Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Model Project-Based Learning Berbasis Pembuatan Film untuk Meningkatkan Literasi Mahasiswa pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia Keilmuan Mokalu, Yohanes Bery; Paat, Meike; Polii, Intama Jemy; Akbar, Jakub Saddam; Kuron, Meidy Atina
SOSCIED Vol 7 No 2 (2024): SOSCIED - November 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i2.879

Abstract

This study aims to develop a filmmaking-based Project-Based Learning (PjBL) model for the Scientific Indonesian Language course to enhance the literacy skills of Science Education students. The model aims to integrate scientific literacy, including reading, writing, and critical thinking, with creative communication through the production of short films. Using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), this research follows a research and development (R&D) approach. The findings reveal that the model significantly improves students' literacy abilities, with an average increase of 26% in post-implementation test scores. Moreover, the filmmaking process encourages students to better understand complex scientific concepts and fosters creativity, collaboration, and problem-solving skills. Reflections on the films provide opportunities for students to evaluate their learning outcomes and refine their skills. This PjBL model demonstrates effectiveness in supporting interdisciplinary learning and is recommended for broader application in similar academic contexts to enhance student literacy and engagement.
Peluang dan Tantangan Penggunaan Perangkat Pembelajaran Berbasis TPACK Pada Materi Kimia Bagi Generasi Z di Era Society 5.0 Rumondor, Desire Atna Sridanty; Akbar, Jakub Saddam; Harahap, Fransiska; Djakariah, Djakariah
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menginvestigasi peluang dan tantangan penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK pada materi kimia bagi generasi Z dalam konteks era society 5.0. Dalam penelitian ini, dilakukan identifikasi, analisis, evaluasi, dan interpretasi riset terkait penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK yang tersedia dari tahun 2014 hingga 2024, yang berkaitan dengan topik pembelajaran kimia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan menjawab pertanyaan penelitian terkait dengan peluang dan tantangan penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK menggunakan database artikel online yaitu ERIC dan Google Scholar. Berdasarkan analisis literatur, dapat disimpulkan bahwa penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK dalam proses pembelajaran kimia menghadirkan sejumlah peluang yaitu peningkatan keterlibatan siswa, peningkatan pemahaman konsep, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, meningkatkan daya ingat dan pemahaman jangka panjang, serta peningkatan keterampilan teknologi sedangkan tantangannya meliputi infrastruktur dan aksesibilitas, pelatihan guru yang tidak cukup, ketersediaan sumber daya yang terbatas, serta kesulitan dalam integrasi TPACK secara holistik. Implikasi dari temuan ini dapat memberikan panduan praktis bagi institusi pendidikan dalam mengadopsi perangkat pembelajaran berbasis TPACK secara efektif dalam proses pembelajaran kimia.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY DALAM PEMBELAJARAN KIMIA DI ERA SOCIETY 5.0 Akbar, Jakub Saddam; Djakariah, Djakariah
UNESA Journal of Chemical Education Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ujced.v13n2.p86-99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penggunaan media augmented reality (AR) dalam pembelajaran kimia di era society 5.0. Dalam penelitian ini, dilakukan identifikasi, analisis, evaluasi, dan interpretasi riset terkait AR yang tersedia dari tahun 2010 hingga 2022, yang berkaitan dengan topik pembelajaran kimia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan menjawab pertanyaan penelitian terkait efektivitas media pembelajaran AR dalam pembelajaran kimia di era Society 5.0 dengan menggunakan database artikel online yaitu ERIC dan Google Scholar. Berdasarkan analisis literatur, dapat disimpulkan bahwa penggunaan augmented reality dalam proses pembelajaran kimia menghadirkan sejumlah keefektivan, seperti visualisasi yang mendalam, interaktivitas yang meningkat melalui keterlibatan peserta didik, memahami konsep kimia yang sulit untuk lebih mudah dipahami, memberikan retensi (ingatan)yang lebih lama pada peserta didik, dan menawarkan metode pembelajaran yang inovatif. Implikasi dari temuan ini dapat memberikan panduan praktis bagi institusi pendidikan dalam mengadopsi AR secara efektif dalam proses pembelajaran kimia.
Development Of Android-Based Applications With An Inquiry Approach On Solubility Material And Solubility Products As A Source Of Independent Learning For High School Students Jakub Saddam akbar; Djakariah; Aisyiah Restutiningsih Putri Utami; Kurniahtunnisa4; Ayu Febrianti Akbar
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Open Source, December 2024
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v7i2.3940

