Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kontribusi Hubungan Maximal Aerobic Capacity Terhadap Indeks Kelelahan Pemain Futsal Dito Cristopher Immanuel S; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Iwa Ikhwan Hidayat; Tian Kurniawan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2150

Abstract

Intensitas tinggi pada permainan futsal akan mengakibatkan kelelahan ketika tidak dibekali dengan tingkat vo2max yang baik. Maka dari itu, peneliti mengkaji tentang kontribusi hubungan maximal aerobic capacity terhadap indeks kelelahan pemain futsal. Peneliti menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode korelasi yang dilaksanakan di Gymnasium UPI. Sampel penelitian berjumlah 10 pemain dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yaitu, multi-stage fitness test dan running-based anaerobic speed test. Analisis data menggunakan statistik SPSS 26. Hasil penelitian berkesimpulan bahwa terdapat hubungan berarti (r hitung=0,481>r tabel=0,16) pada maximal aerobic capacity terhadap indeks kelelahan pemain futsal dengan besaran kontribusi dukungan 23,11% dan 76,89% melalui faktor lain dengan arah yang positif. Tetapi, penelitian ini memiliki hubungan yang tidak signifikan (t hitung=1,551<t tabel=2,306). Tidak signifikan hubungan tersebut karena terbatasnya jumlah sampel yang dimiliki. Peneliti berpendapat bahwa penelitian ini akan memberikan pemahaman yang berimplikasi terhadap hal – hal yang perlu diperhatikan terutama limitasi dan rekomendasi yang telah peneliti tuangkan dalam penelitian untuk dijadikan landasan pada penelitian selanjutnya.
Identifikasi Bakat Atlet Sepakbola Menggunakan Pendekatan Analitic Hierarchy Process (AHP) Method Ferdi Fadhillah; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Iwa Ikhwan Hidayat; Tono Haryono; Unun Umaran; Syam Hardwis
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat atlet sepak bola dengan menilai bakat berdasarkan beberapa kriteria dan sub-kriteria menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode pengambilan Keputusan secara multi-kriteria yang efektif dalam mengidentifikasi bakat atlet. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi aspek antropometri, biomotorik, dan somatotype. Masing-masing kriteria tersebut terdiri dari beberapa sub-kriteria. Penelitian ini dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner via google form terhadap 30 pakar sepak bola di Jawa Barat, diantaranya 1 orang pelatih nasional, 3 orang pelatih klub, 18 orang atlet yang memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di cabang olahraga sepak bola, dan 11 orang mantan atlet sepak bola dengan pengalaman bermain lebih dari 15 tahun. Terdapat hasil analisis data menggunakan AHP terhadap 12 sub-kriteria dengan presentase sebagai berikut: 15,7% mesomorph, 11,6% ectomorph, 9,9% Vo2max, 8,7% kelincahan, 8,3% tinggi badan, 7,9% kecepatan, 7,8% IMT, 7,1% panjang tungkai, 6,9% kekuatan, 6,2% berat badan, 6,0% endomorph, dan 3,9% tinggi duduk. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan ini menunjukkan bahwa kriteria somatotype, terutama pada sub-kriteria mesomorph, menjadi faktor yang paling berpengaruh dibandingkan kriteria dan sub-kriteria lainnya. Tipe tubuh mesomorph ini ditandai dengan massa dan kekuatan otot yang tinggi, serta memberikan keunggulan lebih bagi pemain sepak bola karena memungkinkan para atlet bermain lebih baik dan memiliki daya tahan yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai model acuan untuk pengembangan sistem maupun program dalam identifikasi bakat sepak bola di masa depan, baik dari sisi kriteria dan sub-kriteria maupun metodologinya.
PENGARUH KELELAHAN AEROBIK TERHADAP KINEMATIKA GERAKAN LANDING PADA ATLET SEPAK BOLA Nuryansyah, Ilham; Rusdiana, Agus; Hidayat, Iwa Ikhwan; Imanudin, Iman; Badruzaman, Badruzaman; Hardwis, Syam; Haryono, Tono; Umaran, Unun; Syahid, Angga M; Kurniawan, Tian
Jambura Health and Sport Journal Vol 6, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v6i2.26934

