Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN PENGELOLAAN ARSIP BAGI PERANGKAT DESA (STUDI IMPLEMENTASI DI KELURAHAN PODOREJO KECAMATAN NGALIYAN SEMARANG) Widhanarto, Ghanis Putra; Sukirman, Sukirman; Kustiono, Kustiono; Zulifikasari, Sony; Ardiantoro, Apri; Indrianingsih, Yuyun
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v16i1.16449

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan administrasi arsip menjadi hal pokok untuk meminimalisir kesalahan dalam pembuatan database. Ngaliyan sebagai sasaran pengabdian adalah sebuah kecamatan yang terletak di sebelah barat Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia berbatasan dengan kecamatan Mijen, Semarang Barat dan Tugu. Sebelum menjadi sebuah Kecamatan sendiri, Ngaliyan merupakan Kelurahan di dalam wilayah Kecamatan Tugu. Namun, melihat potensi pengembangan dan luas wilayahnya, maka akhirnya Ngaliyan berubah menjadi sebuah Kecamatan. Ngaliyan yang berada di sebelah barat pusat kota Semarang mempunyai posisi yang strategis karena menjadi penghubung antara Semarang dan Kendal. Kendal. Selain itu, lokasinya yang cukup tinggi menjadikan wilayah ini bebas banjir dan sangat cocok untuk dijadikan kawasan hunian. Pengelolaan arsip online membutuhkan kemampuan yang mendasar untuk melakukan operasional yang tepat. Pengelolaan dan administrasi arsip sangat dibutuhkan di wilayah kelurahan, sebagaimana di galakan kementerian desa tentang pengelolaan arsip online. Peningkatan kemampuan administrasi pengelolaan arsip online sangat dibutuhkan untuk menunjang kinerja perangkat desa. Pengabdian di desa podorejo dipilih berdasarkan sampling yang diperoleh dari analisis kebutuhan. Manfaat pengabdian ini dapat memberikan dampak positif dan berguna bagi masyarakat dalam jangkauan panjang khususnya bagi perangkat desa.
Implementasi pembelajaran nonformal pada sekolah dasar Quran Hanifah di Kota Semarang Imam Shofwan; Ghanis Putra Widhanarto; Tristanti Tristanti
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.022 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v6i1.23434

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi pembelajaran nonformal yang berkaitan dengan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang berbeda dengan sekolah dasar formal pada umumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi partisipan, wawancara bebas terpimpin dan dokumentasi untuk mendapatkan data dan informasi akurat dengan pengetahuan yang mendalam tentang implementasi pembelajaran nonformal Sekolah Dasar Quran Hanifah Kota Semarang yang menggunakan pembelajaran yang berbeda dengan sekolah pada umumnya degan tujuan pembelajarannya adalah berakhlaqul karimah dan mampu menghafal Alquran. Hasil penelitian (1) perencanaan pembelajaran nonformal yang diselenggarakan sesuai dengan kalender akademik yang diberikan kepada orangtua; (2) proses pelaksanaan pembelajaran nonformal diawali dan diakhiri dengan doa serta dibuat peraturan (adab) dalam belajar yang mengedepankan tahfidz atau hafalan, (3) evalusi pembelajaran nonformal dilakukan di awal dengan tes kemampuan membaca, evaluasi proses dengan tes hafalan dan evaluasi akhir dengan tes ujian hafalan mingguan dan bulanan; dan (4) faktor pendukung adanya kegiatan parenting 2 (dua) mingguan serta penghambat tempat yang sempit dan kualifikasi pendidik belum lulus sarjana. Implementation of nonformal learning in Hanifah Quran Primary Schools in Semarang City AbstractThe purpose of the study was to determine the implementation of non-formal learning related to learning planning, the implementation of learning, and evaluation of learning that was different from formal elementary schools in general. This study uses a qualitative research approach with data collection techniques using participant observation, guided free interviews and documentation to obtain accurate data and information with in-depth knowledge about the implementation of nonformal learning in the Hanifah Quran Primary School in Semarang that uses learning that is different from the school in general. Research results (1) non-formal learning planning held in accordance with the academic calendar given to parents; (2) the process of implementing non-formal learning begins and ends with prayer and rules (adab) in learning that promote tahfidz or memorization, (3) nonformal learning evaluation is carried out at the beginning with reading ability tests, process evaluation with memorization tests and final evaluation with tests weekly and monthly memorization tests; and (4) supporting factors for 2 weekly parenting activities and narrow space barriers and the qualifications of educators have not yet graduated.
PARADIGMA BARU KURIKULUM PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI INDONESIA Widia Winata; Ahmad Suryadi; Agus Suradika; Ansharullah; Ghanis Putra Widhanarto
Perspektif Vol 1 No 4 (2022)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v1i4.89

