Claim Missing Document
Check
Articles

Spatial distribution of Vespa affinis based on land use and population density in Bojonegoro District, East Java Province, Indonesia Laily Agustina Rahmawati; Dewi Hidayati; Dian Saptarini; Mrabawani Insan Rendra; Bella Lutfiani Al Zakina
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d240223

Abstract

Abstract. Rahmawati LA, Hidayati D, Saptarini D, Rendra MI, Al Zakina BL. 2023. Spatial distribution of Vespa affinis based on land use and population density in Bojonegoro District, East Java Province, Indonesia. Biodiversitas 24: 861-868. Cases of Vespa affinis (Lesser banded hornet) attacks significantly increased last three years in several regions in Indonesia, including Bojonegoro District, East Java Province. Based on the Evacuation Report data from the Fire Department of Bojonegoro District, the number of Nest Evacuations increased nine times from 2019 to 2021. Even the Vespa Wasp attack caused one person to die. This study's purpose is to analyze the distribution and habitat characteristics of Vespa Wasps in Bojonegoro based on land use and population density. The method used a survey of Vespa wasp evacuation points to see the distribution in each area, the results were covered on the land use map and population density map in Bojonegoro in 2021. The results showed that the distribution of V. affinis wasps based on land use has an 83% tendency to be in residential areas, while based on population density, it shows that 87% of the nests are in areas with high population density. The tendency of the wasps to inhabit residential areas with high population density is likely to be an adaptive form of wasp in response to forest destruction as its natural habitat, so they seek more abundant food sources and safer nesting locations in new places.
Diversity of soil macrofauna in traditional oil mining of Wonocolo Geosite, Bojonegoro Geopark, East Java, Indonesia LAILY AGUSTINA RAHMAWATI; NORMA AFIATI; THOMAS T. PUTRANTO
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 25 No. 5 (2024)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d250533

Abstract

Abstract. Rahmawati LA, Afiati N, Putranto TT. 2024. Diversity of soil macrofauna in traditional oil mining of Wonocolo Geosite, Bojonegoro Geopark, East Java, Indonesia. Biodiversitas 25: 2148-2160. Wonocolo traditional oil mining has been going on for 130 years and has led to soil pollution. This study aims to characterize the composition of macrofauna in the soil affected by Wonocolo's traditional oil mining. The existence of macrofauna is important as a bioindicator of soil quality and its role in maintaining soil fertility levels. Mining areas are grouped based on the density of the oil well (rare, medium and dense), then three sample points are selected in each group. Macrofauna were collected using quadrat-hand sorting, pitfall trap, and flannel trap methods, and then the community structure index was analyzed. The results showed that 709 individuals were collected consisting of 17 orders and 71 species, with 64.8% of individuals found in category-dense areas. Hymenoptera and Polyrhachis sp. as the most abundant order and genus, while Odontomachus brunneus Patton 1894 is the most frequently encountered species. The average value of biodiversity, dominance, and evenness index ranged H'=1.28-1.57 (low), C=0.29-0.38 (low), and E=0.78-0.90 (high), respectively. Indications of environmental conditions in traditional oil mining areas cannot be seen solely from the value of the macrofauna biodiversity index but are apparent in the abundance of the Hymenoptera order in all areas categories and significant presence of Polyrhachis sp. species in the dense category.
UJI KADAR NITRIT (NO2) PADA SAMPEL AIR MINUM ISI ULANG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Irfan Adi Pratama; Laily Agustina Rahmawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/nq8ef996

Abstract

Air minum yang aman merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas lingkungan. Namun, seiring meningkatnya aktivitas pertanian dan pembuangan limbah domestik, kualitas sumber air minum berisiko tercemar oleh senyawa kimia seperti nitrit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrit pada air minum isi ulang menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Metode penelitian melibatkan pengujian laboratorium terhadap enam sampel air minum, dengan prosedur yang mencakup preparasi sampel, penambahan reagen nitrit, dan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel memiliki kadar nitrit berkisar antara 0,01 hingga 0,06 mg/L, yang berada di bawah ambang batas baku mutu sebesar 3 mg/L menurut Permenkes RI No. 2 Tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air minum isi ulang yang diuji masih dalam batas aman sesuai standar kadar nitrit. Dengan demikian, seluruh sampel yang dianalisis dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Meskipun demikian, pemantauan kualitas air secara berkala tetap diperlukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi pencemaran di masa mendatang.
DAMPAK LIMBAH INDUSTRI TAHU TERHADAP ASPEK KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA LEDOK KULON KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO Deswita Ananda Prayuda; Laily Agustina Rahmawati; Oktavianus Cahya Anggara
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/1rzqwb40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak limbah industri tahu terhadap aspek kesehatan lingkungan di Desa Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan akibat pembuangan limbah cair tahu yang belum diolah secara maksimal sehingga menimbulkan bau tidak sedap, perubahan warna air, dan potensi gangguan kesehatan bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui dan mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan oleh limbah industri tahu terhadap kesehatan masyarakat di desa Ledok Kulon. Metode penelitian ini yang digunakan adalah metode deskriptif kualittif dengan teknik pengumpuln data melalui kuesioner, observasi lapangan, dan dokumentasi. Sampel penelitian melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri tahu. Analisis data dilakukan dengan pendekatan persentase untuk menggambarkan persepsi dan tingkat dampak yang dirasakan masyarakat terhadap kondisi lingkungan. Hail penelitian menunjukkan bahwa limbah industri tahu memberikan dampak nyata terhadap kualitas lingkungan, terutama pada aspek bau, kebersihan air, dan kenyamanan lingkungan sekitar. Sebagian besar responden menyatakan bahwa limbah tahu memengaruhi kesehatan lingkungan, khususnya risiko gangguan pernapasan dan sanitasi yang kurang baik. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya peneglolaan limbah yang lebih efektif oleh pihak industri serta peningkatan pengawasan lingkungan. 
PEMANFAATAN RUMPUT TEKI (CYPERUS ROTUNDUS) SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN Regina Widya Putri Lestari; Laily Agustina Rahmawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/b866mf26

