Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Legal Protection System for Children Left Behind by Indonesian Migrant Workers: A Multilevel SCII Strategy Approach Maemunah, Maemunah; Rejeki, Sri; Syahrial Haq, Hilman; Sakban, Abdul
Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan
Publisher : Magister of Law, Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ius.v13i3.1845

Abstract

This study investigates the systemic neglect experienced by children of Indonesian migrant workers through the lens of the SCII (Societal, Community, Institutional, Individual) strategy. Despite the economic benefits of labor migration, an estimated 11,732 children in East Lombok remain in vulnerable caregiving arrangements, often overseen by elderly or extended family members. Using an empirical juridical method, data were collected from March to July 2025 through semi-structured interviews, field observations, and document analyses involving seven key informants, including government officials, caregivers, and child protection advocates. The findings reveal a 70% gap between national child protection mandates and local enforcement. For example, only two of ten migrant-sending villages possess local regulations addressing the welfare of left-behind children. Cultural norms such as begawé (communal work) and saling jaga (mutual care) create informal safety nets but also obscure neglect and discourage reporting due to respect for kinship hierarchies. Institutional actors such as schools and health centers remain underutilized; 80% of teachers interviewed lacked standard procedures to identify or report neglect cases. The study highlights SCII’s potential to integrate formal legal mandates with community-based practices and concludes that a pluralistic, multilevel, and context-sensitive protection model is essential to ensure accountability and sustainability in safeguarding migrant workers’ children.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI DESA BERINDING KECAMATAN KOPANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sahrul, Sahrul; Imawanto, Imawanto; Fahrurrozi, Fahrurrozi; Yanto, Edi; Syahrial Haq, Hilman; Rachman, M. Tauffik; Yamin, Bahri; Sarudi, Sarudi; Fiorini Mantika, Aesthetica; Prima Dewi, Anies
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 5, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan hukum mengenai penyelesaian sengketa tanah di Desa Berinding, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum masyarakat terhadap mekanisme penyelesaian sengketa pertanahan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Kegiatan ini memberikan pemaparan mengenai jenis-jenis sengketa tanah, dasar hukum pertanahan, serta langkah-langkah penyelesaian melalui jalur non-litigasi maupun litigasi. Melalui penyuluhan ini, masyarakat diperkenalkan pada pentingnya penyelesaian awal melalui musyawarah desa dan mediasi sebagai bentuk alternatif penyelesaian sengketa, sebelum melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau lembaga peradilan. Selain itu, warga diberikan pemahaman tentang pentingnya dokumen kepemilikan tanah yang sah sebagai alat bukti utama dalam mencegah munculnya konflik pertanahan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran hukum warga serta pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur penyelesaian sengketa tanah, sehingga diharapkan dapat meminimalkan terjadinya perselisihan pertanahan di kemudian hari.