Abstract

Sepak bola merupakan salah satu jenis olahraga yang paling digemari saat ini dan menjadi tempat kompetisi baik tingkat regional maupun internasional di dunia. Kelelahan aerobik sering kali mempengaruhi performa teknis pemain, yang dapat berujung pada peningkatan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelelahan aerobik terhadap kinematika gerakan landing pada atlet Sepak bola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 12 atlet laki-laki dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepak bola Universitas Pendidikan Indonesia. Instumen pada penelitian ini yaitu alat pengukur kadar asam laktat, treadmill (bruce test) tes landing, kamera, perangkat lunak Kinovea versi 0.9.4 dan SPSS versi 26.0. Parameter yang diamati pada penelitian ini mencakup sudut knee kanan dan kiri, sudut plantar kanan dan kiri. Hasil test menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah kelelahan pada beberapa parameter yang di ukur: kadar asam laktat sig 0,000 0,005; sudut knee kanan 0,000 0,05; sudut knee kiri 0,000 0,05; plantar kanan 0,000 0,05; sudut plantar kiri 0,000 0,05. Berdasarkan analisis data dan teori pembahasan, dapat disimpulkan dalam sudut-sudut sendi, seperti lutut dan pergelangan kaki, sebelum dan sesudah kelelahan aerobik. Hasil ini mengindikasikan bahwa kelelahan aerobik dapat mempengaruhi teknik landing, yang berpotensi meningkatkan resiko cedera.
Pengaplikasian Analytic Hirearchy Process dalam Mengidentifikasi Bakat Atlet Tenis Lapang Nauval, Fahreji; Rusdiana, Agus; Imanudin, Iman; Hidayat, Iwa Ikhwan; Hardwis, Sam; Haryono, Tono
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat atlet tenis lapang usia spesialisasi yaitu 12-14 tahun. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunkan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mengetahu elemen mana yang memiliki peran penting dalam mendukung atlet tenis lapang. Mixed-Methode Research (MMR) digunakan dalam penelitian ini dengan studi literatur dan memberikan kuesioner kepada 30 pelatih yang ada di Jawa Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kriteria somatotype adalah kriteria terpenting dengan presentase 20.8% dan tiga sub-kriteria terpenting yaitu mesomorph 20.8%, Tinggi Badan 10.3% dan VO2 Max 8.5% serta sub-kriteria terendah yaitu endomorph 4.2%. model identifikasi bakat ini dapat mementukan variabel prioritas dalam identifikasi bakat atlet tenis lapang.
Pengaruh Kelelahan Anaerobik Terhadap Teknik Tendangan Shooting (Kinematika Pada Pemain Sepakbola) Rezki, Muhamad; Rusdiana, Agus; Imanudin, Iman; Badruzaman, Badruzaman; Hidayat, Iwa Ikhwan; Hardwis, Syam; Haryono, Tono; Umaran, Unun; Kurniawan, Tian
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2640

Abstract

Kelelahan anaerob merupakan kelelahan yang diakibatkan oleh aktivitas dengan intensitas tinggi dan penggunaan energi yang cepat dalam waktu singkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelelahan setelah diberikan tes daya tahan anaerobic terhadap teknik tendangan shooting pada pemain sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 12 orang atlet laki-laki Sekolah Sepakbola Mahesa Fc. Instrumen pada penelitian ini yaitu alat pengukur kadar asam laktat, RAST (Running Anaerobic Sprint Test), tes shooting,kamera, perangkat lunak Kinovea versi 0.9.4, dan SPSS versi 26.0. Parameter kinematic yang di amati dalam penelitian ini mencakup sudut sendi dan kecepatan sudut sendi pinggul, sendi lutut, sendi pergelangan kaki dan kecepatan bola. Hasil test menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah kelelahan pada beberapa parameter yang di ukur: kadar asam laktat sig 0,000 < 0,05; sudut knee ancang-ancang sig 0,007 < 0,05; plantar ancang-ancang sig 0,000 < 0,05; knee impact sig 0,027 < 0,05; plantar impact sig 0,000 < 0.05; velocity knee sig 0.005 < 0.05; fase ball velocity sig 0.010<0.05. Berdasarkan analisis data dan teori serta pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kelelahan anaerobic yang signifikan terhadap Teknik tendangan dan kecepatan tendangan. Dengan demikian, atlet harus meningkatkan kemampuan anaerobic agar atlet mampu mempertahankan teknik dan kecepatan tendangan selama pertandingan berlangsung.
Pengaruh Hasil Latihan Shuttle run dan Zig-zag Terhadap Kemampuan Dribbling Pemain Futsal SMAN 1 Parongpong Fahrezi, Egi; Rusdiana, Agus; Imanudin, Iman; Badruzzaman, Badruzzaman; Hidayat, Iwa Ikhwan; Hardwis, Syam; Haryono, Tono; Umaran, Unun
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2831