Abstract

This study aims to develop an Android-based application that uses an inquiry approach on solubility material and solubility products, and assesses its feasibility as an alternative source of independent learning for high school students. The approach used is the development research method, by choosing a development design using the ADDIE model. The result of this study is in the form of an Android-based application. The evaluation of the results of this development is based on the assessment of validators who show very good categories, with ideality reaching 86% according to the assessment of media experts, and 84.75% according to the assessment of material experts. Student responses to Android-based applications with an inquiry approach to solubility material and solubility results obtained a percentage of 93.22%. Based on the expert assessment and student responses, it can be concluded that the Android-based application that has been developed is worthy of being used as an independent learning resource for high school students.
PELATIHAN PEMBUATAN APLIKASI BERBASIS ANDROID TERINTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI PADA GURU DI SMAN 1 MANADO Desire Atna Sridanty Rumondor; Jakub Saddam akbar; Dian Herlinda Octorina Howan; Chaleb Paul Maanari; Djakariah Djakariah
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3905

Abstract

Pelatihan pembuatan aplikasi berbasis Android yang terintegrasi dengan model pembelajaran berbasis inkuiri di SMAN 1 Manado merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran abad ke 21. Pelatihan ini mencakup pengenalan teori pengembangan aplikasi Android, prinsip-prinsip pembelajaran berbasis inkuiri, serta strategi integrasi keduanya dalam pembelajaran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta, yaitu guru-guru di SMAN 1 Manado, mampu memahami teori dan merancang aplikasi sederhana yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Integrasi antara teknologi Android dan model pembelajaran berbasis inkuiri terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menarik, dan bermakna. Refleksi peserta mengungkapkan apresiasi terhadap pelatihan ini, yang dinilai memberikan wawasan baru serta keterampilan yang aplikatif. Dengan pendampingan berkelanjutan, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah, sekaligus menjadi model bagi pengembangan pendidikan di era digital.
Pelatihan Sabun Herbal Berbasis Green Chemistry sebagai Solusi Efektif dan Ekonomis bagi Kejenuhan Pasca Pensiun Kelompok Lansia di Tomohon Selatan Kartyka Nababan; Jakub Saddam Akbar; Freetje Waworuntu
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.19758

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat “Pelatihan Sabun Herbal Berbasis Green Chemistry Bagi Kelompok Lansia di Tomohon Selatan” bertujuan meningkatkan aktivitas fisik dan emosional lansia di Lansot, serta menjadi solusi usaha ekonomis dan kontribusi kesehatan global. Studi pendahuluan menunjukkan kejenuhan tinggi (76%) di antara lansia pasca pensiun, dengan satu-satunya kegiatan rutin adalah ibadah mingguan di gereja. Program ini memanfaatkan minyak kelapa hasil olahan masyarakat setempat dan tanaman bangun-bangun (Coleus amboinicus L.) yang melimpah di daerah tersebut untuk pelatihan pembuatan sabun herbal selama delapan minggu. Produk sabun herbal cair yang dihasilkan bebas dari Sodium Lauryl Sulfate (SLS), aman untuk segala usia, dan menggunakan bahan alami sebagai pewarna dan pewangi. Pelatihan dilakukan dua kali seminggu dengan produksi dan pengemasan oleh kelompok lansia. Monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan emosi positif peserta sebanyak 86% dan perubahan lansia yang non-produktif menjadi produktif secara ekonomi. Keberlanjutan program mencakup produksi sabun herbal sebagai UMKM reguler dengan dukungan promosi dari kelurahan dan bantuan tenaga kerja dari remaja gereja. Program ini juga meningkatkan kesadaran konsumen mengenai manfaat sabun herbal berbasis green chemistry. Tantangan berupa kurangnya tenaga kerja berhasil diatasi, dan program ini memberikan dampak positif bagi kesehatan pengguna dan lingkungan, meningkatkan aktivitas fisik, kebahagiaan hidup, dan penghasilan ekonomi lansia melalui kolaborasi dengan remaja gereja dan pihak Kelurahan Lansot.
Pengaruh Pembelajaran Praktikum Kimia Berbasis Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Menyimpulkan Siswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Akbar, Jakub Saddam; Djakariah, Djakariah; Rumengan, Stefan Marco; Waworuntu, Freetje; Dumanaw, Varisky Abraham; Rumondor, Desire Atna Sridanty; Akbar, Ayu Febrianti; Howan, Dian Herlinda Octorina
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 2: Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v5i2.11261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran praktikum kimia berbasis inkuiri terbimbing terhadap keterampilan menyimpulkan siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan instrumen berupa tes untuk mengukur keterampilan menyimpulkan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti praktikum dengan metode inkuiri terbimbing memiliki keterampilan menyimpulkan yang lebih tinggi, dengan persentase nilai sebesar 81,9%, dibandingkan dengan siswa yang mengikuti metode praktikum verifikasi yang memperoleh nilai sebesar 73,6%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran praktikum kimia berbasis inkuiri terbimbing lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimpulkan siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
Opportunities and Challenges for Using Augmented Reality-Based Learning Media in Learning Chemistry in The Era of Society 5.0 Akbar, Jakub Saddam; Djakariah, Djakariah
Cognitive Development Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Cognitive Development Journal
Publisher : Edutech Publishing Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cognitive.v1i2.9

