuti kegiatan pelatihan terdiri dari seluruh guru-guru di SMK YPPM Boja, Kendal sebanyak 20 orang. Metode kegiatan pengabdian adalah dengan pemberian materi (presentasi) dan praktik pendampingan. Metode evaluasi pada kegiatan ini melalui penyebaran angket respon. Hasil kegiatan menghasilkan kesimpulan bahwa: 85% mitra menyatakan mudah dalam membuat media evaluasi menggunakan iSpring Quizmaker, 90% mitra merasa tertarik menggunakan iSpring Quizmaker, dan 80% mitra menganggap bahwa penggunaan iSpring Quizmaker bermanfaat.
EDUKASI LITERASI MANUSIA DAN MODEL PEMBELAJARAN Suyatmini Suyatmini; Titik Ulfatun; Kardiyem Kardiyem; Yovi Annang Setiyawan; Arnida Kusumaningtyas
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5577

Abstract

ABSTRAKEra Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0 membawa tantangan bagi dunia pendidikan termasuk pendidikan kejuruan. Pendidikan kejuruan harus mampu menyiapkan lulusannya untuk bersaing pada era tersebut. Untuk dapat bersaing, peserta didik perlu dibekali dengan literasi baru yaitu literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. Literasi manusia diyakini menjadi literasi yang paling penting karena literasi ini menjaga seseorang tetap dalam kodratnya sebagai manusia di tengah gempuran kecanggihan teknologi yang ada. Penguatan literasi manusia dapat dilakukan melalui penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan literasi manusia dan model pembelajarannya kepada Bapak/Ibu Guru SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, khususnya jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Program ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi dimana tim pengabdian memberikan pendidikan tentang literasi manusia dan model pembelajaran kepada Bapak/Ibu Guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Bapak/Ibu Guru lebih mengenal literasi manusia dan model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menguatkan literasi manusia pada siswa. Kata kunci: literasi manusia; model pembelajaran; literasi baru. ABSTRACTThe Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 era have brought challenges to education, including vocational education. Vocational education must be able to prepare graduates to compete in those era. To be able to compete, students need to be equipped with new literacies, namely data literacy, technological literacy, and human literacy. Human literacy is believed as the most important literacy because this literacy keeps a person in his nature as a human in the midst of the sophisticated technology development. Strengthening human literacy can be done through the implementation of learning models that are in accordance with the characteristics of vocational education. This activity aims to introduce human literacy and learning models used to reinforce it to teachers at SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, especially those who teach Accounting and Institution Finance. This program is carried out in the form of education where the team provides education about human literacy and learning models to teachers. The results of the activity show that teachers get more knowledge about human literacy for students and what kind of learning models that can be used to reinforce the literacy. Keywords: human literacy; learning models; new literacies. 
AN EFFORTS TO IMPROVE DIGITAL LITERACY TEACHERS THROUGH THE CREATION OF ELECTRONIC BOOK KUSMURIYANTO; KARDIYEM; DWI PUJI ASTUTI; RAHAYU LESTARI
INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTI SCIENCE Vol. 1 No. 07 (2020): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTISCIENCE -OCTOBER EDITION
Publisher : CV KULTURA DIGITAL MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this devotion program is for teachers at SMK YPPM Boja to have the knowledge and ability to design more creative, innovative, and exciting learning media. Besides, it can realise the reduction of paperless use in supporting environmental conservation. It is high time the learning media switched from paper book to digital book, considering paper-based books are impractical and heavy to carry, easily damaged and lost. E-book can be the right solution for practical, secure, and accessible learning media. E-book is also a great way to reduce paper use and reduce the flight of trees as paper raw materials, making it more environmentally friendly. This method of community service takes the form of lectures, discussions, and practices. The materials that are delivered include the definition of learning media, types of learning media, the introduction of Electronic Book as a digital learning medium, the excellence of e-book, the techniques and stages of the preparation of e-book, and the implementation of e-book as a learning medium. The result of this community service is the increasing understanding of SMK YPPM Boja teachers in the creation of exciting learning media as well as improving the professional competencies of teachers.
Model Akuntansi Sederhana Bagi UMKM Makanan Kota Semarang Ratieh Widhiastuti; Kardiyem Kardiyem; Nina Farliana
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.331 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i1.4043