Abstract

Penggunaan pestisida sintetis dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi Rumput Teki (Cyperus rotundus) sebagai bahan pestisida alami melalui metode ekstraksi sederhana berbasis air. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif-aplikatif melalui kegiatan ekstraksi, penyaringan, dan aplikasi larutan ekstrak di lapangan menggunakan alat semprot pertanian konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan ekstrak Rumput Teki dapat diaplikasikan dengan baik pada dosis 40 ml per 15 liter air dan kompatibel dengan peralatan lapangan, dengan kendala teknis yang relatif minimal apabila proses filtrasi dilakukan secara optimal. Secara biologis, potensi pestisida alami Rumput Teki diduga berkaitan dengan kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan alkaloid yang memiliki aktivitas alelopati dan toksisitas terhadap organisme pengganggu tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumput Teki berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pestisida nabati yang ramah lingkungan dan mendukung penerapan Pengendalian Hama Terpadu
ANALISA KUALITAS AIR BAKU DAN AIR DISTRIBUSI DI PERUSAHAAN X Vemas Dwi Prasetya; Laily Agustina Rahmawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/vtny7438

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus memenuhi standar kualitas agar aman digunakan dan dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air baku dan air distribusi di Perusahaan X berdasarkan parameter kekeruhan (turbidity) dan pH serta mengevaluasi efektivitas proses pengolahan air yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data hasil pengujian kualitas air baku dan air distribusi selama periode 28 Januari hingga 26 Februari 2026. Pengukuran dilakukan secara berkala menggunakan sistem pengujian otomatis pada titik sebelum dan sesudah proses pengolahan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kekeruhan air baku sebesar 1,33 NTU mengalami penurunan menjadi 0,18 NTU pada air distribusi, sedangkan rata-rata nilai pH meningkat dari 6,72 menjadi 6,79. Penurunan kekeruhan menunjukkan bahwa proses koagulasi, flokulasi, sedimentasi, dan filtrasi berlangsung secara efektif dalam menghilangkan partikel tersuspensi, sementara nilai pH yang relatif stabil menunjukkan bahwa proses pengolahan mampu menjaga kualitas kimia air. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas air distribusi telah memenuhi persyaratan baku mutu berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, yaitu memiliki nilai kekeruhan di bawah 3 NTU dan pH berada pada rentang 6,5–8,5. Dengan demikian, sistem pengolahan air di Perusahaan X mampu menghasilkan air yang layak, aman, dan sesuai standar untuk didistribusikan kepada masyarakat.
Co-Authors Abid, M. Alwi Abid, Muhammad Alwi Abrori, Ahmad Niamul Agustina, Hesti Asriva Ahmad Niamul Abrori Ahmad Niamul Abrori Ahmad Suprastiyo Amalia, Isna Nur Anggara, Oktavianus Cahya Ardana Putri Farahdiansari Atmaja, Dimas Surya Aulia Dinar Rosyadin Azizi, Abdullah Nafi' Baruna Hafizd Xavire Bayu Prastiyo Bella Lutfiani Al Zakina Beny Prasetya, Ammad Bilafiqri, Salsa Bintang Aji Tamadinta Chafidz Fandeli Deswita Ananda Prayuda Dewi Hidayati Dewi, Efa Ranggata Dian Saptarini Dimas Surya Atmaja Dwi Oktafitria Dyah Setyaningrum, Dyah Eka Luluk Fitriani Eko Haryono EKO WAHYU ABRYANDOKO Elika Febrianti Elvania, Nindy Calista Elvania, Nindy Callista Endang Endang Endang, Endang Endang, Endang Ervianty, Rizka Miladiah Erwanto Erwanto Firdaus, Abilsa Duanda Ramadhan Fitriani, Eka Luluk Hartiningsih Astuti Heri Mulyanti Hesti Asriva Ichwan Hadi Saputra Ikhsan Hilal Syafaat Indri Nurisa Arda Rini Intan Ayu Pebiola Intan Ayu Pebiola Irfan Adi Pratama Jair Rizqi Saputra, Ilham Kharisma Eka Putri Moh. Mustofa Moh. Yusuf Dawud Mrabawani Insan Rendra NORMA AFIATI Norma Afiati Nurul, Mochammad Ocha Silvia Kencana Oktafitria, Dwi Oktavianus Cahya Anggara Prayuda, Deswita Ananda Putri Marta Linduwati Putri Puja Pratiwi Regina Widya Putri Lestari Regina Widya Putri Lestari Reiza Mahendra Kusuma Reva Putri Sugianti Roso Satriyo Rosyadin, Aulia Dinar Rosyidiana, Riska Nur Sahra Dwi Irma Rosida Solikhati Indah Purwaningrum Solikhati Indah Purwaningrum Sugianti, Reva Putri Surya Atmaja, Dimas Susilo, Joko Hadi Thohir, Muhammad Bakhru THOMAS T. PUTRANTO Thomas Triadi Putranto, Thomas Triadi Tri Astuti Handayani Tria Agustining Tyas Tyas, Tria Agustining Vemas Dwi Prasetya Winda Uswatun Khasanah Yulis Widhiastuti