Abstract

Abstrak Berkembangnya paradigma pendidikan di Indonesia saat ini tidak terlepas dari pengaruh situasi dan kondisi yang ada, seperti kemajuan teknologi, paradigma berpikir, kebijakan pemerintah, revolusi industri 4.0, dan pandemi covid-19. Kemajuan teknologi memungkinkan penggunaan media secara masif, kecanggihan teknologi berdampak pada cara berpikir, pengaruh revolusi industri 4.0 yang mengubah segala sisi kehidupan, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menuntut penyesuaian dalam proses pembelajaran di kampus. Lalu pandemi covid-19 yang melanda dunia menyuburkan penggunaan teknologi dalam pendidikan. Hal ini membutuhkan penyesuaian dan pemahaman baru dalam menyusun kurikulum agar dapat disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan tersebut. Tujuan penulisan ini adalah untuk menggambarkan bagaimana paradigma kurikulum terbaru dalam bidang teknologi pendidikan di Indonesia. Isu-isu pokok yang dijabarkan terkait dengan harapan pengembangan critical thingking, kreativitas, dan kemampuan abad-21. Oleh karena itu perlu disusun kurikulum yang memenuhi standar-standar tersebut dalam Program Studi Teknologi Pendidikan, khususnya Magister Teknologi Pendidikan (S2) di Indonesia. Abstract The current development of the education paradigm in Indonesia cannot be separated from the influence of existing situations and conditions, such as technological advances, thinking paradigms, government policies, the industrial revolution 4.0, and the COVID-19 pandemic. technological advances allow massive use of media, technological sophistication has an impact on the way of thinking, the influence of the industrial revolution 4.0 which changes all sides of life, the policy of Merdeka Learning Campus Merdeka (MBKM) which demands adjustments in the learning process on campus. Then the COVID-19 pandemic that hit the world enriched the use of technology in education. This requires adjustments and new understandings in preparing the curriculum so that it can be adapted to the development of these needs. The purpose of this paper is to describe how the latest curriculum paradigm in educational technology in Indonesia. The main issues related to the hope of developing critical thinking, activities, abilities and the 21st century. Therefore, it is necessary to develop a curriculum that meets these standards in the Educational Technology Study Program, especially the Master of Educational Technology (S2) in Indonesia.
PENINGKATAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PROVINSI JAWA TENGAH MELALUI PEMAHAMAN PENGELOLAAN LEARNING MANAJEMEN SISTEM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BPSDMD PROVINSI JAWA TENGAH Seftia Kusumawardani; Titi Prihatin; Ghanis Putra Widhanarto; Devi Anggraini; Narendra Rif'an
EDUTECH Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v21i2.50988

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini menuntut ASN memiliki kemampuan berteknologi sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja. Penggunaan LMS dalam proses pendidikan dan pelatihan ASN di BPSDMD Jawa Tengah dilakukan sebagai upaya dalam memfasilitasi proses pembelajaran dimana pun dan kapanpun serta memberikan kemudahan dalam proses pelatihan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai learning management system dan pengelolaannya. Pengabdian ini dilakukan di lingkungan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah dengan metode on the job training (OJT). Proses pengabdian diawali dengan pemberian pemahaman mengenai LMS dan proses pengelolaannya, dilanjutkan dengan analisis kondisi serta pemberian masukan terhadap LMS yang telah dijalankan instansi BPSDMD, kemudian diakhir dengan pemberian ruang dialog bagi pengelola LMS dengan tim pengabdian guna bertukar pikiran untuk pengembangan LMS yang telah berjalan. Pengabdian ini diharapkan dapat memeberikan sumbangan dalam pengembangan proses pembelajaran modern dengan penerapan LMS.
Peningkatan Profesionalisme Guru melalui Pelatihan Inovasi Pembelajaran: Program Rintisan bagi Guru di Kabupaten Semarang Haryono, Haryono; Stanislaus, Sugiyarta; Budiyono, Budiyono; Widhanarto, Ghanis Putra
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 46, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v46i2.12031