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan menggiring bola pada siswa SMAN 1 Parongpong. Tujuan penelitian ini tidak lain adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan futsal melalui metode shuttle run dan zig-zag. Berdasarkan dari hasil penelitian didapatkan bahwa Latihan dengan menggunakan metode shuttle run dan zig-zag memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menggiring bola pada olahraga futsal. Penelitian ini dilaksanakan kepada siswa SMAN 1 Parongpong dengan 16 orang yang dijadikan sampel. Terdapat pengaruh yang signifikan metode latihan shuttle run dan zig-zag terhadap tingkat dribbling pemain futsal SMAN 1 Parongpong. Hal ini dapat dilihat dari taraf signifikansi yang didapat dari uji hipotesis (Paired Sample T-Test) yang menunjukan hasil sebesar 0,000 < 0,05. Maka HO ditolak. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan kemampuan menggiring bola siswa SMAN 1 Parongpong pada tes akhir metode Latihan shuttle run memiliki peningkatan sebesar 1,17 detik dan Latihan dengan menggunakan metode zig-zag memiliki peningkatan sebesar 1,12 detik. Maka dapat disimpulkan dari kedua metode tersebut yaitu pengaruh Latihan dengan menggunakan metode shuttle run lebih efektif daripada Latihan dengan menggunakan metode zig-zag untuk pemain futsal SMAN 1 Parongpong.
Pengaruh Kelelahan Otot Lower Body Terhadap Parameter Kinematika Teknik Tendangan Roundhouse Pada Olahraga Muaythai Septian, Gimas; Rusdiana, Agus; Imanudin, Iman; Badruzaman, Badruzaman; Hidayat, Iwa Ikhwan; Hardwis, Syam; Haryono, Tono; Umaran, Unun; Kurniawan, Tian; Ugelta, Surdiniaty; Syahid, Angga M
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2835

Abstract

Roundhouse kick muay thai merupakan salah satu teknik serangan yang efektif serta sering digunakan saat pertandingan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perubahan parameter kinematika roundhouse kick sebelum dan sesudah kelelahan otot bagian bawah tubuh. Penelitian ini menggunakan Mentode kuantitatif dengan bentuk deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu atlet dari Cobra Muaythai dan BO.S.S Camp dipilih menggunakan purposive sampling. Sample diberikan treatment bosco terdiri dari Squat Jump (sj), counter movement jump (CM), dan drop jump (DJ) dengean masing masing item tes selama 60 detik. Pengambilan data menggunakan kamera Sony Handycam HDR-PJ410 kemudian untuk analisis vidio menggunakan software skill spector, dan untuk analisi data menggunakan spss versi 24.0, menggunakan uji Paired T Test. Paremeter kinematic yang diteliti pada tendangan roundhouse kick adalah (1) Ankle posisi terhadap Y (2) Knee posisi terhadap Y (3) Hip posisi terhadap Y (4) Center of Gravity posisi terhadap Y (5) Ankle Velocity (6) Knee Velocity (7) Knee sudut (8) Hip Sudut. Didapatkan hasil bahwa kelelahan dapat mempengaruhi posisi dan keecepatan ankle. Dapat dilihat dari hasil yang didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada posisi dan kecepatan ankle dengan nilai p-0.024 pada posisi ankle dan pada kecepatan ankle terdapat nilai p-0.004. sedangkan pada parameter kinematika yang lainnya tidak terdapat perubahan yang signifikan. Hasil ini diharapkan bermanfaat bagi atlet dan pelatih untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas pada performa roundhouse kick muay thai.
Profiling Academy Persib U-14 Permana, Muchamad Ervin; Imanudin, Iman; Hidayat, Iwa Ikhwan; Rusdiana, Agus; Hardwis, Syam; Haryono, Tono
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2857