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan kompetensi dalam menentukan biaya pokok produksi dan penyusunan laporan laba rugi bagi UMKM makanan di Kota Semarang. Hal ini dilaksanakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pemilik UMKM akan ketidak pemahamanan tentang akuntansi. Kegiatan pengabdian ini yang semula dikhususkan untuk membantu menghitung harga pokok produksi berkembang dengan pelatihan tambahan yaitu penyusunan laporan laba rugi. Program pengabdian dilakukan dalam beberapa tahapan, dimulai dari pemaparan materi tentang biaya pokok produksi, simulasi praktik dengan menggunakan “buku kartu akuntansi”, dan tahapan terakhir yaitu pemantapan melalui tanya jawab. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya pelatihan lanjutan untuk penyusunan laporan keuangan lain seperti laporan arus kas dan laporan posisi keuangan.
Penyusunan Media Pembelajaran Berbasis Blended Learning Bagi Guru Ekonomi Se-Kabupaten Kebumen dalam Rangka Mewujudkan Merdeka Belajar Kardiyem Kardiyem; Partono Thomas; Ahmad Jaenuddin; Abdul Khafidz; Celine Amita Ramadhani; Rahayu Lestari; Siti Mukoyimah
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1797

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 menjadi dasar kebijakan sekolah daring yang mengakibatkan kurangnya interaksi dalam pembelajaran, sehingga penyerapan pengetahuan dan keterampilan siswa tidak optimal. Blended learning adalah pembelajaran yang memadukan teknologi di dalam dan di luar kelas yang memuat tentang e-learning. Dalam proses pembelajaran blended learning ini diperlukan media pembelajaran berbasis AI dan IoT sebagai implementasi teknologi era industri 4.0 untuk menyukseskan merdeka belajar. Namun faktanya, berdasarkan wawancara dengan Guru Ekonomi SMA se-kabupaten Kebumen pada tangal 5 Februari 2021, mayoritas guru masih menggunakan media pembelajaran berupa Whatshaap dan email yang kurang interaktif dan menarik. Diperlukan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis AI dan IoT dalam proses pembelajaran, mencakup seminar, praktek, diskusi, presentasi, dan refleksi. Hasil pelatihan berupa pengetahuan dan keterampilan peserta tentang materi pelatihan. Materi pelatihan meliputi pengetahuan dan praktek implementasi pembuatan media pembelajaran blended learning. Konsep yang diberikan meliputi penilaian hasil belajar, penilaian untuk belajar, dan penilaian sebagai kegiatan belajar. Rencana kegiatan terdiri dari (1) koordinasi dengan Ketua MGMP Ekonomi SMA se-kabupaten Kebumen, (2) koordinasi seluruh tim pengabdian kepada masyarakat, (3) koordinasi dengan Ketua MGMP Ekonomi SMA se-kabupaten Kebumen, 4) pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP Ekonomi SMA se-kabupaten Kebumen, (5) evaluasi kegiatan pengabdian. Pengabdian ini berperan penting meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru ekonomi Kabupaten Kebumen dalam pembuatan media pembelajaran kreatif, inovatif dan menyenangkan berbasis AI dan IoT yang berbeda dengan media pembelajaran yang sudah ada terdahulu, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di era new normal dan mendukung program merdeka belajar.
Diversifikasi Olahan Bawang Merah Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Tinggi di Desa Genengadal Grobogan Dwi Puji Astuti; Kardiyem Kardiyem; Wulan Suci Rachmadani; Abdul Khafidz
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.240

Abstract

Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu mengoptimalkan potensi sumber daya lokal berupa bawang merah yang tersedia di Desa Genengadal, Grobogan untuk dijadikan olahan berbagai produk bawang merah yang bernilai jual tinggi. Metodologi yang dilakukan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: (1) pertemuan dengan perwakilan kelompok tani rahayu untuk mengadakan pelatihan dan sosialisasi (2) Focus Group Discussion (FGD) membicarakan secara rinci rencana kegiatan sembari membagi tugas untuk anggota kelompok tani rahayu, (3) pelatihan pembuatan olahan bawang merah, yaitu bawang goreng dan kue kering dari bawang merah, (4) pendampingan strategi pemasaran online, dan (5) monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil pelatihan yang dilakukan, potensi bawang merah yang semula belum dimanfaatkan secara optimal oleh para petani, saat ini telah mampu dioptimalkan kegunaanya menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi. Hasil olahan bawang merah yang telah dihasilkan adalah bawang goreng dan kue kering. Selain itu produk yang telah dihasilkan dikemas dan diberi label kemasan menarik yang memiliki nilai ekonomi.
Pelatihan Edukasi Penghitungan Risiko Biaya dan Pendapatan Petani Bawang Merah di Desa Genengadal Kabupaten Grobogan Kardiyem Kardiyem; Dwi Puji Astuti; Saringatun Mudrikah; Abdul Khafidz; Siti Mukoyimah; Siswi Putri Sulawartisari; Windi Ivariana Novelia
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.2277