Abstract

Memperkuat kerangka profesionalisasi guru terutama dalam praksis pembelajaran di kelas, diperlukan program pelatihan bagi guru yang relevan dengan kebutuhan dan sekaligus dapat diimplementasikan untuk memberikan dampak langsung pada perolehan belajar siswa. Tujuan dari program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terbentuknya model profesionalisasi guru dalam praktik pembelajaran di kelas/sekolah guna memperbaiki kualitas perolehan hasil belajar siswa. Metode diterapkan dalam hal ini adalah pendidikan masyarakat (yang dalam hal ini guru di beberapa kecamatan di Kabupaten Semarang) dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembelajaran inovatif. Hasil yang dicapai secara umum adalah guru yang berkualitas dan mampu berinovasi melalui penguatan bidang ilmu. Program pelatihan menjadi upaya dalam memberikan bekal pengetahuan dan wawasan tentang berbagai inovasi pembelajaran baik yang bersifat konsep maupun yang bersifat praktik dalam kerangka meningkatkan profesionalisme guru dan perolehan hasil belajar siswa. Strengthening teacher's professionalism framework especially in classroom teaching praxis, teacher training programs are needed for teachers who are relevant to the needs and can be implemented to have a direct impact on the learning achievement of the students. The purpose of this program of community service activities is the formation of teacher professionalization model in the practice of learning in the classroom / school to improve the quality of student learning outcomes. The method applied in this case is community education (in this case teachers in some sub-districts in Semarang) in an effort to improve knowledge and innovative learning skills. The results achieved are generally qualified teachers and able to innovate through strengthening the field of science. The training program is an effort to provide knowledge and insight into the various innovative learning both conceptual and practical in the framework of improving the professionalism of teachers and the achievement of student learning outcomes.
Penilaian Afektif Peserta Didik dalam Pembelajaran Jarak Jauh selama Pandemi Covid-19 Widyangsih, Octaviany; Widhanarto, Ghanis Putra; Kustiono, Kustiono
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 51, No 1 (2022): April: Technology and Innovation in Education, Leadership, Policy, and Educatio
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v51i1.35665

Abstract

Para guru-guru khususnya guru Sekolah Dasar masih memiliki kendala dalam melaksanakan penilaian (asesmen) ranah afektif/ sikap kepada peserta didiknya selama pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat cara guru dalam melakukan asesmen/ penilaian sikap kepada peserta didik dan mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran di ranah afektif selama PJJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menyebar angket yang berisi pertanyaan terbuka kepada 31 (tiga puluh satu) responden di sejumlah provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru sudah melakukan berbagai macam teknik pengambilan data akan tetapi masih meragukan hasil penilaian, sehingga ketercapaian tujuan pembelajaran yang diperoleh dirasakan belum akurat meskipun satu kelas mendapatkan rata-rata yang baik. Berbagai macam kendala yang ditemui sudah diberikan solusi termasuk antisipasinya. Banyaknya indikator dalam penilaian afektif membuat guru kesulitan pada praktiknya di kelas. Guru juga mengharapkan adanya evaluasi dari dinas pendidikan serta guru membutuhkan peningkatan skill dalam merancang dan mengembangkan instrumen penilaian sikap untuk menyesuaikan dengan kurikulum darurat yang sedang diberlakukan.
Penguatan Pemahaman Kinerja Corporate University Di BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Melalui On The Job Training Titi Prihatin; Haryono; Ghanis Putra Widhanarto; Seftia Kusumawardani; Devi Anggraini; Narendra Rif'an; Sobirin Sobirin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.662 KB) | DOI: 10.59025/js.v1i3.20

Abstract

Aparatur sipil negara membutuhkan model kinerja sebagai bentuk kualitas dari corporate university, kemampuan ini menjadi penting karena adanya perkembangan teknologi masa sekarang. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kinerja ASN sebagai bentuk dari tujuan searah menyeluruh. Sedangkan transfer pengetahuan yang dicapai adalah peningkatan kinerja dalam standardisasi indikator corporate university. Wilayah provinsi jawa tengah dipilih karena telah menjadi percontohan seiring dengan peningkatan perkembangan kualitas pengelolaan corporate university di Indonesia. Pengadian ini dilakukan dengan metode on the job training yang diikuti oleh ASN yang berada di lingkungan kerja BPSDMD provinsi Jawa Tengah. Pengadian diawali dengan adanya sosialisasi program pelatihan, penyampaian indicator capaian kompetensi, pelaksanaan pelatihan dan pembimbingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah terwujudnya tranfer pengetahuan melalui empat hari on the job training. Berdasarkan pada evaluasi umpan balik diketahui bahwa pelaksanaan on the job training dinyatakan berhasil karena memberikan pemahaman mengenai pengelolaan corporate university
Teknologi Mobile untuk Pendidik: Peningkatan Penguasaan Teknis Mobile Learning untuk Optimalisasi Pembelajaran Ghanis Putra Widhanarto; Titi Prihatin; Seftia Kusumawardani
Jurnal Puruhita Vol 5 No 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v5i2.74643