Abstract

This research aims to explore the use of augmented reality (AR) in the context of chemistry learning with a descriptive qualitative approach. Through in-depth analysis of a number of literature sources, including scientific articles, books, and related publications, this research identifies the opportunities and challenges associated with the integration of AR in chemistry learning. One of the main focuses is on the potential of AR in improving students' understanding of abstract chemistry concepts. The results of this literature study highlight the important role of AR in providing a more interactive learning experience, clarifying difficult-to-understand chemistry concepts, and the challenges in developing and integrating this technology into educational curricula. The implications of these findings can provide guidance for educational institutions to effectively adopt AR in chemistry learning.
Pengenalan aplikasi PhET simulation sebagai media pembelajaran kimia interaktif di SMA Negeri 3 Tondano, Sulawesi Utara Maanari, Chaleb Paul; Gugule, Sanusi; Fatimah, Feti; Utami, Aisyiah Restutiningsih Putri; Rukmana, Musma; Pratiwi, Ananta Dian; Akbar, Jakub Saddam; Rumengan, Stefan Marco; Mustapa
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.6890

Abstract

Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) karena melibatkan konsep-konsep abstrak serta perhitungan yang kompleks. Metode pembelajaran konvensional, seperti metode ceramah dengan hanya menggunakan buku teks, sering kali kurang efektif dalam membantu siswa memahami materi secara mendalam. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih interaktif, salah satunya adalah PhET Simulations, sebuah aplikasi yang memungkinkan siswa belajar melalui simulasi visual dan interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan serta mengevaluasi keefektifan PhET Simulations sebagai media pembelajaran interaktif kepada siswa SMA Negeri 3 Tondano dan tingkat kepuasan mereka terhadap penggunaan dan kegiatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 18 siswa, yang tercermin dari peningkatan nilai rata-rata post-test, yaitu dari 53,89 menjadi 78,89 setelah menggunakan PhET Simulations. Selain itu, pemanfaatan PhET Simulations sebagai media pembelajaran interaktif memperoleh respons positif, dengan tingkat keberhasilan mencapai 86,76%. Kepuasan siswa terhadap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga tergolong tinggi, dengan persentase 84,55%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan PhET Simulations dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep kimia yang abstrak.
Application Of Artificial Intelligence (AI) In Learning Chemistry Akbar, Jakub Saddam; Djakariah, Djakariah
Literacy: Journal of Education and Social Science Vol. 1 No. 02 (2024): Literacy: Journal of Education and Social Science
Publisher : Literacy: Journal of Education and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of artificial intelligence (AI) in chemistry learning has paved the way to a new era in chemistry education. AI technology provides the ability to process large chemical data with high accuracy, predict molecular properties with precision, and design new molecules efficiently. This article explains the benefits and challenges of AI in chemistry learning, considering aspects such as improved prediction of chemical properties, efficiency in molecular design, efficient data processing, and the potential for new breakthroughs in chemical research. The use of AI in the context of chemistry learning also opens up new opportunities for students to understand chemical concepts in more depth through enhanced learning tools, interactive simulations, and accurate predictions. Thus, the application of AI has brought about fundamental changes in the way chemistry learning is conducted, offering great potential to enrich students' learning experiences and advance chemical research in the future.