Abstract

Dalam proses pengembangan pemain dari akademi hingga tim utama, latihan dan kompetisi meningkat secara signifikan, menempatkan beban fisik yang lebih besar pada mereka. Klub bertanggung jawab untuk mempersiapkan secara menyeluruh baik secara mental maupun fisik agar pemain siap menghadapi tantangan di level berikutnya. Salah satu tantangan umum adalah kurangnya pemahaman tentang seberapa pentingnya pengambilan keputusan pelatih berdasarkan data yang lengkap mengenai para atlet. Metode profile matching digunakan untuk menentukan urutan atau ranking kandidat berdasarkan penilaian total, dengan preferensi untuk alternatif yang memiliki nilai total tertinggi. Rumus dari penentuan ranking yaitu menggunakan nilai GAP. Hasil penelitian dengan ranking 1 Revan mendapatkan nilai selisih GAP, Bleep Test : (54-42=12), Sit and Reach : (32-39,37=-7,37), Hurdle Jump 30 cm : (38-40= -2), Push-Up : (51-70=-19), Sit-Up : (39-70=-31), Back-Up : (44-70=-26), Plank : (113-90= 23), Kecepatan 30 M : (3,71-3,91=-0,20), Lari Antar Jemput : (9,68-11,2=-1,52), Lari Kelincahan : (17,38-15, 34= >2,04). Model identifikasi bakat ini dapat menentukan hasil untuk mencari atlet sepak bola dari setiap Academy yang lainnya.
Pengaruh Kelelahan Otot Tungkai Atau Lower Body Terhadap Parameter Kinematika Landing Pada Atlet Badminton Oktora, Zanip Abrilingga; Rusdiana, Agus; Hidayat, Iwa Ikhwan
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2872

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh kelelahan otot tungkai terhadap parameter kinematika landing pada atlet badminton. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kelelehana otot tungkai terhadap parameter kinematika landing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian pretest posttest. Populasi yang digunakan adalah 8 orang mahasiswa yang mengikuti ukm badminton UPI. Teknik pengambilan sempel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 8 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan test bosco atau tes lompat memakai test (Squat Jump, Countermovement Jump, dan Lunges). Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Paired Sample T-test.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kelelahan otot tungkai terhadap parameter kinematika landing dengan nilai signifikansi 0.000 lebih kecil dari 0.05 (Sig. < 0.05).
Pengembangan Alat Bantu Test Kelincahan Side Step Test Berbasis Mikrokontroler Oktavian, Fazri Dwi; Rusdiana, Agus; Imanudin, Iman; Hidayat, Iwa Ikhwan; Haryono, Tono; Umaran, Unun; Hrdwis, Syam; Badruzaman, Badruzaman
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i1.2214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat test kelincahan(agility) berbasis mikrokontroller. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D). Alat ini menggunakan 2 buah sensor LDR, 2 buah Laser dot point, Arduino sebagai rangkaian utama. Laser dot point akan memancarkan cahaya secara horizontal untuk direspon oleh LDR lalu informasi akan dikirimkan ke ardino selaku otak pada alat ini untuk diolah dan kemudian di tampilkan di LCD dalam bentuk timer dan banyaknya step yang dilakukan. Alat akan berhenti secara otomatis setelah waktu yang sudah di setting sebelumnya. Untuk menguji alat ini peneliti menggunakan 5 orang sampel yang di bagi 2 kelompok sampel masing-masing 3 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Sampel yang diambil merupakan atlet mahasiswa ilmu keolahragaan universitas pendidikan indonesia angkatan 2020 dengan menggunakan alat kelincahan side stap test. Adapun komponen elektronika dalam pengembangan alat ini di antaranya : Mikrokontroler, Laser dotpoint, Keyped 4x4, Buzzer Speaker, LCD, Box, Adaptor, Dc Jack adaptor, Jumper cable, Jumper cabel, Terminal PCB, Pin Header, Kabel Pelangi, Sensor LDR. Adapun hasi pengetesan di buat menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama pengujian terhadap alat pengembangan side step test, yang ke dua yaitu pengujian alat side step test terdahulu. Dari 2 sesi tersebut penulis mendapatkan data. Sesi pertama untuk atlet sepakbola dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 46 kategori sangat baik, atlet Bulutangkis dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 41 kategori sangat baik, atlet Taekwondo dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 43 kategori sangat baik, atlet silat dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 35 kategori baik, atlet Futsal dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 45 kategori sangat baik. Kemudian sesi ke 2 untuk atlet Sepakbola dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 43 kategori sangat baik, atlet Bulutangkis dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 39 kategori baik, atlet Taekwondo dengan durasi 40 detik mendapatkan skor 45 kategori sangat baik, atlet Silat dengan durasi 40 detik deng skor 38 kategori baik, atlet Futsal dengan durasi 40 detik dengan skor 47 kategori sangat baik. Kesimpulan dari hasil data tersebut bahwa alat pengembangan side step test yang di buat dari hasil perbandingan data di atas sudah sesuai dari akurasi waktu,detik dan alat ini sudah valid secara fungsi dan alat ini bisa menjadi alternatif untuk alat alat yang lain nya tapi masih berlu di lakukan pengembangan-pengembangan lebih lanjut lagi terkait kekurangan pada alat ini seperti desain alat, kabel penghubung dan material tripodnya yang lebih kuat.