Abstract

Pengelolaan materi pembelajaran berbasis teknologi mobile di Semarang menghadapi permasalahan, termasuk minimnya pengetahuan dan keterampilan para pendidik dalam pengembangan serta pilihan materi yang membingungkan peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penerapan teknologi mobile dalam pengembangan materi pembelajaran di Semarang melalui workshop, pelatihan, dan seminar. Metode dalam kegiatan ini menggunakan workshop, pelatihan, dan seminar sebagai langkah konkret untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pendidik dalam pengembangan materi berbasis teknologi mobile. Hasil dari kegiatan ini pemahaman dan keterampilan pendidik dalam mengembangkan materi berbasis teknologi mobile mengalami peningkatan sehingga pendidik dapat menyajikan materi sesuai dengan RPP dan silabus yang berlaku dimana pada akhirnya peserta didik dapat lebih mudah mengakses materi yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan mereka. Di sisi lain, pendidik juga semakin mahir dalam menggunakan aplikasi untuk pengembangan materi berbasis mobile. Implikasi logis dari kegiatan ini adalah penyempurnaan dalam pengelolaan materi pembelajaran berbasis teknologi mobile berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas pemanfaatan teknologi dalam proses belajar-mengajar, dan membuka contoh integrasi teknologi bagi pendidik serta berdampak positif pada prestasi akademik dan minat belajar peserta didik.
Mobile Learning: Transformasi Guru Kota Semarang dalam Membangun Pembelajaran Masa Kini Ghanis Putra Widhanarto; Titi Prihatin; Haryono Haryono; Seftia Kusumawardani
Jurnal Puruhita Vol 5 No 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v5i2.74655

Abstract

Siswa sekolah dasar dan menengah sangat membutuhkan kemampuan literasi digital, kemampuan ini menjadi penting karena adanya perkembangan teknologi masa sekarang. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan literasi digital. Penguasaan metode pembelajaran dan pengembangan mobile learning untuk guru sekolah dasar dan menengah di wilayah dinas pendidikan kota semarang sebagai bentuk dari tujuan secara menyeluruh. Sedangkan transfer pengetahuan yang dicapai adalah potensi penguasaan metode pembelajaran dan pengembangan mobile learning hingga kompetensi penguasaan komputer meningkat. wilayah dinas pendidikan kota semarang dipilih karena guru sekolah dasar dan menengah di seluruh wilayah kota banyak menjadi percontohan seiring dengan peningkatan perkembangan teknologi di wilayah kota semarang. Pengabdian dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru sekolah dasar maupun menengah di Kota Semarang dalam mengembangkan proses pembelajaran yang berbasis mobile learning.
WEBSITE UNTUK PENGUATAN ORGANISASI DAN MEDIA PERJUANGAN ASPIRASI PERSATUAN GURU NAHDLATUL ULAMA Edi Subkhan; Ghanis Putra Widhanarto; Surahmat Surahmat
Jurnal Abdimas Vol 22, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i2.16167

Abstract

Organisasi guru pada dasarnya merupakan sarana untuk memperkuat solidaritas guru dalam meningkatkan kualifikasi diri dan menghadapi beberapa tantangan. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) adalah salah satu organisasi guru yang telah berdiri lama, namun karena kebijakan monopoli organisasi guru pada masa Orde Baru. Pasca reformasi 1998 Pergunu bangkit lagi dan sekarang dalam proses konsolidasi sebagai organisasi guru yang berupaya untuk meningkatkan kualitas guru di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Dalam hal ini upaya awal untuk membuat Pergunu lebih berdaya dilakukan melalui pengembangan website organisasi yang diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi, belajar, dan memperjuangkan aspirasi guru yang dinaungi Pergunu. Website organisasi memiliki peran vital di era internet sekarang. Agar betul-betul berkembang, maka pengembangan website organisasi ini didukung oleh pelatihan jurnalistik dan tata kelola media online. Upaya ini dilakukan tim program pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan pendekatan partisipatoris dan diupayakan pada penguatan lembaga Pergunu.