Abstract

Desa Genengadal Kecamatan Toroh adalah daerah penghasil bawang terbesar di Kabupaten Grobogan. Sebanyak 200 petani aktif melakukan budidaya bawang merah, dengan masa tanam dua kali dalam setahun. Kelompok tani yang paling aktif di desa ini adalah Kelompok Tani Lestari dan Kelompok Tani Rahayu yang sudah berdiri sejak tahun 2013. Berdasarkan hasil observasi persoalan yang dihadapi oleh petani bawang merah di Desa Genengadal adalah ketidakmampuan petani memperhitungkan risiko produksi pertanian sehingga terjadi ketidakmerataan alokasi permodalan. Ketimpangan alokasi biaya menimbulkan risiko pendapatan yang seringkali tidak seimbang dengan pengeluaran produksi dikarenakan fluktuasi harga jual serta ketidakoptimalan kuantitas dan kualitas hasil produksi. Persoalan ini belum mendapatkan solusi yang tepat sehingga sering kali petani mengalami kerugian yang dapat mencapai Rp 40.000.000,00/ha, nominal tersebut belum termasuk kalkulasi biaya tenaga kerja yang sering diabaikan oleh para petani. Ketidakmampuan memperhitungkan besaran risiko biaya yang dihadapi dengan hasil pendapatan di kemudian hari menjadi faktor kelesuan ekonomi bagi petani. Berkenaan dengan permasalahan tersebut, maka perlu diadakan program pemberdayaan secara berkesinambungan untuk menciptakan petani yang memiliki manajemen usaha yang tepat dan mampu memperhitungkan risiko sehingga kesejahteraannya meningkat. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan konsep pelatihan perhitungan risiko biaya dan pendapatan usaha pertanian. Pelaksanaan kegiatan menggunakan 5 Metode (diskusi, ceramah, tutorial, latihan, monitoring dan valuasi yang dilakukan secara bertahap dengan pendekatan Community Development dan Edukatif. Melalui pemberdayaan ini petani lebih terampil dalam memperhitungkan akuntansi pertanian bawang merah sehingga dapat memperbaiki menajamen usahanya dengan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, disamping itu juga mampu membantu pemenuhan sarana prasarana pertanian.
PERAN PROSPEK KERJA DALAM MEMODERASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI Widhya Nur Khasanah; Kardiyem Kardiyem
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 20, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v20i2.54524

Abstract

Setiap tahun, siswa kelas XII SMA/MA/SMK yang berencana melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi akan dihadapkan dengan pilihan yang rumit dalam menentukan jurusan/prodi yang harus dipilih. Pengambilan keputusan memilih prodi merupakan proses yang dilalui calon mahasiswa dalam membuat keputusan untuk menentukan alternatif program studi terbaik sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki dengan pertimbangan faktor lainnya pula. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh minat, dukungan orangtua, dan reputasi prodi terhadap pengambilan keputusan memilih prodi dengan prospek kerja sebagai variabel moderating. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 164 mahasiswa prodi Pendidikan Akuntansi angkatan 2021 Universitas Negeri Semarang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu probability sampling dengan simple random sampling dan diperoleh 116 mahasiswa berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis Structural Equation Modelling (SEM) PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial minat, dukungan orangtua, dan reputasi prodi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan memilih prodi. Prospek kerja tidak mampu memperkuat pengaruh minat, dukungan orangtua, dan reputasi prodi terhadap pengambilan keputusan memilih prodi.Kata kunci: Minat, Dukungan Orangtua, Reputasi Prodi, Prospek Kerja, Keputusan Memilih Prodi.
Pelatihan Diversifikasi Olahan Bawang Merah Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Tinggi Dwi Puji Astuti; Kardiyem Kardiyem; Wulan Suci Rachmadani; Abdul Khafidz
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i4.2191

Abstract

The purpose of this community service program is to help optimize the potential of local resources in the form of shallots available in Genengadal Village, Grobogan to be processed as various shallot products with high selling value. The methodology carried out consists of several stages, namely: (1) Holding a meeting with representatives of the rahayu farmer group to hold training and socialization (2) Focus Group Discussion (FGD) discussing in detail the activity plan while dividing tasks for members of the rahayu farmer group, (3) Conducting training on making processed shallots, namely fried onions and pastries from shallots,  (4) Assisting online marketing strategies, and (5) Monitoring and evaluating. Based on the results of the training carried out, the potential of shallots, which was originally not optimally utilized by farmers, has now been able to optimize its usefulness into a product with high economic value. The processed shallots that have been produced are fried onions and pastries. In addition, the products that have been produced are packaged and labeled with attractive packaging that has economic value.